cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2014)" : 8 Documents clear
Model Pembelajaran Pendidikan Multikultural Dalam Pelajaran IPS Di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya Choirul Mahfud
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.17 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2151

Abstract

ABSTRACT Researching on the implementation of the Social Sciences (IPS) learning in the environment of Islamic Elementary School is interesting and need to be done, because in the current curriculum, learning of social studies tend to be conducted separately and each is as monolithic and mono-culturally. The focus of this research is to discuss what and how the model of multicultural education learning in social studies in the School of Creative 5th Grade of SD Muhammadiyah 20 Surabaya? Any factors that support and hinder the implementation of it? This qualitative descriptive study based on primary and secondary sources of in-depth interviews, and documentations. After doing thorough research on multicultural education in the teaching model of 5th grade Social Studies at the School of Creative SD Muhammadiyah 20 Surabaya, it can be concluded that: From the research done by the researcher, that the learning model of multicultural education in social studies lessons in the School of Creative Class 5 SD Muhammadiyah 20 is the result of collaborating from various multicultural approaches and humanistic approaches, including, the basic concept of edutainment, active learning, the accelerated learning, and learning quantum. With the aim to make learning more fun and exciting students. Therefore, facilitate understanding and practice in teaching and learning for both teachers and students. Several factors support in the implementation of multicultural based social sciences learning: Firstly, support from the leadership of Muhammadiyah branch Bubutan Surabaya. Knowingly or not the success of Creative School can not be separated from the head of the Muhammadiyah. Secondly, financial support. Creative School is financially quite well, thus able to finance the programs to be implemented. Thirdly, public support. Learning practices in the implementation of multicultural education in social studies lessons as a practice in villages around the school, the community support these activities. Of course without the help of all parties will not run smoothly. Key Words: Social Studies, Multicultural Education, Creative, Tolerance, Anti-Violence and Peace
Meluruskan Persepsi Masyarakat Terhadap Pendidikan Agama Islam Na'im Na'im
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.718 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2146

Abstract

Abstrak Kebanyakan persepsi masyarakat yang tidak tepat, dengan menstigma pendidikan agama Islam sebagai sebuah lembaga yang tertinggal, amburadul, tidak tertib, dan jorok. Hal itu dikarenakan mereka melihat pendidikan agama Islam pada masa lalu sekitar sebelum tahun 80-an. Persepsi masyarakat itu juga dipicu oleh kurangnya informasi perkembangan kemajuan pendidikan agama Islam saat ini. Hal itu disebabkan kurangnya publikasi perkembangan dan kemajuan serta hasil lulusan yang semakin prospektif. Para lulusan bukan hanya mampu berkiprah pada bidang agama tetapi juga mampu berkiprah pada bidang-bidang lain pada umumnya. Lebih dari itu para alumni pendidikan agama Islam bahkan mampu berperan pada level-level direktur, pimpinan perusahaan, kepala departemen dan birokrasi, serta mampu bersaing pada persingan masuk perguruan tinggi favorit dalam dan luar negeri. Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, pendidikan agama islam
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kuliah Bahasa Arab Arfan Muammar
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.212 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2152

Abstract

Abstrak Fenomena penguasaan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi di Indonesia sangatlah minim. Hal itu dikarenakan paradigma masyarakat bahwa belajar bahasa Arab itu sulit, dan membutuhkan waktu yang lama. Terbukti bahwa para santri yang sudah mondok di pesantren bertahun-tahun saja, masih belum lancar bahasa Arab. Belum lagi kesulitan dalam bidang penulisan serta tata bahasanya. Ada kesan bahwa untuk bisa bahasa Arab harus menguasai ilmu sharaf atau menghafal ilmu nahwu yang juga digambarkan sangat sulit untuk bisa dikuasai dalam waktu singkat. Kata Kunci: Persepsi Mahasiswa, Kuliah Bahasa Arab
Pendidikan Lingkungan Hidup Syamsudin Syamsudin
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.37 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2147

Abstract

Setiap tanah harus dimanfaatkan untuk kepentingan dan kemaslahatan manusia. Jika pemilik tanah tidak memiliki waktu untuk menggarapnya, ia harus memberikan kesempatan kepada yang lainnya, baik secara hibah ataupun sewa. Islam juga melarang menahan kelebihan air yang ada pada tanahnya sehingga menimbulkan kekeringan lahan di area sekitarnya. Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup, harus dengan memperhatikan kadar dan tingkat pencemaran udara serta dampak-dampak yang ditimbulkannya dalam kehidupan manusia. Wajib bagi seluruh warga, baik dari kalangan pejabat, aparat pelaksana, maupun masyarakat awam secara individu maupun sosial- untuk memperhatikan aturan-aturan yang berkaitan dengan lingklungan hidup, karena manusia tidak bisa terlepas dari masyarakat dan komunitas dimana dia hidup, dan kepedulian atau ketakpedulian terhadap aturan-aturan kesehatan akan berdampak pada keselamatan seluruh individu yang merupakan anasir pembentuk masyarakat.
Pengembangan Pendidikan Alternatif Di Indonesia Mulyono Mulyono
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.525 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2153

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan satu kunci yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Baik buruknya sumber daya manusia (human resources) tergantung dari pendidikan yang diperolehnya. Pendidikan yang ada sekarang disadari masih belum dapat dinikmati oleh semua segmen masyarakat. Pendidikan alternatif dirasa mampu memberikan jawaban atas problema yang dihadapi dalam hal pendidikan. Pendidikan berbasis komunitas adalah suatu konsep pendidikan yang menjadikan komunitas (masyarakat setempat) sebagai pusat pembelajarannya. Pendidikan model ini adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat yang bersangkutan. Pendidikan model ini memiliki prinsip-prinsip seperti liberating (pembebasan), keberpihakan, partisipatif, kurkulum yang digunakan adalah dengan berbasis pada kebutuhan masyarakat setempat, adanya kerja sama antar masing-masing unsur komunitas, menggunak evaluasi yang berpusat pada subyek didik yakni siswa, dan adanya penanaman rasa percaya diri (self confidence) pada siswa dengan konsentrasi pada pemupukan kemampuan siswa. Model pendidikan berbasis komunitas ini pada dasarnya adalah aktifitas pendidikan pendidikan yang mendasarkan proses pendidikannya pada kompleksitas realitas komunitas atau masyarakat setempat dan dengan semangat memajukan atau memberdayakan potensi masyarakat setempat. Kata Kunci: Pengembangan Pendidikan Alternatif di Indonesia
Hubungan Antara Kesejahteraan Dengan Disiplin Kerja Guru Isa Anshori
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.839 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2148

Abstract

Antara kesejahteraan dan disiplin kerja terdapat hubungan yang erat. Hal ini terungkap dari pendapat Saydam yang mengatakan karyawan akan dapat mematuhi segala peraturan yang berlaku (arti dari disiplin) bila ia mendapat jaminan balas jasa yang setimpal dengan jerih payahnya (kesejahteraan) yang telah disumbangkan bagi perusahaan/organisasi (Saydam, 2005:291). Lain halnya dengan pendapat Karyoto yang berpendapat guru jangan hanya dituntut profesionalismenya saja (yang menuntut kedisiplinan), tetapi kesejahteraan dan hidup yang layak perlu perhatian (Karyoto, 2006:5). Terdapat pula pendapat Siagian (dalam KORPRI, 1997:5) yang mengemukakan bahwa tidak mungkin menekankan disiplin yang tinggi kepada pegawai, sementara tingkat kesejahteraannya masih jauh dari tingkat yang layak. Dari beberapa pendapat tersebut diatas, dapat disimpulkan oleh peneliti bahwa kedisiplinan tidak bisa dilepaskan dari kesejahteraan pegawai atau dengan kata lain kedisiplinan berkaitan erat dengan kesejahteraan pegawai.
Relevansi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dengan Tuntutan Dunia Kerja Rusman Rusman
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.671 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2154

Abstract

Abstrak Pendidikan Agama selama ini lebih menekankan pada aspek ”knowing” dan doing dan belum banyak mengarah ke aspek being., yakni bagaimana peserta didik menjalani hidup sesuai dengan ajaran dan nilai-nilai agama yang diketahui (knowing), padahal inti Pendidikan Agama Islam berada diaspek ini. PAI kurang dapat berjalan bersama dengan program-program pendidikan non agama. PAI kurang mempunyai relevansi terhadap perubahan sosial yang terjadi dimasyarakat atau kurang ilustrasi konteks sosial budaya, atau bersifat statis kontekstual dan lepas dari sejarah, sehingga peserta didik kurang menghayati nilai-nilai agama sebagai nilai yang hidup dalam keseharian. Persoalan tersebut sebenarnya sudah bersifat klasik, namun hingga kini rupanya belum juga terselesaikan dengan baik, sehingga pada gilirannya menjadi persoalan yang berkesinambungan dari satu periode ke periode berikutnya. Para akademisi biasanya beragumen bahwa hal itu lebih disebabkan karena lemahnya penelitian termasuk ekperimen-eksperimen yang serius di bidang Pendidikan Agama Islam di sekolah. Key Word: Pembelajaran PAI dan Tuntutan Dunia Kerja
Implementasi Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Perspektif Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Asrori Asrori
TADARUS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.773 KB) | DOI: 10.30651/td.v3i1.2150

Abstract

Abstrak This research is based on the phenomenon of the education and how the school role as an education organizing office can give the education service well. It encourages the government to do the improvement in Indonesia education system with education decentralittion policy was formed in “School Based management, that there are several functions done by a school independently, so that a school given otonomy to organize the school resources. Key Words: Implementation, Education Management, Perpective Index Society Satisfaction.

Page 1 of 1 | Total Record : 8