cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 16938275     EISSN : 25485644     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISNU Jepara menyajikan artikel ilmiah di Bidang Ekonomi dan Bisnis baik umum maupun syariah.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2015)" : 8 Documents clear
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO LIKUIDITAS LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (Studi Kasus BMT Aman Utama Jepara) Aan Zainul Anwar; Edi Susilo
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.372

Abstract

AbstrakRegulasi atau peraturan yang mengatur tentang manajemen risiko dan pengawasan pada lembaga keuangan mikro syariah berbadan hukum koperasi (BMT) masih minim serta masih sangat lemah, dan ini berbeda dari perbankan. BMT sebagai lembaga keuangan hanya mengandalkan pengaturan internal. Oleh karena itu penelitian ini tentang penerapan manajemen risiko likuiditas di BMT Aman Utama Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen risiko likuiditas di BMT Aman Utama Jepara, manajemen risiko likuiditas dan menjadi masukan bagi lembaga-lembaga sejenis di Indonesia serta memberikan masukan untuk regulator. Penelitian ini disimpulkan bahwa manajemen risiko likuiditas di BMT Aman Utama Jepara dikelola secara tradisional oleh pengalaman sehari-hari dan kebutuhan anggota dalam siklus penarikan tabungan dan pengeluaran pembiayaan. proses manajemen risiko meliputi identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian tidak dilakukan secara sistematis dengan standar manajemen risiko yang baik Abstract Regulation on risk management in cooperative as one of the legal entity, is still minimal, supervision were very minimal, and this is different from banking. BMT as financial institutions rely solely on self-regulation. Therefore the author motivated to hold a research on the implementation of liquidity risk management in the BMT Aman Utama Jepara. This research aims to determine the application of liquidity risk management in the BMT Aman Utama Jepara, on liquidity risk management and become inputs for similar institutions in Indonesia as well as provide input to the regulator.The results of this research concluded that liquidity risk management in BMT Aman Utama Jepara managed traditionally by daily experiences and the needs of members in a cycle of withdrawal of savings and financing disbursements. Risk management process includes identification, measurement, monitoring and control is not performed systematically by the standards of good risk management
POTENSI DAN KETERSEDIAAN BAHAN PANGAN LOKAL SUMBER KARBOHIDRAT NON BERAS DI KABUPATEN BANYUMAS Pujiati Utami; Sulistyani Budiningsih
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.374

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui potensi bahan pangan sumber karbohidrat non beras dan mengetahui ketersediaan bahan pangan sumber karbohidrat non beras yang ada di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian dilakukan melalui riset deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari dinas atau instansi yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, yaitu BPS Kabupaten Banyumas, dan Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa di Kabupaten Banyumas terdapat potensi sumber pangan sumber karbohidrat non beras, yaitu jagung, ubi kayu dan ubi jalar. Kesesuaian kondisi lahan dan iklim menjadi pertimbangan utama bagi petani untuk bertanam jagung, ubi kayu dan ubi jalar. Lahan kering atau marginal yang terdapat di Kabupaten Banyumas dapat ditanami oleh salah satu atau bahkan ketiga tanaman tersebut. Pada tahun 2012 luas panen jagung mengalami penurunan sebesar 18,28%, ubi kayu menurun 11,64%, tetapi produktivitasnya mengalami peningkatan menjadi 24,80 ton/ha. Produksi ubi jalar menurun dari 1.622 ton, menjadi 1.118 ton yang disebabkan oleh penurunan luas panen dan penurunan produktivitas per hektar Abstract This research aims to know the potential of non-rice carbohydrate sources food material and its availability in Banyumas regency. The research method is done by descriptive research. Data which is used in this research is secondary data which sourced from the department or agency which is connected with the investigated problem, namely Banyumas Regency of Statistical Central Bureau (BPS), and Banyumas regency farming department. The research result concludes that in Banyumas regency there are plenty of non-rice carbohydrate sources food materials, they are corn, cassava and sweet potato. The suitability of land condition and climate become major considerations of farmer to cultivate those commodities. Dry or marginal land which is available in Banyumas regency can be cultivated by one or even all of those plants. In the year of 2012 the extent of corn harvesting experienced a decreasing as much as 18,28%, the cassava decreased 11,64%, but its productivity experienced an increasing to 24,80 tons/ha. The production of sweet potato decreased from 1.622 tons to 1.118 tons which is caused by the decreasing of harvesting extent and the decreasing of per hectare productivity.
PERAN GUSJIGANG DAN PENERAPAN AKUNTANSI TERHADAP LITERASI KEUANGAN PRA-NIKAH Sri Mulyani
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.375

Abstract

Literasi keuangan adalah salah satu jembatan untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi literasi keuangan rumah tangga, diantaranya kearifan budaya lokal gusjigang dan penerapan akuntansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari gusjigang dan penerapan akuntansi  terhadap literasi keuangan pra-nikah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program studi akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus. Metode pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 43 mahasiswa. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini memberikan penjelasan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gusjigang  terhadap literasi keuangan pra-nikah. Di sisi lain,  tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan akuntansi terhadap literasi keuangan pra-nikah. AbstractFinancial literacy is one of the bridges to realize a prosperous family. Many factors can affect the financial literacy of households, including local wisdom gusjigang and accounting application. The aim of this study is to determine the effect of gusjigang and the application of accounting for financial literacy before marriage. This type of research is descriptive quantitative with the correlational approach. The population in this study is all students of accounting study program of the Faculty of Economics, Muria Kudus University, the sampling method is by purposive sampling, with a total sample of 43 students. Hypothesis testing in this study uses multiple regression analysis techniques. The results provide an explanation that there is a positive and significant influence between gusjigang to the pre-marital financial literacy. On the other hand, there is no significant effect of the application of accounting on pre-marital financial literacy.
Why Does Employee Choose Participatory Performance Measurement? Agus Munandar
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.369

Abstract

The aim of this research is to investigate why employee choose participatory performance measurement. Munandar (2015) states that employee prefer participatory performance measurement in doing a self-asessment. Beside that, empirical research has shown that participatory performance measurement is an effective performance evaluation system  (Roberts, 2003). Furthermore, Islam and Shuib (2005) argued that employee involvement in measures formulation results fair and unbiased measurement. Data collection in this research is using semi structured interview. The sampling method applied here is convenience sampling. Based on interview, the answers for why employee chooses participatory performance measurement is they know how their performance measured. Employee will be more satisfied if they know measures and how measures is aggregated. Another reason for choosing participatory measurement performance is external recognition. Employee will be more satisfied if they get external recognition because employee perceive that external recognition is better than internal recognition. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki mengapa karyawan memilih pengukuran kinerja secara partisipatoris. Munandar (2015) mengemukakan bahwa karyawan lebih menyukai pengukuran kinerja secara partisipatoris dalam melakukan penilaian evaluasi diri. Di samping itu, penelitian empiris telah menunjukkan bahwa pengukuran kinerja secara partisipatoris adalah sistem evaluasi kinerja yang efektif (Roberts, 2003). Selanjutnya, Islam dan Shuib (2005) berpendapat bahwa keterlibatan karyawan dalam pengukuran hasil dari formula penilaian adalah cukup baik dan tidak bias. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Metode sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Berdasarkan wawancara, jawaban mengapa pekerja memilih pengukuran kinerja secara partisipatoris adalah mereka mengetahui bagaimana kinerja mereka diukur. Karyawan akan lebih puas bila mereka mengetahui pengukurannya dan bagaimana pengukuran itu disimpulkan. Alasan lain untuk memilih pengukuran kinerja secara partisipatoris adalah pengakuan eksternal. Karyawan akan lebih puas bila mereka mendapatkan pengakuan secara eksternal sebab karyawan berpendapat bahwa pengakuan ekternal lebih baik daripada pengakuan internal.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PEGAWAI DALAM MELAKUKAN TINDAKAN WHISTLE-BLOWING Siti Aliyah
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor sikap terhadap whistle-blowing, komitmen organisasi, personal cost, dan tingkat keseriusan kecurangan terhadap  minat whistle-blowing pegawai tetap di lingkungan UNISNU Jepara. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan melalui survei kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh Pegawai tetap di lingkungan UNISNU Jepara dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 64 orang. Adapun teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan analisis regresi berganda yang diolah dengan software spss. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan sikap terhadap whistle blowing, komitmen organisasi, personal cost, tingkat keseriusan kecurangan, dan tanggung jawab personal berpengaruh terhadap minat pegawai dalam melakukan tindakan whistle-blowing. Namun secara parsial, faktor sikap terhadap whistle blowing, komitmen organisasi, tingkat keseriusan kecurangan, dan tanggung jawab personal tidak berpengaruh terhadap minat pegawai dalam melakukan tindakan whistle-blowing. Hanya faktor personal cost  yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat pegawai dalam melakukan tindakan whistle-blowing. AbstractThis study aims to examine the influence of attitude towards whistle-blowing, organizational commitment, personal cost, and the seriousness of fraud against the interest of whistle-blowing employee remains in the environment UNISNU Jepara. The data used in the research is the primary data collected through a questionnaire survey. The study population was the whole Employees remain in the environment UNISNU Jepara with the sampling technique is simple random sampling, in order to obtain a sample of 64 people. The analysis technique used in this research is by using multiple regression analysis were processed with SPSS software. The results of this study showed that simultaneous attitude towards whistle blowing, organizational commitment, personal cost, the level of seriousness of cheating and personal responsibility affect the interest of employees in the act of whistle-blowing. However partial, factors attitude towards whistle blowing, organizational commitment, seriousness of cheating and personal responsibility does not affect the interest of employees in the act of whistle-blowing. Only the personal factor cost is a significant negative effect on the interests of employees in the act of whistle-blowing.
KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN AKUNTANSI KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KABUPATEN JEPARA Subadriyah Subadriyah; Fatchur Rohman
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.371

Abstract

AbstrakKoperasi saat ini masih dihadapkan pada permasalahan rendahnya kualitas sumber daya manusia dan terbatasnya sumber dana yang dimiliki dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Kualitas sumber daya manusia yang rendah berakibat pada kinerja koperasi itu sendiri yang dapat  dilihat dari beberapa factor, diantaranya dari kesehatan koperasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, apakah knowledge, skill dan ability berpengaruh terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi, dan variable manakah yang paling dominan. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi (knowledge, skill dan ability) terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi, dan menganalisis variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja. Pendekatan penelitian adalah kuantitaif dengan menggunakan data yang diambil dari hasil kuesioner yang diberikan kepada 36 karyawan koperasi simpan pinjam di Kabupaten Jepara. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling dan memenuhi kriteria pemilihan sampel. Regresi berganda digunakan untuk menilai dampak dari kompetensi sumberdaya manusia terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel knowledge mempengaruhi kinerja karyawan secara signifikan, begitu juga dengan variabel skill and ability, dan variable skill merupakan variable yang berpengaruh paling dominan. Ini membuktikan bahwa kinerja karyawan bagian akuntansi KSP Di Kabupaten Jepara sangat dipengaruhi oleh kompetensi karyawan terutama skill. Abstract Cooperation currently is still facing the problem of low human resource quality and limited possessed financial resource in doing its operation activities. The low human resource quality affect the performance of cooperation itself which can be seen from several factors, one of them is the cooperation wealth. The problem in this research is do knowledge, skill and ability affect to the accounting division workers performance, and which variable is the most dominant affecting factor. Whereas the objective of this research is to analyze the effect of competency (knowledge, skill and ability) to the performance of accounting division workers, and analyze the most dominant variable affecting the performance. The research approach is quantitative by using the data which is taken from questioners provided to 36 workers of credit cooperation in Jepara regency. Sample is taken by using purposive sampling and has fulfilled the sample selection criteria. Multiple regression is used to assess the effect of human resource competency to the performance of accounting division workers. The research result reveals that knowledge variable affect workers performance significantly, so do the variable of skill and ability, and skill variable is the most dominant variable. This proves that the performance of accounting division workers credit cooperation in Jepara regency is affected by workers competency especially skill.
PENGARUH RATE BUNGA DEPOSITO, NILAI TUKAR RUPIAH DAN BESARAN INFLASI TERHADAP HARGA OBLIGASI PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA (PERIODE 2009-2013) Eman Sukanto; Widaryanti Widaryanti
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.037 KB) | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.373

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan suku bunga deposito, perubahan kurs dan tingkat inflasi terhadap harga obligasi pemerintah selama tahun 2009-2013. Metode penelitian dengan menggunakan model regresi berganda. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel-variabel ekonomi makro yang terdiri dari suku bunga deposito, kurs rupiah dan inflasi secara simultan berpengaruh terhadap harga obligasi pemerintah. Hal ini ditunjukkan dengan nilai F hitung dari hasil pengujian adalah sebesar 46,812 dengan sig. F sebesar 0,000 sehingga lebih kecil dari taraf signifikan 5%. Sedangkan hasil uji t variabel suku bunga deposito (X1), kurs (X2) dan inflasi (X3) secara parsial menunjukkan  bahwa tingkat suku bunga deposito, kurs dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap harga obligasi pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung suku bunga deposito adalah -11,429 yang lebih kecil daripada nilai - t tabel yaitu sebesar -2,021. Nilai t hitung kurs dan inflasi sebesar 4,035 dan  -2,227.Nilai koefisien deteminasi (R Square) sebesar 0,700 yang berarti bahwa pengaruh suku bunga deposito, kurs dan inflasi terhadap harga obligasi pemerintah adalah sebesar 70% sedangkan sisanya sebesar 30% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam persamaan regresi. AbstractThis research aimed to analyze the effect of changes in deposits interest rates, exchange rate changes and inflation rate on the price level of government bonds, during the years 2009-2013. Research methods by using multiple regression models. Based on the test results indicate that macroeconomic variables consisting of deposit interest rates, exchange rate and inflation simultaneously affect the price of government bonds. This is indicated by the value of F calculated from the test results is equal to 46,812 with the sig. F of 0.000 that is smaller than 5% significance level. While the results of the t test variable deposits interest rates (X1), exchange rate (X2) and inflation (X3) partially shows have a significant effect on the price of government bonds. It is evidenced by the t value -11,429 deposit interest rate is smaller than the table value of t is equal to -2.021. T value exchange rate and inflation by 4,035and-2,227. Deteminasi coefficient (R Square) of 0.700, which means that the effect of deposit interest rates, exchange rates and inflation on the price of government bonds amounted to 70% while the remaining 30% is influenced by other variables not included in the regression equation.
MASHLAHAH DALAM PAJAK TANAH PERSPEKTIF ABU YUSUF (TELAAH TERHADAP KITAB AL-KHARAJ) Purbayu Budi Santoso; Aris Anwaril Muttaqin
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.265 KB) | DOI: 10.34001/jdeb.v12i2.368

Abstract

Pengambilan kebijakan dengan mempertimbangkan mashlahah masih menjadi pertentangan di kalangan ulama??. Sebagian pihak menolak penggunaan maslahah dengan dalih al-Quran dan hadits sudah membahas seluruh persoalan hidup manusia. Sedangkan sebagian pihak yang lain menerima maslahah sebatas tidak bertentangan dengan al-Quran dan hadits. Bagi pihak yang menerima maslahah, persoalan pajak tanah (kharaj) bagi seluruh warga tanpa pandang bulu, juga menjadi perdebatan tersendiri. Apakah hal itu termasuk maslahah atau justeru mafsadah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan penggunaan metode mashlahah oleh Abu Yusuf (113-182 H/ 731-798 M) dan aplikasinya dalam persoalan pajak tanah (kharaj). Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan menelaah kitab al-Kharaj karya Abu Yusuf. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: pertama, Abu Yusuf menggunakan mashalah mu??tabarah dalam menetapkan kebijakan; kedua, aplikasi metode mashlahah dalam persoalan pajak tanah (kharaj) adalah dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjang dan keadilan yang merata bagi semua lapisan masyarakat. Abstract Policy interpretation by considering mashlahah still become a controversy between ulama??. Some people reject the use of mashlahah because al-Quran and hadits have discussed all of human problems. Whereas some other people accept mashlahah if it??s not in opposition to al-Quran and hadits. According to people who accept mashlahah, land tax problem (kharaj) for all of citizen equally, it??s also being a controvertion. Is that include in mashlahah or precisely mafsadah?. The aims of this research are to explain use of mashlahah method by Abu Yusuf (113-182 H/ 731-798 M) and its application in the land tax problem (kharaj). Research method is done by qualitative descriptive by analyze al-Kharaj which was created by Abu Yusuf. The results of this research show that: first, AbuYusuf used mashlahahmu??tabarah when determine the policy; second, mashlahah method in land tax problem (kharaj) is applicated by considering a long term benefits and justice for all citizen.

Page 1 of 1 | Total Record : 8