cover
Contact Name
Mohamad Maulana
Contact Email
maulana@litbang.pertanian.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
red-ip@litbang.pertanian.go.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Informatika Pertanian
ISSN : 08521743     EISSN : 25409875     DOI : -
Informatika Pertanian terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember, terbit sejak tahun 1991. Jurnal Informatika Pertanian telah terakreditasi oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan nomor Akreditasi No. 21/E/KPT/2018, Tanggal 9 Juli 2018. Jurnal Informatika Pertanian telah memiliki ISSN: 0852-1743, e-ISSN: 2540-9875. Jurnal Informatika Pertanian dikelola oleh Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang beralamat Jl. Ragunan No. 29 Jakarta Selatan, Jakarta, Indonesia 12540
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 28, No 2 (2019): DESEMBER 2019" : 5 Documents clear
PURWARUPA PENGENALAN JENIS BUAH INDONESIA BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA PERANGKAT MOBILE ANDROID R., Dewi Agushinta
Informatika Pertanian Vol 28, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v28n2.2019.p83-92

Abstract

Teknologi saat ini bisa digunakan untuk pembelajaran dan pengetahuan mengenai berbagai jenis objek yang ada di dunia. Buah menjadi objek atau komoditi yang sangat penting karena meningkatkan stamina dan kekebalan daya tahan tubuh. Buah Indonesia sangat beragam. Banyak orang Indonesia sendiri tidak mengenal ragam jenis buah di Indonesia. Tulisan ini membahas mengenai pengenalan jenis buah yang akan memberikan informasi lengkap tentang buah Indonesia dengan menggunakan perangkat bergerak berbasis Android. Metode untuk pengembangan purwarupa ini menggunakan metode Waterfall umum. Metode ini terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi (ADDIE). Purwarupa ini menggunakan cloud recognition untuk menghubungkan gambar buah Indonesia yang diakuisisi oleh perangkat bergerak. Gambar buah ini akan  ditemukenalikan ke server Vuforia yang menyimpan data gambar buah Indonesia dan deskripsinya. Kedua data ini ditampilkan dengan teknologi Augmented Reality melalui perangkat bergerak tersebut. Hasil penelitian purwarupa ini menunjukkan bahwa fungsionalitas dari aplikasi secara keseluruhan berjalan dengan baik. Perangkat ini berhasil diinstalasi dan dijalankan pada perangkat bergerak.
PENDUGAAN PRODUKTIVITAS CABAI RAWIT DI KABUPATEN MAGELANG DENGAN MEREDUKSI FREKUENSI AMATAN PANEN MELALUI PENDEKATAN SIMULASI Purnama, Yohanes
Informatika Pertanian Vol 28, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v28n2.2019.p93-102

Abstract

Abstract One of the strategic policies for developing horticulture in Indonesia is the development of a horticulture management information system. The main concern of the policy is to obtain accurate data in a short period through improving methods of collecting and processing data, increasing data and information, and synchronizing horticultural statistics. The method used to collecting chili data was measuring production in each harvest. This was very draining time, energy and funds that are not small. In addition, another obstacle faced is the location of sample plots that are quite difficult to reach. Based on these conditions, there was a need to simplify the technique of data collection by reducing the frequency of harvest observations. The data used in this study were primary and simulation data. Primary data is the result of a survey of cayenne pepper production by the General Director of Horticulture on several sample plots in Magelang District, Central Java Province in 2018. Simulation data were obtained by generating productivity values based on parameters from primary data. The variable generated was the productivity of each farmer per harvest.. Estimation of productivity involves several factors such as sample sizes (15, 45 and 90), frequency of harvest observations (1, 2 or 3 times) and sampling methods (simple random sampling and stratified random sampling). Evaluation of the estimation results is measured by the variety and bias values. The results of the analysis show that the estimation of productivity using two points with stratified random sampling method and sample size of 90 farmers produce the smallest variety and bias. The best harvesting point were two points in the middle of the harvest.   
ALGORITMA C4.5 UNTUK MEMPREDIKSI PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI DI KARAWANG Defiyanti, Sofi; Syafi'i, Muhammad; Dermawan, Budi Arif
Informatika Pertanian Vol 28, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v28n2.2019.p103-110

Abstract

Karawang merupakan salah satu daerah penghasil padi terbesar di provinsi Jawa Barat, maka tak salah Karawang dijuluki sebagai kota lumbung padi. Tetapi semakin kesini Karawang lebih dikenal dengan daerah industri. Ini berefek kepada hasil pertanian yang ada di Karawang. Data dari tahun 2010-2015 didapat hasil bahwa sebesar 67% produktivitas padi di Karawang berada dalam kategori rendah sisanya berada dalam kategori sedang dan tinggi, terlihat bahwa banyak lahan pertanian diKarawang yang sudah beralih fungsi yang dari awalnya persawahan menjadi penggunaan lahan lain. Hal ini harusnya dapat pendorong pemerintah Kabupaten Karawang untuk lebih perhatian terhadap masalah ini. Prediksi yang dilakukan dengan menggunakan teknik data mining dengan algoritma C4.5 telah dilakukan dengan akurasi sebesar 67,8%. Penelitian ini terlihat bahwa selain nilai produksi dan luas tanam untuk menentukan nilai produktivitas tanaman padi, ternyata produktivitas tanaman padi juga dipengaruhi oleh angka pengairan yang ada.
EVALUASI KANDUNGAN BRIX PADA BATANG TANAMAN PLASMA NUTFAH SORGUM (Sorghum bicolor L. (Moench)) Brix Content Evaluation of Sorghum Stem Germplasm (Sorghum bicolor L. (Moench)) Dwiatmini, Kristina; Risliawati, Andari; Koswanudin, Dodin; Sutoro, Sutoro
Informatika Pertanian Vol 28, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v28n2.2019.p67-72

Abstract

Biji sorgum dimanfaatkan sebagai sumber pangan, pakan dan bahan industri. Batang tanaman sorgum umumnya mengandung senyawa gula, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai minuman sirup dan bahan baku bioethanol. Untuk mengetahui kandungan senyawa gula pada batang tanaman sorgum dapat dilakukan dengan mengukur kadar brix dengan alat refraktometer. Untuk menghasilkan varietas sorgum yang dapat menghasilkan brix tinggi diperlukan sumber genetik untuk pemuliaan tanaman sorgum. Penelitian telah dilaksanakan terhadap 219 aksesi plasma nutfah sorgum koleksi Bank Gen Balitbangtan di BB Biogen. Bahan batang tanaman diperoleh dari pertanaman sorgum yang ditanam pada tahun 2017. Sampel batang tanaman sorgum dipotong menjadi 3 bagian yang sama panjangnya dan diukur kandungan brix dengan refraktometer. Hasil penelitian menunjukkan aksesi plasma nutfah sorgum dari batang bagian bawah, tengah dan atas memiliki kandungan brix bervariasi yaitu berkisar antara 0.2 – 15.1 %. Aksesi sorgum introduksi ICSV 93051, ICSV 93032, ICSV 93047, ICSR 91026, ICSV 8906, dan ICSV 93007 memiliki kandungan brix lebih dari 14% yang dapat dipergunakan sebagai bahan pemuliaan sorgum manis. Genotipe yang memiliki sifat ganda yang mampu menghasilkan hasil biji dan kandungan brix baik pada tanaman induk maupun ratun perlu mendapat perhatian.  Abstract        Sorghum seeds are used as a source for food, feed, and industrial materials. Stems of sorghum plants generally contain sugar compounds, so it can be used as a beverage of syrup and raw materials of bioethanol. The content of sugar compounds on the stem of the sorghum plant could be done by measuring brix by using refractometer. Genetic resources are needed to develop sorghum varieties that can produce high brix content in its plant breeding program. A study has been conducted on 219 germplasm accessions of IAARD Gene Bank collection at BB BIOGEN. The plant stem material is derived from the planting of sorghum grown in 2017. The stem of the sorghum plant is cut into 3 equal lengths and brix content measured by refractometer. The results showed that the accession of the sorghum germplasm from the lower, middle, and upper stems reveal that brix content varied from 0.2 to 15.1%. Introduction accession of sorghum i.e. ICSV 93051, ICSV 93032, ICSV 93047, ICSR 91026, ICSV 8906, and ICSV 93007 had a brix content of more than 14% and can be used as parent materials for sweet sorghum breeding. Multiple traits of genotipe which are capable producing seed yield and brix content in both primary plants and ratoon need further attention. 
PENGGUNAAN ATMOSFIR TERMODIFIKASI DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA BUAH MANGGA GEDONG Amiarsi, Dwi -; Arif, Abdullah Bin; Sasmitaloka, Kirana Sanggrami
Informatika Pertanian Vol 28, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v28n2.2019.p73-82

Abstract

Pengembangan  buah di Indonesia termasuk yang di prioritaskan, namun kesegaran buah tidak dapat bertahan lama. Untuk pengendalian penyakit perlu diberi perlakuan dengan konsentrasi oksigen dan karbondioksida dalam kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi gas O2 dan CO2 dengan suhu penyimpanan yang tepat dalam pengemasan buah mangga Gedong agar dapat mengendalikan penyakit, mempertahankan mutu dan memperpanjang daya simpan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan tiga faktor percobaan meliputi (1) kombinasi konsentrasi gas O2 dan CO2 sebanyak 5 taraf, yaitu (a) 5,0% O2 + 5,0-5,8% CO2, (b) 2,5% O2 + 5,0-5,8% CO2, (c) 1,0% O2 + 5,0-5,8% CO2, (d) udara normal (21,0% O2 + 0,03% CO2), (e) udara terbuka/sebagai control; (2) suhu penyimpanan 2 taraf, yaitu suhu penyimpanan 15oC dan suhu ruang 27-30oC; serta (3) inokulasi patogen Colletotrichum gloeosporioides PENZ, yaitu inokulasi Colletotrichum gloeosporioides PENZ dan tanpa inokulasi Colletotrichum gloeosporioides PENZ. Analisis yang dilakukan adalah tingkat kerusakan, kadar air, pH, vitamin C, total padatan terlarut, dan produksi CO2. Penerapan teknik hasil penelitian ini dapat menguntungkan pengguna karena waktu untuk distribusi dapat diperpanjang. Perlakuan kontrol atmosfer dengan modifikasi kadar oksigen 1,0% dan kadar karbondioksida 5,0-5,8% dapat menekan total padatan terlarut dan kadar air serta tingkat kerusakan yang disebabkan oleh antraknosa sehingga buah mangga gedong dapat disimpan hingga 21-28 hari (3-4 minggu)

Page 1 of 1 | Total Record : 5