cover
Contact Name
Mohamad Maulana
Contact Email
maulana@litbang.pertanian.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
red-ip@litbang.pertanian.go.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Informatika Pertanian
ISSN : 08521743     EISSN : 25409875     DOI : -
Informatika Pertanian terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember, terbit sejak tahun 1991. Jurnal Informatika Pertanian telah terakreditasi oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan nomor Akreditasi No. 21/E/KPT/2018, Tanggal 9 Juli 2018. Jurnal Informatika Pertanian telah memiliki ISSN: 0852-1743, e-ISSN: 2540-9875. Jurnal Informatika Pertanian dikelola oleh Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang beralamat Jl. Ragunan No. 29 Jakarta Selatan, Jakarta, Indonesia 12540
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 29, No 1 (2020): Juni" : 6 Documents clear
ANALISIS FAKTOR PENENTU ADOPSI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU PADI SAWAH MENGGUNAKAN PARTIAL LEAST SQUARE Arya, Nyoman Ngurah; Mahaputra, I Ketut
Informatika Pertanian Vol 29, No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.355 KB) | DOI: 10.21082/ip.v29n1.2020.p1-12

Abstract

Efforts to promote integrated crop management of paddy have been carried out by farmer’s community in Bali through ICM-FFS in 2010 - 2013. This study aims to analyze the factors that influence the adoption of ICM technology of lowland paddy in Bali. The study was conducted in July - October 2017 in Tabanan, Gianyar, and Buleleng Regencies by a survey method. The number of respondents were 120 farmers. Data was analyzed by the Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS). The results showed: (1) ) the characteristics of farmers, availability of labor, the presence of input shop, the characteristics of innovation / technology, the role of subak, the role of Government institutions, and the price of grain received by farmers are the factors that determine the adoption of the ICM technology of lowland paddy in Bali; (2) Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS) is relevant and can be used to analyze the factors that determine the adoption of paddy ICM technology. The SEM-PLS method can be used an alternative method for analyzing the factors that influence the adoption of an innovation / technology in agriculture
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI PETANI TERHADAP POLA TANAM SAYURAN DI KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Putra, Wawan Eka; Utama, Satria Putra; Purwoko, Agus; Ishak, Andi; Sastro, Yudi
Informatika Pertanian Vol 29, No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.305 KB) | DOI: 10.21082/ip.v29n1.2020.p13-22

Abstract

Keragaman pola tanam sayuran disebabkan oleh berbagai faktor seperti keuntungan usahatani, karakteristik petani, dan dukungan kelembagaan usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi preferensi petani terhadap pola tanam sayuran di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2019 melalui survei terhadap 38 orang petani, observasi lapangan, dan FGD. Data dianalisis dengan R/C rasio, regresi logistik multinomial, dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga pola tanam sayuran utama yang diterapkan petani dengan nilai R/C ratio antara 1,65-1,95. Tingkat pendidikan formal dan keuntungan usahatani mempengaruhi pilihan petani terhadap pola tanam sayuran. Kelembagaan pasar lebih menentukan preferensi petani terhadap pola tanam sayuran dibandingkan dengan kelembagaan permodalan, input, dan produksi.
APLIKASI PENDEKATAN NVIVO DALAM ANALISIS DETERMINASI FAKTOR ADOPSI PETANI TERHADAP SISTEM INFORMASI KALENDER TANAM TERPADU Aziz, Abdul; Muljono, Pudji; Las, Irsal; Mulyandari, Retno Sri Hartati
Informatika Pertanian Vol 29, No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v29n1.2020.p43-54

Abstract

Pemerintah melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian, telah menghasilkan inovasi berbasis teknologi informasi (TI) yang dapat menentukan waktu tanam, pola tanam, varietas, dan rekomendasi pemupukan yang tepat. Inovasi tersebut dipopulernakan dengan nama Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu (SI Katam Terpadu). SI Katam Terpadu telah disebarluaskan kepada para stakeholder dan pengguna akhir. Evaluasi terhadap sosialisasi dan adopsi SI Katam Terpadu sudah sering dilakukan oleh beberapa unit kerja penelitian di jajaran Balitbangtan. Namun implementasi dan umpan balik yang diharapkan dari petani belum masif. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian dan analisis faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi SI Katam Terpadu oleh petani. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan mengamati 11 artikel atau berita tentang SI Katam Terpadu dari website dan internet secara acak. Kesebelas artikel tersebut diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi Nvivo 11. Hasil kajian menunjukkan terdapat faktor yang berpengaruh tinggi terhadap adopsi SI Katam Terpadu, yaitu diseminasi oleh PPL, kemudahan akses dan impelementasi, dan keunggulan SI Katam Terpadu itu sendiri. Faktor yang berpengaruh sedang yaitu akurasi data SI KatamTerpadu. Sementara faktor yang berpengaruh rendah yaitu dukungan lingkungan, SI Katam Terpadu sebagai media informasi bagi petani, kesesuaian informasi, dukungan pemerintah, peningkatan produksi, ikon SI KatamTerpadu, dan ketersediaan logistik.
OPTIMASI DESAIN SISTEM KONTROL ‘OUTWERE’ HAMA WERENG COKELAT MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK Utama, Shoffin Nahwa; Setyaningrum, Haris
Informatika Pertanian Vol 29, No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v29n1.2020.p55-62

Abstract

Pengendalian hama wereng menggunakan berbasis teknologi ramah lingkungan merupakan hal sangat berperan penting dalam menjaga melestarian dan menyelamatkan ekosistem dari bahaya cemaran bahan kimia yang meracuni tanaman dan makhluk hidup lainnya. Salah satu teknologi yang mampu dapat mempengaruhi perilaku hama wereng adalah gelombang ultrasonik. HC-SR04 merupakan perangkat yang menghasilkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40 kKHhz. Penelitian pengendalian hawa hama wereng menggunakan teknologi gelombang ultrasonik masih terbatas. Penelitian ini lanjutan dari penelitian sebelumnya yang bertujuan untuk memperbaiki desain dan  areal jangkauan gelombang ultrasonik menggunaan HC-SR04 dengan frekuensi 40 kKHz. Uji coba desain siystem yang telah dilakukan diperoleh hasilmenunjukkan semua fungsionalitias siystem bekerja dengan baik , Adan areal yang dapat dijangkau outwere seluasmencakup radius 6.000 cm2(meter persegi). Hasil uji pHama wengaruh gelombang ultrasonikc terhadap wereng cokelat yang didapatkan bahwa pada menit awal terkena gelombang ultrasonikultrasonik pada menit awalc, wereng bergerak aktif seperti terusik dan menjauh dari pusat gelombang., setelah Setelah 15 menit kemudian, wereng menjadi pasif dan tidak bergerak.
ANALISIS LINEARITAS PROPORSI TEPUNG JEWAWUT TERHADAP KARAKTERISIK FISIK DAN KIMIA BROWNIES BAKAR Sulistyaningrum, Anna; Hayati, Nur Qomariah; ., Rahmawati; ., Darudriyo
Informatika Pertanian Vol 29, No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v29n1.2020.p23-32

Abstract

Pemanfaatan tepung lokal, khususnya jewawut, merupakan salah satu upaya peningkatan ketahanan pangan. Didukung oleh kandungan nutrisi yang lengkap dan memiliki nilai fungsional, tepung jewawut dapat diaplikasikan dalam berbagai produk pangan olahan seperti brownies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi tepung jewawut dan terigu terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik brownies bakar. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan proporsi tepung jewawut : terigu yang terdiri atas 0:100 (T1); 20:80 (T2), 30:70 (T3), 40:60 (T4), dan 50:50 (T5). Parameter yang diamati meliputi sifat fisik dan kimia (pengembangan volume, kadar air, serat pangan, kadar abu, protein) dan organoleptik (warna, aroma, tekstur, rasa, dan kesukaan). Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi proporsi tepung jewawut semakin meningkat kandungan serat pangan pada brownies. Tepung jewawut dengan proporsi 50% memiliki kandungan serat pangan 5,41%, kadar air 24,49%, volume pengembangan 30,67%, kadar abu 1,5%, dan kadar protein 3,46%. Penggunaan 100% terigu menghasilkan brownies dengan kandungan serat pangan terendah 4,06%, kadar air 13,79%, pengembangan volume tertinggi 65,26%, kadar abu 1,66%, dan kadar protein 3,21%.
SECOND ORDER CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS PADA KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI iTANI mayasari, kartika; muljono, pudji; fatchiya, anna
Informatika Pertanian Vol 29, No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v29n1.2020.p33-42

Abstract

Dalam memenuhi tuntutan masyarakat terhadap kebutuhan informasi, Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian [PUSTAKA] mengembangkan aplikasi yang bernama iTani. Aplikasi iTani merupakan perpustakaan digital yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memuat informasi pertanian yang diterbitkan oleh Kementerian Pertanian agar lebih cepat diakses oleh siapapun dan kapanpun. Salah satu tolok ukur untuk mengetahui keberhasilan penerapan suatu sistem informasi adalah dengan mengukur kepuasan pengguna, sehingga penting menganalisis dimensi apa sajakah yang membentuk variabel kepuasan. Oleh sebab itu, tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis dimensi yang paling dominan serta indikator yang signifikan dalam menyusun variabel kepuasan pengguna aplikasi iTani dengan menggunakan pendekatan Second Order Confirmation Factor Analysis (CFA). Pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 390 responden. Hasil uji kelayakan model berdasarkan kriteria Goodness of Fit diperoleh model fit dengan total 12 indikator yang signifikan dalam menyusun variabel kepuasan pengguna aplikasi iTani. Adapun indikator tersebut meliputi: penyajian informasi secara jelas (KI4), keragaman informasi yang disajikan di aplikasi iTani (KI5), informasi yang disajikan mengandung novelty (kebaruan) (KI9), kesesuaian informasi (KI14), kemudahan penggunaan aplikasi (KS1), kemudahan penelusuran informasi (KS5), firut dapat berfungsi dengan baik (KS6), keberhasilan pengunduhan ebook (KS7), keamanan data pribadi (KL1), kecepatan dalam pelayanan (KL2), kemudahan memberikan feedback (KL3), kemudahan dalam berkomunikasi dengan pengelola (KL4). Model pengukuran variabel kepuasan adalah kepuasan dibentuk oleh variabel laten Kualitas Sistem sebesar 0,892, variabel laten Kualitas Layanan sebesar 0.827 dan variabel laten Kualitas Informasi sebesar 0,825. Berdasarkan ketiga variabel laten tersebut, Kualitas Sistem yang paling dominan membentuk kepuasan pengguna aplikasi iTani.

Page 1 of 1 | Total Record : 6