cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE
ISSN : 25486365     EISSN : 25486365     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2018): PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE" : 5 Documents clear
EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa balbisiana) DALAM MENGOBATI LUKA BAKAR PADA KULIT PUNGGUNG TIKUS JANTAN (Rattus norvegicus) Astuti, Risti Widia; suhada, adriyan; Rahmawati, Sri
PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE Vol 2, No 1 (2018): PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thing neded  is kapok banana’s skin that has been macerated for healing skin tight on second level deep. The ultimate goal of this research is to know the exact percentage of exstract ethanol of kapok banana’s skin (Musa balbisiana) in healing skin tight to the back side of male (Rattus norvegicus) by comparing negative control group and control group (10%, 25%, 50%, 75% and 100%). Method used centralistic data to know the result of control group in 7 days treatments. The type of this research is library experimental, where the researcher used one shot case study. It’s mean the researcher doing intervence to a particular group. The result of it’s intervence areobserved on independent variable.Furthermore, the result getting of the research is from all control group (10%, 25%, 50%, 75% and 100%) having ability healing better than negative control group. From control group 10% skin tight 2 cm to be 1,7 cm, healing everage is 6, 43%. Control group 25%skin tight 2cm to be 1,6 cm the same case with control group 50% healing everage is 10,71% and 12, 14%. Control group 50% and 75% skin tight 2 cm to be 1,5 cm having healing 15, 71% and 17,14%. From all control group the most effective healing is extract ethanol to be 1,4 cm healing ability is 20, 71%.
ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN DOMPU Sekardania, Amanda Putri
PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE Vol 2, No 1 (2018): PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat adalah suatu rangkaian kegiatan yang mencakup perencanaan, pengadaan, pendistribusian, penyimpanan serta pelaporan. Tujuan penelitian ini adalah  adalah untuk mengetahui manajemen pengelolaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu salah satu jenis metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apaadanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang proses pengelolaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas kesehatan Kabupaten Dompu pada bulan Mei 2017. Data diolah dengan menggunakan content analysis. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa secara umum manajemen pengelolaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu meliputi perencanaan, pengadaan, penyimpanan, penyusunan stok, serta pendistribusian obat, sudah sesuai. Hal ini sesuai dengan Pedoman  Pengelolaan Obat di Dinas Kesehatan Kabupaten. Kesimpulannya adalah bahwa Pengelolaan Obat di Dinas Kesehatan Kabupaten sudah sesuai dengan stándar.
UJI EFEK INFUSA DAUN JARAK ULUNG (Jatropha gosspifolia l ) SEBAGAI ANTIPIRETIK PADA MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI VAKSIN DPT mahayani, mahayani
PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE Vol 2, No 1 (2018): PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun jarak ulung mengandung zat flavonoid yang mampu menghambat prostaglandin sehingga mempunyai efek antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antipiretik infusa daun jarak ulung terhadap mencit jantan yang diinduksi vaksin dpt. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Hewan uji yang digunakan adalah mencit jantan sebanyak 15 ekor. Hewan uji dibagi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif menggunakan aquades, kelompok kontrol positif menggunakan parasetamol dan kelompok uji yaitu kelompok infusa daun jarak ulung 10%, 20%, dan 30%. Pengukuran suhu dilakukan sebelum diinjeksi vaksin DPT, 1 ,5 jam  setelah diinjeksi diukur suhu rektalnya. Kemudian 30 menit setelahnya dihitung suhunya sampai 180  menit dengan interval waktu 30 menit. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu efek antipiretik yaitu infusa daun jarak ulung dengan dosis 30%, sedangkan infusa daun jarak ulung dengan dosis 10%  dan 20% mengalami perubahan antipiretik yang rendah.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah infusa daun jarak ulung mempunyai efek antipiretik pada mencit jantan.
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TERHADAP BAHAYA ROKOK DI LINGKUNGAN KAMPUNG PELITA DASAN AGUNG MATARAM Praditha, Dedy Indra; Hardani, Hardani; Utami, Evi Fatmi
PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE Vol 2, No 1 (2018): PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok merupakan silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah (Jaya, 2009). Rokok memilki Kandungan dalam asap rokok, antara lain : carbon monoksida (CO) yang dapat menyebabkan berkurang daya angkut bagi oksigen dan orang tersebutdapat meninggal dunia karena keracunan, amoniaacrolin, benzopiren dan lutidin berasal dari tar tembakau yang dapat menyebabkan kanker, Colidin menyebabkan kelumpuhan dan lambat laun mengakibatkan kematian, MetilAlkohol menimbulkan kebutaan, Formalin sering digunakan untuk membalsem mayat serta Arsenik merupakan sejenis racun yang dipakai untuk membunuh tikus.Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Karyo (2012) yang menyatakan bahwa bahaya merokok bagi remaja diantaranya dapat meningkatkan resiko kanker paru-paru dan penyakit jantung di usia yang masih muda. Selain itu kesehatan kulit tiga kali lipat lebih beresiko terdapat keriput di sekitar mata dan mulut. Kulit akan menua sebelum waktunya atau biasa disebut dengan penuaan dini. Merokok di usia dini menyebabkan impotensi dan mengurangi jumlah sperma pada pria dan mengurangi tingkat kesuburan pada wanita.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar tingkat pengetahuan remaja Lingkungan Kampung Pelita Dasan Agung Mataram terhadap bahaya merokok menggunakan analisis data rumus persentase dengan metode Deskriptif. Hasil yang diperoleh rata-rata tingkat pengetahuan siswa Remaja tentang bahaya merokok didapatkan hasil rata-rata persentase 54,72 % termasuk dalam kategori yaitu cukup. 
ISOLASI SENYAWA AKTIF DAUN MIMBA (Azadiracha indica A. Juss) TERHADAP Streptococcus mutans Fitriah, Rahmayanti
PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE Vol 2, No 1 (2018): PARMACEUTICAL AND TRADITIONAL MEDICINE
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian pengujian aktivitas antibakteri ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol daun mimba ( Azadirachta indica a. juss ) terhadap Streptococcus mutans dengan konsentrasi masing-masing pelarut yaitu               100 mg/100 mL, 50 mg/100 mL dan 25 mg/100 mL menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol 95% dari daun mimba memberikan aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Ekstrak n-heksana memberikan aktivitas antibakteri tertinggi pada konsentrasi 100 mg/ 100 mL dengan daya hambat 18,70 mm terhadap Streptococcus mutans. Untuk mengetahui senyawa yang terkandung dalam ekstrak n-heksana maka dilakukan pengujian kromatografi lapis tipis. Dari uji KLT dihasilkan dua noda yaitu X1 (Rf : 0,7) dan X2 (Rf : 0,6). Hasil pemisahan KLT diuji aktivitas antibakteri dengan Metode Sumur (Hole Method). Isolat aktif (X2) yang ditunjukkan pada kromatogram dipisahkan dengan KLT Preparatif, lalu dilakukan uji kemurnian  dengan KLT 2 arah dan diidentifikasi dengan spektrofotometer UV dan Infra Merah (IM). Hasil pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan adanya isolat aktif (X2) dengan Rf = 0,6 yang memberikan flouresensi biru hijau dibawah sinar UV 366 nm dan menunjukkan daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa isolat X2 dalam metanol memberikan serapan pada panjang gelombang 272 nm dan 331 nm pada spektrum UV. Hasil spektrofotometri Infra Merah (IM) isolat X2 menunjukkan pita serapan pada bilangan gelombang 3350.1 cm-1 yang menunjukkan gugus OH, bilangan gelombang 2974.0 cm-1 2891.1 cm-1  menunjukkan Ar-H dan C=C-H, bilangan gelombang 1649.0 cm-1 menunjukkan C=O, serta bilangan gelombang           1382.9 cm-1; 1454.2 cm-1 yang menunjukkan lentur C-H. Dari hasil identifikasi dan karakterisasi menunjukkan bahwa isolat X2 termasuk golongan senyawa flavonol.

Page 1 of 1 | Total Record : 5