cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan
ISSN : 25415166     EISSN : 25415174     DOI : 10.21082
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan merupakan publikasi yang memuat makalah ilmiah primer hasil penelitian tanaman pangan (padi dan palawija). Redaksi menerima makalah dari peneliti Puslitbang Tanaman Pangan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), maupun perguruan tinggi. Makalah yang dikirimkan hendaknya sudah mendapat persetujuan dari pimpinan instansi masing-masing. Ketentuan penulisan makalah untuk dapat dimuat di jurnal ini tertera dalam "Author Guidelines/Petunjuk bagi Penulis" di halaman terakhir Jurnal Penelitian Pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021" : 8 Documents clear
Perakitan Varietas Unggul Padi Beras Merah Aromatik Tekstur Nasi Pulen Nugraha, Yudhistira; Rumanti, Indrastuti Apri; Sitaresmi, Trias; Rahmini, Rahmini; Rosa, Celvia; Handoko, Dody D; Sasmita, Priatna
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p173-182

Abstract

Consumption of high nutritional is increasing; therefore, it is necessary to develop pigmented trice variety with high yield, good adaptability, and good grain quality favored by consumer such as soft texture. The development of aromatic rice variety includes crossbreeding, selection, yield trials, resistance test to pest and diseases, physico-chemical properties assay, analyzing of minerals contents and anthocyanin which were done consecutively during 2012 to 2016. The results showed that a promising line of BH39D-MR-11-1-1-6 revealed consistent grain yield in 16 multi-location yield trials both in the dry season and the wet season in average 6.78 t/ha dan 5.35 t/ha, respectively. The line demonstrated its yield potential of 10,67 t/ha, mid-resistance to biotype 1 of brown planthopper, resistance to pathotype III and mid-resistance to pathotype IV and VIII of bacterial leaf blight, and mid-resistance to four races of rice blast (race of 033, 073, 133 and 173). This line had relatively comparable iron content with the check variety of Inpari-5 Merawu but higher in zinc content compared to other lines tested. The dehulled rice was red and contains a high total phenolic compound amounting (5,743 mg AAE/100 g), and its texture was soft and fragrance. The BH39D-MR-11-1-1-6 has been released as new rice variety named as Inpari Arumba and had a great potential to become a national specialty rice choice.
Peningkatan Produktivitas Padi di Lahan Sawah Tadah Hujan dengan Aplikasi Pupuk Organik Mol dan Kompos Lestari, Bibit Lilik; Ardani, Moh.
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p211-216

Abstract

Membudidayakan padi di lahan sawah tadah hujan merupakan pilihan yang strategis untuk penyediaan beras nasional. Produktivitas padi pada agroekosistem ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, teknik budi daya, dan varietas yang ditanam. Penelitian tentang aplikasi mikroorganisme lokal (pupuk organik MOL) yang dikombinasikan dengan kompos pada berbagai varietas padi sawah tadah hujan telah dilakukan, dengan tujuan untuk mengevaluasi varietas yang responsif terhadap penggunaan MOL + kompos dalam meningkatkan produktivitas padi. Penelitian dilakukan di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada November 2017 - Maret 2018. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor I adalah kombinasi MOL+ kompos (M) yang terdiri atas empat level yaitu M1: kontrol (tanpa MOL dan kompos), M2: 10 cc MOL/l air, disemprotkan setiap 10 hari sekali, M3: Kompos 5 t/ha, M4: 10 cc MOL/l air + 5 t/ha kompos. Faktor II adalah varietas (V) yang terdiri atas V1: Sintanur, V2: Bojonegoro, V3: Semilir, V4: Sidomuncul. Parameter uji terdiri atas tinggi tanaman, jumlah anakan, kerapatan gabah per malai, berat basah gabah per rumpun, dan berat kering gabah per rumpun. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi MOL + kompos meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, dan kerapatan gabah per malai pada semua varietas. Varietas yang memberikan hasil tertinggi adalah Bojonegoro.
Faktor yang Mempengaruhi Keuntungan Usaha Tani Padi Gogo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Sahara, Dewi; Praptana, Raden Heru; Kurniyati, Elly; Hartoyo, Budi
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p203-210

Abstract

Usaha tani padi gogo merupakan salah satu sumber pendapatan rumah tangga petani di lahan sawah tadah hujan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani padi gogo. Penelitian dilaksanakan di DesaTegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada bulan April-Mei 2020 dengan metode survei. Data dianalisis menggunakan metode analisis finansial dan faktor yang mempengaruhi keuntungan menggunakan fungsi keuntungan. Hasil analisis menunjukkan produktivitas padi gogo rata-rata 3.096 kg/ha gabah kering giling (GKG) dengan harga Rp 4.500/kg, sehingga keuntungan yang diterima petani Rp 7.072.000/ha dengan RCR 2,03. Faktor yang mempengaruhi keuntungan usaha tani padi gogo adalah harga benih, ukuran lahan, umur petani, dan waktu kerja di lahan. Petani dapat meningkatkan keuntungan dengan mengurangi jumlah benih, meningkatkan luas areal tanam, dan meningkatkan alokasi waktu kerja di lahan. Untuk meningkatkan keuntungan dan kesejahteraan petani di lahan sawah tadah hujan, pemerintah diharapkan mengontrol harga pembelian gabah di tingkat petani agar lebih menguntungkan mereka sebagai pelaku utama usahatani.
Produktivitas Kedelai pada Lahan Sawah Tadah Hujan dengan Teknologi Pupuk Hayati dan Pupuk Organik Cair Purwanto, Oky Dwi; Hakim, Lukman; Adnyana, I Made Oka
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p183-188

Abstract

Produktivitas kedelai pada lahan sawah tadah hujan masih rendah, rata-rata 1,66 t/ha. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kedelai pada lahan sawah tadah hujan adalah menerapkan teknologi pupuk hayati dan pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati (Provibio) dan pupuk organik cair (PPC Nano) terhadap hasil biji kedelai pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada MK-1 2018. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas varietas kedelai dan teknologi pemupukan. Varietas kedelai yang digunakan adalah Biosoy (V1) dan Grobogan (V2), sedangkan perlakuan teknologi pemupukan terdiri atas P0 = cara petani (200 kg NPK Phonska + 50 kg urea + 100 kg SP36/ha), P1 = ½ P0 + pupuk organik cair, P2 = ½ P0 + pupuk hayati, dan P3 = ½ P0 + pupuk organik cair + pupuk hayati. Hasil penelitian menunjukkan varietas berpengaruh nyata terhadap umur polong masak, bobot biji/tanaman, dan bobot 100 biji. Pemberian pupuk hayati dan pupuk organik cair meningkatkan jumlah polong/tanaman, bobot biji/tanaman, dan bobot 100 biji. Interaksi antara varietas dengan pupuk hayati dan pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan hasil biji kedelai. Aplikasi pupuk hayati dan pupuk organik cair memberikan hasil biji 2,85 t/ha pada varietas Biosoy dan 2,73 t/ha pada varietas Grobogan atau masing-masing 47% dan 66% lebih tinggi dibandingkan dengan pemupukan cara petani. Pada perlakuan pemupukan cara petani (P0), hasil biji kedua varietas masing-masing hanya 1,93 t/ha untuk varietas Biosoy dan 1,64 t/ha untuk varietas Grobogan
Analysis of Comparative and Competitive Advantages and The Impact of Government Policy on Soybean Business Development Rawung, Jefny Bernedi Markus; Indrasti, Rita; Hutapea, Ronald Timbul Pardamean; Sasmita, Priatna
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p217-224

Abstract

Kedelai termasuk komoditas pangan yang diperdagangkan di pasar internasional. Oleh karena itu, daya saing kedelai menjadi keniscayaan. Penelitian ini bertujuan menakar daya saing dan dampak kebijakan pemerintah terhadap pengembangan kedelai, pada kasus pengembangan kedelai di Sulawesi Utara. Data usaha tani dikumpulkan melalui survei di Kabupaten Bolaang Mongondow pada tahun 2017, melibatkan 60 petani kedelai, sementara itu data perdagangan memanfaatkan data dari Pusdatin. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Policy Analisys Matrix (PAM). Kinerja usahatani kedelai terbukti memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, ditunjukkan oleh nilai koefisien DRCR < 1 dan koefisien PCR < 1. Kebijakan pemerintah terhadap input menyebabkan petani membayar harga input relatif lebih tinggi dari harga input sosial. Kebijakan pemerintah terhadap output menyebabkan harga privat lebih besar dari harga di pasar dunia atau kebijakan pemerintah mendukung ekspor. Produsen mendapatkan proteksi output dari pemerintah Terhadap input-output, kebijakan pemerintah berdampak positif yang ditunjukkan oleh keberhasilannya mendorong nilai tambah yang relatif besar, insentif keuntungannya mencapai lebih dari empat kali lipat, dan kebijakan pemerintah berdampak positif mendorong keuntungan privat lebih besar dari biaya sosial yang seharusnya dikeluarkan.
Karakterisasi Komponen Flavor Varietas Padi Lokal Maluku Utara Liyanan, Liyanan; Kusbiantoro, Bram
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p189-194

Abstract

Beras aromatik tidak hanya diminati oleh konsumen di Indonesia tetapi juga diterima di pasar Amerika Serikat dan Eropa. Harga beras aromatik tinggi karena memiliki aroma, flavor, dan tekstur yang disukai konsumen. Produktivitas padi aromatik lokal Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi agroekosistem di masing-masing wilayah. Preferensi konsumen terhadap aroma dan tekstur beras lokal aromatik dipengaruhi pula oleh budaya setempat. Kendala utama pengembangan beras aromatik lokal Indonesia melalui pemuliaan tanaman adalah kurangnya data sifat kimia flavor (aroma). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi komponen (senyawa) penyusun flavor beberapa varietas padi lokal. Penelitian menggunakan 11 varietas lokal padi Maluku Utara. Komponen aroma beras diekstraksi menggunakan metode Likens Nickerson, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi komponen aroma dengan GC-MS. Berdasarkan hasil analisis yang dilihat dari kandungan 2-acetyl-1-pyroline yang merupakan penciri utama beras aromatik terdapat tujuh padi lokal yang dapat digolongkan sebagai beras aromatik, yaitu Ketan Merah dengan konsentrasi 2-acetyl-1-pyroline 34,51 ppb, Pulo 16,47 ppb, Pulo Hitam 16,01 ppb, Jongodi 9,0 ppb, Pulo Popon 6,09 ppb, Manyanyi 3,8 ppb, dan Kayoan 2,78 ppb. Padi lokal ini dapat dijadikan tetua dalam perakitan varietas unggul baru padi aromatik dalam upaya mendukung pengembangan padi aromatik produksi tinggi berdaya adaptasi luas.
Penerapan Teknologi PTT dan Efisiensi Teknis Usaha Tani Padi pada Kegiatan Optimasi Lahan Rawa Priatmojo, Bhakti; Falatehan, Faroby; Rifin, Amzul
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p225-234

Abstract

Produksi padi di Indonesia dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan lahan rawa. Pengembangan lahan rawa memerlukan perencanaan dan penerapan teknologi yang sesuai. Berbagai program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas padi lahan rawa telah dilakukan, antara lain melalui program optimalisasi lahan rawa pada tahun 2019. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi usahatani padi sawah berbasis Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), dan peningkatan sarana dan prasarana pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak pelaksanaan program optimasi lahan rawa melalui penerapan teknologi dan efisiensi teknis oleh petani yang terlibat dalam program tersebut dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian dilakukan pada musim tanam 2020. Dalam penelitian ini terdapat 105 sampel. Responden yang menjadi sampel adalah petani padi yang mendapatkan bantuan program optimasi lahan rawa dan dianalisis menggunakan metode scoring untuk mengetahui tingkat penerapan teknologi dan model Stochastic Frontier Analysis digunakan untuk melihat tingkat efisiensi teknis petani. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan teknologi dalam PTT oleh petani padi di Kabupaten Barito Kuala tergolong sedang. Rata-rata tingkat efisiensi teknis usahatani padi adalah 74,49 persen dan cukup efisien secara teknis. Variabel yang mempengaruhi nilai efisiensi teknis adalah tingkat penerapan teknologi PTT, umur petani, dan pengalaman petani dalam berusaha tani padi. sehingga membuktikan tingkat penerapan teknologi budi daya padi dalam PTT berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat efisiensi teknis budi daya petani padi.
Kelayakan Teknis dan Sosial Ekonomi Penggunaan Biotara pada Usaha Tani Padi di Lahan Rawa Pasang Surut Rina, Yanti; Anwar, Khairil; Saleh, Muhammad
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p195-202

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan berpotensi menurunkan kualitas lahan. Penerapan pupuk hayati seperti “Biotara” adalah pendekatan yang layak secara ekonomi dan ramah lingkungan untuk mengembangkan pertanian berkelanjutan. Penelitian usaha tani dilakukan di Desa Karang Buah, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada musim kemarau 2018 untuk mempelajari kelayakan sosio-ekonomi pemanfaatan Biotara pada usahatani padi di lahan rawa pasang surut. Penelitian menempati lahan seluas 5 ha. Perlakuan meliputi empat paket teknologi budi daya, yaitu paket yang mengintegrasikan: (1) Biotara, padi varietas IR42, dan sistem tanam tegel manual (P1.1), (2) Biotara, padi varietas Inpara-2, dan sistem tanam jajar legowo dengan alat tanam padi (P1,2), (3) tanpa Biotara, padi varietas IR42, dan sistem tanam tegel manual (P2.1), dan (4) teknologi petani (P2.2). Data dikumpulkan melalui catatan harian dan survei serta dianalisis menggunakan neraca biaya produksi dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan usaha tani padi dengan dan tanpa Biotara menguntungkan dan efisien. Paket introduksi P1.1 dan P1.2 layak dikembangkan dalam skala luas. Usaha tani padi dengan teknologi petani (P2.2) lebih sensitif terhadap perubahan harga dan produksi. Meskipun persepsi petani terhadap penerapan Biotara positif, namun tidak tersedia di lokasi. Strategi pengembangan Biotara di lahan rawa pasang surut meliputi: (1) jaminan ketersediaan; (2) perbaikan teknis dan waktu penerapan, kondisi tanah, dan air; (3) peningkatan umur simpan gabah (hanya 12 bulan); dan (4) promosi kepada petani dan penentu kebijakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021 Vol 5, No 2 (2021): Agustus 2021 Vol 5, No 1 (2021): April 2021 Vol 4, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 4, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 4, No 1 (2020): MEI 2020 Vol 4, No 1 (2020): April 2020 Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 3, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 3, No 1 (2019): April 2019 Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 2, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017 Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017 Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol 35, No 3 (2016): Desember 2016 Vol 35, No 3 (2016): Desember 2016 Vol 35, No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 35, No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 35, No 1 (2016): April 2016 Vol 35, No 1 (2016): April 2016 Vol 34, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 34, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 34, No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 34, No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 34, No 1 (2015): April 2015 Vol 34, No 1 (2015): April 2015 Vol 33, No 3 (2014): Desember 2014 Vol 33, No 3 (2014): Desember 2014 Vol 33, No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 33, No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 33, No 1 (2014): April 2014 Vol 32, No 3 (2013): Desember 2013 Vol 32, No 3 (2013): Desember 2013 Vol 32, No 2 (2013): Agustus 2013 Vol 32, No 2 (2013): Agustus 2013 Vol 32, No 1 (2013): April 2013 Vol 32, No 1 (2013): April 2013 Vol 31, No 3 (2012): Desember 2012 Vol 31, No 3 (2012): Desember 2012 Vol 31, No 2 (2012): Agustus 2012 Vol 31, No 2 (2012): Agustus 2012 Vol 31, No 1 (2012): April 2012 Vol 31, No 1 (2012): April 2012 Vol 30, No 3 (2011): Desember 2011 Vol 30, No 3 (2011): Desember 2011 Vol 30, No 2 (2011): Agustus 2011 Vol 30, No 2 (2011): Agustus 2011 Vol 30, No 1 (2011): April 2011 Vol 30, No 1 (2011): April 2011 More Issue