Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the scope of Educational Administration including Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Facilities and Infrastructure, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organization.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009"
:
9 Documents
clear
Komuniti Pembelajaran Profesional: Satu Kajian Perbandingan Antara Sekolah Menengah Kebangsaan Harian Biasa dan Sekolah Menengah Kebangsaan Anugerah Cemerlang 2007
Zuraidah Abduliah;
Datin Datin;
Rahimah Rahimah;
Ahmad Ahmad
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.986 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6308
Artikel ini membicarakan tentang konsep Komuniti Pembelajaran Profesional (KPP) di sekolah menengah kebangsaan harian di Malaysia. Konsep KPP ini wujud apabila berlakunya penerapan budaya belajar secara berterusan dalam setiap ahli komuniti sekolah yang terdiri daripada pengetua, barisan pemimpin kedua dan guru-guru di sekolah. Kajian dijalankan di 43 buah sekolah menengah harian di Malaysia. Seramai 585 responden iaitu 41 pengetua, 321 pemimpin barisan kedua dan 172 guru serta kaunselor. Pengkaji telah menggunakan soal selidik yang dibentuk berdasarkan kerangka kerja KPP yang digariskan oleh Hord (1997) dan telah diubahsuai oleh Huffman dan Hipp (2003). Dapatan kajian menunjukkan bahawa secara keseluruhannya sekolah menengah di Malaysia telah mengamalkan konsep KPP pada tahap kekerapan min yang sangat tinggi. Pengamalan amalan KPP ini juga menunjukkan komitmen guru terhadap pelaksanaan program dan aktiviti penambahbaikan sekolah terutama dalam meningkatkan prestasi murid.
QUALITY ASSURANCE IN HIGHER EDUCATION
Nurdin Nurdin
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.052 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6313
Kualitas telah menjadi isu kritis dalam persaingan modern dewasa ini, dan hal itu telah menjadi beban tugas bagi para manager menengah. Dalam tataran abstrak kualitas telah didefinisikan oleh dua pakar penting bidang kualitas yaitu Joseph Juran dan Edward Deming. Mereka berdua telah berhasil menjadikan kualitas sebagai mindset yang berkembang terus dalam kajian managemen, khususnya managemen kualitas. Ouality assurance dalam dunia pendidikan adalah suatu keniscayaan seiring dengan terjadinya turbulensi global, pengertian mutu pendidikan menyangkut refiesi dari sifat manajemen. Setiap pendidikan selalu dirancang dengan tujuan memberi pengaruh permanen atau jangka panjang terhadap perubahan tingkah laku (pengetahuan, keterampilan, dan sikap). Pada umumnya pendidikan diselenggarakan untuk memenuhi tuntutan masyarakat. Oleh karena itu setelah tamat pendidikan, peserta didik diharapkan dapat berkembang
DASAR DAN PERANCANGAN PENDIDIKAN NEGARA SEJAK 52 TAHUN KEMERDEKAAN MALAYASIA: SATU SOROTAN DAN REFLEKSI
Shahril Shahril;
Chairil Bin H Marjuki
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.573 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6309
Dasar dan Perancangan Pendidikan di Malaysia boleh dibahagi kepada lima peringkat;(1) Zaman Sebelum Mencapai Kemerdekaan (i) Dasar Pecah dan Perintah (1786 -1957) dengan Period Awal (1786 - 1941) dan Period Kedua (1941 -1957), (2). Zaman Selepas Mencapai Kemerdekaan, (ii) Dasar Memperkasakan Pendidikan Kebangsaan (1957 - 1970), (3) Dasar Memperkasakan Perpaduan Kaum melalui memperkukuhkan Dasar Pendidikan Kebangsaan (1970 - 1990), (4) Dasar Memperkasakan Pendidikan bertaraf Dunia (1991 - 2000), dan (5) Dasar Melonjakkan Kecemerlangan Pendidikan Bertaraf Dunia (2001 - 2020).
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN PAKEM
Hendra Somantri
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (194.262 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6315
Menurut Mangkunegara (2001: 1) Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor sentral dalam suatu organisasi salah satunya adalah organisasi sekolah. Apapun bentuk serta tujuannya, sekolah memiliki visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Sumber daya manusia ini menunjang sekolah dengan karya, bakat kreatifitas dan dorongan. Artinya manusia memiliki potensi yang besar dalam mencapai tujuan-tujuan sekolah tersebut. Bagaimanapun aspek manusia tidak dapat digantikan oleh apapun bahkan oleh peralatan teknologi canggih sekalipun. Oleh karena itu, Sumber daya dalam lembaga perlu dikelola secara profesional agar terwujud keseimbangan antara kebutuhan pegawai dengan tuntutan dan kemampuan organisasi/lembaga. Keseimbangan tersebut merupakan kunci utama lembaga agar dapat berkembang secara produktif dan wajar. Perkembangan lembaga/organisasi sangatlah bergantung pada produktivitas tenaga kerja yang ada di sekolah.
MELAKSANAKAN SUPERVISI AKADEMIS MELALUI PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH (SCHOOL ACTION RESEARCH)
Aan Komariah
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.577 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6310
Educational Supervision is intended for the improvement and development of the quality general education and the learning process in particular. Academic supervision is directed at teachers establishment so they can show the best performance and professional behavior in performing learning teaching process. The Effective of supervision should be based on competence, commitment and motivation of supervisors and implemented in a planned, directed and sustained through an approach to clinical supervision in school action research (SAR) frame. SAR is believed to increase the cafacity and cafability supervisee and supervisors through the implementation of the supervision activities that go from self-reflection to solve the problem of leaching learning.
MENGEMBANGKAN KOMITMEN BELAJAR MELALUI SIMULATIF PLAYBASED
Chandra Affiandary
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.721 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6317
Bagi siswa ataupun peserta didik jenjang SMA yang berada pada masa remaja komitment sangat diperlukan untuk menjadi individu yang sukses.Bandura (PajaresUrdan, 2005) mengungkapkan bahwa komitmen penting dimilki oleh remaja, “Adolescents need to commit themselves to goals that give them purpose and a sense of accomplishment. Without personal commitment to something worth doing.they are unmotivated Bored or cynical. They become dependent on extrinsic sources of stimulation”. Menurut Bandura remaja sangat penting memiliki komitmen dalam melaksanakan aktivitas kehidupannya.Remaja harus memiliki komimitmen terhadap tujuan-tujuan hidup yang akan memberikan arahan dan kejelasan langkah-langkah dalam usaha pencapaiannya. Bosan atau merasa pesimis terhadap apa yang akan mereka kerjakan.tanpa Komotmen para remaja akan tergantung pada sumber stimulansi eksternal.
EFFECTIVE MANAGEMENT OF HUMAN RESOURCE IN SCHOOLS OF THE FUTURE: THE SUPERLEADERSHIP PARADIGM
Dato Dato;
Hussein Hussein;
Ahmad Ahmad
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6307
The impact of technology on education has generated varying possibilities of approaches and techniques in the teaching-learning process in the Malaysian educational setting. In effect, the impact has been pervasive in the management and administrative culture in schools to the extent that there is a growing demand toward a continual building of competency, capacity and capability of educational leaders and managers through various training programs
Kebijakan Pengangkatan Kepala Sekolah
Yasaratodo Wau
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6312
Pengelolaan sistem pendidikan di lembaga pendidikan formal, sekolah, merupakan salah satu aspek yang turut menentukan efektivitas pencapain iujuan pendidikan. Oleh karena itu maka pengelola sistem pendidikan di iekolah, yakni kepala sekolah, disebut sebagai manajer atau pengelola. Manajer pendidikan di sekolah, selama ini, direkrut berdasarkan Peraturan Pemerintah R.l. No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Dalam peraturan ini ditegaskan bahwa jabatan kepala sekolah adalah tugas tambahan bagi guru. Jika hal ini dipertahankan, maka jabatan kepala »nkolah belum dapat dikategorikan sebagai jabatan profesional, karena hiteria-kriteria yang ditetapkan dalam peraturan tersebut belum mengakomodirnya. Jabatan kepala sekolah sudah saatnya dijadikan jabatan profesional bukan jabatan politis sehingga tidak sembarang orang dapat menjabatnya.
MODEL AND PACKAGE OF TRAINING OF TEACHERS QUALITY IMPROVEMENT IN THE PERSPECTIVE OF STRATEGIC MANAGEMENT AT MATAHARI TERBIT ELEMENTARY SCHOOL SURABAYA
Emy Roesminingsih
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2009): OCTOBER 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jap.v10i2.6311
Teacher has a very significant role for the success of students. In playing their functions and roles, the interrelated strongest indicators is the teachers’ quality showing their responsibility to perform all tasks and their knowledge which can be used as the art and the way they work. It can be said that the qualified teachers are those who master knowledge or having management strategy and its development. The need of a new paradigm for education is based on the change related to the educational condition and need in the society. One of the most strategic change is to improve the strategic management through training of teacher quality improvement in the perspective of strategic management. By having school autonomy owned by Matahari Terbit Surya Elementary School, Surabaya, the school has an opportunity to explore the effort of increasing the school's efficacy including the development of its human resource. It is expected that by the presence of competent teachers, they will be able to be the change agent for the improvement activities in their school as the realization of accountability effort in the environment.