cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : 2502647X     EISSN : 25031902     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan (P-ISSN 2502-647X dan E-ISSN 2503-1902) adalah jurnal ilmu kefarmasian dan kesehatan Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin yang dipublikasikan 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober) dalam bentuk cetak dan versi online. JIIS menerima artikel atau review yang meliputi bidang Farmasi dan Kesehatan. Artikel yang akan dimuat harus belum pernah dipublikasikan, original, dan tidak sedang dalam tahap review untuk kemungkinan dipublikasikan di jurnal lain. Artikel yang masuk akan direview oleh tim editor JIIS yang berasal dari dalam dan dari luar Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2016)" : 13 Documents clear
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PREEKLAMPSIA BERAT RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH BANTUL PERIODE JANUARI-DESEMBER 2015 Qoyimah, Ulfah Nurul; Adnan, Adnan
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Preeklampsia merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh ibu hamil dengan kehamilan lebih dari 20 minggu disertai proteinuria dan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu dalam bidang obstetrik. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran antihipertensi yang digunakan pada pasien preeklampsia berat  dan untuk mengetahui ketepatan antihipertensi preeklampsia berat rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul Periode Januari–Desember 2015 ditinjau dari aspek tepat indikasi, tepat obat, tepat pasien dan tepat dosis dengan standar acuan JNC VII.Jenis penelitian ini adalah penelitian yang termasuk dalam jenis penelitian non eksperimental. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Subjek penelitian yang digunakan adalah pasien preeklampsia berat rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul Periode Januari–Desember 2015 dan menggunakan terapi antihipertensi serta memenuhi kriteria.Pada penelitian ini pasien preeklampsia berat pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Bantul mendapatkan terapi antihipertensi nifedipin sebanyak 17 pasien (100%). Hasil analisis penggunaan obat antihipertensi dari 17 pasien preeklampsia berat di Instalasi Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Bantul periode Januari–Desember 2015 dianalisis dengan standar acuan JNC VII, didapatkan 100% tepat indikasi, 100% tepat obat, 100% tepat pasien,dan 100% tepat dosis.Kesimpulan evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia berat rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul periode Januari-Desember 2015 yang paling banyak diberikan yaitu  nifedipin, dengan tepat indikasi 100%, tepat obat 100%, tepat pasien 100%, dan tepat dosis 100%.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MEMILIH OBAT BEBAS MENGGUNAKAN METODE CBIA (CARA BELAJAR INSAN AKTIF) Musdalipah, Musdalipah; Ado, Moldefya Wahid; Prasetyo, Mulyadi
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Cara Belajar Insan Aktif merupakan metode pendidikan masyarakat yang berorientasi pada peran aktif peserta didik dalam mencari informasi dan menumbuhkan sikap kritis serta mengubah perilaku. Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam memilih obat bebas dengan metode CBIA.Penelitian dilakukan di Puskesmas Perumnas Kota Kendari periode Mei sampai Juli 2016. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain pra-experimental one-group pretest-posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Uji awal pretest dilakukan dengan membagikan kuesioner, selanjutnya pemberian penyuluhan oleh fasilitator, dan diuji kembali dengan posttest menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji Mc Nemar.Hasil penelitian menunjukkan pada pretest, responden yang memiliki pengetahuan kategori baik  berjumlah 6 orang (20%) dan kurang berjumlah 24 orang (80%). Pada posttest terjadi peningkatan pengetahuan yaitu responden yang memiliki pengetahuan kategori baik berjumlah 20 orang (66,67%) dan kurang berjumlah 10 orang (33,33%). Hasil uji Mc Nemar diperoleh nilai p= 0,0001 (<0,005) menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna pemberian metode CBIA terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam memilih obat bebas di Puskesmas Perumnas Kota Kendari.
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT TAHAP SELEKSI DAN PERENCANAAN DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RSUD H. HASAN BASERY KANDANGAN TAHUN 2014 Saputera, Mochammad Maulidie Alfiannor
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Instalasi Farmasi Rumah Sakit melakukan pengelolaan obat diantaranya tahap seleksi, perencanaan dan pengadaan. Mengingat sistem pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (IFRSUD) H. Hasan Basery masih menuju dalam tahap pencapaian nilai standar indikator, maka peneliti bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana sistem pengelolaan obat dalam tahap seleksi, perencanaan dan pengadaan di IFRSUD H. Hasan Basery pada saat era JKN.Penelitian ini menggunakan rancangan secara deskriptif eksploratif yang bersifat retrospektif. Pengamatan retrospektif meliputi laporan perencanaan dan pemakaian obat, laporan keuangan, laporan pengadaan obat, faktur, laporan stock opname. Hasil penelitian menunjukkan yang belum sesuai standar: persentase kesesuaian obat dengan ForNas II pada obat pelengkap, generik dan BPJS sebesar 0,12%, 55,22% dan 53,21%, persentase alokasi dana pengadaan obat tahun 2014 sebesar 42,56%, persentase kesesuaian antara pengadaan obat dengan e-kataloge untuk obat pelengkap, generik dan BPJS sebesar 2,94%, 69,78% dan 72,48%.

Page 2 of 2 | Total Record : 13