Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA ANTIBIOTIK SEFOTAXIME DAN GENTAMISIN PENDERITA PNEUMONIA PADA BALITA DI RSUD KABUPATEN BOMBANA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Musdalipah, Musdalipah; Setiawan, Muh. Azdar; Santi, Eria
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit yang menjadi masalah di berbagai negara berkembang termasuk Indonesia. Antibiotik merupakan terapi utama pada pengobatan pneumonia. Pneumonia pada balita membutuhkan terapi antibiotik yang tepat dan sesuai dengan risiko efek sampig yang minimal  serta biaya pelayanan kesehatan yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas biaya antibiotik penderita pneumonia pada balita di RSUD Kab.Bombana tahun 2016. Metode penelitian ialah deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Data diambil secara retrospektif yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi. Total biaya yang dihitug ialah biaya antibiotik, biaya rawat inap, biaya laboratorium dan biaya obat lain. Efektivitas terapi dilihat lamanya pasien dirawat dan dinyatakan sembuh. Efektivitas pengobatan dianalisis menggunakan ACER (Average Cost Effectiveness Ratio) yang dihitung berdasarkan rasio biaya dan (persen) % outcome klinis pada kelompok sefotaxime dan gentamisin. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, gambaran total biaya antbiotik  cefotaxime sebesar Rp.3,000,000 dan gentamisin sebesar Rp.3,264,000. Efektivitas terapi penggunaan antibiotik cefotaxime sebesar 81,25%  sedangkan gentamisin sebesar 85,71%. Nilai  ACER cefotaxime sebesar 36,923 dan gentamisin sebesar 38,081. Berdasarkan nilai ACER, biaya pengobatan yang cost-effective ialah cefotaxime.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MEMILIH OBAT BEBAS MENGGUNAKAN METODE CBIA (CARA BELAJAR INSAN AKTIF) Musdalipah, Musdalipah; Ado, Moldefya Wahid; Prasetyo, Mulyadi
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Cara Belajar Insan Aktif merupakan metode pendidikan masyarakat yang berorientasi pada peran aktif peserta didik dalam mencari informasi dan menumbuhkan sikap kritis serta mengubah perilaku. Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam memilih obat bebas dengan metode CBIA.Penelitian dilakukan di Puskesmas Perumnas Kota Kendari periode Mei sampai Juli 2016. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain pra-experimental one-group pretest-posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Uji awal pretest dilakukan dengan membagikan kuesioner, selanjutnya pemberian penyuluhan oleh fasilitator, dan diuji kembali dengan posttest menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji Mc Nemar.Hasil penelitian menunjukkan pada pretest, responden yang memiliki pengetahuan kategori baik  berjumlah 6 orang (20%) dan kurang berjumlah 24 orang (80%). Pada posttest terjadi peningkatan pengetahuan yaitu responden yang memiliki pengetahuan kategori baik berjumlah 20 orang (66,67%) dan kurang berjumlah 10 orang (33,33%). Hasil uji Mc Nemar diperoleh nilai p= 0,0001 (<0,005) menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna pemberian metode CBIA terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam memilih obat bebas di Puskesmas Perumnas Kota Kendari.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA OBAT ALPRAZOLAM DAN DIAZEPAM PADA PASIEN DEPRESI DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Musdalipah, Musdalipah; Tee, Selfyana Austin
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Depresi merupakan gangguan mood berkepanjangan yang mempengaruhi seluruh proses mental seseorang, dengan prevalensi pada populasi dunia adalah 3 – 8% dengan 50% kasus terjadi pada usia produktif yaitu 20 – 50 tahun. Di Indonesia, gangguan ini menghabiskan biaya pelayanan kesehatan yang besar, sehingga diperlukan peningkatan efisiensi atau penggunaan dana secara lebih rasional. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis efektivitas biaya obat psikotropika pada pasien depresi di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Efektivitas pengobatan dianalisis menggunakan ACER (Average Cost Effectiveness Ratio) yang dihitung berdasarkan rasio biaya dan % outcome klinis obat psikotropika dan ICER (Incremental Cost Effectiveness Ratio) dihitung berdasarkan rasio antara selisih biaya dan % outcome klinis pada kedua kelompok terapi. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas terapi dan nilai ACER yang diperoleh dari 35 pasien depresi sedang dan berat ialah alprazolam 1 mg sebesar 45% (16.392), alprazolam 0,5 mg sebesar 33% (23.420), diazepam 2 mg dan 5 mg sebesar 0%. Nilai ICER alprazolam berturut-turut adalah -3.680 dan -16.538. Terapi depresi yang paling cost-effective ialah alprazolam 1 mg.
HARMONISASI EKOLOGI DALAM TATANGAR BANJAR (Ecology Harmonization in Tatangar Banjar) Musdalipah, Musdalipah
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i1.83-94

Abstract

Berbagai peristiwa alam yang dijadikan simbol dengan makna tertentu oleh masyarakat Banjar disebut tatangar atau pertanda. Berbagai tatangar Banjar menyiratkan harmonisasi ekologi antara masyarakat Banjar dengan alam sekitarnya. Hal ini tidak lepas dari kehidupan masyarakat Banjar yang berada di tengah alam Kalimantan. Meski demikian, oleh sebagian masyarakat tatangar hanya dianggap takhayul dan mulai ditinggalkan. Saat ini penelitian tentang tatangar Banjar ini masih sangat sedikit, sehingga penelitian ini perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan harmonisasi ekologi yang ada dalam berbagai tatangar Banjar dan pemaknaan masyarakat Banjar terhadapnya. Penggunaan metode kualitatif pada penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan data yang akurat dan mendeskripsikan hasil temuan, khususnya berhubungan dengan harmonisasi ekologi antara masyarakat Banjar dengan alam sekitarnya.  Ada lima buah tatangar yang dianalisis secara mendalam dengan hasil bahwa (1) Sebagai manusia yang hidup di tengah alam bebas Kalimanta n, masyarakat Banjar sangat menghargai alam dan selalu bersinergi dengan gejala alam yang tampak di sekitarnya dalam berbagai segi kehidupan , termasuk dalam tatangarnya. (2) Berbagai gejala alam, termasuk perilaku hewan dan peristiwa alam, dianggap sebagai simbol yang disampaikan alam kepada manusia, selanjutnya dimaknai  tertentu, dan terciptalah tindakan tertentu yang harus dilakukan oleh masyarakat Banjar.
KESALAHAN EJAAN DALAM BERITA DI MEDIA MASSA CETAK Punctuation Mistakes in News Articles in Printed Mass Media Musdalipah, Musdalipah
Jurnal Lingko : Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan Vol 2, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Kantor Bahasa NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jl.v2i1.43

Abstract

Belum adanya sanksi bagi pelanggar undang-undang bahasa membuat masyarakat merasa bebas melanggar aturan tersebut. Untuk itulah perlu adanya imbauan tegas pemerintah dan dukungan jurnalis, sebagai media penyampaian informasi kebahasaan, sebab umumnya masyarakat lebih mudah mengikuti bahasa di media massa. Berdasarkan hal tersebut berbagai kajian terhadap penggunaan bahasa di media massa masih perlu dilakukan, khususnya media massa cetak di Kalimantan Selatan, agar menjadi lebih baik. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan ejaan dalam berita di media massa cetak yang ada di Kalimantan Selatan dan memberikan saran perbaikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis data. Sampel data berupa tiga puluh berita dan bersumber dari lima media massa cetak yang terbit di Kalimantan Selatan, yakni Radar Banjar, Banjarmasin Post, Kalimantan Post, Mata Banua, dan Barito Post yang terbit pada Maret 2019. Kajian ini menyimpulkan bahwa kesalahan ejaan meliputi penggunaan tanda titik, tanda koma, tanda hubung, tanda pisah, huruf kapital, penulisan angka, dan penulisan unsur serapan.  
Faktor- Faktor Eksternal pada Peternak Sapi Potong yang Mengikuti Program AUTS di Kabupaten Sinjai,Propinsi Sulawesi Selatan Syukur, Syamsinar; Musdalipah, Musdalipah; Sirajuddin, Sitti Nurani; Fitriani, Nur
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Vete
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v11i1.123

Abstract

Abstract This study aimed to determine the external factors of beef cattle farmers who participated in the Cattle Livestock Business Insurance (AUTS) program in Tellulimpoe District, Sinjai Regency. This research was conducted in Tellulimpoe District, Sinjai Regency from November to December 2018. The population was all of the beef cattle farmers who participated in the AUTS program, namely 582 people. Slovin formula was used to determine the samples and 41 beef cattle farmers were taken as a result. Primary and secondary data were used as data sources. The data were analyzed descriptively with the assistance of tabulation. The results showed that the external factors of beef cattle farmers who participated in the cattle business insurance program were the market for livestock business, the ever-advancing technology in the field of animal husbandry, the availability of production-supporting facilities along with the availability of equipment, production-stimulants for farmers, and lastly, freight and transportation. Key words: characteristics; beef cattle farmers; insurance; cattle; external factors Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor eksternal pada peternak yang mengikuti program Asuransi Usaha Ternak Sapi di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai pada Bulan November sampai Desember 2018. Populasi adalah semua peternak sapi potong yang mengikuti program AUTS yaitu 582 orang. Responden yang diambil sebagai sampel dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh 41 orang peternak. Sumber data adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan bantuan tabulasi.Hasil penelitian menujunkkan factor eksternal peternak yang mengikuti program asuransi usaha ternak sapi yaitu pasaran untuk hasil usahaternak, teknologi yang senantiasa maju di bidang peternakan, tersedianya sarana dan peralatan produksi pendukung yang tersedia di tempat, perangsang produksi bagi peternak, pengangkutan dan transportasi. Kata kunci: karakteristik; peternak; asuransi; sapi; faktor eksternal
Antioxidant and Anti-inflammatory Activities of Diarylheptanoid from Etlingera calophrys Fruit Karmilah, Karmilah; Yodha, Agung Wibawa Mahatva; Hamsidi, Rini; Daud, Nur Saadah; Malaka, Muhammad Hajrul; Musdalipah, Musdalipah; Sahidin, Sahidin
Molekul Vol 19 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2024.19.3.12413

Abstract

Diarylheptanoids compounds from the genus Etlingera have attracted widespread attention due to their various structural diversity and potential pharmacological effects. This is certainly an important part to continue to study, especially from Sulawesi endemic species, one of which is Etlingera calophrys. The fruit of E. calophrys is widely utilized in the Sulawesi community. The lack of information on the content of chemical compounds and their pharmacological activities, so the study is very important. Diarylheptanoid compounds were obtained by chromatography technique, molecular structure interpretation by spectroscopy technique while pharmacological activity was tested against radical scavenging as antioxidant and inhibition of protein denaturation as anti-inflammatory. Two diarylheptanoid compounds were successfully isolated from E. calophrys fruit namely 1-(3'-methoxy-4'- hydroxyphenyl)-7-phenyl- 3-heptanone and 1-(3'-methoxy-4'- hydroxyphenyl)-7-(4"-hydroxyphenyl)- 3-heptanone. Antioxidant properties showed very strong ability with IC50 values of 32.21 ± 0.42 and 21.64 ± 0.63 µg/mL, respectively, while anti-inflammatory properties were strongly shown by the compound with IC50 values of 25.71 ± 0.54 and 15.28 ± 0.66 µg/mL, respectively. The presence of diarylheptanoid content that has good pharmacological activity can support the used of E. calophrys as a nutraceutical source. Keywords: Anti-inflammatory, antioxidant, diarylheptanoid, Etlingera calophrys, fruit
Kebijakan Pemerintah dalam Meningkatkan Kualitas Sekolah Pendidikan Islam Musdalipah, Musdalipah
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sekolah pendidikan Islam, mengidentifikasi tantangan dalam implementasinya, serta merumuskan strategi yang dapat meningkatkan efektivitas kebijakan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang menelaah berbagai regulasi, penelitian terdahulu, dan literatur terkait kebijakan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun berbagai kebijakan telah diterapkan, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan anggaran, rendahnya kesejahteraan tenaga pendidik, kurangnya infrastruktur, serta standar pengajaran yang belum merata. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan desentralisasi pengelolaan madrasah, peningkatan alokasi anggaran, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dalam menyusun regulasi yang lebih efektif dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing pendidikan Islam di era modern
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SMA NEGERI 1 KENDARI TENTANG SWAMEDIKASI DENGAN METODE CBIA (CARA BELAJAR INSAN AKTIF) Musdalipah, Musdalipah; Daud, Nur Saadah; Fauziah, Yulianti; Karmilah, Karmilah; Yusuf, Muh. Ilyas; Rusli, Nirwati; Setiawan, Muh. Azdar; Wulaisfan, Randa; Ado, Moldefya Wahid; Audina, Fina
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 1, No 1 (2018): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.773 KB) | DOI: 10.51213/jmm.v1i1.3

Abstract

Swamedikasi adalah pengobatan dilakukan oleh masyarakat tanpa menggunakan resep dokter. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menunjukkan lebih dari 66% masyarakat melakukan pengobatan sendiri (swamedikasi). Siswa (i) SMA merupakan kelompok masyarakat yang masih labil dan mempunyai pengetahuan yang terbatas dalam menggunakan obat. Metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) adalah model edukasi pemberdayaan siswa agar lebih terampil memilih obat sehingga swamedikasi menjadi lebih efektif, aman, dan hemat biaya. Tujuan kegiatan ialah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa (i) SMA Neg.1 Kendari tentang swamedikasi dengan metode CBIA. Kegiatan dilakukan di SMA Negeri 1 Kendari pada bulan April 2017 dengan desain pra-experimental one-group pretest-posttest. Kegiatan menggunakan kuesioner dengan analisis data menggunakan uji T-test. Berdasarkan hasil analisis uji sample paired T-test 0,026<0,05) menunjukkan pengaruh yang bermakna pemberian metode CBIA terhadap peningkatan pengetahuan siswa (i) SMA Negeri 1 Kendari tentang swamedikasi.Kata Kunci : Swamedikasi, Pengetahuan, CBIA
Formulasi dan Evaluasi Produk Gigi Mouthwash Ekstrak Rimpang Walay (Zingiberaceae) untuk Pengobatan Plak dan Karies Gigi Jumain, Muhammad Asman Setiawan; Sofyan, Suhikma; Daud, Nur Saadah; Setiawan, Muhammad Azdar; Tee, Selfyana Austin; Nurhikmah, Eny; Fauziah, Yulianti; Musdalipah, Musdalipah
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.693

Abstract

Zingiberaceae merupakan salah satu family tumbuhan terbesar yang diyakini memiliki potensi aktivitas biologis yang tinggi untuk mengatasi berbagai penyakit. Beberapa generasi Zingiberaceae, seperti Cinnamomum, Meistera, dan Wurfbainia, telah diidentifikasi. Tumbuhan walay (Zingiberaceae) merupakan salah satu tanaman endemik Sulawesi Tenggara yang memiliki khasiat sebagai pengobatan. Skrining fitokimia rimpang walay menunjukkan kandungan senyawa fenolik, flavonoid, alkaloid dan terpenoid dan memiliki aktivitas sebagai antibakteri pada Staphylococcus aureus, Streptococcus mutans dan Bacillus subtilis. Formulasi produk gigi menggunakan bahan dasar herbal sedang menjadi sorotan utama dalam upaya mengurangi peradangan gusi. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan perawatan gigi dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan gigi, termasuk dalam pemilihan bentuk produk gigi yang sesuai. Salah satu produk yang digunakan ialah mouthwash. Penelitian ini bertujuan untuk formulasi mouthwash berbasis herbal rimpang walay dan efektivitasnya sebagai antibakteri penyebab plak dan karies gigi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Ekstrak rimpang walay dibuat dalam bentuk Mouthwash dengan tiga formula konsentrasi A(10%), B(20%) dan C(30%). Pengujian evaluasi sediaan dilakukan dengan parameter pengujian yaitu uji organoleptik, homogenitas, pH, dan kejernihan. Selanjutnya sediaan dilakukan pengujian antibakteri pada Streptococcus mutans ATCC 25175. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak rimpang walay pada formula A, B, C dapat dibuat sediaan mouthwash dan memenuhi persyaratan evaluasi sediaan, yaitu sediaan memiliki aroma mentol, berwarna bening kecoklatan, tekstur cair, homogen, pH berkisar 6-7. Aktivitas antibakteri pada bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175 memiliki daya hambat dengan diameter zona bening secara berturut-turut pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30% sebesar 6,47 mm, 9,3 mm dan 12,57 mm serta kontrol positif (moutwash herbal x) sebesar 1,49 mm. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan sediaan mouthwash dapat digunakan sebagai produk gigi untuk pengobatan plak dan karies gigi.