Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015"
:
10 Documents
clear
Analisis Kelayakan Finansial Pembangunan Kawasan Industri Bengkalis
Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.401 KB)
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.4999
Pembangunan suatu daerah memerlukan daya dukung dan daya saing dari berbagai faktor utama. Salah satu faktor tersebut adalah pembangunan kawasan industri. Pemerintah kabupaten Bengkalis menyadari hal tersebut sehingga diperlukan suatu studi kalayakan sebagai dasar dalam pembangunan kawasan industri. Berdasarkan hasil studi kelayakan maka diperlukan biaya investasi sebesar 1,7 Trilyun rupiah.Sedangkan data hasil analisis ekonomis Pembangunan Kawasan Industri Buruk Bakul dapat dituliskan sebagai berikut. Nilai NPV adalah Rp. 1.568.848, IRR = 7,2 % dan BCR = 1,924. Kesimpulan yang diperoleh adalah pembangunan kawasan industri buruk bakul dinilai layak untuk dikembangkan karena cukup mampu untuk menjadikan kawasan industri, baik secara teknis maupun ekonomis.
Analisis Rasio Likuiditas pada PT. Gerbang Mas Indratama sebagai Dasar Pertimbangan untuk Mengevaluasi Perkembangan dan Keberhasilan Perusahaan
Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.292 KB)
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.5003
PT.Gerbang Mas Indratama adalah salah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang jasa kontruksi dan kotraktor Sebagaimana perusahaan pada umumnya, sehingga dalam melakukan kegiatan bisnisnya juga membuat laporan keuangan, laporan keuangan disusun dengan maksud untuk menyediakan informasi keuangan mengenai suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Melalui laporan keuangan tersebut secara priodik dilaporkan informasi penting mengenai suatu perusahaan yang dinyatakan secara kuantitatif dalam suatu mata uang, terjadinya fluktuatif pada perusahaan sewaktu-waktu dapat mengalami Likuiditas yang kurang baik. Penelitian ini menggunakan Rasio likuididas, terdiri dari empat bagian yaitu Current Ratio, Quick Ratio, Net Working Ratio dan Cash Flow. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang menyebabkan fluktuasi rasio Likuiditas pada PT.Gerbang Mas Indratama. Sehingga diketahui fluktuatif laporan keuangan serta mencari faktor penyebab terjadinya Fluktuatif. Hasil penelitian pada rasio Likuiditas adalah Current Ratio pada tahun 2006 sebesar 5734 %, pada tahun 2007 terjadi penurunan secara drastis sebesar 90 %, dan pada tahun 2008 sebesar 650 %. Quick Ratio pada tahun 2006 sebesar 5526%, pada tahun 2007 turun secara drastis sebesar 79% dan pada tahun 2008 meningkat sebesar 6384%. Net Working Ratio pada tahun 2006 sebesar Rp 2.718.499.624, pada tahun 2007 turun hingga Rp-160.716.384 dan pada tahun 2008 Rp.9.382.885.932. Cash Flow Liquidity Ratio pada tahun 2006 sebesar 54%, pada tahun 2007 turun hingga 0,62% dan pada tahun 2008 sebesar 5%. Faktor yang menyebabkan Fluktuatif yaitu bertambahnya dana yang diakibatkan pekerjaan pada pekerja yang tidak baik akibat pengulangan pekerjaan, sehingga mengakibatkan bertambahnya hutang perusahaan, sebaiknya perusahaan lebih terstruktur dalam menjalankan pekerjaan dan meminimalisir dana keluar sehingga perusahaan terhindar dari perusahaan yang tidak Likuid.
Perancangan Alat Pemotong Nenas yang Ergonomis untuk Meningkatkan Produktivitas
Nofirza ST., M.Sc
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9162
Sentra industri keripik Nenas yang berada di Desa Kualu Nenas saat ini masih menggunakan alat manual yaitu pisau dan papan alas pemotong dalam proses produksi. Dengan demikian posisi pekerja pada proses pemotongan nenas yang dilakukan pada saat sekarang ini belum ergonomis bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan merancang alat pemotong nenas yang ergonomis dengan data antropometri seluruh pekerja untuk meningkatkan produktivitas berdasarkan konsep ENASE. Berdasarkan perhitungan persentil data antropometri pekerja pemotong nenas di Desa Kualu Nenas didapatkan tinggi alat 72 cm, lebar gagang 11.63 cm, diameter gagang 5.6 cm. Hasil rancangan produk pada penelitian ini kemudian diujikan terhadap 18 pekerja dan hasilnya diketahui bahwa produksi menggunakan alat hasil rancangan dapat mempersingkat waktu produksi 28.11 detik (64.08%), dan menurunkan kerusakan hasil potongan sebesar 37.36%. Kata kunci: Antropometri, ENASE, Ergonomis, Produktivitas
Penerapan Metode American Productivity Center (APC) dalam Meningktakan Produktivitas dan Profitabilitas (Studi Kasus UD Putra Indah)
neng sri novi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9172
UD. Putra Indah merupakan usaha dagang yang bergerak dalam bidang penjualan perabot salah satunya adalah produk sofa dan kamar set. Pentingnya pengetahuan mengenai produktivitas merupakan sarana untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan. Oleh karena itu produktivitas penting untuk diketahui bagi semua pihak yang menghasilkan output dengan menggunakan input sebagai pendukung. Dengan produktivitas yang baik, pemborosan terhadap sumber daya perusahaan dapat dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat indeks produktivitas dan indeks profitabilitas yang akan dicapai UD.Putra Indah berdasarkan pada pemanfaatan sumber daya yang berhubungan dengan tenaga kerja, bahan baku, energi, dan modal, dengan menggunakan metode The American Productivity Center (APC). Tujuan selanjutnya adalah melakukan perbaikan produktivitas dengan menggunakan diagram sebab akibat (fishbone). Pengukuran produktivitas yang dihasilkan dalam penelitian adalah tingkat produktivitas dan profitabilitas mengalami naik turun yang tidak konstan ini terlihat pada tingat produktivitas ditahun 2009 yaitu -0,542% dan tahun 2010 menurun sebesar –3,542%, sedangkan untuk tingkat profitabilitas ditahun 2009 sebesar -0,512% dan tahun 2010 sebesar -3,578%, dimana disebabkan oleh penggunaan sumber daya yang kurang optimal sehingga masih banyak terjadi pemborosan pemakaian input pada perusahaan. Diagram sebab akibat (FishBone) masih banyak yang dapat menurunkan produktivitas. Hal ini berarti bahwa perusahaan harus lebih memfokuskan perhatian pada penggunaan input material dan input modal serta input energi yang lebih efektif dan efisien sebagai upaya perencanaan peningkatan produktivitas untuk periode mendatang. Kata kunci : Produktivitas, Profitabilitas, metode APC, Diagram Sebab akibat (Fishbone)
Perancangan Strategi Pemasaran Berdasarkan Tipe Perilaku Konsumen dalam Memilih Produk Asuransi Jiwa di Kota Pekanbaru (Studi Kasus: Perkantoran Sudirman Raya Pekanbaru Kota)
Wresni Anggraini ST., MM
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9166
Perilaku konsumen merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dalam upaya meningkatkan market share, karena konsumen merupakan komponen lingkungan yang mampu mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan. Informasi ini tentunya sangat penting untuk menerapkan strategi pemasaran. Objek penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan asuransi jiwa yang ada di kota Pekanbaru. Data diperoleh dengan menyebarkan kuisioner ke Perkantoran Sudirman Raya Pekanbaru. Dengan diketahuinya tipe-tipe perilaku konsumen yaitu perilaku konsumen mengurangi keraguan, dimana tingkat keterlibatan konsumen dalam memilih produk tinggi sedangkan perbedaan merek tidak signifikan maka dapat disusun strategi pemasaran untuk perusahaan asuransi jiwa di Kota Pekanbaru. Dari hasil penelitian dapat diketahui 2 jenis perusahaan asuransi jiwa, yaitu perusahaan yang tergolong market leader seperti AJB Bumiputera dan perusahaan yang tergolong follower seperti: Prudential, Jiwasraya, Allianz, AXA, dll. Strategi pemasaran untuk perusahaan market leader yaitu: Bancassurance, Diffrensiasi, Focus, dan Unit bisnis. Sedangkan strategi pemasaran untuk perusahaan follower yaitu: Bancassurance, Diffrensiasi dan Unit link. Kata Kunci: Asuransi, Konsumen, Kuesioner, Strategi.
Usulan Rancangan Perbaikan Nilai Insentif Untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja dan Menurunkan Turnover Karyawan Di PT. Bersama Makmur Raharja Pekanbaru
Tengku Nurainun ST., MT
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9180
ABSTRAK Karyawan merupakan aspek penting dalam sebuah perusahaan yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap perkembangan dan kemajuan perusahaan. Sama halnya dengan konsumen, kepuasan karyawan juga harus dijaga oleh perusahaan demi tercapainya tujuan yang diinginkan. PT. Bersama Makmur Raharja Pekanbaru merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang perkreditan sepeda motor bekas dan refinancing. Penelitian ini membahas tentang rancangan pengelolaan insentif yang diberikan kepada karyawan dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya turnover di PT. Bersama Makmur Raharja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda dan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara variabel kepuasan kerja terhadap turnover karyawan dengan nilai signifikan uji F dan t 0,000. Sedangkan variabel independen yang paling dominan adalah variabel pay, karena memiliki nilai beta yang paling besar yaitu 0,962. Pemberian insentif menggunakan metode piece work dan metode production bonus. Untuk sales counter refinancing akan mendapatkan insentif tambahan jika penjualan minimal 25 unit/bulan terpenuhi, dimana jumlah penjualan yang lebih akan mendapatkan Rp. 200.000/unit dengan batasan perhitungan maksimal 5 unit. Sedangkan untuk sales finance refinancing akan mendapatkan insentif tambahan jika penjualan minimal perbulannya juga terpenuhi yaitu sebanyak 15 unit, dengan ketentuan setiap kelebihan penjualan akan mendapatkan tambahan insentif sebesar Rp. 150.000, dengan batasan perhitungan maksimal 5 unit. karyawan sales counter dan sales refinancing akan mendapatkan uang tunjangan sebesar Rp. 250.000/bulan. Kata Kunci: Insentif, Kepuasan Kerja Sistem Merit, dan Turnover.
Perancangan Eksperimen untuk Meningkatkan Kualitas Produk Kerupuk Palembang dengan Mengunakan Metode Taguchi (Studi Kasus: UKM Dua saudara)
Dr. Petir Papilo
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9167
Tidak semua produk yang ditawarkan pada konsumen akan mampu bersaing dalam mendapatkan pasar. Tingginya tingkat persaingan dipasar ditentukan oleh spesifikasi dari produk yang ditawarkan tersebut. Hanya produk yang sesuai dengan spesefiasi dan ekspektasi dari konsumen yang akan mampu bertahan, sehingga tidak ada cara lain dari perusahan untuk meningkatkan kualitas produknya. PT Dua Saudara salah satunya. Sebagai salah satu perusahan yang bergerak dalam pembuatan kerupuk tentu saja PT Dua saudara harus berbenah dengan meningkatkan kualitas dari produk kerupuk yang dibuat, Saat ini yang menjadi masalah yang cukup berpengaruh adalah perbedaan cita rasa dan kemampuan mengembang dari kerupuk tersebut(kerupuk palembang)Yang menjadi penyebab kurangnya cita rasa dan kemampuan mengembang dari kerupuk tersebut adalah karena adanya perbedaan komposisi garam, penyedap rasa, vetsin, ketumbar,lamanya pengukusan,bawang putih dan suhu minyak pada pengorengan kedua. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan perbeikan dengan disain eksperimen dengan mengunakan metode taguchi. Karakteristik yang digunakan adalah signal to noise ratio (SNR) mengunakan SN Large the better, karena semakin besar nilai yang didapat maka akan semakin baik. Sehinga dapat ditentukan kombinasi optimumFaktor dan level yang berpengaruh terhadap citarasa dan kemempuan mengembang dari produk kerupuk palembang Dua saudara adalah:Suhu minyak pada pengorengan kedua adalah 170 0,Jumlah garam sebanyak 72 Gram,Jumlah Penyedap rasa sebanyak 24.5 gram,Jumlah Vetsin sebanyak 5.5 Gram, jumlah Ketumbar Sebanyak 6 Gram, Jumlah bawang Putih sebanyak6 Gram dan lamanya pengukusan adalah 19 menit. Sehingga setelah dilakukannya eksperimen jumalah konsumen yang menyukai kerupuk palembang naik sebesar 67% dari sebelumnya 37% Kata Kunci: Metode taguchi, Ortogonal Array,Robust Design.
Evaluasi Pelaksanaan Program Keselamatan Kerja Karyawan Bagian Produksi di PT. P&P Bangkinang Cabang Bangkinang
Tengku Nurainun ST., MT
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9178
PT. P & P Bangkinang Cabang Bangkinang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan karet setengah jadi atau penggilingan karet, pada proses bahan bakunya banyak mengandung air dan menggunakan mesin-mesin besar yang sangat berbahaya. Oleh sebab itu lokasi pabrik secara tidak langsung akan basah dan licin, hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan dan terganggunya proses produksi, melihat kondisi yang ada maka pihak perusahaan membuat program keselamatan kerja karyawan agar dapat memperlancar jalannya proses produksi. Dalam penelitian ini akan menggunakan persepsi karaywan tentang pelaksanaan program keselamatan kerja dengan tujuan untuk melakukan evaluasi mengenai pelaksanaan program keselamatan kerja karyawan bagian produksi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan program keselamatan kerja sudah dilaksanakan, tetapi masih ada beberapa kekurangan, seperti kurang banyaknya poster yang dipajang dan juga penempatan poster tidak ditempatkan disetiap stasiun kerja, selain itu pihak manajemen perusahaan kurang tegas dalam menjalankan program keselamatan kerja, sehingga mengakibatkan kurangnya kesadaran karyawan untuk melaksanakan program keselamatan kerja, seperti kurangnya antusiasme karyawan untuk mengikuti program penyuluhan keselamatan kerja dan juga kurangnya kesadaran karyawan untuk memakai Alat Pelindung Diri. Kata Kunci: Karyawan, Kuisioner, Program keselamatan kerja.
Analisis Kualitas Crude Palm Oil (CPO) Di PT. Inti Indo Sawit PMKS Subur Buatan 1 Siak
Muhammad Nur, ST., M.Si
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9168
Perkembangan industri pabrik kelapa sawit memunculkan persaingan yang sangat kompetitif antar perusahaan. Salah satunya adalah kualitas produk yang sangat mempengaruhi kedudukan perusahaan dalam persaingan industri. Untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat ini. Setiap perusahaan dituntut untuk perlu melakukan pemeriksaan yang ketat terhadap kualitas produk. PT. Inti Indo Sawit Subur Buatan 1 merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur yang memproduksi minyak kelapa sawit dengan produk utamanya Crude Palm Oil (CPO). Didalam produksi tersebut sering terjadi masalah yang berkaitan dengan Crude Palm Oil (CPO). Oleh karena itu penelitian ini memfokuskan pada karakteristik kualitas yang melekat pada CPO meliputi asam lemak bebas (ALB), air, dan kotoran. Tujuan dari peneliti ini adalah untuk mengetahui kualitas Crude Palm Oil (CPO) yang ada apakah berkualitas baik di lihat dari karakteristik asam lemak bebas (ALB), kadar air dan kadar kotoran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Seven Tools. Hasil penelitian yang diperoleh, produk CPO yang dihasilkan PT. Inti Indo Sawit Subur Buatan 1 secara keseluruhan belum memiliki kualitas baik. Hal ini dikarenakan, karakteristik mutu dari Crude Palm Oil (CPO) yaitu kadar asam lemak bebas, kadar air dan kadar kotoran mengalami masalah (ketidakstabilan proses). Dari hasil diperoleh pada histogram yang diperoleh dari check sheet, pareto diagram terlihat kerusakan yang terjadi di bagian pengolahan kerusakan terbesar adalah adanya kadar asam lemak bebas (ALB) yang tinggi (36,957%), dan diikuti dengan kadar air yang tinggi (32,609%) dan kadar kotoran yang tinggi (30,434%). Kerusakan yang paling besar adalah kadar asam lemak bebas (ALB) sehingga mesti dilakukan prioritas perbaikan ditinjau dari aspek metode kerja, mesin dan peralatan, lingkungan kerja, material, dan manusia. Kata Kunci : CPO, Inti Indo Sawit, Kualitas
Perancangan Helm Anak-Anak Yang Ergonomis (Studi Kasus di TK An-Namiroh)
Merry Siska ST, MT.
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jti.v1i1.9170
Kenyamanan anak-anak merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh orang tua, terutama pada saat melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Salah satu perlengkapan dalam mengendarai sepeda motor yaitu helm. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data. Data yang dikumpulkan merupakan data antropometri kepala anak-anak sebanyak 80 siswa dari TK An-Namiroh. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lebar helm = 13 cm, lingkaran helm = 52.08 cm, tinggi helm = 15.334 cm, bagian jarak kuping atas helm =14.62 cm, panjang helm =14.92 cm, jarak kaca helm ke mata terbagi 2 bagian yaitu: kaca helm bening = 4.85 cm, kaca helm hitam = 5.72 cm. Helm anak-anak hasil rancangan dapat dilihat pada lampiran B.. Kata Kunci: Helm anak-anak, Antropometri, Ergonomi