cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
ISSN : 20883226     EISSN : 26208210     DOI : -
Core Subject : Education,
MADANIA: Jurnal-Jurnal Keislaman (ISSN Print: 2088-3226|ISSN Online: 2620-8210) adalah jurnal yang memuat tentang hasil penelitian, gagasan konseptual, review buku baru, studi naskah di bidang Keislaman, Keilmuan, dan Kemanusiaan, dengan konsentrasi pada disiplin ilmu Tarbiyah, Syari’ah, Ushuluddin, dan Dakwah. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, Juni dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2014): Madania" : 6 Documents clear
MEMAHAMI POLA REKRUTMEN GERAKAN ISLAM TRANS-NASIONAL di INDONESIA Dardiri Dardiri
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 4, No 2 (2014): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.422 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v4i2.4783

Abstract

Tulisan ini mediskusikan beberapa aspek dalam memahami pola rekrutmen gerakan Islam Trans-Nasional di Indonesia. Diantara model yang dikembangkan adalah mereka mengedepankan slogan pemberantasan khurafat dan takhayul serta menuduh praktek bid’ah dari keagamaan masyarakat muslim Indonesia selama ini, khususnya terhadap para pengikut Nahdlatul Ulama atau nahdiyin, Tarbiyah Islamiyah dan Jemaah Tabligh. Melalui propaganda ini mereka seolah menjanjikan Islam yang orisinil sebagaimana yang dipraktekan oleh Rasulullah. Tentunya bagi masyarakat awam agama tapi terdidik secara intelektual hal tersebut seringkali menjadi tawaran yang solutif terhadap kekacauan hidup yang melanda lingkungan di sekitar mereka.
MENANGKAP MAKNA PENDIDIKAN BAGI PERENNIALISME Oyondri Oyondri
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 4, No 2 (2014): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.806 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v4i2.4784

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pandangan aliran filsafat perennialisme dalam memahami pendidikan. Perennialisme yang lahir pada masa-masa modern, mengusung isu spritualitas sebagai basis implementatif. Oleh karena itu, orientasi Filsafat Perennialisme melihat manusia mempunyai hakikat yang sama, yaitu manusia adalah makhluq berfikir. Selain itu, Filsafat Perennialisme melihat dunia itu tetap tanpa perubahan dan ada hal-hal yang bersifat abadi. Kurikulum disusun dalam berbagai mata pelajaran sebagai kebijakan atas penemuan akal manusia, yang terakumulasi di dalam kebudayaan manusia.
NILAI – NILAI PENDIDIKAN AMANAH dalam AL-QUR’AN Buhori Buhori
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 4, No 2 (2014): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.889 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v4i2.4780

Abstract

Sebagai hamba, maka sewajarnya manusia berusaha untuk memperoleh petunjuk dan hidayah dari-Nya. Diantara usaha itu adalah dengan memahami al-Qur’an sebagai firman-Nya. Diantara pesan penting dari al-Qur’an adalah amanah. Amanah ini memiliki relevansi dengan pendidikan Islam. Diantaranya nilai dalam perintah beramanah itu adalah Pertama. amanah sebagai bentuk keharusan untuk bersikap profesional. Kedua, amanah sebagai bentuk sifat wajib bagi para rasul. Ketiga, amanah sebagai bentuk bentuk pekerjaan yang mencakup semua bentuk pekerjaan yang dipercayakan kepada seseorang, baik dari Allah swt. maupun dari sesama manusia. Dan amanah dalam bentuk hukum yang sebenarnya juga merupakan pekerjaan.
NUZUL AL-QUR’AN; Sebuah Proses Gradualisasi Abu Bakar
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 4, No 2 (2014): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.398 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v4i2.4785

Abstract

Al-Qur’an adalah kalam Allah yang disampaikan kepada Nabi Muhammad untuk kaumnya. Karenanya, al-Qur’an sendiri diperuntukkan bagi kebahagiaan dan keselamatan manusia. Hal ini terlihat dari proses turunnya al-Qur’an yang berorientasi pada manusia itu sendiri. Dalam merefleksikan konstruksi bangunan yang dikehandaki al-Qur’an diapresiasikannya sendiri dalam bentuk pentahapan turunnya wahyu yang bernilai strategis. Aspek penerima wahyu sangat diperhatikan sebagai peran kunci kesuksesan misi al-Qur’an. Aspek ikatan kekerabatan, dan karakter sosial pagan Arab menjadi sorotan penting dalam tahapan berikutnya. Penataan sosial diawali oleh ikatan moral al-Qur’an menuju tatanan yang lebih mapan.
PESANTREN; Asal Usul, Perkembangan dan Tradisi Keilmuannya Fahrina Yustiasari Liri Wati
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 4, No 2 (2014): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.935 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v4i2.4781

Abstract

Tulisan ini membahas tentang sejarah, asal usul, perkembangan dan tradisi keilmuan yang ada di pesantren. Pesantren merupakan “sekolah” yang telah berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka. Hingga hari ini, pesantren memiliki kekhasan tersendiri dalam melaksanakan proses pembelajaran. Dengan sistem pondok pesantren yang tumbuh dan berkembang di mana-mana, yang ternyata mempunyai peranan yang sangat penting dalam usaha mempertahankan eksistensi ummat dari serangan dan penindasan fisik dan mental kaum penjajah beberapa lama abadnya.
JEJAK MONOPOLI KURIKULUM oleh NEGARA; Sebuah Analisis Kurikulum PAI 2006 dengan 2013 Kelas VII Zulkifli Muhammad Nuh
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 4, No 2 (2014): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.123 KB) | DOI: 10.24014/jiik.v4i2.4782

Abstract

Kurikulum merupakan alat penting dalam proses pendidikan. Namun demikian, dalam sejarah perubahan kurikulum di Negeri ini, tidak lepas dari monopoli penguasa. Ganti penguasa, ganti kurikulum, adalah diantara asumsi itu. Meski demikian, perubahan kurikulum dari 2006 ke 2013, bisa dikatakan bahwa kurikulum 2013 lebih memiliki konsep yang jelas dan lebih baik serta lebih terarah dibandingkan kurikulum 2006. Hal ini dikarenakan dalam kurikulum 2013, guru dituntut untuk tidak hanya sekedar menyampaikan materi namun juga mengajarkan nilai- nilai positif untuk membangun karakter peserta didik dimana dalam hal ini masing – masing sekolah diperkenankan menyusun sesuai dengan kemampuan peserta didik dan mengacu pada Visi dan Misi sekolah masing – masing.

Page 1 of 1 | Total Record : 6