cover
Contact Name
Raja Rahima
Contact Email
egcdj.bk@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
raja.rahima.mra@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Educational Guidance and Counseling Development Journal
ISSN : 26153661     EISSN : 26148358     DOI : -
Core Subject : Education,
Educational Guidance and Counseling Development Journal (EGCDJ) (E ISSN 2614-8358) (P ISSN 2615-3661) merupakan wadah untuk menampung berbagai artikel penelitian dan konsep pemikiran mutakhir tentang bimbingan konseling. Jurnal ini menjadi wadah bagi semua Tenaga Kependidikan, Ahli, Praktisi, dan Peneliti di bidang bimbingan konseling untuk berkomunikasi secara ilmiah. muatan dalam jurnal ini adalah segala sesuatu yang terkait dengan dunia bimbingan konseling, dibahas melalui berbagai perspektif terutama dalam perspektif islam. Jurnal EGCDJ diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Konsentrasi Bimbingan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau bekerja sama dengan Ikatan Konselor Indonesia (IKI) PD Riau. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Bulan April dan November
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ" : 6 Documents clear
METODE BIBLIOTERAPI ISLAM UNTUK PENGEMBANGAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA MAHASISWA Vivik Shofiah
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.106 KB) | DOI: 10.24014/egcdj.v2i1.7250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode biblioterapi Islam dalam meningkatkan karakter tanggung jawab. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 11 mahasiswa fakultas psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang terbagi menjadi enam (6) mahasiswa menjadi kelompok eksperimen dan lima (5) mahasiswa menjadi kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala karakter tanggung jawab dan di analisis dengan menghitung rerata skor gain skor kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan uji hiptesis diperoleh hasil bahwa rerata gain skor pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan kelompok kontrol. Artinya metode biblioterapi islam berpengaruh terhadap pengembangan karakter tanggung jawab pada mahasiswa.
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA Suhertina Suhertina; Darni Darni
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.155 KB) | DOI: 10.24014/egcdj.v2i1.7251

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) penyalahgunaan narkoba dikalangan siswa SMAN; (2) Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba; (3) Pemahaman siswa tentang dampak penyalahgunaan narkoba; (4) Upaya guru BK dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa SMAN. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian Siswa SMAN adan Guru BK. Sedangkan objek penelitian adalah pemahaman Siswa SMAN tentang narkoba dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Guru BK. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa SMAN dan guru BK di Provinsi Riau. Sampel ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Lokasi penelitian SMAN 1 Kampar, SMAN 1 Pangkalan Kerinci, SMAN 1 Pinggir Bengkalis, dan SMAN 12 Pekanbaru.  Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba dikalangan siswa SMA ditemui sebanyak 4.5%. Di antara siswa yang pernah mengkonsumsi narkoba kebanyakan melakukannya lebih dari satu kali (1%). Jenis narkoba yang dikonsumsi siswa cukup bervariasi dan ganja merupakan jenis narkoba yang sering dipakai (2.77%). Siswa yang pernah mengkonsumsi narkoba menyatakan mereka merasa gelisah (1.25%), dan merasa ingin mengkonsumsi lagi (1.76%). Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba dikalangan siswa SMA, sebagian besar karena tidak sengaja (4.03%), karena diajak teman (1.76%), dan ada masalah dengan orang tua (1.51%). Peran Guru BK dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa SMA dilakukan dengan cara : (a)Memberikan layanan informasi tentang bahaya narkoba bagi siswa; (b) Melakukan kerja sama dengan BNN, Pihak kepolisian, dan Puskesmas.; (c)Menerapkan kebijakan atau program khusus untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa. Salah satu contohnya seperti melakukan tes narkoba pada calon siswa baru.
BIMBINGAN SOSIAL PRIBADI TERHADAP PELAKU KEJAHATAN PELECEHAN SEKSUAL ANAK DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS II B PEKANBARU Istiqomah, Istiqomah
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v2i1.7252

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengaruh layanan bimbingan sosial pribadi terhadap pelaku kejahatan pelecehan seksual anak di rumah tahanan negara kelas II B Pekanbaru. Populasi penelitian ini adalah seluruh tahanan dan narapidana dengan kasus pelecehan seksual anak perempuan. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh dengan mengambil sampel sejumlah 30 orang tahanan. Metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik ststistik deskriptif untuk melihat besar kecilnya pengaruh penulis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendekatan bimbingan sosial pribadi terhadap pelaku kejahatan pelecehan seksual anak dengan mengetahui   = 0,490 lebih besar dari pada taraf signifikan 5% dan 1% (0,374 < 0,490 > 0,478) yang berarti semakin tinggi pendekatan bimbingan sosial pribadi maka semakin rendah keinginan pelaku melakukan pelecehan. Sebaliknya semakin rendah pendekatan bimbingan sosial pribadi maka semakin tinggi keinginan pelaku melakukan pelecehan. Tingkat bimbingan sosial pribadi berkategori baik dan tingkat pelecehan seksual anak berkategori kurang baik. berdasarkan kesimpulan diatas dapat memberi petunjuk kepada pihak rumah tahanan negara kelas II B Pekanbaru bahwa dalam memberikan perubahan terhadap pelaku pelecehan seksual anak bimbingan sosial pribadi ini sangat penting dan dapat menjadikannya sebagai motivasi bagi tahanan dan narapidana dalam perubahan diri menjadi lebih baik. apabila didukung dengan adanya pendekatan bimbingan sosial pribadi, motivasi dan peran dari berbagai pihak.
EMPATI REMAJA TERHADAP KORBAN BULLYING DI PEKANBARU Raja Rahima M.R.A.; Zaitun Zaitun
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.499 KB) | DOI: 10.24014/egcdj.v2i1.7253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran rasa empati siswa terhadap korban bullying. Subjek penelitian ini berjumlah 30 orang dari lima sekolah di Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru. Data diperoleh melalui angket terbuka dan diolah dengan skoring 1-5. Deskripsi data menggunakan kriterium dan interval data. Hasil penelitian menunjukkan rasa empati siswa terhadap korban bullying berada pada kategori tinggi. Kemungkinan penyebab bullying adalah faktor lain dan disarankan melakukan penelitian lanjutan dengan subjek penelitian yang lebih besar.
PERBEDAAN PENYESUAIAN SOSIAL MAHASISWA DILIHAT DARI POLA ASUH ORANG TUA Lidya Wati; Hasgimianti Hasgimianti
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.725 KB) | DOI: 10.24014/egcdj.v2i1.7254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua. Perkembangan sikap anak tergantung dari bagaimana cara didikan orang tua terhadap anak. Oleh sebab itu pola asuh orang tua sangatlah penting bagi anak, selain itu pun pola asuh orang tua juga merupakan salah satu factor bagaimana anak bersikap atau bertingkah laku di lingkungan sekitarnya. Dalam penenlitian ini menggunakan desain korelatif yang dilihat di lingkungan UIN SUSKA. Hasil penelitian ini di dapatkan dari melalui penyebaran angket, yang disebarkan ke 30 mahasiswa di UIN SUSKA.  Hasil penelitian menyebutkan bahwa penyesuaan diri yang negative berupa berpacaran sebanyak 21 mahasiswa (70). Hal itu berada pada Klasifikasi Tinggi. Sedangkan Klasifikasi Sedang sebanyak 9 mahasiswa (30).
Peran guru bimbingan konseling dalam mencegah penyalahgunaan narkoba Suhertina Suhertina
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v2i1.6257

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) penyalahgunaan narkoba dikalangan siswa SMAN; (2) Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba; (3) Pemahaman siswa tentang dampak penyalahgunaan narkoba; (4) Upaya guru BK dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa SMAN. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian Siswa SMAN adan Guru BK. Sedangkan objek penelitian adalah pemahaman Siswa SMAN tentang narkoba dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Guru BK. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa SMAN dan guru BK di Provinsi Riau. Sampel ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Lokasi penelitian SMAN 1 Kampar, SMAN 1 Pangkalan Kerinci, SMAN 1 Pinggir Bengkalis, dan SMAN 12 Pekanbaru.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba dikalangan siswa SMA ditemui sebanyak 4.5%. Di antara siswa yang pernah mengkonsumsi narkoba kebanyakan melakukannya lebih dari satu kali (1%). Jenis narkoba yang dikonsumsi siswa cukup bervariasi dan ganja merupakan jenis narkoba yang sering dipakai (2.77%). Siswa yang pernah mengkonsumsi narkoba menyatakan mereka merasa gelisah (1.25%), dan merasa ingin mengkonsumsi lagi (1.76%). Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba dikalangan siswa SMA, sebagian besar karena tidak sengaja (4.03%), karena diajak teman (1.76%), dan ada masalah dengan orang tua (1.51%). Peran Guru BK dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa SMA dilakukan dengan cara : (a)Memberikan layanan informasi tentang bahaya narkoba bagi siswa; (b) Melakukan kerja sama dengan BNN, Pihak kepolisian, dan Puskesmas.; (c)Menerapkan kebijakan atau program khusus untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa. Salah satu contohnya seperti melakukan tes narkoba pada calon siswa baru.

Page 1 of 1 | Total Record : 6