cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
BIOEDUSCIENCE is a scientific journal in collaboration with the Association of Lecturer in Biology, Biology Education in Indonesia and Biology Association of Indonesia. This journal encompasses original research articles and short communications in the major of biology education and biology fields.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS TANGGAPAN DALAM BUKU TEKS WAHANA PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA SMP KELAS IX Miftahunnajah
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v5i2.8904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian dan ketidak sesuaian struktur dan kaidah kebahasaan teks tanggapan yang ada didalam buku teks wahana pengetahuan Bahasa Indonesia SMP kelas IX kurikulum 2013.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi, penelitian kualitatif yaitu yang mengkhususkan keakuratan data yang diperoleh bukan hanya banyak data yang didapat. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian yang difokuskan pada teks tanggapan dalam buku teks wahana pengetahuan Bahasa Indonesia SMP kelas IX kurikulum 2013, diperoleh 6 teks tanggapan dan Kesesuaian struktur teks yang ditemukan dengan presentase terkait 3 bagian Struktur tanggapan yang terdiri dari evaluasi 100%, deskriptif 100% dan penegasan ulang 66%. Sedangkan ketidak sesuaian yang ditemukan hanya ada pada bagian struktur penegasan ulang dengan presentase 34%. Selanjutnya Kesesuaian kaidah kebahasaan yang ditemukan yaitu dengan presentase terkait 4 bagian kaidah kebahasaan yang ada dalam teks tanggapan meliputi kalimat kompleks 100%, konjungsi 100%, kata rujukan 66% dan juga pilihan kata 100%.Dengan ketidak sesuaian yang ditemukan hanya ada pada bagian kata rujukan yang presentase sebesar 34%.
NILAI SOSIAL PADA PEMBELAJARAN TEKS NEGOSIASI: BSE BAHASA INDONESIA SMA KELAS X Nurliawati Dide
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v6i1.8905

Abstract

Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial antara dua pihak di atas yang berusaha mencapai tujuan yang berbeda yang saling bertentangan untuk mencari solusi dan kesepakatan bersama. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data pada penelitian; mengidentifikasi data, menganalisis data permasalahan dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) Bahasa Indonesia Kelas X tentang teks negosiasi dan menulis hasil penelitian yang dikaji. Pengecekan keabsahan data dengan cara melakukan diskusi bersama dengan ahli dalam rentan waktu 1 bulan agar menunjukan bahwa penelitian serta kajian ini dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan. Hasil penelitian ini adalah ditemukakkan adanya niali-nilai sosial seperti: (a) etika, (b) moral, (c) agama dan (d) hukum dalam teks negosiasi.
Analisis Kekuatan Diksi dan Pencitraan pada Kumpulan Puisi Kang Komar serta Implikasinya dalam Pembelajaran Puisi di Kelas VI Isti Butsiwati Susanto susanto
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v6i1.8999

Abstract

Penelitian ini mengkaji kekuatan diksi dan pencitraan dalam puisi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kekuatan diksi meliputi struktur batin puisi dan pencitraan dalam kumpulan puisi Kang Komar karya Bpk. Edy Sukardi dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran puisi di kelas VI SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data ialah buku kumpulan puisi Kang Komar karya Bpk. Edy Sukardi yang diterbitkan oleh Paedea Press, 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian dianalisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat dilakukan dengan langkah sebagai berikut membaca dan memahami puisi yang akan diteliti. Berdasarkan hasil penelitian terdapat kekuatan diksi dalam kumpulan puisi Kang Komar karya Bpk. Edy Sukardi memiliki kosakata mudah dipahami oleh pembaca, dan penggunaan diksi berkaitan dengan struktur batin yaitu tema, nada, perasaan, dan amanat yang terdapat pada puisi tersebut. Jenis citraan dalam kumpulan puisi Kang Komar terdapat enam jenis citraan yaitu (1). Citraan penglihatan berjumlah 30 data: 49 %, (2). Citraan pendengaran berjumlah 10 data: 16 %, (3) Citraan penciuman berjumlah 2 data: 3 %, (4) Citraan perabaan berjumlah 10 data: 6 %, (5) Citraan pencecapan berjumlah 3 data: 4 %, dan (6) citraan gerak berjumlah 7 data: 12%. Untuk citraan yang paling dominan digunakan dalam kumpulan puisi Kang Komar karya Bpk. Edy Sukardi adalah citraan penglihatan yang berjumlah 30 data: 49 %. Hasil penelitian ini diimplikasikan pada pembelajaran puisi di SD kelas VI. Kata kunci : Puisi, diksi, citraan, implikasi pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MODEL RADEC DI KELAS V catur endang lestari
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v6i1.11338

Abstract

Banyaknya siswa yang belum mendapatkan nilai KKM pada pembelajaran menulis cerita narasi menjadi latar belakang penelitian ini. Keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang tepat untuk siswa dikelas merupakan masalah pokok dalam penelitian ini. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatan keterampilan menulis karangan narasi melalui pembelajaran radec pada siswa kelas VI SDN Srijaya 04 Tambun Utara Bekasi Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VI yang berjumlah 36 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini apabila siswa mendapatkan nilai KKM yaitu 70 pada setiap aspek penilaian dalam menulis karangan narasi maka penelitian dicukupkan pada siklus tersebut. Melalui model pembelajaran RADEC, terdapat peningkatan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas VI SDN Srijaya 04 Tambun Utara Kabupaten Bekasi, hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian di Prasiklus sebesar 16.06% dengan jumlah rata- rata kelas sebesar 59.31, mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 33.33% dengan jumlah rata- rata kelas sebesar 73.14, dan tambah meningkat di siklus II menjadi 75%, dengan jumlah rata- rata kelas sebesar 82.70. Dengan demikian karena dari semua aspek penilaian menulis narasi nilai siswa memenuhi standar ketuntasan minimal (KKM). The number of students who have not gotten the KKM score in learning to write narrative stories is the background of this research. The limitation of teachers in applying appropriate learning methods for students in the classroom is the main problem in this study. Therefore, this study aims to determine the process of improving narrative essay writing skills through radec learning in class VI students at SDN Srijaya 04 Tambun Utara Bekasi. The population of this study was class VI students, totaling 36 people. The method used in this research is Classroom Action Research (CAR). Through the RADEC learning model, there is an increase in the ability to write narrative essays for sixth grade students at SDN Srijaya 04 Tambun Utara, Bekasi Regency, this can be seen from the results of research in Pre-cycle by 16.06% with an average class number of 59.31, an increase in the first cycle of 33.33 % with an average number of classes of 73.14, and increased in the second cycle to 75%, with an average number of classes of 82.70. Thus, because of all aspects of the assessment of writing narratives, students' scores meet the minimum completeness standard (KKM).
KORELASI ANTARA MEDIA PEMBELAJARAN DAN PENGUASAAN DIKSI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS IV Soelis Setyoningrum
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v6i1.11339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi antara penggunaan media dengan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV di SD Jatimulya 02 Kecamatan Tambun Selatan. Hipotesis yang penulis ajukan adalah: H1: terdapat korelasi yang positif antara penggunaan media pembelajaran dengan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV semester genap di SDN Jatimulya 02. H12: terdapat korelasi yang positif antara penguasaan diksi dan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV semester genap di SDN Jatimulya 02. : Terdapat hubungan yang positif antara penggunaan media pembelajaran dan penguasaan diksi terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV semester genap di SDN Jatimulya 02. Populasi sampel yang diteliti berjumlah 30 siswa dari kelas IVB. Penelitian dilakukan mulai bulan Maret dampai dengan Juni 2021. Data yang digunakan berupa skor yang diperoleh dari skor angket mengenai penggunaan media pembelajaran, skor penguasaan diksi dan hasil tes keterampilan menulis puisi. Adapun uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan Pearson product moment yang dilakukan menggunakan SPSS 25.0. Hasilnya, diperoleh kesimpulan statistik bahwa terdapat korelasi positif antara penggunaan media pembelajaran dengan keterampilan menulis, hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi penggunaan media terhadap keterampilan menulis sebesar .319, lebih besar dari skor penguasaan diksi terhadap keterampilan menulis memiliki nilai koefisien korelasi sebesar .194. Koefisien korelasi antara penggunaan media dan keterampilan menulis lebih dekat dengan 1 maka, penggunaan media dan keterampilan menulis memiliki hubungan lebih kuat. This study aims to ensure that there is a correlation between the usage of learning media towards poetry writing skills of grade IV students of SDN Jatimulya 02 Kecamatan Tambun Selatan. The research hypothesis that the author proposes are: H1: there is a positive correlation between media and poetry writing skills of grade IV students of SDN Jatimulya 02 Kecamatan Tambun Selatan. H12: there is a positive correlation between diction mastery and poetry writing skill of grade IV students of SDN Jatimulya 02 Kecamatan Tambun Selatan. : positive correlation between media usage and diction mastery and poetry writing skills of grade IV students of SDN Jatimulya 02 Kecamatan Tambun Selatan. The population samples researched are from class IVB with 30 students. The research is held from March 2021 until June 2021. The data used is the score of questionarre about the media that teacher used and student’s diction mastery score and students’ writing test score in poetry. Hypothesis test is done using Pearson’s Product Moment in SPSS 25.0. The result comes that it is statistically proven that there is a positive correlation between media usage and poetry writing skills. The coefficient correlation of score of media usage towards poetry writing skill is .319 which is much bigger than the coefficient correlation of diction mastery towards poetry writing skill that is only .194. The correlation between media usage is much closer to 1, that means it has stronger positive correlation.
RAGAM BAHASA MAHASISWA SEMESTER 5 (LIMA) SISTEM INFORMASI STMIK PRABUMULIH Annisa Safitri; Syelly Eka Permatasari; Ferjiela Dwi Yosha
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v6i1.11340

Abstract

Bahasa adalah sistem lambang yang dipahami oleh semua penutur bahasa tersebut. Bahasa daerah adalah bahasa yang dituturkan di suatu wilayah dalam sebuah negara berdaulat, yaitu di suatu daerah kecil, negara bagian federal, provinsi, atau teritorial lebih luas. Yang melatar belakangi penelitian ini ialah adanya ragam bahasa dalam keseharian mahasiswa semester 5 (lima) Sistem Informasi STMIK Prabumulih. STMIK Prabumulih berada disalah satu kota yang ada di Sumatera bagian selatan yaitu kota Prabumulih. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ragam bahasa yang digunakan oleh mahasisa Sistem Informasi STMIK Prabumulih yang menggunakan tiga bahasa yaitu bahasa Palembang, bahasa Rambang, dan bahasa Belida. Dan faktor apa saja yang mempengaruhi adanya ragam bahasa mahasiswa semester 5 (lima) Sistem Informasi STMIK Prabumulih menggunakan kajian Sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu ragam bahasa yang digunakan mahasiswa semester 5 (lima) sistem informasi STMIK Prabumulih yang terdiri dari tiga kelas. Teknik pengambilan data yang dipakai yaitu wawancara dan observasi langsung. Ada beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya kamera, alat perekam, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian mahasiswa semester 5 (lima) Sistem Informasi STMIK Prabumulih menggunakan salah satu ragam bahasa yaitu ragam bahasa berdasarkan daerah disebut ragam daerah (logat/dialeg). Language is a symbol system that is understood by all speakers of that language. Regional language is the language spoken in a region within a sovereign state, namely in a small area, federal state, province, or wider territory. The background of this research is the variety of languages ​​in the daily lives of 5th semester students of the STMIK Prabumulih Information System. STMIK Prabumulih is located in one of the cities in southern Sumatra, namely the city of Prabumulih. This study aims to determine the variety of languages ​​used by Information System students of STMIK Prabumulih who use three languages, namely Palembang, Rambang, and Belida. And what factors affect the language variety of the 5th semester students of the STMIK Prabumulih Information System using sociolinguistic studies. This research uses qualitative methods with descriptive techniques. Sources of data in this study are the variety of languages ​​used by the 5th semester students of the STMIK Prabumulih information system which consists of three classes. The data collection techniques used were interviews and direct observation. There are several instruments used in this study including cameras, recording devices, and interview guides. Based on the results of research by students in semester 5 (five), the STMIK Prabumulih Information System uses a variety of languages, namely a variety of languages ​​based on regions called regional variations (dialeg).
Diksi dan Gaya Bahasa pada Lirik Lagu Nasional dan Kaitannya dengan Pembelajaran Menulis Teks Puisi Kelas X SMA Negeri 1 Sungailiat Uky Eji Anggara
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v5i1.11341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan diksi dalam lirik lagu nasional, gaya bahasa dalam lirik lagu nasional, dan mendeskripsikan keterkaitan antara diksi dan gaya bahasa dalam lirik lagu nasional dengan pembelajaran menulis teks puisi kelas X SMA. Metode yang digunakan adalah metode analisis isi (content analysis) dengan metode penelitian yang terdiri dari beberapa tahapan. Tahap pertama dimulai dari pengumpulan data, penyeleksian data, menganalisis data dalam tabel, dan menyimpulkan data. Penelitian ini tidak terkait pada suatu tempat karena objek yang dikaji berupa naskah (teks), yaitu 10 lirik lagu nasional. Data pada penelitian ini adalah lirik lagu-lagu nasional yang terdiri dari 10 lagu, yakni (1) Ku Lihat Ibu Pertiwi, (2) Halo-Halo Bandung, (3) Indonesia Raya, (4) Bagimu Negri, (5) Satu Nusa Satu Bangsa, (6) Rayuan Pulau Kelapa, (7) Bangun Pemudi Pemuda, (8) Mengheningkan Cipta, (9) Garuda Pancasila, dan (10) Indonesia Pusaka. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Diksi yang digunakan dalam lirik-lirik lagu nasional menggunakan dua diksi, yakni diksi yang bermakna denotatif dengan diksi yang bermakna konotatif. Diksi yang bermakna denotatif yang paling dominan digunakan dalam lirik lagu nasional. Tujuan penggunaan diksi yang bermakna denotatif adalah agar pesan yang ingin disampaikan dalam setiap lirik lagu dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. (2) Gaya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu nasional diantaranya gaya bahasa metafora, personifikasi, hiperbola, paradoks, epitet, elipsis, aliterasi, asonansi, epizeukis, tautotes, dan anafora. Tujuan penggunaan gaya bahasa dalam lirik lagu nasional adalah meninggikan selera, mempengaruhi atau meyakinkan pendengar, menciptakan keadaan perasaan hati tertentu, dan memperkuat efek terhadap gagasan. (3) Hasil analisis penggunaan diksi dan penggunaan gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu nasional dapat dikaitkan dengan pembelajaran menulis teks puisi. Pembelajaran menulis teks puisi dengan memerhatikan unsur pembangunnya merupakan materi KD 4.17. This thesis aims to describe the use of diction in the lyrics of the national anthem, the style of language in the lyrics of the national anthem, and to describe the relationship between diction and language style in the lyrics of the national anthem with learning to write poetry texts for class X SMA. The method used is the method of content analysis (content analysis) with a research method consisting of several stages. The first stage starts from collecting data, selecting data, analyzing data in tables, and concluding data. This research is not related to one place because the object studied is in the form of a text (text), namely 10 national anthem lyrics. The data in this study are the lyrics of national songs consisting of 10 songs, namely (1) Ku Lihat Ibu Pertiwi, (2) Halo-Halo Bandung, (3) Indonesia Raya, (4) Bagimu Negri, (5) Satu Nusa Satu Bangsa, (6) Rayuan Pulau Kelapa, (7) Bangun Pemudi Pemuda, (8) Mengheningka Cipta, (9) Garuda Pancasila, and (10) Indonesia Pusaka. Sources of data used in this study is a document. The results of the study can be concluded as follows. (1) The diction used in the lyrics of the national anthem uses two dictions, namely diction with denotative meaning and diction with connotative meaning. The most dominant denotative diction used in the lyrics of the national anthem. The purpose of using diction with denotative meaning is so that the message to be conveyed in each song lyric can be conveyed to all Indonesian people. (2) The language styles used in the lyrics of the national anthem include metaphor, personification, hyperbole, paradox, epithet, ellipsis, alliteration, assonance, epizeukis, tautotes, and anaphora. The purpose of using figurative language in the lyrics of the national anthem is to increase the taste, influence or convince the listener, create a certain mood, and strengthen the effect on ideas. (3) The results of the analysis of the use of diction and the use of language styles contained in the lyrics of the national anthem can be related to learning to write poetry texts. Learning to write poetry texts by paying attention to the building blocks is KD 4.17 material.
Kohesi dan Koherensi pada Surat Dinas di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Praumulih Syelly Eka Permatasari
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v3i2.5771

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apa saja jenis kohesi dan koherensi yang digunakan dan bagaimana kekohesifan dan kekoherensian dalam surat dinas di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan jenis kohesi dan koherensi, serta kekohesifan dan kekoherensian dalam surat dinas di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih. Metode penelitiannya, deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik dokumentasi dan check list dalam pengumpulan datanya. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat dinas yang berjumlah 23 surat. Berdasarkan hasil analisis data surat dinas yang dikeluarkan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih dapat diketahui, bahwa penggunaan jenis penanda kohesi gramatikal berjumlah 185 penanda dan kohesi leksikal berjumlah 32 penanda. Jenis koherensi yang berjumlah 27 penanda. Secara keseluruhan kekohesifan dapat dikategorikan sangat baik 88,7 % dan kekoherensian dapat dikategorikan sangat baik 91,6 %. Dengan demikian kohesi dan koherensi surat dinas di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih sudah baik.
Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa Disleksia Melalui Metode Simultaneous Multisensory Teaching Adang Rismanto
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v4i2.7401

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca dan menulis siswa disleksia melalui penggunaan metode Simultaneous Multisensory Teaching (SMT). Siswa disleksia selain mengalami kesulitan dalam memahami komponen kata dan kalimat, umumnya juga mengalami kesulitan menulis. Salah satu metode yang direkomendasikan oleh Internasional Disleksia Association (IDA) adalah metode Simultaneous Multisensory Teaching. SMT merupakan metode khusus bagi siswa yang mengalami disleksia, memiliki tahapan-tahapan khusus untuk mengembangkan kemampuan siswa dengan mengoptimalkan beberapa alat indera secara terintegrasi. Subjek penelitian ini merupakan partisipan tunggal, yakni siswa yang mengalami disleksia berinisial AMJ merupakan siswa Kelas IV SDN Muktijaya 02. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode diskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri atas: 1) reduksi data,2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan secara berangsur-angsur kemampuan membaca dan menulis siswa mulai terjadi perubahan. Kemampuan mengenal huruf-huruf yang sering tertukar sudah mulai dikuasai, baik dalam pengucapan saat membaca maupun saat menuliskannya. Demikian pula membaca dan menuliskan kata dan kalimat, sudah ada perubahan dibandingkan hasil pengamatan awal.
Pemerolehan Bahasa Anak Sudan Umur 5 Tahun Terhadap Bahasa Kedua dalam Lingkungan Masyarakat Ciputat Tangerang Selatan Ahamad Royani N
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v4i2.7402

Abstract

Dalam proses pemerolehan bahasa Language Acquisition Device (LAD), ini menerima ‘ucapan-ucapan dan data-data lain yang berkaitan melalui pancaindera. Faktor lingkungan sangat penting dalam pertumbuhan anak, terutama dalam perolehan bahasa anak-anak, semua manusia berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain menggunakan bahasa yang sama dan ada juga yang menggunakan bahasa yang berbeda, dalam penelitian ini peneliti akan melakukan penelitian pada anak-anak Sudan yang berusia 5 tahun 8 bulan dan akan memperdalam bahasa kedua anak Sudan ini, yang bertepatan sekarang berdomisili di Indonesia, dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk memperoleh informasi mendalam baik secara teori maupun informasi tentang anak Sudan yang tinggal di Indonesia. Faktor lingkungan menjadi sangat penting dalam penelitian tentang penguasaan bahasa anak-anak Sudan yang berusia 5 tahun dan 8 bulan.psikolinguistik, pemerolehan bahasa anak

Page 8 of 10 | Total Record : 93