Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012"
:
16 Documents
clear
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI ALAT PERAGA EDUKATIF PUZZLE (STUDI KASUS DI SPS AL-BIDAYAH KEC. RONGGA) RIMA NURUL AZMI SPS AL-BIDAYAH
Rima Nurul A.
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.879 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p86-91.619
Penelitian ini mengangkat permasalahan belum optimalnya kreativitas anak di SPS Al-Bidayah desa Cibedug kecamatan Rongga kabupaten Bandung Barat. Tujuan penelitian adalah : 1. Mengungkapkan data tentang Peningkatan kreativitas anak melalui alat peraga edukatif puzzle di PAUD Al-Bidayah . 2. Mengungkapkan data tentang Peningkatana kreativitas anak melalui pemanfaatan hasil dari bermain dengan puzzle. Landasan Teori dan konsep antara lain : konsep kreativitas, konsep alat peraga edukatif sebagai upaya meningkatkan kreativitas anak sebagai upaya tujuan kemandirian dan kecerdasan nasional. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif hal ini dilakukan dengan masalah yang diteliti merupakan masalah yang ada pada masa sekarang yang sedang dihadapi, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Objek penelitian 25 Orang anak. Hasil penelitian dan temuan, dari data yang dikumpulkan terungkap bahwa yang menyebabkan kurang optimalnya perkembangan kreativitas anak yaitu kurangnya pengetahuan orang tua desa Cibedug Kecamatan Rongga akan cara-cara merangsang kreativitas anak sejak usia dini. Didalam melaksanakan kegiatan belajar sambil bermain, Tutor SPS Al-Bidayah menggunakan alat peraga edukatif puzzle sebagai metoda demonstrasi/ praktek hal ini akan merangsang anak untuk berfikir kreatif karena dengan metoda tersebut dapat dilakukan langsung oleh anak serta tersedia di lembaga. Yang merupakan kegiatan pokok dari kegiatan Paud Al-Bidayah adalah kegiatan bermain sambil belajar dengan menggunakan alat peraga edukatif seadanya, karena dengan minimnya alat peraga edukatif yang dimiliki menjadi salah satu kendala para Tutor untuk melakukan praktek peningkatan kreativitas secara maksimal. Ada sebagian anak yang tidak mau mengikuti acara bermain dengan menggunakan alat peraga edukaitf puzzle disebabkan tidak suka karena gambarnya acak-acakan. Cara yang digunakan oleh Tutor Paud Al-Bidayah untuk mengajak anak tersebut untuk bermain puzzle bersama anak lain sehingga anak tersebut mau belajar. Adapun umumnya warga belajar mengikuti kegiatan belajar mengajar agar bisa melatih konsentrasi anak serta merangsang anak untuk kreatif. Dengan demikian masih adanya kemauan anak untuk bermain dan belajar dengan menggunakan alat peraga edukatif puzzle selain merasakan hasil yang telah diperoleh, warga belajar berusaha untuk mencoba aneka bentuk puzzle yang lain dari mengikuti kegiatan bermain sambil belajar menggunakan alat peraga edukatif puzzle tersebut. Adapun cara warga belajar dalam mengikuti kegiatan belajar sambil bermain yaitu dengan mencoba aneka bentuk puzzle yang lain. Dengan adanya usaha tersebut warga belajar dalam setiap kegiatan belajar mengajar bertambah semangat walaupun hanya beberapa orang saja. Kesimpulan, adanya warga belajar yang belum menyukai kegiatan belajar sambil bermain dengan menggunakan alat peraga edukatif puzzle, sehingga masih diperlukan pendampingan dari Tutor Paud untuk menggalakan kembali kegiatan belajar sambil bermain dengan menggunakan alat peraga edukatif puzzle. Dampak yang diperoleh, adanya partisipasi dari keluarga, khususnya orang tua terhadap kegiatan pendampingan belajar sambil bermain pada anak, ditunjang pula oleh partisipasi dari lingkungan masyarakat yang ada.
PERAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI (Studi di PAUD Geger Sunten, Desa Suntenjaya)
Iis Nurhayati
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (349.081 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p39-48.614
Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang menentukan terbentuknya kepribadian anak. Dalam hal ini maka diperlukan berbagai rangsangan untuk membentuknya. Banyak cara yang dilakukan dalam memberikan rangsangan pada anak usia dini salah satuya melalui pendekatan berbasis alam seperti permainan tradisional. Permainan tradisional bukan sekedar permainan yang bertujuan menghibur anak-anak, tapi juga bersifat mendidik serta berfungsi membantu anak-anak dalam membentuk karakter. Kondisi lingkungan bermain bagi anak yang sudah berbeda, menjadikan permainan tradisional jarang di mainkan oleh anak-anak sekarang, mereka lebih mengenal jenis permainan yang bersifat elektronik dan digital. Jenis permainan tradisional seolah-olah tersingkirkan dari lingkungan anak-anak yang tergerus oleh permainan modern seperti PlayStation (PS) dan jenis permainan canggih lainnya. Untuk itu diperlukan upaya orang tua dan tutor dalam mengenalkan kembali permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang dapat merangsang pembentukkan karakter anak khususnya pada anak usia 4-6 tahun.
UPAYA IBU PEKERJA DALAM MEMBIMBING ANAK DI RUMAH DI KELURAHAN BAROS KECAMATAN CIMAHI TENGAH KOTA CIMAHI
Dini Nurbaety
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.655 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p24-31.612
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya ibu pekerja dalam membimbing anak di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap data mengenai upaya ibu pekerja dalam membimbing anak di rumah , untuk mengungkapkan data mengenai cara atau strategi ibu pekerja dalam membimbing anak di rumah yang memperngaruhi perkembangan diri pada anak usia dini, untuk mengungkapkan data mengenai hambatan-hambatan yang dihadapi ibu pekerja dalam membimbing anak di rumah.
PERANAN TUTOR DALAM MENANAMKAN PEMBIASAAN SOLAT PADA ANAK DI PAUD RUDHOTUL ILMI CIMAHI
Widiawati Widiawati
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.203 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p151-161.625
Peranan tutor dalam menanamkan pembiasaan sholat pada anak. ”Latar belakang penelitian ini pola-pola pendidikan shalat terhadap anak usia dini ini kurang mendapat perhatian langsung dari masyarakat Islam saat ini. PAUD ROUDHOTUL I’LMI bahwa PAUD ini sebagai satu lembaga pendidikan usia dini, dimana program pengembangan pendidikan agama islam Dengan tujuan memperoleh data tentang (1) bagaimana bentuk peranan pendidik Paud dalam menanamkan pembiasaan sholat pada anak usia dini di PAUD Roudhotul ilmi (2) Apa yang menjadi faktor penunjang dan faktor penghambat dalam menanamkan pembiasaan sholat pada anak usia dini (3) bagaimana bentuk pembahsan sikap anak dalam melaksanakan sholat pada anak setelah mengiuti pembiasaan.Konsep yang digunakan adalah pendidikan non formal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskraftif. Dalam penelitian ini jumlah 2 orang pendidik Paud dan 25 anak PAUD. Berdasarkan perolehan data hasil penelitin sebagai berikut : (1) Bentuk peranan Pendidik Paud dalam menanamkan pembiasaan sholat diPAUD Roudhotul ilmi adalah Pendidik Paud mempunyai peranan sangat penting, karena sebagai seorang pendidik menjadi contoh untuk peserta didiknya dan yang mengenalkan suatu pelajaran yang ada disekolah. (2) faktor penunjang dan faktor penghambat sebagai suatu proses dalam pelaksanaan pembelajaran untuk menilai keberhasilan peserta didik. (3) Bentuk pembahasan sikap anak dalam melaksanakan sholat setelah mengikuti proses pembiasaan adalah anak tidak lagi disuruh atau dipaksa untuk melakukan pembelajaran sholat dirumah. Kesimpulannya adalah Anak harus diajari shalat sejak usia dini karena untuk melatih diri anak supaya mengerti arti pentingnya shalat serta supaya cepat menghafal bacaan-bacaannya karena anak-anak pada usia lima tahun memiliki intelegensi yang berpotensi luar biasa. Selain itu karena shalat mempunyai kedudukan yang tinggi dalam agama Islam
PEMANFAATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DALAM PEMBELAJARAN PAUD SEATAP MARGALUYU KECAMATAN CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT
Eka Sri Hendayani
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.461 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p92-104.620
Menurut Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan di Indonesia dibagi ke dalam tiga jalur, yaitu: jalur pendidikan formal, jalur pendidikan non-formal, dan jalur pendidikan informal. Selama ini proses pembangunan manusia Indonesia melalui upaya-upaya pendidikan, lebih ditekankan pada pendidikan persekolahan atau pendidikan formal saja. Perhatian pemerintah dan masyarakat jarang sekali diarahkan kepada pendidikan non-formal yang sebenarnya memiliki nilai penting yang sama. Bahkan dalam beberapa konteks situasi bisa dipandang lebih penting dalam rangka pembangunan manusia Indonesia secara efektif, efisien, integratif, kreatif dan holistik. Hal ini senada dengan pemikiran Tilaar (1998:16) yang menyatakan bahwa jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah itu saling komplementer dalam sistem pendidikan nasional, sehingga perhatian yang sama dan adil harus diberikan kepada jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah.Sebagai bagian dari Program Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir (0 tahun) sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (Pasal 1 butir 14 UU No. 20 Tahun 2003).PAUD Seatap Margaluyu Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat adalah salah satu lembaga PAUD yang senantiasa konsisten memberikan layanan pendidikan pra-sekolah dasar bagi anak-anak di sekitar lokasi SDN Margaluyu di mana PAUD ini berada. Meskipun sarana dan prasarana sekolah yang belum maksimal dan optimal serta mencukupi, PAUD ini terus mengembangkan pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan anak didik.Berdasarkan penelitian pendahuluan yang dilakukan terhadap hasil pembelajaran anak didik, penulis menemukan bahwa dengan keterbatasan Alat Permainan Edukatif (APE) terdapat kekurangan dalam hasil pembelajaran baik secara kognitif, afektif, konatif maupun psikomotorik. Untuk itulah sangat diperlukan pemanfaatan APE secara optimal dan maksimal dalam rangkan pembelajaran yang lebih berhasil guna.
IMPLEMENTASI PERMAINAN KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK USIA DINI DI PAUD BINA BAHAGIA
Eka Rini Sungkowati
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.751 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p49-59.615
Usia 4-6 Tahun merupakan masa peka bagi anak, masa ini merupakan masa meletakan dasar dalam pengembangan beberapa kemampuan, salah satunya yaitu kemampuan Bahasa, Berdasarkan penelitian di Paud Bina Bahagia masalah pokok yang diambil penulis adalah kurangnya minat anak dalam mengenal huruf/kata karena media pembelajaran yang kurang menarik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Upaya meningkatkan kemampuan membaca Anak Usia Dini melalui pemanfaatan permainan kartu kata bergambar (2) Kondisi Objektif kemampuan membaca anak sebelum menggunakan kartu kata bergambar (3) Kemampuan membaca anak setelah menggunakan kartu kata bergambar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisa kualitatif, dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 25 orang. Lokasi penelitian dilaksanakan di Paud Bina Bahagia yang letaknya di Desa Bina Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi Utara. Dalam pengumpulan data penelitian menggunakan tekhnik observasi, wawancara, angket, dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisa data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, karena data yang diperoleh berupa angka dengan menggunakan rumus: P=F/N x 100%. Dari penelitian yang dilakukan dapat diperoleh kesimpulan bahwa dengan media permainan kartu kata bergambar dalam kegiata pembelajaran dapat meningkatkan perkembangan membaca anak, Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada lembaga Paud untuk dapat lebih selektif dalam memilih media pembelajaran khususnya untuk merangsang perkembangan membaca anak.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA DALAM KURSUS BAHASA INGGRIS DI LESSON FOR LIFEBANDUNG
Yunsi Wiranty Arloy
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.009 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p32-38.613
Dalam penelitian ini permasalahan yang timbul adalah bagaimana proses pembelajaran dan hasil belajar kursus bahasa Inggris dengan menggunakan multimedia dan apakah ada peningkatan kemampuan bahasa Inggris pada peserta pelatihan yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan multimedia. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan data tentang hasil belajar kursus bahasa Inggris, untuk menggambarkan tentang pembelajaran dengan menggunakan multimedia, dan untuk menggambarkan adanya peningkatan kemampuan bahasa Inggris melalui pembelajaran dengan menggunakan multimedia.
STUDI EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAUD BERBASIS TEMATIK SEBUAH STUDI KASUS DI PAUD SEATAP MARGALUYU KECAMATAN CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT
Kosim Sirodjuddin;
Neni Surtini
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (672.232 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p105-120.621
Sesuai dengan amanat UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 26 ayat 3 dinyatakan bahwa pendidikan non-formal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Sebagai salah satu lembaga PAUD yang dibangun di lingkungan SDN Margaluyu Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat, PAUD Seatap Margaluyu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nuansa pendidikan di sekolah tersebut terkait dengan persiapan peserta didik menuju pendidikan dasar. Pengembangan pola pembelajaran berbasis tematik yang dibahas dalam kajian ini adalah sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan pembelajaran PAUD Seatap Margaluyu yang selama ini cenderung menggunakan pola pembelajaran konvensional, di mana peserta didik lebih berperan sebagai objek pembelajaran ketimbang subjek pembelajaran. Pembelajaran tematik pada dasarnya adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. (Depdiknas, 2006: 5). Sementara Trianto memaknai Pembelajaran Tematik sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu. Dalam pembahasannya tema itu ditinjau dari berbagai mata pelajaran. Pembelajaran Tematik menyediakan keluasan dan kedalaman implementasi kurikulum, menawarkan kesempatan yang sangat banyak pada siswa/ peserta didik untuk memunculkan dinamika dalam pendidikan. Unit yang tematik adalah epitome dari seluruh bahasa pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk secara produktif menjawab pertanyaan yang dimunculkan sendiri dan memuaskan rasa ingin tahu dengan penghayatan secara alamiah tentang dunia di sekitar mereka. (2009: 78). Untuk itulah dapat kami simpulkan bahwa studi kasus tentang penggunaan pola pembelajaran tematik di PAUD Seatap Margaluyu Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik terutama secara psikomotorik.
MENINGKATKAN PARTISIPASI ORANG TUA PADA PROGRAM PAUD MELALUI PENYULUHAN DI POS PAUD MELATI 03 (KEL. PADASUKA KEC. CIMAHI TENGAH KOTA CIMAHI)
Dita Megawati
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (330.224 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p60-64.616
Tujuan dari penelitian skripsi yang berjudul Meningkatkan Partisipasi Orang Tua Pada Program PAUD Melalui Penyuluhan Di POS PAUD MELATI 03 adalah untuk mengungkapkan data tentang partisipasi orang tua di Pos PAUD Melati 03 di Kelurahan Padasuka melalui program PAUD yang ada, untuk mengungkapkan data tentang pelaksanaan penyuluhan dalam meningkatkan partisipasi orang tua terhadap program PAUD di Pos PAUD Melati 03 Kelurahan Padasuka, untuk mengungkapkan data tentang cara melakukan penyuluhan bagi orang tua pada program PAUD di Pos PAUD Melati 03 Kelurahan Padasuka. Penulis menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 orang tua siswa dari 70 orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara, angket dan quesioner yang diberikan kepada orang tua siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Partisipasi yang dilakukan oleh Orang Tua Siswa di Pos PAUD Melati 03 yaitu untuk melakukan berbagai tindakan secara maksimal untuk mendukung keberhasilan pendidikan dan program yang akan dilaksanakan.
STRATEGI PENUMBUHAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERCERITA (STUDI KASUS DI PENDIDIDKAN ANAK USIA DINI (PAUD) MATAHARI RW X1V KELURAHAN CITEUREUP KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI)
Iseu Aisah
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, No 2, September 2012
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.246 KB)
|
DOI: 10.22460/empowerment.v1i2p121-129.622
Metode bercerita adalah suatu metode pembelajaran yang menarik perhatian siswa dan bermanfaat diantaranya sebagai penanaman nilai-nilai moral dan perilaku yang baik. Penelitian ini bertujuan Mendeskripsikan tema-tema cerita pilihan guru dalam bercerita di PAUD Matahari Cimahi, mendeskripsikan penerapan metode bercerita di PAUD Matahri Cimahi. Mendeskripsikan hasil penerapan metode bercerita terhadap perilaku prosoial anak. Yang terdiri dari respon anak terhadap metode bercerita dan dampak dari metode bercerita terhadap perilaku prososial anak. Pendekatan metode adalah deskriptif kualitatif, dimana teknik pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan studi lireratur serta studi dokumentasi.