cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA" : 21 Documents clear
PENGELOLAAN BISNIS RITEL DALAM ASPEK PEMASARAN DAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN LABA PADA PEDAGANG RITEL DI CANGAKAN KALURAHAN NUSUKAN KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA Suprihatmi SW Retno Susanti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2077

Abstract

Bisnis ritel banyak diminati masyarakat Surakarta untuk dikembangkan karena tidak membutuhkan sumber daya yang materiil. Demikian halnya di Kalurahan Nusukan, sebagian masyarakat mempunyai mata pencaharian sebagai pedagang ritel dengan jenis usaha beragam seperti pedagang kelontong, makanan, sembako, pakaian, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya usaha ritel di Cangakan Kalurahan Nusukan belum dapat berkembang dengan baik. Hal ini disebabkan pengusaha dalam memulai usahanya tanpa bekal pengetahuan yang cukup. Aspek pemasaran dan keuangan belum diterapkan dngan baik. Target penyuluhan adalah pengusaha bisnis ritel di Cangakan Kalurahan Nusukan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Metode yang digunakan dalam mengatasi masalah pengusaha bisnis ritel di Cangakan adalah penyuluhan sistim pemasaran dan penyuluhan sistem pengelolaan keuangan. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan usaha pada aspek pemasaran dan keuangan serta peningkatan laba usaha.Kata kunci : Pemasaran, Keuangan, Laba.
PENGUATAN HUMAN SECURITY MELALUI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI DESA BRUJUL KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR Setyasih Harini Halifa Haqqi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2078

Abstract

Modern society is the result of joint relations between men and women. Nowadays, women’s subordination obstacle to women ‘s development and advancement. Women’s subordination as a kind of patriarchy system also deeper poverty. No progres of society without women activities. Empowering of women become a way to increase human security. The purpose is how to empower village women of Brujul, sub-district Jaten, Karanganyar regency. Increasing empowerment of village women is very important. It can develop and progress society in that village. There are three indicators of women empowerment: security, decision making and mobility. Method of this community service is meeting and discussion with the women of Brujul village. The result of this discussion that security of the women from Brujul still influenced by patriarchy system and lower education. Furthermore, the older married women had less power to increase their security. The younger married women with higher education have more power in decision making process of houshold and health. Higher education background can influence of women mobility. The women mobility also dependent upon how their family view women’s right. The result of this community service show that increasing knowledge about human right, human security and empowerment is very important for the women of Brujul village.Key words: women, empowerment, human security
PEMBEKALAN BAHASA INGGRIS BAGI ANGGOTA KARANG TARUNA DESA JETAK, WONOREJO, GONDANGREJO, KARANGANYAR DENGAN TEMA “CARA BELAJAR BAHASA INGGRIS SECARA MANDIRI (SELF-STUDY) MELALUI PEMANFAATAN ENGLISH SELF-STUDY BOOKS DAN SOCIAL MEDIA” Luqman Alhakim Riyani
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2079

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari fenomena-fenomena kepemudaan yang harus senantiasa ditingkatkan, diantaranya tenggang rasa, kerja sama, kebersamaan, hard skill, soft skill, dan sebagainya, dan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat pemuda yang implikasinya pada peningkatan soft skill dan hard skill baik dilingkungan keluarga, sekolah/tempat bekerja, maupun masyarakat. Bahasa sebagai media komunikasi verbal maupun tulisan memiliki peranan baik secara interpersonal maupun transaksional untuk menunjang kompetensi berkomunikasi sehingga pesan yang tersurat maupun tersirat akan tersampaikan dan difahami sesuai maksud dari interlocutor. Bahasa asing (Inggris) berperan sebagai media untuk memudahkan komunikasi pemuda dengan anggota masyarakat maupun dengan bacaan tertulis. Interaksi dengan anggota masyarakat bermakna bahwa pemuda memerlukan bahasa Inggris untuk berinteraksi dengan sesama pengguna bahasa Inggris untuk mencapai tujuan tertentu, diantaranya interaksi dengan tenaga pendidik bahasa Inggris (apabila pemuda masih menempuh pendidikan), interaksi dengan rekan kerja maupun relasi asing, dan sebagainya. Interaksi dengan bahasa cetak bermakna aktifitas pemuda terhadap bahasa tulis, diantaranya materi bacaan cetak maupun non-cetak berberbahasa Inggris, dan sebagainya. Materi pengabdian ini adalah strategi belajar mendiri menggunakan ebooks dan media sosial. Belajar mandiri merupakan suatu kegiatan belajar secara sadar baik didalam maupun diluar kelas sebagai bentuk tanggung jawab peserta didik untuk mencapai tujuan tertentu. Self-study dilatarbelakangi kesadaran dan kemauan peserta didik untuk belajar. Media sosial merupakan media komunikasi verbal maupun non-verbal sehingga dapat dipergunakan untuk mempraktikkan penggunaan bahasa secara interpersonal maupun transaksional. Pengabdian ini telah dilaksanakan pada 11 pemuda Desa Jetak 02/03, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Pada hari Sabtu, 26 November 2016 pukul 16.00 -17.00. Hasil pengabdian ini adalah (1) para pemuda memahami penggunaan media sosial tidak hanya sekedar mengirim dan menerima informasi namun juga sebagai sarana praktik penggunaan bahasa Inggris secara tertulis; (2) pemuda memahami dan akan mencoba mempraktikkan belajar mandiri menggunakan ebooks sebab waktu mereka untuk belajar bahasa Inggris dibawah bimbingan guru hanya disekolah dan beberapa jam dilokasi les; dan (3) pemuda membentuk group blackberry dan whats up sebagai tindak lanjut dari pengabdian ini untuk mempraktikkan komunikasi non-verbal dengan sesama pengguna.
PELATIHAN PEMBUATAN BLOG MENGGUNAKAN TEMPLATE WORDPRESS GRATIS KEPADA PAMONG KELURAHAN PURBAYAN BAKI SUKOHARJO SEBAGAI WADAH KOMUNIKASI DENGAN WARGA TAHUN 2017 Yudhistiro Pandu Widhoyoko
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2080

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam berkomunikasi antara pamong Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan warganya dan memanfaatkan teknologi yang dimiliki Kantor Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo oleh untuk membantu mempercepat kinerja terutama dalam hal berkomunikasi. Peningkatan kecepatan dan ketepatan berkomunikasi antara pihak Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo dan Warga Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo adalah dengan menawarkan pelatihan pembuatan Blog menggunakan tempalete wordpress gratisan yang mudah dan tidak berbayar sebagai wadah komunikasi dan interaksi kedua belah pihak tersebut. Pada kegiatan pengabdian ini digunakan metode simulasi dengan mendorong para pamong untuk melakukan pembuatan Blog. Sehingga pemanfaatan teknologi yang dimilki Kantor Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo secara optimal dapat dimanfaatkan dan berguna untuk seluruh warga.Kata kunci: Blog, Wordpress, Komunikasi, Pemerintahan
PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN TEMA PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN UKM SANGKAR BURUNG DI KELURAHAN BANYUANYAR KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA Rahayu Triastity Sumarno Dwi Saputro
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2081

Abstract

Sangkar burung Kelurahan Mojosongo merupakan setra industri sangkar burung terbesar. Terdapat 55 pengrajin sangkar burung yang terbesar di 7 RW. 43 pengrajin diantaranya ada di RW 04. Berdasarkan analisis situasi di atas, maka secara umum permasalahan pokok yang dihadapi mitra adalah: (1) Belum mempunyai kemampuan mengelola keuangan dengan benar. (2) Belum mempunyai kemampuan membuat pembukuan keuangan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi: (1) Ceramah (2) Diskusi (3) Tanya Jawab (4) Pendampingan. Sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dalam kaitannya dengan kemampuan mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar, maka Program Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk transfer iptek yang dilakukan berupa sosialisasi dan penyuluhan kegiatan dilakukan melalui pembekalan wawasan pengetahuan, sehingga harapannya UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta yang diberi penyuluhan dapat memiliki kemampuan mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan yang telah dilakukan, maka akan dilakukan evaluasi minimal 3 (tiga) kali, yaitu evaluasi proses, evaluasi akhir dan evaluasi tindak lanjut. Setelah diberikan penyuluhan oleh Tim Pelaksana dari Universitas Slamet Riyadu Surakarta, UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dapat memahami dengan jelas materi sosialisasi tentang mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar. Berdasarkan transfer Iptek yang telah dilaksanakan pada UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta ada beberapa saran yang perlu dipertimbangkan yaitu : Bagi UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta sebagai informan kunci penyebarluasan informasi, hendaknya mampu memberdayakan hasil pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dari kegiatan P2M bagi masyarakat pentingnya bagaimana cara mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar.
KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN USAHA KECIL (Pada Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar) Erni Widajanti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2082

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan.pada Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 27 Agustus 2017 jam 08.00 WIB sampai dengan jam 12.30 WIB, bertempat di Balai Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Dengan judul: ”Penyuluhan Tentang Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil pada Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar”. Luaran dari kegiatan dari ini diharapkan dapat : 1) Meningkatkan pengetahuan pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar tentang konsep-konsep kewirausahaan agar mereka memiliki pengetahuan yang benar tentang kewirausahaan 2) Membekali pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar tentang bagaimana mengelola usaha kecil yang akan mereka rintis, sedang mereka jalankan dan telah mereka jalankan yang sekarang sudah tidak lagi mereka jalankan. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi: 1. Pemilihan peserta pengabdian pada masyarakat, yaitu pengurus dan anggota pada Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar. 2. Penyampaian materi penyuluhan, 3. Pelaksanaan evaluasi. Evaluasi yang akan dilakukan dengan cara: sebelum penyuluhan dilakukan tanya jawab untuk mengetahui pengetahuan awal dari peserta tentang wirausaha dan tentang mengelola usaha kecil, setelah penyuluhan selesai, dilakukan tanya jawab lagi tentang materi yang sama. Dengan membandingkan hasil jawaban yang telah dilakukan, maka diketahui ada peningkatan pengetahuan tentang wirausaha dan bagaimana cara mengelola usaha kecil.Kata Kunci: Kewirausahaan, Usaha Kecil
SOSIALISASI MEDIA BELAJAR BAHASA INGGRIS BERBASIS DIGITAL LITERACY DAN APLIKASI DI SMARTPHONE BAGI ANAK MUDA KARANG TARUNA EKA KARYA Riyani Ernadewi Kartika Sari
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2083

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Karang Taruna Eka Karya yang beralamat di desa Slametan RT 10, RW 04, Gatak, Ngawen, Klaten, Jawa Tengah. Waktu pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dari tanggal 13 Oktober sampai 15 Oktober 2017. Pengabdian ini dengan berlandaskan pada sebuah penyadaran akan pentingnya sumber daya manusia yang berpotensi untuk masa depan yang lebih baik. Dengan adanya manusia sebagai sumber daya yang sangat berpotensi, maka dari itu, penting adanya sebuah peningkatan ilmu pengetahuan terutama bahasa. Hal itu akan mendampingi mereka dalam proses modernisasi yang semakin banyak membutuhkan pemahaman dan pengertian yang lebih. Penting bagi mereka untuk mendapatkan ilmu bahasa untuk menghadapi modernisasi yang semakin maju. Beberapa permasalahan yang dihadapi para pembelajar bahasa adalah pemikiran bahwa belajar bahasa asing sukar dan membosankan. Bagi mereka yang telah bekerja, belajar bahasa asing dengan mendatangi lembaga bimbingan belajar juga kurang fleksibel waktunya, di masyarakat belum terdapat platform interaktif sebagai media pembelajaran, biaya yang mahal serta beberapa permasalahan lain yang banyak dihadapi oleh pembelajar bahasa. Untuk mengatasi beberapa permasalahan tersebut maka aplikasi mobile untuk belajar Bahasa khususnya bahasa Inggris hadir untuk menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin belajar bahasa asing dengan cara yang lebih efektif, efisien dan fleksibel dalam masalah waktu. Para pembelajar bahasa juga dapat belajar bahasa asing dimanapun dan kapan saja mereka suka. Dengan hadirnya Aplikasi mobile tersebut, maka diharapkan akan banyak masyarakat Indonesia baik di kota dan pedesaan yang mampu menguasai bahasa asing dengan cara yang mudah dan menyenangkan.Kata Kunci : Digital Lietarcy, Aplikasi Belajar Bahasa di smarthpone
PENDAMPINGAN DAN PENYULUHAN UKM TENTANG TAHU ASONGAN PADA KELOMPOK PEDAGANG KECIL DI NGABEYAN KARTASURA SUKOHARJO Y. Djoko Suseno Alwi Suddin
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2084

Abstract

Penataan tempat UKM khususnya terus diupayakan oleh pemda berkaitan dengan pengelolaan yang semakin profesional. Pada kondisi saat ini tempat UKM mengalami perkembangan yang cukup signifikan dilihat dari jumlah pengunjung yang datang setiap tahunnya mengalami kenaikan. Dampak dari perkembangan UKM tersebut mengakibatkan semakin banyaknya kelompok Pedagang kecil yang ada di Terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan di kelompok Pedagang Kaki Lima di Lingkungan terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo adalah dengan memberikan solusi alternatif meliputi: (1) Penyuluhan sistem pengelolaan manajemen usaha kecil. (2) Penyuluhan sistem pemasaran dan promosi produk. (3) Penyuluhan sistem pengelolaan keuangan. Hasil yang dicapai : (1) Dengan adanya optimalisasi peran dan lembaga perbankan, persyaratan dan prosedur yang ditetapkan oleh lembaga penyalur kredit. (2) Keberhasilan penerapan dan pengelolaan usah kecil (pedaang tahu asongan), Nampak meningkatkan jumlah usaha kecil lain semakin bertambah menjadi usaha yang lebih baik. (3) Dengan keberhasilan dari pendekatan akan meningkatkan jumlah usaha kecil yang memperoleh kepercayaan mengelola kredit modal usaha dan mampu beroperasi secara bisnis (saling menguntungkan). (4) Usaha kecil sebagai kelompok pedagang dengan skala usaha dan berperan usaha kecil dalam penyerapan tenaga kerja selatif besar, sehingga pengembangan usaha tersebut merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. (5) Dalam rangka lebih mengembangkan usaha kecil, maka strategi yang dapat dilakukan usaha kecil adalah mengoptimalkan peran penyuluhan dan pendampingan dalam membina dan melakukan pendampingan para usaha kecil
PENINGKATAN KREATIVITAS IBU-IBU DALAM BERWIRA USAHA MELALUI PENDAYAGUNAAN HANDPHONE DI DESA JATIKUWUNG GONDANG REJO KARANGANYAR TAHUN 2017 ( Disampaikan dalam pertemuan Ibu-ibu PKK di Desa Jatikuwung-Gondangrejo Karanganyar) Sri Hartini Sayekti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2085

Abstract

Ejektivitas dan efisiensi penyebaran informasi dalam dunia usaha sangat diperlukan. Penggunaan HP dan internrt memberikan manfaat yang dapat mengembangkan potensi bagi penggunanya melalui informasi – informasi yang dipelajarinya dari media tersebut sekaligus memberikan dampak lingkungan yang luas.. Namun demikian pada kenyataannya masih banyak ibu-ibu pelaku usaha di desa Jatikuwung yang belum memanfaatkan fasilitas-fasilitas berupa berbagai aplikasi di HP dan internet untuk dikreasikan menjadi media promosi dalam pemasaran produk industry mereka. Untuk itulah, maka melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan Ibu-ibu di desa Jatikuwung Gondangrejo Kranganyar sebagai khalayak sasaran akan dapat meningkatkan kreativitasnya dalam berwirausaha melalui pendayagunaan fungsi HP dan internet. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah : ceramah bervariasi , simulasi , tanya jawab.dan pendampingan.
PENANAMAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN SIKAP ILMIAH SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI SOSIALISASI PROGRAM SEKOLAH PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN Ratna Widyaningrum Anggit Grahito Wicaksono
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i1.2086

Abstract

This community service aims to (1) provide understanding in the preparation of learning tools that are integrated with environmental education, (2) socialize innovative programs as an effort to realize the school’s cares and cultured environment, and (3) inculcate the attitude of environmental concern and scientific attitude to students of elementary school. The place of the community service is done in SDN Prawit I No. 69 Surakarta. Methods of implementation of community service include: (1) the approach method undertaken from the survey, licensing and motivation stages for the teacher to be trained (2) the method of program implementation, including the preliminary stage, the socialization and audience stage, the implementation stage and the final evaluation stage. The expected output targets is the teacher who attended this training is able to arrange learning tools and able to realize the program to the school’s cares and cultured environment. The resulting output is educational environment-oriented learning tools, Green Club's extracurricular design, implementation program in realizing a caring and cultured school environment, and publication of community service articles in scientific journals. Based on the dedication that has been done, the teachers feel interested and start designing environmentally oriented learning tools, schools have implemented clean and healthy life behaviour, and start running programs to adiwiyata school.Keywords: Environmental Concern Attitude, Scientific Attitude, School’s Care and Cultured Environment.

Page 1 of 3 | Total Record : 21