cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA" : 30 Documents clear
BUDIDAYA TANAMAN JAHE DI DESA PLESUNGAN KECAMATAN GONDANGREJO KAB. KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH Kharis Triyono & Sumarmi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2496

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini telah dilakasanakan pada hari Senin tanggal 6 Agustus 2018 di Desa Plesungan Kec. Gondangrejo Kab Karanganyar terletak di utara Kota Solo. Pengabdian masyarakat ini berjudul “Budidaya Jahe”. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman melalui penyuluhan dan juga demplot penanaman jahe . Luaran yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah rimpang jahe dan artikel yang dipublikasikan.Kata kunci: budidaya, pekarangan, jahe
POLA ASUH ORANGTUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI BOYOLALI Dinar Widiana & Krismi Diah Ambarwati
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2497

Abstract

Pola asuh berpengaruh terhadap perkembangan anak terlebih dengan orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pola asuh orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (tunarungu) di Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan 4 partisipan (dua pasang orangtua). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan sudah bisa menerima kondisi anak mereka yang tunarungu serta memberikan dukungan langsung diberikan oleh keempat partisipan agar kondisi dan perkembangan anaknya semakin baik. Partisipan membangun komunikasi yang baik dengan anak, orang tua memberikan dukungan terhadap anak, membangun relasi yang baik dengan anak, dan juga melakukan usaha untuk mendisiplinkan anak. Partisipan memiliki harapan agar anak mereka bisa berbicara dan mendengar.Kata kunci: pola asuh, anak berkebutuhan khusus, tunarungu
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUKSI TAHU BAGI KELOMPOK PRODUSEN TAHU DI SOKARAJA TENGAH KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS Desty Rakhmawati & Eka Tripustikasari
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2498

Abstract

Sokaraja merupakan salah satu Kecamatan yang termasuk dalam Kabupaten Banyumas, yang dipimpin seorang Bupati yang bernama Ir. Achmad Husein dan wakil nya yang bernama dr. Budhi Setiawan. Sokaraja selain sebagai pusat menimba ilmu bagi para santri yang berpusat di Masjid Kauman Sokaraja Tengah, tetapi Sokaraja juga sebagai tempat kelahiran pejuang seperti R.Separdjo Roestam, Gatot Soebroto, dan para petinggi lain di Indonesia. Sokaraja sangat terkenal dengan Soto Sokaraja, Batik Sokaraja dan Getuk gorengnya, sehingga kebanyakan mata pencaharian warga Desa Sokaraja sebagai penjual soto, pembuat batik dan produksi getuk goreng. Selain bermata pencaharian sebagai penjual soto, pembuat batik dan produksi getuk goring, tetapi banyak juga yang bermata pencaharian sebagai produsen tahu. Tahu adalah suatu produk makanan yang dibuat dari hasil penggumpalan protein kedelai. Produksi tahu masih belum dikenal banyak oleh masyarakat luas, dibandingkan dengan produksi getuk goreng, batik dan soto sokaraja yang sudah sangat dikenal masyarakat luas. Kurang dikenalnya produksi tahu di Sokaraja, bisa disebabkan kerena para produsen tahu hanya mampu membuat atau memproduksi tahu tanpa mengetahui bahwa nilai tambah dari produksi tahu itu sangatlah banyak.Seperti penambahan nilai tahu dengan membuat olahan makanan seperti kerupuk, nugget dan yang lainnya, yang nanti bisa dipasarkan.Kurang dikenalnya produksi tahu di Sokaraja, menyebabkan keuntungan dari produksi tahu masih tergolong minim.Karena berdasarkan hasil wawancara dengan produsen tahu, bahwa satu hari keuntungan yang didapat berkisar 100 ribu. Dengan adanya IbM ini diharapkan bisa menambah nilai tambah dari tahu atau ampas tahu dan menambah keuntungan bagi produsen tahu di Desa Sokaraja Tengah Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Karena rencana kerja dalam program IbM adalah dengan memberikan ketrampilan atau pelatihan bagi para produsen tahu di Desa Sokaraja Tengah Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas tentang bagaimana caranya agar tahu atau ampas tahu mempunyai nilai tambah yaitu dengan memproduksi tahu atau ampas tahu menjadi kerupuk yang dikemas dengan adanya izin dari Kementerian Kesehatan yang siap untuk didistribusikan atau dipasarkan. Selain itu juga akan dibuatkan aplikasi website atau media sosial via on-line untuk membantu memasarkan produk. Selain itu juga dalam pendistribusian krupuk tahu atau krupuk ampas tahu akan didistribusikan ke warung atau toko sekitar.Kata kunci: Desa Sokaraja Tengah, Produksi Tahu, Produksi Krupuk Tahu dan Produksi Krupuk Ampas Tahu.
PKM PENGADAAN ALAT DESTILASI DI TUGUREJO RT 003 /RW 003, DESA SUKOREJO, KEC.MUSUK, KAB.BOYOLALI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN LIMBAH DAUN CENGKEH Fitri Kurniasari & Desi Purwaningsih
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2499

Abstract

Cengkeh merupakan salah satu tanaman yang menjadi sumber alternatif dalam mendapatkan minyak atsiri dan memiliki berbagai macam khasiat untuk kesehatan. Kadar terbanyak dan kualitas yang baik dapat dihasilkan oleh minyak dari bagian bunga dan dahan/tangkai cengkeh. Daun cengkeh memiliki kandungan minyak atsiri 1-4% dan mudah diperoleh Dengan kandungan tersebut memungkinkan untuk dilakukan penyulingan minyak atsiri didalamnya, sehingga daun cengkeh yang sering dianggap limbah memiliki nilai ekonomis tinggi. Kadar eugenol minyak atsiri pada daun cengkeh sekitar 80-85%. Desa Musuk, Boyolali, Jawa tengah merupakan salah satu desa yang hampir semua penduduknya memiliki tanaman cengkeh, namun hasilnya kurang dimanfaatkan secara optimal. Penduduk sekitar lebih aktif berperan sebagai produsen bunga cengkeh dengan menjualnya ke pasar atau ke pengepul, sedangkan daun cengkeh jarang dimanfaatkan. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan tambahan pengetahuan, ketrampilan dan peningkatan di bidang IPTEK untuk memaksimalkan manfaat limbah daun cengkeh dalam menghasilkan minyak atsiri yang berdaya jual tinggi dengan pengadaan alat destilasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kepada kedua mitra kerjasama yaitu mitra Tani “Berkah Jaya” dalam PKM ini akan berkontribusi sebagai produsen minyak atsiri dengan cara destilasi dari limbah daun cengkeh dan mitra “Cahaya Usaha” sebagai distributor /pemasok minyak atsiri dari limbah daun cengkeh.Kata kunci: Limbah Daun Cengkeh, Minyak atsiri, Mesin destilasi
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK BARU DAN BARANG BEKAS Ariefah Yulandari, Widi Hariyanti & Yunus Harjito
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2500

Abstract

Meningkatkan suatu nilai jual memiliki proses yang panjang. Berbagai metode dapat digunakan. Pemilihan metode yang tepatlah yang dapat membuat sebuah produk baru dan barang bekas menjadi lebih bernilai bahkan memiliki harga jual yang tinggi. Ini adalah proses yang dapat meningkatkan nilai kegiatan pelatihan kewirausahaan menuju ke tingkat perkembangan inovasi yang tinggi. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra adalah keinginan yang kuat dari mitra dalam pelatihan untuk berwirausaha akan tetapi rendahnya dalam pengetahuan untuk memberikan nilai tambah pada produk baru dan barang bekas rumah tangga yang dapat dijual dengan harga yang bersaing. Pengabdian masyarakat telah dilakukan dengan khalayak sasaran warga Gambirsari RW 03, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, dengan memberikan pengetahuan berupa pelatihan dalam bentuk meningkatkan produk barang baru dan barang bekas agar memiliki nilai jual yang cukup tinggi dengan metode decoupage ini membuahkan hasil yang membuat mitra ingin lebih mengembangkan pelatihan tersebut menjadi suatu usaha dalam menambah pendapatan keluarga dan menyelesaikan masalah sampah anorganik keluarga.Kata kunci: Nilai tambah, decoupage, kerajinan, kewirausahaan.
APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BANK SAMPAH PADA BANK SAMPAH KOPEN SAE DAN KOPEN JAYA KELURAHAN NGADIREJO KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Yuni Pristiwati Noer Widianingsih, Slamet Santosa & Tulus Prijanto
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2501

Abstract

Sistem Informasi Bank Sampah merupakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat yang dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dengan sistem informasi akuntansi secara terintegrasi serta meningkatkan kualitas laporan secara akurat. Mitra Program Kegiatan Masayarakat adalah Bank Sampah Kopen Sae dan Kopen Jaya yang terletah di Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kartasura dan Kabupaten Sukoharjo. Kedua mitra ini dipilih karena keduanya telah menjalankan tabungan sampah. Akan tetapi pencatatan tabungan sampah yang dilaksanakan masih manual dan belum ada laporan keuangan. Sehingga antar divisi belum terintegrasi dengan baik karena informasi yang tersedia masih terbatas dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperoleh informasi tersebut. Perhitungan bagi hasil antara nasabah dan pengurus juga masih dilakukan secara manual sehingga kemungkinan terjadi salah hitung. Oleh karena itu bank sampah mitra memerlukan aplikasi computer yang dapat digunakan untuk pencatatan dan pelaporan yang sistematis, cepat dan akurat. Metode Program Kemitraan Masyarakat dilakukan dengan cara penyampaian teori tentang manfaat tehnologi, sistem informasi akuntansi, manajemen sumber daya manusia dan penyusunan laporan keuangan bagi bank sampah. Setelah penyampaian teori, metode pelaksanaan kegiatan dilanjutkan dengan praktik mengaplikasikan sistem informasi akuntansi dan penyusunan laporan keuangan dengan software aplikasi bank sampah. Metode selanjutnya adalah pendampingan penerapan sistem informasi akuntansi secara terintegrasi. Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi tersebut digunakan untuk mempermudah transaksi bank sampah yang meliputi transaksi setoran sampah, pengambilan tabungan, penjualan sampah, perhitungan bagi hasil bagi peserta dan pengurus serta penyusunan laporan keuangan secara otomatis dan terintegrasi (Laporan Rugi Laba, Laporan Perubahan Modal dan Neraca).Kata Kunci: bank sampah, sistem informasi akuntansi
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN TEHNIK MERAIH KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI UKM(PADA MUDA MUDI KARANG TARUNA DESA JATI KECAMATANMASARAN KABUPATEN SRAGEN) Erni Widajanti & Suprayitno
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2502

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan bagi muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen.. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 April 2018 jam 19.00 WIB, bertempat di Balai Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Dengan judul: ”Penyuluhan tentang Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan pada muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. Luaran dari kegiatan dari ini diharapkan dapat: 1. Meningkatkan pengetahuan muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen.tentang konsep-konsep kewirausahaan agar mereka memiliki pengetahuan yang benar tentang kewirausahaan, sehingga tidak ada kesalahan persepsi tentang kewirausahaan. 2. Membekali muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen.wawasan tentang bagaimana mengelola usaha untung mebcapai keunggulan kompetitif. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi: 1. Pemilihan peserta pengabdian pada masyarakat, yaitu, Muda mudi Karang Taruna Desa Jati Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. 2. Penyampaian materi penyuluhan, 3. Pelaksanaan evaluasi. Evaluasi yang akan dilakukan dengan cara: sebelum penyuluhan dilakukan tanya jawab untuk mengetahui pengetahuan awal dari peserta tentang wirausaha dan cara mengelola usaha kecil, setelah penyuluhan selesai, dilakukan tanya jawab lagi tentang materi yang sama. Dengan membandingkan hasil jawaban yang telah dilakukan, maka akan diketahui apakah ada peningkatan pengetahuan tentang wirausaha.Kata Kunci: Kewirausahaan dan keunggulan kompetitf.PENDAHULUANJati merupakan sebuah dusun di desa Pilang, kecamatan Masaran, kabupaten Sragen, provinsi Jawa Tengah, negara Indonesia. Dusun ini terletak di bagian utara desa Pilang. Merupakan wilayah yang banyak terdapat produsen batik tulis. Desa Jati Merupakan 1 (satu) dari 13 (Tiga belas) Desa di Kecamatan Masaran dan terletak di sebelah Barat ibu kota Kecamatan Masaran dengan jarak 1 (satu) km dan batas wilayah desa:o Sebelah barat : Desa Kliwonano Sebelah timur : Desa Masarano Sebelah Utara : Desa Pringanomo Sebelah Selatan : Desa KarangmalangJumlah
PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN TEMA PENGELOLAAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) PADA UKM SANGKAR BURUNG DI KELURAHAN BANYUANYAR KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA Rahayu Triastity
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2503

Abstract

Community Services Program aims in order so that SME have the ability to Community services program aims in order so that SMES have the entrepreneurial spirit so that there is continuity of effort, which could ultimately increase revenue. Target audience this community service activities is SME Birdcage in Village of Banyuanyar sub-district of Banjarsari town of Surakarta. Extension methods include lectures, discussions, question and answer. Activity plan extension done 2 times, the first meeting of a talk foster entrepreneurial soul, second meeting: improving the skills of the production. The outer of this activity are: 1) the SME has the spirit of entrepreneurship. 2) SME have the skills to make bird cage. The transfer of science and technology held it aims so that SME have a spirit of entrepreneurship and have skills in making bird cage.Key words: entrepreneurial spirit, production skills, SME
LAYANAN INFORMASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI ANGGOTA PANTIASUHAN AISYIAH I KOTA BARAT BANJARSARI SOLO Hera Heru Sri Suryanti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2504

Abstract

The purpose of community service activities with the theme of Information Service on Reproductive Health in Young Women Aisyiah I orphanage member West City Banjarsari Solo is to provide knowledge about reproductive health in young women members of Putri Aisyiah I West Kota, Banjarsari, Solo in order to take care of themselves and prepare self as a prospective mother.The target of this community service activity is the realization of the guidance to maintain the health of femininity that can be used by young women members of Orphanage Princess Aisyiah I West Town, Banjarsari, Solo. So that helps the achievement of the goal effectively and efficiently is able to maintain the health of her feminine in a preventive and correct so that become healthy citizens.This community service is implemented by applying Brenstorming method, Lecture method, Question answer method, and Exercise method to make the material easy to receive and practiced completely by the members. Information service is conducted for one month with frequency of exercise once a week, place of execution at Princess Orphanage Aisyiah I Solo. Through this activity the members have knowledge about reproduction health, so as to strengthen the self-adolescent girls who entered the orphanage and finally the young women become members of a strong and productive society.Keywords: Information services, reproductive health.
TAHAP–TAHAP BIMBINGAN UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR Lydia Ersta Kusumaningtyas & A. Roedy Koesdyantho
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v2i2.2505

Abstract

The title of this devotion is "Tutoring to overcome learning difficulties" the guidance of learning is part of the guidance and counseling that has the purpose of guiding the child in order to achieve optimum learning achievement (according to his ability), especially for children who have learning difficulties or those whose value is ugly even though the IQ is not low. Parents and teachers are expected to be mentors for children who like it. However, not all parents and teachers can become mentors to children who are having difficulty learning it well. They need to know what they can do to overcome / guide the child in order to perform optimally. To overcome this it is necessary to have additional knowledge and understanding of learning guidance. The target audience in this devotion program is Non-Productive Society of teachers and parents of kindergarten Lakshmi 7 Surakarta. They need to be given additional knowledge because the kindergarten teacher Lakshmi 7 does not have S1 background but Lakshmi 7 kindergarten teacher only from SMK, so the knowledge about guidance and counseling that should be given to the child is not found in school and not understood at all. so also with the parents of students who only average background of high school graduates they also understand the Guidance and Counseling that should be given also for Children. So that both at school and home children do not get guidance as it should be. While the method used in this devotion is Lecture / counseling and discussion and training. In this case, counseling is deemed best suited to increase their knowledge and understanding of counseling and guidance for children. As the evaluation is used questionnaires and discussions to explore their implementation in the field after counseling. The results of this dedication of parents and teachers to understand the importance of tutoring for children overcome learning difficulties. While the results of training as a guide in learning obtained 77.8% (21 Parents and teachers) can carry out its role as a mentor learning for children. So it can be concluded that the implementation of the devotion of learning guidance to overcome learning difficulties in parents and teachers Kindergarten Lakshmi 7 Turisari Surakarta successful. This can be evidenced from the results of the training that was attended by 27 people already able to be a mentor of 21 people.Keywords: Counseling, Guidance learn to overcome learning difficulties, teachers and parents.

Page 1 of 3 | Total Record : 30