cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalglobalcitizen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No.18, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 25410954     EISSN : 25481673     DOI : 10.33061
Core Subject : Education,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan is a peer-reviewed journal published by Civic Education Faculty of Teacher Training and Education - Universitas Slamet Riyadi. It published twice times a year (July and December). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan aims to provide a forum for lecturers and researchers to publish the original articles about Civic Education and Educational Science.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Search results for , issue "GLOBAL CITIZEN" : 193 Documents clear
PENGUATAN PANCASILA DALAM PERBUATAN (ALTERNATIF TINDAKAN KURATIF DI ERA GLOBALISASI) Felisia Mega Sri Ayu & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2017): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.636 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v4i2.2303

Abstract

Pancasila adalah dasar dan Ideologi Negara Republik Indonesia yang ada sejaknegara Indonesia belum berdiri. Pancasila adalah pilar bangsa yang mengandung nilainilaiBermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara. Kedudukan Pancasila sebagai Dasardan Ideologi Negara yaitu sebagai fondamen, filsafat, pikiran yang mendalam,pandangan hidup, dan pemersatu bangsa. Studi ini menggunakan metode deskriptifanalitik yakni dengan menganalisis secara kritis terhadap permasalahan secaramendalam mengenai globalisasi, dengan mengedepankan alternatif penyelesaianpermasalahan melalui Pancasila.Rumusan sila-sila dalam sila Pancasila adalah hukumpositif indonesia secara yuridis-konstitusional sah, berlaku, dan mengikat seluruhlembaga negara, lembaga masyrakat, dan setiap warga negara tanpa terkecuali.NamunPancasila yang begitu penting tidak lagi dipikirkan. Pengaruh globalisai kehidupan yangsemakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam. Karakteristikglobalisasi yang individual-liberal menggerus nilai-nilai keluhuran Pancasila. Olehkarena itu kita sebagai bangsa indonesia perlu kembali menjadi karakter dasar bangsaIndonesia sendir yaitu Pancasila dan penumbuhan Eksistensi Pancasila yang bernilaifilosofis dan sosiologis menjadi hal perlu di era globalisasi ini.Kata kunci : Eksistensi, Pancasila, Globalisasi
PERANAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) DAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEROHANIAN ISLAM (ROHIS) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MAN 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018 Sindi Eka Putri, Yusuf & Siti Supeni
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2017): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.196 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v4i2.2304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan antara pembelajaran PendidikanKewarganegaraan (PKn) dan kegiatan ekstrakurikuler Kerohanian Islam (ROHIS) terhadappembentukan karakter siswa MAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018 berbentukdeskriptif kualitatif, dengan strategi studi evaluasi dengan pemberian penilaian untukmenarik suatu kesimpulan yang dilakukan secara struktual kepada responden sebagaisumber informasi untuk keterangan peranan pendidikan kewarganegaraan (PKn) dankegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter siswaMAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Sumber data berupa data primer dan datasekunder. Subyek penelitian antara lain: Wakil Kepala Sekolah, Pembina Rohis, PengurusRohis dan siswa anggota rohis. Obyek penelitian, peranan pendidikan kewarganegaraandan kegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter.Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi. Keabsahan datamenggunakan trianggulasi metode. Teknik analisis data terdiri: reduksi data, penyajiandata dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran PKn yang dilaksanakan guru telahberjalan dengan baik, siswa mampu memahami dan mengamalkannya, siswa bisamenghargari orang lain, bisa bertoleransi dengan sesamanya, berkata jujur, bersikap sopandengan orang lain. Kegiatan Rohis telah memberikan peran yang sangat berarti dalampembentukan karakter siswa, program-program yang direncanakan telah dijalankan denganbaik, sehingga siswa bisa terbiasa melakukan kegiatan yang bersifat positif, seperti halnyamelakukan sholat dhuha, menjalankan sholat wajib tepat waktu, melakukan bakti sosial,berperilaku sopan, dan berperilaku disiplin.Kata Kunci : Pembelajaran PKn, Kegiatan Rohis, Pembentukan Karakter
HUBUNGAN KEDISIPLINAN SISWA DAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN PERILAKU MENYIMPANG PADA SISWA KELAS XI MAN 1 SURAKARTA Wahyu Rama Dhiana & Sugiaryo
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2017): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.88 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v4i2.2305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kedisiplinansiswa dan pembelajaran pendidikan karakter dengan perilaku menyimpang pada siswakelas XI MAN 1 Surakarta . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XIMAN 1 Surakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 siswa dengan teknikpengambilan sampel menggunakan Random Sampling yaitu sampel random sampling ataucara pengambilan sampel secara undian dimana semua individu dalam populasi baik secarasendiri-sendiri atau bersama-sama diberi kesempatan yang sama untuk dipilih sebagaianggota sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metodeangket. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data mengenai hubungankedisiplinan siswa dan pembelajaran pendidikan karakter dengan perilaku menyimpangsiswa. Uji coba instrument menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas dengan rumusProduct moment dinyatakan valid untuk angket tentang kedisiplinan siswa (X1),pembelajaran pendidikan karakter (X2) dan perilaku menyimpang (Y). Teknik analisis datamenggunakan korelasi product moment.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ada Hubungan kedisiplinan siswa danpembelajaran pendidikan karakter dengan perilaku menyimpang pada siswa kelas XI MAN1 Surakarta tahun 2017/ 2018, dibuktikan dengan nilai F hitung yaitu F = 16,689 > F tabel5% = 3,354.Kata kunci: Kedisiplinan, Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Perilaku Menyimpang
PENGEMBANGAN MODEL LITERASI UNTUK PENINGKATAN CIVIC VIRTUE MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA SMAN 6 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018 Sigit Sugeng Riyadi & Sugiaryo
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2017): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.111 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v4i2.2306

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui pengembangan model literasiuntuk peningkatan Civic Virtue pada siswa SMAN 6 Surakarta tahun ajaran 2017/2018.2). Untuk mengetahui pemanfaatan media sosial pada siswa SMAN 6 Surakarta tahunajaran 2017/2018. 3). Untuk mengetahui pengembangan model literasi melaluipemanfaatan media sosial untuk meningkatkan civic virtuepada siswa SMAN 6Surakarta tahun ajaran 2017/2018. SMA N 6 Surakarta terletak di jalan Mr. SartonoNo.30 Surakarta, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta dengankode pos 57135.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaituWakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum, Guru PPKn dan siswa SMAN 6Surakartasebagaisubjek. Sedangkan data yang di kumpulkan dalam penelitiam iniadalah data primer dan data sekunder tentang pengembangan model literasi melaluipemanfaatan media sosial guna meningkatkan civic virtue siswa di SMAN 6 Surakarta.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untukteknik analisis data dengan menetapkan informasi kunci yang merupakan informan yangdipercaya dapat membuka informasi kepada peneliti dalam berwawancara. Setelah itu,perhatian peneliti pada objek penelitian dan memulai membuat instrumen wawancaradeskripsi, jadi proses penelitian ini berangkat dari luas kemudian memfokuskan, dankemudian meluas lagi sehingga kemudian dapat di ambil kesimpulan dari narasumberyang disajikan dengan bentuk narasi. Sebelum melakukan wawancara, penelitimelakukan observasi pada kelas 11 MIPA SMAN 6 Surakarta.Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Pengembangan model literasi terintegrasimelalui rencana pelaksanaan pembelajaran yang di sisipkan dalam setiap pembelajaran.2) pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran PPKn memberi dampakpositif dan dampak negatif. 3) dengan pembiasaan berliterasi dalam pembelajaran yangmemanfaatan media sosial dapat meningkatkan civic virtue siswa sehingga menjadikansiswa berperilaku baik di sekolah maupun di masyarakat.Kata Kunci : Pengembangan Model Literasi, Media Sosial, CivicVirtue.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARAGNEGARAAN UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA Wartoyo & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2017): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.415 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v4i2.2307

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis integrasi Pendidikan Karakter dalampembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan Kedisiplinan mahasiswaUniversitas Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif,dengan teknik pengumpulan data melalui cara Observasi, Wawancara, Dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa EfektifitasPengintegrasian Kurikulum Pendidikan Karakter dalam Kedisiplinan mahasiswa secaraefektif di terapkan dalam kegiatan belajar mengajar dengan mengabungkan nilai-nilaikedisiplinan di kampus, masyarakat, berbangsa dan bernegara dalam upaya menjadikanmahasiswa yang berkarakter kuat dan menjadi pribadi-pribadi yang berkarakter sebagaipenerus bangsa saat ini. Pola penanaman kedisiplinan, diwujudkan dalam pembiasaanmulai dari kegiatan pembelajaran sampai dengan kegiatan evaluasi pembelajaran.Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan, Kedisiplinan
PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI I GATAK SUKOHARJO 2017/2018 Yohanes Sudarmodjo, Sugiaryo & AnitaTrisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.376 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v5i1.2539

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media sosial dan motivasi belajarterhadap prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa kelas VII SMP Negeri1 Gatak Sukoharjo 2017/2018.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gatak Sukoharjo. Subjek dalam penelitian iniadalah siswa kelas VII berjumlah 74, kelas kontrol berjumlah 31 siswa dan kelas eksperimenberjumlah 41 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif yaitu mendeskripsikandata yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksudmembuat kesimpulan yangberlaku untuk umum atau generalisasi. Metode penelitian eksperimen yaitu digunakan untukmencari pengaruhperlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan.Berdasarkan hasil uji-t independent sample t test media sosial, motivasi belajar, dan prestasibelajar ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang artinyakeduanya memiliki media sosial yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian tersebut media sosial,motivasi belajar, dan prestasi belajar untuk kelas kontrol dan kelas eksperimenkeduanya yangberbeda. Kelas kontrol untuk hasil media sosial, motivasi belajar, dan prestasi belajar lebih tinggidibandingkan kelas eksperimen.Kata Kunci : Media Sosial, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS) MATERI HUBUNGAN STRUKTURAL DAN FUNGSIONAL PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH Pada Siswa Kelas X IPS 1 Di SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Ajaran 2017 / 2018 Tri Budiarsih & Siti Supeni
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.389 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v5i1.2540

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan model Think-Pair-Share(TPS) dalam pembelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusatdan daerah pada siswa kelas X IPS 1 di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2017 / 2018.Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui metode Think-Pair-Share(TPS) dalam pembelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusatdan daerah pada siswa kelas X IPS 1 di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2017 / 2018.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Surakarta. Subjek dalam penelitian iniadalah siswa kelas X IPS 1 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini adalah PenelitianTindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapyaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah deskriptif kritis komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, angket, tes, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 100% dengannilai rata-rata 84,538 dan hasil tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar sebesar 100%dengan nilai rata-rata 93,5. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwapenerapan metode pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan kemampuanberfikir kritis siswa mata pelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsionalpemerintah pusat dan daerah pada siswa kelas X IPS 1.Kata kunci : Berpikir Kritis, Metode Think Pair Share (TPS).
KONSTRIBUSI MASYARAKAT DALAM PARTISIPASI POLITIK SEBAGAI PENDUKUNG PEMBANGUNAN POLITIK DI INDONESIA An Nisa, Agustinus Brahmantya Bima Saputra, Tirza Gracelia Putri & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.127 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v5i1.2541

Abstract

Pancasila merupakan Dasar Negara Indonesia dan sebagai pandangan hidup bangsaIndonesia. Sudah kita ketahui pancasila telah tercatat dalam UUD Negara Indonesia. Pancasilamempunyai fungsi sebagai Dasar Negara,ideologi Negara dan pandangan hidup bangsaIndonesia. Dalam sila pancasila telah tercantum salah satunya mengenai politik. Metodepenelitian menggunakan deskriptif analitik yaitu suatu metode penelitian yang di lakukan dengantujuan utama untuk membuat gambar atau deskripsi tentang suatu keadaan secara obyektifkemudian dianalisis untuk mencari hubungan antara dua variabel. Politik saat ini mempunyaiperan penting bagi masyarakat,banyak masyarakat saat ini yang melalukan konstribusi guna ikutberpartisipasi politik terutama dalam mendukung pembangunan politik di Indonesia. Konstribusisangat penting karena dengan adanya konstribusi dengan ikut serta masyarakat dalam partisipasimasyarakat bisa untuk memajukan dan mensukseskan pembangunan politik di Indonesia.Partisipasi masyarakat sangat diwajibkan karena merupakan bentuk kesadaran,tanggung jawabterhadap pentingnya suatu pembangunan politik. Pembangunan politik adalah satu bagian daripembangunan nasional secara menyeluruh, dimana pembangunan itu bertujuan untukmemajukan demokrasi di Indonesia. Bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukugpembangunan politik dengan cara keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan politik gunamencapai kesejahteraan.Kata kunci : Politik, Partisipasi, Pembangunan Politik.
ANALISIS EKONOMI KERAKYATAN DALAM PERSFEKTIF NILAI KERAKYATAN Arif Ramadhan, Awaludin Sinur Kholis & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.394 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v5i1.2543

Abstract

Pemikiran dan pembahasan tentang sistem ekonomi kerakyatan secaratidak langsung berkaitan dengan Pancasila, khususnya nilai kerakyatan, yaitu“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratanperwakilan“. Yang mempunyai arti yaitu seluruh wakil rakyat harus ikut sertadalam menentukan kebijakan ekonomi harus sesuai dengan kesepakatan bersamaatau mufakat. Hal ini bertujuan untuk menggapai suatu cita-cita masyarakat yangadil, jujur, bertanggung jawab, dan sejahtera. Sehingga kekuatan ekonomi disuatunegara itu lebih dipengaruhi dengan bagaimana sistem ekonomi yang di terapkanoleh negara tersebut. Indonesia saat ini menerapkan sistem ekonomi yang strategisyaitu sistem ekonomi kerakyatan, dimana dalam melaksanakan sistem ekonomiitu dikendalikan oleh rakyat. Tetapi dalam melaksanakan sistem ekonomikerakyatan harus membutuhkan pertimbangan yang matang, seperi indonesiadalam menentukan sisem ekonomi kerakyatan. Jika dilhat dalam sejarah, padaawal mulanya suatu negara berkembang,khususnya indonesia sebelumnyamenganut teori pertumbuhan dalam sistem ekonominya. Indonesia sekarang tidakmenganut teori pertumbuhan karena prinsip tersebut malah mengalami suatukegagalan. Oleh karena itu, Indonesia saat ini memegang teguh pada asasekonomi kerakyatan.Kata kunci: Kerakyatan, Keadilan, Pancasila
PEMBANGUNAN MASYARAKAT SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL YANG BERLANDASKAN PANCASILA Dia Indriyana, Dinda Aulia Putri Jalasenastri & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.926 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v5i1.2544

Abstract

Pancasila adalah dasar filsafah Negara Indonesia yang terdapat di dalampembukaan UUD 1945.Pancasila dijadikan pedoman untuk mengkaji,menganalisis dan memecahkan permasalahan.Pancasila sebagai norma kehidupanmasyarakat, bangsa dan Negara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptifyaitu metode yang mencari fakta dengan interpretasi yang tepat. Metode inimempelajari tata cara berlaku dan masalah yang ada dalam masyarakat sertasituasi tertentu. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu membutuhkan orang laindan tidak dapat hidup sendiri. Manusia perlu berinteraksi. Tidak hanya interaksidalam lingkup satu individu dengan individu yang lain, namun juga interaksi yangmelibatkan banyak orang seperti masyarakat, bangsa dan negara. Dalam hal ini,potensi yang ada di masyarakat perlu dikembangkan sebagai upaya untukmencapai suatu perubahan. Pembangunan adalah proses perubahan dimana adasuatu kondisi yang tidak diharapkan menuju kondisi yang lebih lebih baik.Realitasyang dianggap sebagai masalah sosial menjadi pendukung atau memberi doronganbagi munculnya tindakan perubahan dan perbaikan.Perubahan pola pikir sertailmu pengetahuan sangat penting dan diperlukan saat ini.Namun, seperti yang kitaketahui bahwa tidak semua upaya perubahan berjalan dengan baik. Banyakmasalah sosial yang akan muncul.Masyarakat yang lebihbaik tentunya adalahmasyarakat yang kritis, kreatif, memiliki kemampuan untuk menemukan solusidari masalah yang ada dan selalu mengutamakan kepentingan bersama sesuaidengan pancasila.Pancasila merupakan pedoman serta ciri atau kepribadianbangsa Indonesia.Pancasila menjadi pedoman tingkah laku masyarakat sebagaimakhluk sosial.Kata kunci: Makhluk Sosial, Pembangunan, Pancasila

Page 6 of 20 | Total Record : 193