cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalglobalcitizen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No.18, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 25410954     EISSN : 25481673     DOI : 10.33061
Core Subject : Education,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan is a peer-reviewed journal published by Civic Education Faculty of Teacher Training and Education - Universitas Slamet Riyadi. It published twice times a year (July and December). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan aims to provide a forum for lecturers and researchers to publish the original articles about Civic Education and Educational Science.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Search results for , issue "GLOBAL CITIZEN" : 193 Documents clear
PERAN PEMBANGUNAN POLITIK TERHADAP PEMBANGUNAN NASIONAL Dwi Antoro, Riska Defiana Sari & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.643 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v5i1.2545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan pembangunan politikterhadap pembangunan nasional. Sistem politik di indonesia sekarang terjadi demokratisasi,kondisi bisa mengakibatkan macam-macam tanggung jawab kepada dinamika kehidupanpolitik, nasional, tetapi jugapada dinamika sistem lain yang menunjang suatu kenegaraan.Metode dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif. Dalam pembangunan itulahyang dimaksudkan supaya bisa mempertahankan keutuhan indonesia dan juga semakinmemper erat persatuan dan kesatuan bangsa. Agar bisa mewujudkan kesejahteraan dankeadilan kepada semua masyarakat indonesia. Selain itu juga kita harus bisa dapatmemanfaatkan teknologi yang ada secara baik agar bisa bersaing dalam menghadapi masalahglobalisasi dan juga agar mencerdaskan bangsa dan mampu meningkatkan suatu kesadaranpolitik. Berhasilnya pembangunan politik agar demokratis itu juga tidak di pengaruhi dalamkondisi yang berkembang di dalamnya saja, akan tetapi juga dipengaruhi pada kondis politikdi internasional. Hal yang lain dalam sebuah keberhasilan pembangunan sistem politik yangdemokratis perlunya dukungan pada penyelenggara negara yang profesional dan bebas darikoruptor, kolusi, dan nepotisme.Kata kunci : Persatuan, Politik, Pembangunan Nasional
HUBUNGAN SEJARAH KETATANEGARAAN DENGAN PANCASILA Wahyu Agus Aryanto, Luruh Dimas Fais & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.087 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v5i1.2546

Abstract

Sejarah konstitusional Republik Indonesia dimaksudkan sebagai bagiandari deskripsi ilmu hukum, kita akan dengan mudah mendapatkan kejelasan ketikakita pertama mempelajari sejarah negara, sehingga mempelajari sejarahketatanegaraannya adalah mutlak perlu agar tidak terjadi dinamika atau salahpaham.Melalui pendekatan historis, Sehingga kita tahu berbagai peristiwa dariwaktu ke waktu di tanah air kita Republik Indonesia. Penelitian Deskriptif. jenispenelitian ini bertujuan menggambarkan mengenai klasifikasi suatu fenomenasosial, atau menjadi acuan pemecah suatu permasalahan dengan menjelaskankeadaan penelitian Dengan pendekatan sejarah diharapkan mendapat bahan –bahan yang cukup tentang pancasila sebagai modal pokok yang akandikembangkan lebih lanjut dalamhidup bangsa pandangan hidup juga sebagaidasar negara filsafat. Pancasila adalah rumusan dan pedoman bagi kehidupanberbangsa dan bernegara bagi seluruh penduduk Republik Indonesia, denganmempertimbangkan sejarah dan mengkaji ulang akan dapat disimpulan bahwapancasila merupakan dasar negara atau sering disebut juga dasar falsafahdemikian pancasila digunakan untuk mengatur seluruh administrasi negara yangsudah tercantum atau terdapat didalam sila – sila pancasila, dari sila kesatu sampaikelima tercantum nilai – nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan,Keadilan.Kata Kunci : Sejarah Ketatanegaraan, Dasar Negara.
PEMBUBARAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KEWARGANEGARAAN LIBERAL DAN KEWARGANEGARAAN REPUBLIK Itok Dwi Kurniawan
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.865 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v6i2.2547

Abstract

Tujuan artikel ini untuk mengkaji dan menganalisis pembubaran Hizbut TahrirIndonesia (HTI) ditinjau dari perspektif kewarganegaraan liberal dan kewarganegaraanrepublik. Jenis penelitian ini termasuk penelitian doktrinal yang mengacu pada sumberdata sekunder dan tersier. Jika menganalisisnya menggunakan kewarganegaraan liberal,pembubaran itu tentunya tidak sah, karena Perppu merupakan sarana mengekang ataumeniadakan kebebasan, terutama kebebasan berorganisasi. Tetapi bagikewarganegaraan republikanisme, cita-cita organisasi massa HTI tidaklah sejalandengan bangsa Indonesia yang menganut Pancasila dan UUD Negara RepublikIndonesia Tahun 1945. Jika tidak sejalan dengan cita-cita, bisa dianggap patriotismeanggota HTI sangatlah kurang.Kata Kunci : Hizbut Tahrir Indonesia, Kewarganegaraan Liberal,Kewarganegaraan Republik
MEMBANGUN KESADARAN MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) UNTUK MEMBENTUK KARAKTER WARGA NEGARA (Studi Kasus Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten) Yudi Ariana & Itok Dwi Kurniawan
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.848 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v6i2.2548

Abstract

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu faktor pemasukan bagi negaraterutama pemerintah daerah yang cukup potensial dan berkontribusi terhadappendapatan daerah. Objek PBB meliputi seluruh bumi dan bangunan yang berada dalamwilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berdasar hal tersebut penelitian inidilakukan dengan menggunakan metode doktrinal dengan pendekatan yangdigunakanadalah Statute Approach dan Case Approach.Upaya yang dilakukan untukmeningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar PBB yakni dengan memberikanpenyuluhan kepada wajib pajak, dengan meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak,dengan memberikan penghargaan.Kata Kunci : Pajak Bumi dan Bangunan, Pembangunan, Warga Negara
PERAN GURU DALAM PERENCANAAN, PELAKSANAAN DAN EVALUASI PEMBELAJARAN PPKN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017-2018 Venny Andreany Sidauruk & Siti Supeni
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.579 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v6i2.2549

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PPKndalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Pembelajaran PPKn terhadappembentukan karakter disiplin siswa. Lokasi penelitian adalah di SMA Negeri 6Surakarta.Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatankuantitatif dengan rancangan penelitian yang bersifat deskriptif assosiatif.Populasipenelitian siswa Kelas X SMA Negeri 6 Tahun Pelajaran 2017-2018 sebanyak 136siswa dan keseluruhannya digunakan sebagai sampel dengan teknik sensus. Teknikpengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan studi pustaka.Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan pembelajaranberpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswadengan nilai t hitung 3,148 dan p value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalammelakukan pengelolaan pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadappembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 2,561 dan p value 0,012 <0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan evaluasi pembelajaran berpengaruh positif dansignifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 3,120 danp value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan danevaluasi Pembelajaran PPKn berpengaruh terhadap pembentukan karakter disiplin siswasebesar 32,3% sedang sisanya sebesar 67,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar modelpenelitian.Kata kunci : Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi Pembelajaran dan KarakterKedisiplinan
MENELAAH HUBUNGAN ANTARA POLITIK DAN MAHASISWA PADA ERA MODERNISASI TERHADAP IDEOLOGI POLITIK Indah Nuri Lestari, Fadila Damayanti & Anita trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.448 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v6i2.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara politik danmahasiswa pada era moderenisasi terhadap ideologi politik, di era ini gerakanmahasiswa terhadap politik bisa dikatakan terbatas atau kurang, karena hal tersebut bisadilihat dari keikutsertaaan para mahasiswa dalam pemilu dan demokrasi lainnya. Selainitu, kurangnya pemahaman terhadap pentingnya politik dan anggapan dari setiapindividu terhadap politik bahwa politik tidak akan merubah kehidupannya.Padahalpartisipasi mahasiswa juga dibutuhkan apalagi sebagai penerus bangsa yang harusmempertahankan dan menjunjung tinggi ideologi negara. Metode yang digunakanadalah metode Deskriptif. Di dalam negara kita salah satu istilah yang palingkontroversial dalam setiap perkembangan pemikiran adalah ideologi politik. Dalammasyarakat luas bahkan sampai berbagai negara. Moderenisasi merupakan hasilkomersialisasi dan indusrialisasi, namun proses ini berlangsung melalui dukunganbirokrasi (politik). Dengan demikian variabel politik bisa dikatakan lebih penting dibandingkan ekonomi, seperti halnya di indonesia saat ini yang sedang marak kasuspolitik dari pada ekonomi masyarakat indonesia. Jika dibandingkan dengan negara lainyang sibuk memikirkan kemajuan dan kemakmuran ekonomi negaranya. Maka dari ituperlu diadakan sosialisasi politik terhadap seluruh mahasiswa tentang pentingnyapolitik dalam suatu negara.Kata kunci : Ideologi politik, Era modernisasi, Mahasiswa.
PENTINGNYA KOMUNIKASI SOSIAL BUDAYA DI ERA GLOBALISASI DALAM PERSPEKTIF NILAI PANCASILA Dela Ayu Kaswadi, Eko Wulandari & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.671 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v6i2.2551

Abstract

Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial, mempunyai arti bahwa manusiatidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Sedangkan kedudukan manusiasebagai makhluk berbudaya memiliki arti bahwa manusia diberi budi pekerti dan akalpikiran untuk menciptakan suatu budaya. Dalam hal ini, agar terciptanya keserasian darikedua aspek tersebut perlu adanya komunikasi ataupun interaksi antar sosial budaya.Karena manusia diciptakan dengan budayanya masing-masing dan lingkungan sosialyang berbeda-beda. Komunikasi antar sosial budaya ini sangat penting, karenatujuannya adalah untuk mengatasi perbedaan budaya dan lingkungan sosial. Karenapada saat kita berinteraksi dengan orang lain pasti melibatkan orang yang berbeda latarbelakang sosial dan budaya tidak hanya itu saja komunikasi sosial budaya ini jugabertujuan untuk mempelajari nilai-nilai sosial budaya seseorang yang sedangberinteraksi dengan kita. Namun, dalam komunikasi perlu adanya norma atau nilaisosial budaya. Hal ini bermaksud agar pada saat berkomunikasi seseorang memilikipedoman atau aturan agar tidak menyimpang atau bahkan menyinggung seseorang yangterlibat dalam interaksi tersebut karena adanya perbedaan latar belakang antara sosialbudaya. Seiring berjalannya waktu, saat ini komunikasi mulai melibatkan interaksiorang-orang yang berbeda tingkat modernitasnya. Perkembangan teknologi komunikasiberkembang sangat pesat di era globalisasi saat ini. Tidak menutup kemungkinan akanterjadi permasalahan baru yang timbul akibat dari globalisasi tersebut, misalnya akanadanya perubahan unsur kebudayaan yang sangat cepat, tidak sesuainya unsur yangsaling berbeda sehingga menimbulkan ketidakserasian kehidupan sosial untukmemecahkan permasalahan tersebut perlu adanya penyesuaian terhadap perubahanunsur budaya agar tercipta keserasian dalam kehidupan sosial.Kata kunci: Komunikasi, Sosial budaya, Globalisasi.
PENINGKATAN KESADARAN HUKUM BAGI REMAJA UNTUK MENANGGULANGI PENGARUH GLOBALISASI Damianus Agus Sido, Dalintang Ketut Dwi Saputri & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.338 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v6i2.2552

Abstract

Indonesia merupakan negara hukum, karena di Indonesia segala sesuatuperbuatan harus didasarkan pada hukum. Tujuan dibentuknya hukum yaitu untukmendapatkan kepastian hukum. Dengan ini mempunyai tujuan untuk meningkatkankesadaran akan hukum bagi remaja yang bertujuan untuk menangulanggi pengaruhglobalisasi.sebabglobalisasi menyentuh segala aspek dalam kehidupan,dapatmenciptakan permasalahan pada remaja. Jadi upaya yang dapat dilakukan dengancarapenyuluhan hukum pada remaja, melakukan pembaharuan hukum, proses hukum jugatidak boleh didasarkan pada hal politik, menjujung tinggi hak asasi manusia, penegakanhukum. Hukum di Indonesia belum sepenuhnya dilakukan, salah satu faktor adalahkurangnya kesadaran hukum.Kata Kunci: kesadaran Hukum, globalisasi
MENINGKATKAN KARAKTER CINTA LINGKUNGAN SEBAGAI KEPEDULIAN SISWA TERHADAP PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP Dalintang Ketut Dwi Saputri, Diana Wati & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2018): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.236 KB) | DOI: 10.33061/glcz.v6i2.2553

Abstract

Setiap siswa memiliki peran terhadap lingkungan disekitarnya dan juga dapatmenciptakan perubahan, terutama dalam kebersihan lingkungan.Keperdulian siswa terhadaplingkungan bisa dilakukan disekolah.Tujuan disini adalah meningkatkan karakter cintalingkungan sebagai mana keperdulian siswa terhadap pendidikan lingkungan hidup melaluimata pembelajaran. Sehingga disini siswa akan selalu diingatkan dan termotivasi untuk selaluperduli dan cinta terhadap lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan kebiasaan danpartisipasi. Penerapan pembelajaran inidapat dilakukan dengan carasepertiPengembanganproses pembelajaran dan pendidikan lingkungan hidup yang mencakup aspekkognitif, afektif, dan psikomotorik.Kata Kunci: Karakter, Lingkungan, Kepedulian
PENGARUH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PENGUATAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN KEWARGANEGARAAN (CIVIC SKILL) PADA SISWA DI SMP NEGERI 26 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Feri Agus Nugroho, Sugiaryo & Anita Trisiana
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2019): GLOBAL CITIZEN
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.509 KB) | DOI: 10.33061/jgz.v7i1.3053

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaranPendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 26 Surakarta. 2) Untuk mengetahui faktorapa saja yang dapat mendukung dan menghambat siswa dalam meningkatkan keterampilankewarganegaraan pada Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Untuk mengetahui upayamengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran PendidikanKewarganegaraan dalam meningkatkan keterampilan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah guru PendidikanKewarganegaran, kepala sekolah dan siswa, untuk memperoleh data mengenai pendidikankewarganegaraan dalam penguatan keterampilaan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dandokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraandi SMP Negeri 26 Surakarta tahun pelajaran 2018/2019 dilaksanakan dengan gurumenyusun perangkat pembelajaran, baik berupa silabus, RPP dan lembar penilaian siswa,selanjutnya guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagaimetode pembelajaran, misalnya ceramah bervariasikan tanya jawab, diskusi dan resitasi(penugasan). 2) Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Pelajaran Kewarganegaraanguna membentuk keterampilan kewarganegaraan yaitu adanya dukungan dari kepalasekolah yang mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan sekolah serta kompetensiguru PKn dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Sedangkan faktor yang menghambatsiswa dalam mengikuti Mata Pelajaran Kewarganegaraan yaitu terlalu banyak materi yangharus dikuasai oleh siswa, materi Pendidikan Kewarganegaraan terkesan overload,tumpang tindih, begitu banyak hal yang harus diajarkan dan dihafalkan oleh siswa,sehingga membebani siswa, keterbatasan metode dan media pembelajaran, latar belakangsiswa yang beraneka ragam, keterbatasan waktu dalam mengajar, kurangnya minat siswaterhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Upaya mengatasi hambatantersebut adalah setiap pertemuan diberikan informasi terbaru terkait persoalan yang sedangterjadi untuk menarik perhatian siswa agar lebih fokus dalam pembelajaran, menerapkanpembelajaran yang sifatnya non-akademik atau ekstrakulikuler seperti lewat kegiatanupacara, kegiatan kepramukaan, serta pemberian motivasi di setiap kegiatan pembelajaranguna menumbuhkan semangat dan minat siswa terhadap pembelajaran PendidikanKewarganegaraan.Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Keterampilan Kewarganegaraan

Page 7 of 20 | Total Record : 193