cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2020)" : 15 Documents clear
STRATEGI BRANDING PRODUK TSHIRT SAKA TELA MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Agum Sri Setyadharma; Nurnawati Hindra Hastuti; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam bisnis di bidang fashion, dapat ditinjau dari beberapa aspek. Salah satunya adalah bagaimana strategi promosi dari pelaku bisnis tersebut, dalam menjalankan atau memasarkan bisnisnya. Promosi dan membangun brand (branding) tidak harus melalui media-media yang mahal. Promosi melalui media instagram merupakan cara yang efektif dan efisien cukup untuk meningkatkan daya saing produk dan usaha. Teori yang digunakan dalam menganalisis strategi branding produk Tshirt Saka Tela menggunakan teori Rangkuti mengenai strategi branding merek baru (New brand). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram dilakukan dengan menggunakan akun Instagram dengan nama @Saka Tela. Akun tersebut merupakan akun media sosial yang dikelola oleh produk Tshirt Saka Tela yang memberikan informasi produk Tshirt Saka Tela, serta digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan, maupun followers yang ingin memesan atau menjawab pertanyaan pelanggan terhadap produk-produk Tshirt Saka Tela. Dalam penggunaan instagram tersebut, Tshirt Saka Tela menggunakan Promote Ig untuk memudahkan produk Saka Tela terlihat di beranda instagram, sehingga banyak pembeli baru dari berbagai daerah untuk melakukan pembelian maupun melakukan COD (cash on delivery) dengan pemilik Tshirt Saka Tela. Hasil penelitian menggunakan analisis SWOT diperoleh Strategi-SO, Strategi-WO, Strategi-ST dan Strategi-WT. Dari keempat strategi tersebut Tshirt Saka Tela hanya menggunakan strategi S-O yaitu dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimilikinya. Bentuk pelaksanaanya yaitu menambah variasi produk baru dan mengoptimalkan media online sebagai media promosi. Penambahan variasi produk baru dilakukan dengan menambah variasi produk seperti tas, sandal, gantungan kunci, aksesoris dan sebagainya. Sedangkan mengoptimalkan media online dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media seperti instagram, facebook maupun melalui toko online serta Tshirt Saka Tela dalam mempromosikan produknya agar lebih detail dalam memberikan informasi produk, baik mengenai harga, stok barang dan ukuran. Kata Kunci: Branding Produk, Media Sosial Instagram.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PESAN DIBALIK PEMBAGIAN MOTOR DINAS OLEH BUPATI KLATEN DI SOLOPOS.COM Indita Novita Sari
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Online media is required to convey the latest information to the community. The red motorcycle division policy is one of the policies that must be communicated to the public. Solopos.com as an online media that continues to highlight the policy aims to convey information according to the objectivies of policy conducted by regent Klaten, Sri Mulyani. This research aims to analyze the viewpoint of solopos.com in framing the message of the distribution of motorcycles in the service by regent Klaten. So from the analyze can be know point of view of journalists Solopos.com in delivering the news. Framing analyze is done with Zhongdang Pan and Kosicki models with a qualitative approach. The object in this study is news related to the message behind the division of motorcycling service by regent Klaten which was loaded in Solopos.com from 23 november to 28 november 2019. The results showed that framing done by Solopos.com was a critique of Klaten regent as a regent who capitalized on his post to conduct his preterm campaign by utilizing state facilities by making the motorcycle division policy for village head, village secretary and sexy order and security in Klaten. From the policy there were political message of the regent campaign to seek support from the beneficiaries of the policy. Kata Kunci : Analisis Framing, Berita Kritik, Bupati Klaten, Solopos.com.
KOMUNIKASI GETOK TULAR (WORD OF MOUTH) SEBAGAI PEMASARAN PRODUK CIU DI DESA BEKONANG KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Ichlasul Akbar; Buddy Riyanto
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi getok tular (word of mouth) sebagai pemasaran produk ciu di Desa Bekonang Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dipergunakan adalah data primer dan data sekunder. Peneliti menerapkan metode jenis wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara (interview guide). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah milik Kotler yang bahwa komunikasi getok tular adalah komunikasi pribadi tentang suatu produk antara pembeli sasaran dan para tetangga, teman, anggota keluarga, serta rekannya. Sehubungan dengan hal tersebut, bagaimana pengrajin alkohol atau ciu berhasil mempromosikan produksinya menggunakan komunikasi dari mulut ke mulut. Ketua paguyuban pengrajin alkohol 90% di Bekonang tersebut berupaya penuh memperkenalkan dan mempromosikan produknya kepada masyarakat umum, salah satu caranya yaitu dengan menggunakan komunikasi dari mulut ke mulut. Yaitu dengan cara melobi kepada seseorang yang hendak menggunakan produksi alkohol atau ciu mereka. Hal serupa juga dilakukan salah satu pelaku usaha atau pengrajin alkohol atau ciu dalam mempromosikan produk alkohol atau ciu. Keputusan pembeli merupakan tahap akhir dari tujuan dilakukannya sebuah pemasaran, di tahap ini dimana calon pembeli menentukan jadi atau tidaknya suatu barang dibeli. Kebanyakan pembeli mengambil keputusan atas dasar dari pengaruh pendapat orang lain dan manfaat apa yang diperoleh dari produk yang diharapkan. Simpulan penelitian ini adalah terjadinya pola hubungan komunikasi yang efektif dan komprehensif dari sebuah fenomena getok tular seorang konsumen kepada calon konsumen yang lain yang membantu pada penentuan keputusan pembeli. Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Getok Tular Ciu Bekonang.
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) TERHADAP TATA KELOLA PEMERINTAH PADA BAGIAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KOTA SURAKARTA Rizki Rediq Rahardian
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) berfungsi sebagai pedoman dalam penyelenggaraan suatu kegiatan pemerintahan, hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 15 orang, sampel dalam penelitian ini adalah staf Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Surakarta sebanyak 14 orang. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Uji coba yang digunakan untuk instrument ini adalah uji coba validitas dan realibilitas. Teknik analisis data menggunakan rumus Regresi Linier Sederhana, Uji t, Uji F, dan Koefisien Determinasi. Hasil Regresi Linier Sederhana diperoleh persamaan Y=19,454 + 0,754X, hal ini menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Intern Pemerintah berpengaruh positif terhadap Tata Kelola Pemerintah. Hasil Uji t variable Sistem Pengendalian Intern Pemerintah diperoleh t hitung = 3,263  - value 0,007 < 0,05, Ho ditolak dan Ha diterima, berarti Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (X) berpengaruh terhadap Tata Kelola Pemerintah (Y). Hasil Uji F nilai F table = 10,644 dengan  - value sebesar 0,007 < 0,05, maka Ho diterima, berarti ada pengaruh antara Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dengan Tata Kelola Pemerintah. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Tata kelola penyelenggaraan pemerintahan
Kinerja Organisasi Dalam Pelayanan Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) Di Kantor Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali Rohmad Dwi Errin Saputro
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategic Boyolali Regency conducts Integrated District Administrative Services, abbreviated as PATEN, that is, conducting administrative services carried out at the local District Office starting from the request to the issuance of documents by submitting the required documents. The purpose of this research is to describe & analyze the performance of organizations in providing services for making Electronic Resident Identity Cards (KTP-el) in the Nogosari District Office in Boyolali Regency. This research uses Agus Dwiyanto Performance Indicator Productivity, Service Quality, Responsiveness, Responsibility, Accountability. Primary and secondary data types. Data collection techniques are interviews, observation, documentation. Descriptive qualitative analysis method. Data analysis Data collection, data condensation, data presentation, conclusion drawing and verification. The results of the Productivity indicators and presponsiveness were good, Service Quality, Responsiveness and Accountability were not good. Suggestions, Service Quality for review, feasibility improvement, and additional facilities and infrastructure. Responsiveness of service providers increases discipline, courtesy, and hospitality. Accountability provides a guarantee of the time from 6 months to 12 months, but if the documents are 12 months before the documents are ready. so, then the service provider providesninformationntonthenapplicant. Keywords: Organizational Performance, Services, Electronic Identity Cards (KTP-el)

Page 2 of 2 | Total Record : 15