cover
Contact Name
A Faroby Falatehan
Contact Email
jurnalmpd@apps.ipb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmpd@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Jl. Kamper, Wing 5 Level 4, Kampus IPB Dramaga Bogor 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah
ISSN : 19796927     EISSN : 30643481     DOI : https://doi.org/10.29244/jurnal_mpd
Core Subject : Economy, Social,
Aim, Focus and Scope Aim Sebagai media penyebaran informasi yang bersifat kekinian dalam kerangka Pembangunan Daerah di Indonesia. Focus and Scope Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah sebagai media elektronik dengan penerbitan artikel ilmiah yang memiliki fokus pada lingkup pembangunan daerah dan bertujuan untuk meningkatkan teori dan praktik kebijakan publik. Adapun rumpun penekanan keilmuan pada Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, yaitu ekonomi, keuangan, manajemen, kebijakan publik, pembangunan daerah dan pembangunan sosial. Ekonomi (Economy) pada Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah mencakup pada kegiatan ekonomi pembangunan yang mencakup proses dimana pemerintah daerah dan pengelolaan sumber daya oleh masyarakat untuk menstimulus berkembangnya kegiatan ekonomi (pertumbuhan ekonomi) disuatu wilayah. Keuangan (Financial) mencakup pada peran dan fungsi lembaga keuangan bank dan non bank, pajak dan investasi daerah, pembangunan kewirausahaan daerah serta jasa keuangan dalam perekonomian daerah. Manajemen (Management) yang mencakup pada proses pemetaan, strategi, perencanaan dan tata kelola pembangunan daerah. Kebijakan Publik (Public Policy) terkait tentang analisis kebijakan dan metodologi pembangunan daerah. Pembangunan Daerah (Regional Development) mencakup pada teori ekonomi pembangunan daerah dan pembangunan daerah berkelanjutan. Pembangunan Sosial (Social Development) berfokus pada penyelarasan antara kebijakan sosial dengan tujuan pembangunan daerah, peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan rakyat daerah secara menyeluruh dan terpadu.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2023)" : 5 Documents clear
Strategi Optimalisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Dalam Meningkatkan Kinerja Pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat Voltri, Fransisca; Harianto, Harianto; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i1.52678

Abstract

Provinsi Sulawesi Barat telah memberikan kompensasi untuk meningkatkan motivasi kepada PNS dalam bentuk pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP). Pemberian TPP di Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat didasarkan pada kehadiran pegawai. Ditinjau dari dampak motivasi pegawai untuk meraih prestasi kerja yang tinggi sebagai salah satu dampak yang diharapkan dari penetapan tambahan penghasilan pegawai ini, terlihat bahwa harapan tersebut belum dapat dicapai. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis faktor-faktor yang menentukan dalam pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat; dan 2) merumuskan strategi optimalisasi pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) dalam meningkatkan kinerja PNS pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dengan kuesioner dan focus group discussion (FGD), serta data dari dokumen dan laporan yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskripsi dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis data penelitian untuk mengoptimalkan pemberian TPP pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat perlu dilakukan adanya peningkatan efektivitas manajemen kepegawaian berbasis kinerja untuk membangun profesionalisme PNS.
Analisis Potensi Pajak Restoran Dalam Penguatan Kapasitas Fiskal Kabupaten Dan Kota Di Provinsi Sulawesi Utara Ering, Sherly; Hakim, Dedi Budiman; Juanda, Bambang
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i1.52680

Abstract

Sumber pendapatan utama yang sering kali menjadi parameter dalam menentukan derajat otonomi fiskal yang dimiliki oleh suatu daerah adalah pendapatan yang diperoleh pemerintah daerah dari sumber-sumber yang dikelola oleh pemerintah daerah itu sendiri (PAD). Salah satu pendapatan utama yang secara potensial memperbesar kapasitas fiskal daerah adalah pajak daerah. Pajak daerah yang diterapkan dalam rangka pelaksanaan desentralsasi fiskal diharapkan mampu memberikan penerimaan yang signifikan dan memperbesar kemampuan daerah dalam membiayai pelayanan publiknya. Permasalahan dalam pengelolaan pajak daerah yang merupakan unsur utama PAD ini terutama disebabkan oleh terbatasnya kemampuan daerah dalam mengidentifikasi dan mengestimasi besar potensi pajak yang dimilikinya. Besar potensi pajak akan menjadi dasar dalam penentuan target penerimaan per jenis pajak bagi daerah. Penghitungan potensi masih terbatas pada pendekatan incremental yaitu keinginan untuk selalu menaikkan penerimaan pajak tanpa mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak daerah. Penelitianini memiliki tujuan untuk menghitung potensi riil salah satu jenis pajak daerah yaitu pajak restoran sehingga mendapatkan perbandingan antara penerimaan dengan potensi yang sesungguhnya. Hasil perhitungan potensi pajak restoran menunjukkan bahwa penerimaan daerah atas pajak restoran masih jauh dari potensi yang sesungguhya.
Kebijakan Daerah Dalam Penyelenggaraan Angkutan Umum Massal (Studi di Transpakuan Koridor Bubulak-Ciawi Kota Bogor) Hadikumara, Fikri; Hakim, Dedi Budiman; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i1.52683

Abstract

Salah satu kebijakan transportasi di Kota Bogor adalah menyelenggarakan angkutan massal yang memiliki daya angkut lebih besar dan efisien dalam menggunakan ruang jalan. Keberadaan bus sebagai salah satu sarana transportasi untuk menunjang kebutuhan pokok masyarakat memerlukan penanganan secara baik dan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan kebijakan daerah dalam penyelenggaraan angkutan umum massal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Data primer diperoleh dari survey stated preference dan indepth interview. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Kebijakan untuk meningkatkan jumlah penumpang Transpakuan dalam penyelenggaraan angkutan massal yang berkelanjutan dianalisis dengan Analytical Hiercarchy Process, sesuai urutan prioritasnya adalah sebagai berikut: (a) memberikan subsidi operasional bagi Transpakuan, (b) peningkatan kualitas koridor transpakuan dengan menghilangkan hambatan sepanjang jalur Transpakuan, dan (c) pengadaan armada Transpakuan melalui penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) atau subsidi modal kepada operator swasta.
Analisis Pengaruh Komponen Belanja Langsung Sektor Pendidikan Dan Sektor Kesehatan Terhadap Peningkatan Ipm Kota Bogor Djajuli, Idja; Siregar, Hermanto; Sarma, Ma’mun
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i1.52684

Abstract

Belanja daerah dengan alokasi yang tepat sasaran akan menciptakan kesempatan bagi masyarakat dalam memaksimalkan sumberdaya, dan manfaat yang diperoleh dari alokasi belanja yang optimal akan berkontribusi pada peningkatan produktivitas, naiknya produktivitas akan meningkatkan pendapatan per kapita, makin tinggi pendapatan per kapita akan meningkatkan permintaan terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan. Dari alokasi belanja langsung yang efesien dan efektif akan meningkatkan pembangunan manusia yang dicirikan dengan IPM. Semakin tinggi IPM akan mencerminkan kinerja alokasi belanja yang baik, sebaliknya semakin rendah IPM akan mencerminkan kinerja alokasi belanja pemerintah yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen belanja langsung sektor pendidikan dan sektor kesehatan yang berpengaruh terhadap peningkatan IPM Kota Bogor. Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi IPM Kota Bogor digunakan analisis regresi linier berganda menggunakan program SPSS versi 22. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang teridentifikasi dapat mempengaruhi peningkatan IPM di Kota Bogor adalah belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal.
Analisis Keberlanjutan Pelaksanaan Program Gerbangku Di Kabupaten Merauke Balagaise, Ancelina; Hartoyo, Sri; Kolopaking, Lala M
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i1.52686

Abstract

Gerakan Pembangunan Kampungku (Gerbangku) merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke sebagai terobosan untuk mengangkat derajat kehidupan masyarakat yang masih terisolasi, baik ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan pendidikan, terutama untuk masyarakat asli Papua yang tinggal di kampung-kampung. Kendala utama dalam perkembangan pembangunan yakni belum meratanya akses layanan pendidikan serta masih rendahnya kualitas SDM khususnya pada wilayah kampung yang mayoritas penduduk asli Papua. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi dan evaluasi pembangunan pendidikan melalui pelaksanaan program Gerbangku; dan (2) menganalisis status keberlanjutan program pembangunan daerah dengan konsep Gerbangku berdasarkan dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi pendidikan, dimensi sosial-budaya, dimensi kelembagaan, dan dimensi teknologi infrastruktur. Berdasarkan hasil analisis pembangunan berkelanjutan dengan konsep program Gerbangku di Kabupaten Merauke terlihat bahwa status keberlanjutan untuk dimensi ekologi termasuk dalam status cukup berkelanjutan (61,24%), dimensi ekonomi kurang berkelanjutan (45,38), dimensi pendidikan kurang berkelanjutan (44,26%), dimensi sosial cukup berkelanjutan (56,05%), dimensi kelembagaan cukup berkelanjutan (53,07%), dan dimensi teknologi cukup berkelanjutan (52,10%).

Page 1 of 1 | Total Record : 5