cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2014)" : 5 Documents clear
ANALISIS PEMBINAAN ATLET RENANG PADA PENGURUS PROPINSI DAN PENGURUS CABANG PERSATUAN RENANG SELURUH INDONESIA (PRSI) SE-ACEH TAHUN 2013 Dadi Dartija
Jurnal Penjaskesrek Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.756 KB)

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pembinaan atlet renang pada pengurus propinsi dan pengurus cabang Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) se-Aceh tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah ketua pengurus provinsi dan ketua pengurus cabang yang berjumlah 4 orang pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) di kabupaten/kota se-Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini berupa narasi atau gambaran tentang kondisi pembinaan atlet di tempat penelitian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pembinaan atlet renang pada pengurus propinsi dan pengurus cabang PRSI se Aceh belum berjalan maksimal, hal ini terlihat dari sejumlah pelatih yang tidak memiliki sertifikat pelatih dan tidak mengikuti pelatihan, tidak memberikan asupan gizi, pelatih yang tidak mendapatkan prestasi. Ditinjau dari sarana dan prasarana belum memadai baik secara kualitas maupun kuantitas, serta minimnya dukungan anggaran dari pemerintah dalam pembinaan atlet.
PENGARUH UMPAN BALIK DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BULUTANGKIS: (Studi Eksperimen pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 165 Jakarta) Andy Nur Abady
Jurnal Penjaskesrek Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.166 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umpan balik dan minat belajar terhadap hasil belajar bulutangkis. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang yang merupakan siswa kelas VIII SMP Negeri 165 Jakarta dengan menggunakan rancangan penelitian treatment by level 2 x 2. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Tuckey pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan (1) secara umum, terdapat perbedaan yang signifikan antara umpan balik tertunda dan umpan balik langsung terhadap hasil belajar bulutangkis (Fo 4,19 > 4,11 Ft), dan umpan balik tertunda memberikan hasil belajar bulutangkis yang lebih baik daripada umpan balik langsung, (2) terdapat interaksi antara umpan balik dan minat belajar terhadap hasil belajar bulutangkis (Fo 23,96 > 4,11 Ft), (3) pada siswa dengan minat belajar tinggi, umpan balik tertunda memberikan hasil belajar bulutangkis yang lebih baik daripada umpan balik langsung (Qo 13,5 > 4,33 Qt), dan (4) pada siswa dengan minat belajar rendah, umpan balik langsung memberikan hasil belajar bulutangkis yang lebih baik daripada umpan balik tertunda (Qo 5,68 > 4,33 Qt).
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DIUDARA PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Zikrur Rahmat
Jurnal Penjaskesrek Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.488 KB)

Abstract

Lompat jauh adalah suatu bentuk gerakan melompat mengangkat kaki ke atas ke depan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara yang dilakukan dengan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhya. Sasaran dan tumpuan lompat jauh adalah untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin. Jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai batas terdekat dari letak pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara power tungkai terhadap kemampuan lompat jauh pada siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan lompat jauh (r = 0,72), daya ledak otot tungkai memberikan kontribusi 51,84% terhadap kemampuan lompat jauh pada sisiwa Kelas X SMA Negeri 11 Banda Aceh.
EVALUASI KEMAMPUAN KONDISI FISIK DOMINAN PADA ATLIT PENCAK SILAT PERGURUAN GERAK ILHAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2014 Syahrul
Jurnal Penjaskesrek Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.535 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “ Evaluasi Kemampuan Kondisi Fisik Dominan pada Atlet Pencak Silat Perguruan Gerak Ilham Kabupaten Aceh Besar tahun 2014”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan kondisi fisik dominan atlet pencak silat Perguruan Gerak Ilham Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet pencak silat Perguruan Gerak Ilham Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 13 orang, mengingat jumlah populasi lebih dari 100 maka peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel sebanyak 10 %. Teknik pengambilan sampel menggunakan secara acak (random sampling). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes,(1) tes daya tahan jantung paru diukur dengan menggunakan tes Balke lari 15 menit,(2) tes daya tahan otot lengan dan tungkai diukur dengan menggunakan tes pull up, sit up, squat jump,(3) tes kekuatan lengan diukur dengan pull and push dynamometer,(4) tes kekuatan tungkai diukur dengan leg dynamometer,(5) tes kelincahan diukur dengan menggunakan tes lari bolak-balik 4x10 meter,(6) tes kecepatan diukur dengan menggunakan tes lari 30 meter. Data diolah menggunakan statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata dan persentase. Hasil rata-rata dalam penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) tes balke lari 15 menit (X=56,63), dikatagorikan baik,(2) tes pull up 1 menit (X=12,11), dikategorikan sedang, (3)tes gantung siku tekuk untuk putri (X= 18,6)dikatagorikan kurang, (4) tes sit up 1 menit (X=44,1), dikatagorikan sedang, (5) tes squat jump (X=58,3) dikatagorikan baik,(6) tes lari 30 meter (X=4,6) dikatagorikan baik (7) tes pull dynamometer (X=20,2) dikategorikan kurang, (8) tes push dynamometer (X=27,0) dikatagorikan sedang,(9) tes leg dynamometer (X=112,4) dikatagorikan kurang, (10) tes lari bolak-balik 4 x10 meter (X=13,4) dikatagorikan baik. Dari analisis data, dapat disimpulkan bahwa kemampuan kondisi fisik dominan pada atlet pencak silat Perguruan Gerak Ilham Kabupaten Aceh Besar tahun 2014 berada pada kategori baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR MELALUI PENDEKATAN BERMAIN Hendra Saputra
Jurnal Penjaskesrek Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.393 KB)

Abstract

Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan hasil belajar gerak dasar siswa melalui model pendekatan bermain ditinjau dari gerak dasar (jalan lari dan lompat) bagi siswa kelas III SD Negeri Neuheun Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang penerapan model pembelajaran dengan pendekatan bermain pada pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan (action research). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Neuheun Kapubaten Aceh Besar, yang berjumlah 22 orang. Penelitian ini dilakukan dengan enam kali pertemuan terdiri dari dua siklus, setiap siklus 3 kali pertemuan, siklus pertama yang direalisasikan melalui tindakan memberikan hasil kepada siswa, hasilnya nilai rata-rata siswa dalam pembelajaran gerak dasar (jalan,lari dan lompat) 61,59 atau 61%. Siklus ke dua yang direalisasikan melalui tindakan hasil refleksi dari siklus 1 memberikan hasil kepada siswa sesuai rencana dan model pembelajaran, hasilnya rata-rata 75.09 atau 75% siswa tuntas karena sudah mencapai bahkan sudah melebihi standar Ketuntasan belajar yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) dengan model pendekatan bermain untuk gerak dasar (jalan, lari dan lompat) hasil belajar siswa meningkat (2) dengan model pendekatan bermain siswa termotivasi serta aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 5