cover
Contact Name
AVIN WIMAR BUDYASTOMO
Contact Email
wimar1984@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
wimar1984@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication)
ISSN : 25485857     EISSN : 25487124     DOI : -
INJECT Journal is an academic journal published by Faculty of Dakwah State Institute for Islamic Studies (IAIN) Salatiga. INJECT journal focuses on the discussion of interdisciplinary communicatin, social-religious research that includes culture, social development and institution management using quantitative or qualitative research methods. This journal is a media to accommodate the result of research of students, lecturers, or practitioners.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 7 Documents clear
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DETEKSI LOKASI KEBAKARAN LAHAN JATI DI DESA KALIJAMBE KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG Avin Wimar Budyastomo
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2152.191 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.63-80

Abstract

Kalijambe village is a village located in Bringin sub district of Semarang. The geographical position of the village Kalijambe is still largely in the form of rubber and teak plantations. Thus, the dry season is very prone of fires. The cause of the fire itself is caused by the citizens who burned the bush and grass growing around the rubber plants and teak. In the other hand, this case was not recognized by people that it was the cause of the fire. Geographic Information System to detect the fire location is intended to help Kalijambe  village government to see the areas affected by fire through the coordinate points contained on google map fire. The method used was the method of field survey conducted periodically. This research resulted that the affected areas were known and signed with black mark on the map location.AbstrakDesa Kalijambe adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Letak geografis dari desa Kalijambe sebagian besar masih berupa lahan perkebunan Karet dan Jati. Sehingga pada musim kemarau sangat rawan terhadap kebakaran. Penyebab dari kebakaran itu sendiri dari warga yang membakar lahan untuk membersihkan rumput maupun tumbuhantumbuhan  kecil yang berada disekitar tanaman karet dan jati. Namun hal tersebut belum disadari oleh warga akibat dari pembakaran tersebut. Sistem Informasi Geografis Deteksi lokasi kebakaran ini bertujuan untuk membantu pemerintah desa kalijambe melihat daerah terdampak kebakaran melalui titiktitik koordinat yang terdapat pada google map api. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey lapangan yang dilakukan secara periodik. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui letak daerah yang terdampak oleh kebakaran yang ditandai dengan warna hitam pada peta lokasi.
DAKWAH ISLAMIYAH DAN PROSELYTISME; TELAAH ATAS ETIKA DAKWAH DALAM KEMAJEMUKAN Yahya Yahya
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.13 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.81-98

Abstract

This article focuses on proselytism which convert from one’s point of view to other point of view in religion contact, that covers two things; an attempt to convert person from religion to other and convert person from one sect to other. In modern era, Islam is missionary religion that obligates its worshipers to expand its missions where it has rules, ethics, and glorioushabit in preaching the religion. The main duty as preacher, he has to comprehend well his religion teaching with various approaches; normative theological, anthropologic, sociologic, philosophic, historical, cultural, and physiologic approach so that religion understanding will be optimal, consciously do the religion teaching, thus it will awaken and return to itspure potency which is purposed to get the happiness in the world and hereafterAbstrakArtikel ini fokus pada proselytisme yang merupakan upaya untuk mengonversi atau memindahkan seseorang dari satu sudut pandang ke sudut pandang  lainnya, dalam konteks keagamaan, yang mencakup dua hal yakni upaya untuk mengonversi seseorang dari satu agama ke agama lain, dan mengonversi seseorang dari satu aliran keagamaan ke aliran lainnya baik perubahan keimanan dan kepercayaan atau aliran keagamaan. Di era modern, Islam sebagai agama misi yang mewajibkan pemeluknya untuk menyebarluaskan ajarannya yang telah memiliki aturan main, etika, dan kebiasaan luhur dalam berdakwah. Tugas utama pendakwah harus memahami ajaran agama dengan berbagai macam pendekatan teologis normatif, antropolgis, sosiologis, filosofis, historis, budaya, dan psikologis agar pemahaman agama bisa optimal, mengamalkan ajaran agama secara sadar, sehingga menjadikannya bangkit dan kembali ke potensi fitrinya yang tujuannya adalah bahagia di dunia dan akhirat.
INTERNALISASI NILAI-NILAI TAUHID DALAM KESEHATAN MENTAL Kastolani Kastolani
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.88 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.1-24

Abstract

For a Muslim, the most important and foremost to reach a healthy mental is to establish, strengthen, and establish the belief and unity of God that exists within him. Because, with a strong, or solid, and steady belief and unity of God, his soul will always be stable, his mind remains calm, and his emotion is under control. The role of unity of God gives calmness and serenity of soul that at least consists of five things; (a) Feeling like to be loved and cherished which is needed by every person in life and existence. (b) Feeling safety is every person’s needs within him physically and mentally. (c) Self esteem sense means everyone has self esteem in order to be respected by others. (d) Curiosity or recognizing something, where someone has curiosity instinct. (e) Sense of being successful, everyone wants his life to be successful that will bring happiness.Abstrak Bagi seorang muslim, usaha yang paling penting dan utama untuk menuju mental yang sehat adalah memantapkan, menguatkan, dan mengokohkan akidah atau tauhid yang ada dalam dirinya. Sebab, dengan akidah atau tauhid yang kuat, ko koh, dan mantap, jiwanya akan selalu stabil, pikirannya tetap tenang, dan emosi   nya terkendali. Peranan tauhid memberikan ketenangan dan ketenteraman jiwa setidaknya ada lima hal yaitu; (a) Perasaan ingin dikasihi dan disayangi merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap insan dalam hidup dan kehidupannya. (b) Perasaan aman merupakan kebutuhan setiap orang dalam dirinya, baik lahir maupun batin. (c) Rasa harga diri artinya setiap orang memiliki, agar dirinya dihargai orang lain. (d) Rasa ingin tahu atau mengenal sesuatu, seseorang mempunyai naluri ingin tahu. (e) Rasa ingin sukses, setiap orang ingin dalam kehidupannya mengalami keberhasilan yang akan membawa kebahagiaan.
TOLERANSI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI MASYARAKAT RANDUACIR Rasimin Rasimin
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.668 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.99-118

Abstract

This research used the qualitative approach, i.e. the research that generates descriptive data in the form of the written word or people speaking or behavior that can be observed. The results of this research show that pluralisme and nonviolence in religion at Randuacir Argomulyo Salatiga namely: (a) through the efforts of internal dialogue and religious interfaith, this requires a change of perspective and how to act regarding to the presence of different cultures and religions. The point to understand the process of a dialogue is based on the willingness to open up in encountering authenticity, and on a whim to appear critical and objective interreligious dialogue that departs from the obscurity of the concept and perception that in the end it will only bore the forum because they are blasphemous, adjudicate, and justify his group.AbstrakPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  yaitu penelitian yang menggunakan data deskriptif yang berbentuk tulisan, perkataan, atau tingkah laku yang dapat diukur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pluralism dan anti kekerasan dalam beragama di desa Randuacir Argomulyo Salatiga berupa melalui upaya dialog internal dan antar beragama membutuhkan perubahan perpektif  dan dan bagaimana bersikap karena karena adanya perbedaan budaya dan agama. Inti dalam memahami proses dialog didasarkan pada keinginan untuk membuka diri dalam menyikapi kebenaran dan sikap untuk mewujudkan dialog antar agama yang kritis dan objektif  yang berawal dari ketidakjelasan konsep dan persepsi yang pada akhirnya hanya menjenuhkan forum karena mereka hanya menghujat, menghakimi, dan membenarkan kelompok mereka.
KOMODIFIKASI: CERMIN RETAK AGAMA DI TELEVISI: PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK MEDIA Muhamad Fahrudin Yusuf
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.343 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.25-42

Abstract

Co-modification of religion has been penetrating on commercial television in Indonesia for long time. The program produced by Indosiar “Mamah dan Aa Beraksi”, “Islam itu Indah” launched by Trans TV, a soap opera entitled “Tukang Bubur Naik Haji” played on RCTI, an Indian serial film entitled “Jodha Akbar” and imported Turkish Film “Abad Kejayaan” played on ANTV, and similar drama entitled “Cermin Kehidupan” played on Trans 7 are some examples of the programs. Based on the observation and writer’s thought, it was found that the preacher, contents of program, even the audiences includethe religion into the program and it was interrupted with capitalism. In the other hand, Religion should be avoided from this case.AbstrakKomodifikasi agama telah lama merambah di televisi komersial di Indonesia. Dari program “Mamah dan Aa Beraksi” Di Indosiar dan “Islam Itu Indah” di Trans TV hingga sinetron “Tukang Bubur Naik Haji” (TBNH) di RCTI, film seri India “Jodha Akbar” dan drama seri impor Turki “Abad Kejayaan” di ANTV dan acara serupa seperi sinetron “Cermin Kehidupan” di Trans 7. Melalui pengamatan sekilas dan studi pemikiran penulis didapati temuan bahwa dai, konten hingga audiens agama yang semestinya berada di luar area kontestasi.tak luput dari kepentingan kapital itu.
ANALISIS WACANA RETORIKA DAKWAH K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR Bahroni Bahroni
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.293 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.119-141

Abstract

Indonesia is big country which has biggest Muslim in the world so that dakwah activity is really strategic. Da’wah activities can not be avoided from press. the most well known da’i in public are Abdullah Gymnastiar. This research was objected to describe the grammatical cohesion in their dakwah rhetoric. The procedure to analyze the data were as follow: (1) making into order the data that corresponds the problem answered; (2) Making into units the data based on its order according to the possibilities of category characteristics relation;(3) the interpreting the data score based on the problem that will be answered; (4) the evaluating the range of feasibility and completeness of data related to the problem stretch. The research result covered reference, substitution, elliptics, and conjunction.AbstrakIndonesia merupakan negara besar dengan muslim terbanyak di dunia, maka aktivitas dakwah merupakan hal yang sangat strategis. Aktivitas dakwah tidak luput dari liputan media massa,. Di antara da’i yang sangat dikenal oleh masyarakat adalah Abdullah Gymnastiar. Tujuan penelitian untuk mendeskripsi kan wujud kohesi gramatikal retorika dakwah ketiga tokoh tersebut. Adapun langkah analisis data sebagai berikut: (1) pengurutan data sesuai dengan masalah yang akan dijawab; (2) pembentukan satuan­satuan data dalam setiap urutannya sesuai dengan kemungkinan hubungan ciri kategorinya; (3) interpretasi nilai data sesuai dengan masalah yan akan dijawab; (4) evaluasi tingkat kelayakan dan kelengkapan data dikaitkan dengan rentang masalahnya.wacana retorika dakwah tokoh ini mencakup referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi.
KRITIK OTORITARIANISME TEKS DENGAN PISAU HERMENEUTIK; KAJIAN TERHADAP PEMIKIRAN KHALED M ABOU KHALED Alfi Qonita Badi’ati
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.839 KB) | DOI: 10.18326/inject.v1i1.43-62

Abstract

Khaled is one of scholars who is really anxious to the Islamic law. He against the fatwas produced by some institutions or certain scholars, especially, a fatwa regarding fiqh as the final solutions of ummah. Eventually, these instructions are considered to be authoritarian or discrimination for the weak class. The methodological errors in understanding the Islamic resources are the causes of the emergence of authoritarianism phenomenon. Khaled offers the hermeneutic methode to solve these problems. Methodology of Khaled’shermeneutic consists of three elements; determination of meaning, text competence, and the concept of representation in Islam. Using the hermeneutic approach, Islamic law produced, is expected to be authoritative, innovative, and dynamic.AbstrakKhaled merupakan salah satu cendikiawan muslim yang tertarik dibidang hukum Islam. Ia menentang fatwa yang dibuat beberapa lembaga atau beberapa cendikiawan khususnya fatwa mengenai fiqih sebagai solusi akhir umat. Pada akhirnya fatwa ini dianggap otoriter dan diskriminatif terhadap kalangan lemah. Kesalahan metode dalam memahami sumber-sumber kajian islam merupakan penyebab munculnya fenomena keotoriteran tersebut. Khaled menawarkan sebuah metode hermeneutik untuk mengatasi masalah tersebut. Metode hermeneutik Khaled terdiri dari tiga elemen: penentuan makna, kompetensi teks, dan konsep penafsiran dalam Islam. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutik, hukum Islam yang terbentuk diharapkan menjadi berwibawa, inovatif, dan dinamis.

Page 1 of 1 | Total Record : 7