cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi)
ISSN : 25799118     EISSN : 25499750     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jrst
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) adalah jurnal peer reviewed dan Open-Acces. JRST merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JRST mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang meliputi bidang Matematika, Kimia, Biologi, Teknologi Rekayasa dan Keteknikan, Farmasi, Geografi, Komputer dan Teknologi Informasi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan penulisan. JRST terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan September.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Volume 10 No. 1, March 2026: JRST" : 24 Documents clear
Implementation of Bootstrap and PHP in a Web-Based Academic Violation Recording System : Implementasi Framework Bootstrap dan PHP dalam Sistem Pencatatan Pelanggaran Ujian Akhir Semester Iqbal, Mohammad; Supriyati, Endang; Listyorini, Tri
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.28796

Abstract

 Final exams, are usually one of the most important components in course assessment, for measuring learning outcomes. This activity is usually conducted at the end of the semester, and violations by students often occur during its implementation. Violations can include tardiness, cheating, collaboration, or other offenses. The Faculty of Engineering at Universitas Muria Kudus (UMK) pays special attention to this issue because the large number of students increases the potential for violations and the volume of violation data, making it impossible to record manually. Therefore, to facilitate the recording and management of violation data, a web-based violation recording system application was developed. This research is aimed at developing an application using the Waterfall method. The stages of application development include four stages, namely data collection and problem identification, design, implementation, and maintenance. The system is implemented in two parts, namely the front-end, which is developed using the Bootstrap framework to produce a responsive and easy-to-use interface, and the back-end, which is built with the PHP programming language as server-side programming with the support of the MySQL database, which is open source, free, and highly compatible with PHP, thereby supporting efficient information system development. The results of testing using the black box testing method show that all pages and features in the system are functioning as designed, so it can be concluded that the system is working properly. With this UAS violation recording system in place, it is hoped that the committee can improve efficiency in recording violations and encouraging student discipline during the examination.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Ujian Akhir Semester biasanya menjadi salah satu komponen terpenting dalam evaluasi penilaian mata kuliah, untuk mengukur capaian pembelajaran. Kegiatan ini biasanya dilakukan di akhir semester dan seringkali dalam pelaksanaannya, terjadi pelanggaran oleh mahasiswa. Pelanggarannya bisa berupa datang terlambat, mencontek, kerja sama atau pelanggaran yang lainnya. Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK) mempunyai perhatian khusus terhadap masalah ini, karena dengan jumlah mahasiswa yang cukup besar maka potensi pelanggaran meningkat dan data pelanggaran menjadi lebih besar, sehingga tidak mungkin dicatat secara manual. Olah sebab itu, untuk mempermudah pencatatan dan pengelolaan data pelanggaran, dikembangkan sebuah aplikasi sistem pencatatan pelanggaran berbasis web. Penelitian ini adalah ditujukan untuk pengembangan aplikasi, dengan menggunakan metode Waterfall. Tahapan pengembangan aplikasi ini meliputi empat tahap, yaitu pengumpulan data dan identifikasi masalah, perancangan, implementasi, serta pemeliharaan (maintenance). Sistem diimplementasikan dalam dua bagian, yaitu front-end yang dikembangkan menggunakan framework Bootstrap agar menghasilkan tampilan antarmuka responsif dan mudah digunakan, serta back-end yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP sebagai server-side programming dengan dukungan basis data MySQL yang bersifat open source, gratis, dan sangat kompatibel dengan PHP sehingga mendukung pengembangan sistem informasi secara efisien. Hasil pengujian menggunakan metode black box testing menunjukkan bahwa seluruh halaman dan fitur dalam sistem telah berjalan sesuai dengan rancangan, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik. Dengan adanya sistem pencatatan pelanggaran UAS ini, diharapkan panitia dapat meningkatkan efisiensi dalam pencatatan pelanggaran sekaligus mendorong terciptanya kedisiplinan mahasiswa selama pelaksanaan ujian    
Phytochemical Study and Determination of Minimum Inhibitory Concentration (MIC) of Rambutan Leaf (Nephelium lappaceum L.) Extract Against Salmonella typhi and Bacillus cereus: Studi Fitokimia Dan Penentuan Kadar Hambat Minimum (KHM) Ekstrak Etanolik Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Terhadap Salmonella thypi dan Bacillus cereus Nabila, Dewi; Widianingsih, Mastuti
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.28803

Abstract

Infections caused by Salmonella typhi and Bacillus cereus represent a significant public health concern, exacerbated by increasing antibiotic resistance. Rambutan (Nephelium lappaceum L.) leaf extract contains bioactive compounds with potential antibacterial activity, however its efficacy against these pathogens remains underexplored. The objective of this research to evaluate the antibacterial activity of ethanol extract of rambutan leaves against S. typhi and B. cereus by determining the Minimum Inhibitory Concentration (MIC). The research included plant identification, ethanol maceration extraction, phytochemical screening, and antibacterial assessment using the broth dilution method. The extract yielded 13.97%, and phytochemical analysis revealed the presence of flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, terpenoids, and phenolic compounds. The MIC of the extract was 25% for both bacteria, with S. typhi exhibiting higher sensitivity. The antibacterial mechanism is presumed to involve interactions of secondary metabolites with bacterial cell membranes and nucleic acid components. These findings highlight the potential of rambutan leaf extract as a promising antimicrobial agent for further development.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Infeksi akibat Salmonella typhi dan Bacillus cereus menjadi masalah kesehatan yang serius dengan meningkatnya resistensi antibiotik. Ekstrak daun rambutan mengandung senyawa bioaktif potensial antibakteri, namun efektivitasnya terhadap kedua bakteri tersebut belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun rambutan terhadap S. typhi dan B. cereus melalui penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Penelitian meliputi tahap identifikasi tanaman, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol, screening fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri melalui metode dilusi cair untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) ekstrak terhadap S. typhi dan B. cereus. Ekstrak daun rambutan menghasilkan rendemen 13,97%. Analisis fitokimia menunjukkan keberadaan flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, terpenoid, dan senyawa fenolik. Hasil uji antibakteri menunjukkan KHM ekstrak terhadap S. typhi dan B. cereus masing-masing 25%, dengan S. typhi lebih sensitif. Mekanisme antibakteri diduga terkait interaksi metabolit sekunder dengan membran sel dan komponen nukleat bakteri. Temuan ini menegaskan ekstrak daun rambutan berpeluang dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan antimikroba.
Energy Efficiency Strategies in Electric Railway Traction Systems: A Systematic Review with Implications for Developing Countries : Strategi Efisiensi Energi dalam Sistem Traksi Kereta Api Listrik: Tinjauan Sistematis dengan Implikasi bagi Negara Berkembang Nurjana, Elsa Vini Eka; Akhsan, Hamdi; Fajriah, Nurkholisa
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.28997

Abstract

Electric railway systems are widely recognized as energy-efficient transport modes; however, significant gaps remain between theoretical efficiency and operational performance in developing countries. In Indonesia, regenerative braking simulations indicate recovery potentials of up to 78%, while actual implementation in the Jabodebek LRT achieves only about 15.65%. This study aims to identify context-appropriate energy efficiency strategies and explain the structural factors limiting their transferability from developed to developing railway systems. This research employed a systematic literature review following PRISMA 2020 guidelines. A total of 33 peer-reviewed studies published between 2010 and 2025 were selected from Scopus, IEEE Xplore, ScienceDirect, and Google Scholar using predefined inclusion and exclusion criteria. The selected literature was analyzed through an integrated framework combining vehicle, operational, and infrastructure perspectives. The results indicate that effective energy savings depend on synergistic integration across system levels, a condition rarely achieved in developing contexts due to power quality instability, fragmented operational planning, and limited institutional coordination. While advanced technologies such as regenerative braking and energy storage systems offer high theoretical benefits, their practical effectiveness is constrained by local infrastructure readiness. Conversely, low-cost operational measures such as eco-driving and harmonic mitigation demonstrate higher feasibility and immediate impact. The primary contribution of this review is the conceptualization of the "adaptation gap" as a critical barrier to technology transfer and the proposal of a phased implementation roadmap that prioritizes operational optimization and power quality improvement before large-scale infrastructure investment.The findings provide an evidence-based roadmap for urban rail operators in resource-constrained environments, emphasizing the need for coordinated institutional frameworks to bridge the adaptation gap between technological design and operational reality.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Meskipun Sistem kereta api listrik dikenal sebagai moda transportasi yang hemat energi, namun dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan besar antara potensi efisiensi teoretis dan kinerja operasional di negara berkembang. Di Indonesia, simulasi pengereman regeneratif menunjukkan potensi pemulihan energi hingga 78%, sementara implementasi nyata pada LRT Jabodebek hanya mencapai kurang dari 20%. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi efisiensi energi yang sesuai konteks serta menjelaskan faktor struktural yang membatasi transferabilitas teknologi dari negara maju ke negara berkembang. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review mengikuti pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 33 artikel bereputasi yang terbit pada periode 2010–2025 dikumpulkan dari basis data Scopus, IEEE Xplore, ScienceDirect, dan Google Scholar melalui kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Literatur yang terpilih dianalisis menggunakan kerangka terintegrasi yang mencakup aspek kendaraan, operasional, dan infrastruktur. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi energi secara signifikan hanya dapat dicapai melalui integrasi sinergis antar tingkat sistem, kondisi yang jarang terpenuhi di negara berkembang akibat ketidakstabilan kualitas daya, fragmentasi perencanaan operasi, serta keterbatasan koordinasi kelembagaan. Meskipun teknologi lanjut seperti pengereman regeneratif dan sistem penyimpanan energi menawarkan manfaat teoretis yang tinggi, efektivitas praktisnya sering terhambat oleh kesiapan infrastruktur lokal. Sebaliknya, intervensi berbiaya rendah seperti eco-driving dan mitigasi harmonisa menunjukkan tingkat kelayakan yang lebih tinggi serta dampak yang lebih cepat. Kontribusi utama penelitian ini adalah konseptualisasi 'kesenjangan adaptasi' sebagai penghambat kritis transfer teknologi serta pengusulan peta jalan implementasi bertahap yang memprioritaskan optimasi operasional dan perbaikan kualitas daya sebagai fondasi sebelum investasi infrastruktur skala besar."Temuan ini menyediakan peta jalan berbasis bukti bagi operator kereta perkotaan di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya, sekaligus menegaskan pentingnya kerangka koordinasi kelembagaan untuk menjembatani kesenjangan adaptasi antara desain teknologi dan realitas operasional.
Impact of Overloading and Overdimensioned Loads on Vehicle Aerodynamics and Operating Costs Using CFD Simulation and HDM-4 Model: Pengaruh Beban dan Dimensi Muatan Berlebih Terhadap Aerodinamika dan Biaya Operasi Kendaraan Berbasis Simulasi CFD dan Model HDM-4 Nariendra, Pradhana Wahyu; Juanita, Juanita
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.30021

Abstract

Overdimension and overloading (ODOL) practices in coal transport trucks in Indonesia contribute to increased Vehicle Operating Costs (VOC), energy inefficiency, and accelerated road infrastructure deterioration. Although the HDM-4 model has been widely applied for operational cost estimation, most previous studies rely on default aerodynamic parameters that do not adequately represent geometric changes caused by excessive loading. This study aims to develop a more accurate VOC estimation by integrating Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations with calibration of the HDM-4 Level II model under progressive overload conditions. The analysis was conducted on open-body trucks with a 1.2 axle configuration across five loading scenarios ranging from 8 to 12 tonnes. Actual aerodynamic parameters, including frontal area (AF) and drag coefficient (Cd), were obtained through CFD simulations and incorporated into the HDM-4 model to estimate fuel, lubricant, and tyre costs. The results indicate that increasing the payload from 8 to 12 tonnes enlarges the frontal area from 4.08 m² to 4.69 m² and raises the drag coefficient from 0.73 to 0.87, thereby increasing aerodynamic resistance and engine power demand. Economically, this condition leads to a 13.06% increase in fuel costs and a 3.55% increase in tyre costs compared with the standard load condition. These findings demonstrate that integrating actual aerodynamic parameters into the HDM-4 framework produces VOC estimates that are more sensitive to variations in loading configuration. The proposed approach provides methodological contributions to evaluating the economic impacts of ODOL practices and supports the strengthening of overload control policies.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Praktik Overdimension dan Overloading (ODOL) pada truk angkutan batubara di Indonesia berkontribusi terhadap peningkatan Biaya Operasi Kendaraan (BOK), pemborosan energi, dan percepatan kerusakan infrastruktur jalan. Meskipun model HDM-4 telah banyak digunakan untuk estimasi biaya operasional, sebagian besar studi masih mengandalkan parameter aerodinamika default yang belum merepresentasikan perubahan geometri akibat muatan berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan estimasi BOK yang lebih akurat melalui integrasi simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan kalibrasi model HDM-4 Level II pada kondisi overload progresif. Analisis dilakukan pada truk bak terbuka konfigurasi sumbu 1.2 dengan lima skenario muatan antara 8 hingga 12 ton. Parameter aerodinamika aktual berupa luas area frontal (AF) dan koefisien hambatan (Cd) diperoleh melalui simulasi CFD dan digunakan sebagai input kalibrasi dalam model HDM-4 untuk menghitung biaya bahan bakar, pelumas, dan ban. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan muatan dari 8 menjadi 12 ton meningkatkan AF dari 4,08 m² menjadi 4,69 m² dan menaikkan Cd dari 0,73 menjadi 0,87, yang memperbesar hambatan aerodinamis dan kebutuhan daya mesin. Secara ekonomi, kondisi tersebut meningkatkan biaya bahan bakar sebesar 13,06% dan biaya ban sebesar 3,55% dibandingkan muatan standar. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi parameter aerodinamika aktual ke dalam HDM-4 menghasilkan estimasi BOK yang lebih sensitif terhadap perubahan konfigurasi muatan. Pendekatan ini memberikan kontribusi metodologis dalam evaluasi dampak ekonomi praktik ODOL serta mendukung penguatan kebijakan pengendalian muatan berlebih.

Page 3 of 3 | Total Record : 24