cover
Contact Name
Muchamad Suradji
Contact Email
jurnaldarelilmi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldarelilmi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 23033487     EISSN : 25500953     DOI : -
Core Subject : Education,
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Terbit pada bulan April dan Oktober setiap tahun. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora memuat kajian-kajian ilmiah tentang pemikiran dalam bidang Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2019): Oktober" : 12 Documents clear
KEUNGGULAN BAHASA AL-QUR’AN DI BIDANG SASTRA (AL-BALAGHAH) DALAM PANDANGAN IBN ASYUR Khotimah Suryani
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak orang Arab membuka matanya terhadap tekstualitas (al-tsarwah al-bayaniyyah) Al-Qur’an, mereka langsung menimba pati sarinya untuk menuai berbagai mutiara bahasa yang terkandung di dalamnya. Mereka meyakini bahwa mengasah kapasitas kebahasaan (malakat al-bayan) dan usaha untuk menumbuhkan rasa kebahasaan (al-dzauq) tidak akan berhasil kalau tidak mengambil sesuatu dari Al-Qur’an. Maka bahasa dan sastera Arab tumbuh dan berkembang seiring perkembangan studi terhadap bahasa Al-Qur’an. Diantara ulama tafsir yang memiliki passion kajian atas bahasa dan sastera Al-Qur’an adalah Ibn Asyur. Manhaj tafsir yang dibangun adalah menjelaskan keunggulan Al-Qur’an (I’jaz al-Qur’an) dengan perhatian besar pada bahasa dan sasteranya. Dalam tafsir ini ia mengungkapkan beberapa hal, yaitu; keunggulan Al-Qur’an, sastera dan bahasa Arab, gaya bahasa (uslub), serta hubungan (munasabah) antara satu ayat dengan ayat yang lainnya. Dengan mencermati bahasa dan sastera (al-balaghah) dalam Al-Qur’an sebagaimana disebutkan di atas, dalam makalah ini perlu dirumuskan beberapa hal: (1) bagaimana dialektika bahasa Al-Qur’an; (2) bagaimana pengertian ‘ilmu al-balaghah; (3) bagaimana keunggulan Al-Qur’an di bidang sastera (al-balaghah) menurut Ibn ‘Asyur; dan (4) bagaimana tujuan penyusunan ilmu sastera (‘ilmu al-balaghah) menurut Ibn ‘Asyur. Untuk mendapatkan jawaban dari beberapa rumusan masalah di atas, tulisan ini disajikan menggunakan metode deskriptif-analitik. Penyajian data dilakukan secara deskriptif lalu dianalisis, kemudian diakhiri dengan penyimpulan. Dari kajian bahasa dan sastera (al-balaghah) dalam Al-Qur’an menurut Ibn Asyur, dapat ditemukan jawaban bahwa: (1) dialektika bahasa Al-Qur’an tercermin dalam gaya bahasanya (uslub). Gaya bahasa yang ditampilkan bahasa Al-Qur’an berbeda dengan gaya bahasa ungkapan bahasa Arab biasa. Perbedaan ini telah menjadi ciri tersendiri bagi bahasa Al-Qur’an; (2)‘ilmu al-balaghah adalah ilmu yang menjelaskan tentang penyesuaian kalimat antara ungkapan yang dipergunakan dengan keadaan dan tempat audience yang menjadi obyek ungkapan tersebut; (3) menurut Ibn ‘Asyur, bahasa Al-Qur’an adalah bahasa Arab yang memiliki derajat sastera (balaghiyyah) berkualitas tinggi dibandingkan dengan bahasa Arab biasa. Karena bahasa Al-Qur’an mengandung makna yang lembut yang memiliki rahasia tersendiri melebihi batas kapasitas bahasa manusia. Menurutnya, para ulama telah melakukan kajian ini untuk melihat nilai sastera dalam bahasa Arab non Al-Quran dengan cara membandingkan dengan bahasa Al-Qur’an. Hasil kajiannya menyatakan bahwa bahasa Al-Qur’an memiliki nilai sastera lebih tinggi dibandingkan dengan bahasa Arab biasa; dan (4) Tujuan penyusunan ilmu sastera (‘ilmu al-balaghah) sebagai upaya untuk menjelaskan keunggulan bahasa Al-Qur’an dibandingkan dengan bahasa Arab biasa. Tanpa ilmu ini rasanya sulit mendeteksi kadar dan rahasia makna di balik ungkapan sebuah bahasa.
WAKAF-SUKUK SEBAGAI AKSELERATOR PENINGKATAN INFRASTRUKTUR DAN KEBERLANJUTAN EKONOMI DI UNIVERSITAS Khotib Sholeh
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wakaf sukuk sebagai akselerator dalam meningkatkan infrastruktur dan keberlanjutan ekonomi di universitas. Dana wakaf telah membuktikan diri menjadi instrument keuangan Islam yang mampu memberikan kemaslahatan, antara lain dalam bidang pendidikan maupun kesehatan. Beberapa universitas di berbagai negara, baik negara muslim maupun non-muslim telah banyak didirikan dengan skema wakaf dan masih terus bertahan hingga sekarang. Munculnya kolaborasi instrument keuangan Islam antara wakaf dan sukuk memberikan peluang yang lebih terbuka dalam proses pendanaan dan pembiayaan. Wakaf-sukuk terbukti menjadi instrumen sumber pendanaan berbiaya rendah untuk pendanaan sector public. Keberhasilan penerbitan wakaf sukuk di Singapura, Arab Saudi, dan Selandia Baru dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan sumber pendanaan bagi universitas-universitas di Indonesia. Struktur unik wakaf-sukuk muda{rabah yang diusulkan dalam penelitian ini diasumsikan mampu memberikan harapan baru dalam pendanaan kegiatan pembangunan, pendidikan, maupun penelitian di universitas.
KHAT DALAM MENUNJANG KEMAHIRAN KITABAH BAHASA ARAB Khoirotun Ni’mah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.902 KB)

Abstract

Maharah al-kitabah adalah kemahiran paling tinggi dari empat kemahiran dalam berbahasa karena dalam menulis terdapat hubungan antara proses berpikir dengan keterampilan ekspresi dalam bentuk tulisan. Belajar bahasa Arab maharah al-kitabah terdapat beberapa macam teknik salah satu diantaranya adalah khat. Khat merupakan menulis pada kategori keindahan, sehingga dalam pembelajaran khat peserta didik tidak hanya menulis menulis huruf dan membentuk kata serta kalimat saja, tetapi juga menyentuh aspek estetika atau keindahan. Oleh karena itu, tujuan pembelajaran khat adalah agar para peserta didik terampil menulis huruf-huruf dan kalimat bahasa Arab dengan benar dan indah. Metode pembelajaran yang cocok untuk kaligrafi yautu metode demonstrasi, metode menjiplak, metode ceramah, metode penugasan dan metode drill.
IBN AL-ATSIR DAN METODENYA DALAM MENYUSUN JÂMI’ AL-USHÛL FÎ AHÂDÎTS AL-RASÛL Mahbub Junaidi
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.453 KB)

Abstract

Perkembangan peradaban Islam, khususnya tentang kemajuan keilmuan cukup berkembang pada zaman keemasan. Yang demikian terbukti dengan berbagai karya ulama pada masa-masa kemasan hingga masa kemunduran Islam. Kajian tersebut cukup menyeluruh, dalam kajian al-Qur’an lahir puluhan kitab tafsir, demikain pula kajian hadits, yang juga melahirkan kitab-kitab induk dalam disiplin hadits. Dalam kajian hadits ini, melahirkan kitab-kitab induk juga melahirkan kitab-kitab turunan dengan metode, manhaj, dan model sendiri-sendiri. Diantara kitab turunan tersebut ada yang menggunakan metode kamus, seperti Jami al-Shaghir, Jami al-Ushul fi ahadits al-Rasul dan sebagainya. Penyusunan kitab Jâmi al-Ushûl fî Ahâdîts al-Rasûl ini oleh Ibn al-Atsir tidak dapat dipisahkan dengan seorang ulama, yaitu Ruzain bin Mu’awiyah al-Sirqasthi, yang menulis kitab yang serupa sebelumnya. Kitab tersebut mengumpulkan hadits-hadits yang ada dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, Sunan Abu Dawud dan Sunan al-Nasa’i. Ketika membaca dan menela’ah kitab tersebut, Ibn al-Atsir menemukan terlalu banyaknya hadits. Di samping itu, ia juga mendapatkan ketidaksistematisan dalam karya tersebut. Setelah selesai mengkaji dan menela’ah kitab tersebut, Ibn al-Atsir berushasa menyusun kembali kitab serupa dengan menambahkan hal-hal yang dirasa penting, termasuk hadits-hadits yang ada di dalam Kitab Al-Muwaththa. Di samping itu, Ibn al-Atsir juga membuat sistematika yang berbeda, yang lebih sederhana dan mudah, dengan tujuan untuk memudahkan para pengkaji hadits. Mengenai nama yang dipilih, pada dasarnya hanya Ibn al-Atsir, penulis Jâmi al-Ushûl fî Ahâdîts al-Rasûl, yang paling mengetahui alasan utama pemilihan atau pemberian nama kitabnya dengan nama tersebut.
PARADIGMA POPPERIAN Sulhatul Habibah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.957 KB)

Abstract

Ilmu pengetahuan berjalan atas dasar suatu paradigma, sekurang-kurangnya menyatakan bahwa teori pengetahuan masa lalu kemungkinan dapat digagalkan oleh teori pengetahuan berikutnya. Pengetahuan tidak mengenal stagnasi oleh karena aktivitas menggali atau merumuskan (obyek pengetahuan) terus berjalan. Karl Raimund Popper dalam hal ini berjasa besar dalam mereformulasi bagaimana seharusnya logika pengetahuan berjalan. Tulisan ini berusaha mengkaji pokok-pokok pemikiran Popper. Paradigma Popperian digunakan dalam tulisan ini untuk menyebut piranti konseptual Karl Raimund Popper yang meliputi: rasionalisme kritis, induksi, demarkasi, falsifikasi dan Tiga Dunia.
PENDIDIKAN DAN AKHLAK PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB Lailatul Maskhuroh
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.26 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendidikan dan akhlak dalam perspektif M.Quraish Shihab. M. Quraish Shihab acuan dari semua pemikirannya berasal dari al-Qur’an, jadi hasil semua pemikirannya tentu ungkapan dari seluruh isi dalam al-Qur’an. Usaha M. Quraish Shihab, sebagaimana para mufassir lainnya, adalah memadukan antara dia sebagai pendidik, mufassir dan menafsirkan secara ro’yi serta mengutip pendapat imam al-ghazali dan Ibn Miskawaih sebagai penguat kebenaran isi al-Qur’an serta tafsirannya sebagai sisi ilmiahnya. Pendidikan dengan akhlak mempunyai substansi yang sama yakni dimana goal ultimate pendidikan adalah terbentuknya insan yang seimbang antara lahir dan batin dalam menjalankn perannya sebagai khalifah, sedangkan itu juga merupakan tujuan dari akhlak konsep dari M. Quraish Shihab. Pendidikan akhlak miniatur dari proses pendidikan. Dasar pemikiran pendidikan perspektif M. Quraish Shihab yaitu : 1). Untuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat, dan 2). Berhubungan dengan fitrah kejadian manusia, yaitu sebagai pengabdi Allah yang setia, dan 3). Kedudukan manusia sebagai khalifah Allah dimuka bumi.
ILMU KRITIK HADIS (AL-JARH WA AL-TA’DIL) DALAM LINTASAN SEJARAH Muhid Muhid
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.068 KB)

Abstract

Abad ke-IV hijriah merupakan momen penting dalam perjalanan sejarah ulumul hadis, termasuk di dalamnya adalah Ilmu Kritik Hadis (‘Ilm al-Jarh wa al-Ta’dil). Pembakuan ulumul hadis sebagai disiplin ilmu keislaman yang mandiri telah diproklamirkan pada era ini. Seiring dengan berjalannya waktu, Ilmu Kritik Hadis juga tumbuh dan berkembang, sehingga masalah yang menarik untuk dikaji di sini adalah: (a) bagaimana perkembangan ilmu pengetahuan pada abad ke-IV hijriah; (b) bagaimana sejarah perkembangan Ilmu Kritik Hadis; dan (c) siapa saja tokoh kritikus hadis pada abad ini. Untuk mendapatkan jawaban dari beberapa rumusan masalah di atas, tulisan ini disajikan menggunakan metode deskriptif-analitik. Penyajian data dilakukan secara deskriptif lalu dianalisis, kemudian diakhiri dengan penyimpulan. Hasil kajian dari persoalan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut: (a).Pada abad IV hijriah dunia Islam dibawah kendali daulah Abbasiyah. Priode ini merupakan era baru yang identik dengan kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, peradaban dan kultur. Ilmu-ilmu keislaman tumbuh dan berkembang dalam suasana politik yang kondusif; (b).Ilmu hadis dibangun sebagai lanjutan usaha para sahabat Nabi dalam memurnikan hadis Nabi. Tradisi para sahabat dilanjutkan para generasi sesudahnya, dan puncak dari usaha ini adalah dirintisnya bangunan disiplin ilmu hadis secara mandiri, termasuk di dalamnya adalah Ilmu Kritik Hadis. (c).Para ulama mencurahkan tenaga dan keilmuannya untuk menyeleksi kredibilitas para perawi. Penyeleksian seperti ini dikenal dengan nama Ilmu Kritik Hadis. Ulama yang menyumbangkan dedikasinya dalam bidang ini (kitab yang berisi biografi & kritik kepada para perawi) antara lain; Ibn Khuzaimah (223-311 H/ 837-923 M), al-Uqaili (w. 322 H/933 M.), Ibn Abi Hatim al-Razi (240-327 H./ 854-938 M.), dan Ibn Uqdah (249-332 H./ 863-943 M)
METODE PEMBELAJARAN PAI BERORIENTASI FUN LEARNING DI TK TUNAS RIMBA PERHUTANI KPH JATIROGO TUBAN Siti Lathifatus Sun’iyah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.18 KB)

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini dalam mencapai tujuan pendidikan membutuhkan metode pembelajaran yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia emas. Dalam penyelenggaraan pendidikannya, TK Tunas Rimba mampu meraih banyak prestasi termasuk dalam bidang PAI. Penulis melalui penelitian ini ingin mengungkap metode pembelajaran yang diterapkan di TK milik Perhutani tersebut. Terlebih sekolah tersebut memiliki lingkungan sekitar hutan yang asri berpengaruh dalam menunjang keberhasilan penerapan metode pembelajaran. Metode pembelajaran dibutuhkan dalam proses internalisasi nilai agama pada anak usia dini. Perhatian terhadap tingkat minat dan potensi peserta didik dianggap penting dalam proses pendidikan. Perkembangan anak usia PAUD memerlukan dorongan dan stimulasi. Karakteristik anak PAUD yang senang bermain menjadi dasar penentuan penggunaan metode pembelajaran. Pembelajaran PAI di tingkat PAUD memerlukan peletakan garis-garis dasar yang sejalan dengan misi Islam. Metode pembelajaran berguna untuk mengonstruksi penyampaian materi agama Islam dasar di kelas dan terciptanya interaksi edukatif. Pembiasaan memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku religius di tingkat anak usia dini. Metode Demonstrasi dan Karyawisata merupakan bentuk metode yang memperkenalkan anak terhadap lingkungan sekitarnya. Metode Mendongeng merupakan metode yang tepat dalam mentransfer materi kisah dengan memberikan sugesti positif yang dapat membentuk kepribadian religius anak. Proses pembelajaran PAI tidak terlepas dari sistem evaluasi dalam mengukur tingkat penerimaan materi dan tindaklanjutnya dalam praktek pengamalan ibadah.
TRAUMA HEALING TERHADAP KORBAN BENCANA ALAM DI JAWA TIMUR, INDONESIA Muhammad Muhammad
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.295 KB)

Abstract

Penulisan ini dimaksudkan untuk mengungkap peran pemuda dalam menangani kasus traumatic yang di alami korban bencana alam. penulisan yang di fokuskan pada tiga kabupaten di Jawa Timur (Lamongan, Tuban dan Bojonegoro) ini, Diharapkan bisa mengetahui keaktifan pemuda menggunakan konsep Positive Youth Development (PYD), untuk mengetahui peran Corps Brigade Pembangunan (CBP) terhadap penanganan korban pasca bencana alam dan perawatan korban dengan metode Trauma Healing. Dilihat dari fenomena Sosial, Prilaku Sosial dan Persepsi Sosial. Didapati bahwa CBP memiliki sikap tanggap dalam menghadapi bencana alam dan penanganan korban pasca terjadinya bencana.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJADI ANGGOTA KSPPS Moh. Candra Adi Febrianto; Syuhada' Syuhada'; Khotib Sholeh
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.222 KB)

Abstract

KSPPS-Nusa Bangsa Sejahtera (Nusantara) Gresik, merupakan salah satu lembaga keuangan non bank yang baru berdiri yang ikut andil dalam perkembangan ekonomi syariah di kabupaten gresik. Dalam menjalankan kegiatan usahanya KSPPS-Nusantara sudah mampu menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat sebesar Rp. 295,400,000 selama enam bulan dengan sistem pembiayaan yang selektif dan hati-hati. Sebagai koperasi yang baru berdiri dan masih awam namanya dalam benak masyarakat, KSPPS-Nusantara dinilai sudah mampu berkembang dengan baik. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh koperasi baru, lokasi, pelayanan dan tingkat margin terhadap putusan menjadi anggota di KSPPS-Nusa Bangsa Sejahtera (Nusantara) Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis nonparametris. Instrumen penelitian yang digunakan yakni kuesioner dan interviu sebagai data primer serta dokumentasi dan observasi sebagai data sekunder. Untuk menjawab rumusan masalah peneliti menggunakan analisis korelasi spearmank row. Hasil penelitian, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel koperasi baru, lokasi, pelayanan dan tingkat margin terhadap putusan menjadi anggota di KSPPS-Nusa Bangsa Sejahtera (Nusantara) Gresik secara parsial atau satu persatu. Hal ini menujukkan bahwa pemilihan lokasi yang tepat, kualitas pelayanan yang bagus dan tingkat margin yang sesuai dapat mempengaruhi putusan menjadi anggota di KSPPS-Nusantara Gresik

Page 1 of 2 | Total Record : 12