cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Organisasi Dan Manajemen
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 20859686     EISSN : 24429155     DOI : -
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan organisasi dan manajemen. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2015)" : 14 Documents clear
ANALISIS MANAJEMEN PENGETAHUAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI KASUS PADA LEMLITBANG PEMERINTAH PENGAMBIL KEBIJAKAN) rusilowati, umi
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.125 KB)

Abstract

The purpose of this study is to investigate and analyze: 1). knowledge management processes on the development of activities to share and absorb knowledge, 2). Information Technology's role in accommodating the process of knowledge management. The object of this research is at Research and Development Institution of Government. This study used a qualitative analysis approach with the single case study. From the collection and analysis of data and information can be seen that: 1) The process of knowledge management in development activity to share and absorb knowledge R & D institutions of government have been run and produced several innovations through various recommendations of research results are submitted to the technical unit, 2) Utilization of information technology advances in the development of activities to share and absorb knowledge is a requirement for a functional official researcher, but there are still limited availability of computer equipment. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) proses manajemen pengetahuan (knowledge management) pada pengembangan aktivitas berbagi dan menyerap pengetahuan, 2) peran Teknologi Informasi dalam mengakomodasi proses manajemen pengetahuan (knowledge management). Obyek penelitian ini adalah Lembaga LIT-BANG Pemerintah Pengambil Kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dengan single case study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses knowledge management pada pengembangan aktivitas berbagi dan menyerap pengetahuan di Lembaga Litbang pemerintah telah berjalan dan telah menghasilkan beberapa inovasi melalui berbagai rekomendasi hasil penelitian yang disampaikan kepada unit teknis, 2) pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dalam pengembangan aktivitas berbagi dan menyerap pengetahuan sudah merupakan kebutuhan bagi pejabat fungsional peneliti, namun ketersediaan perangkat komputer masih terbatas.
PENGARUH KEPEMILIKAN KELUARGA, KEDEKATAN DIREKSI &Amp; KOMISARIS DENGAN PEMILIK PENGENDALI TERHADAP KOMPENSASI DIREKSI &Amp; KOMISARIS PERUSAHAAN DI PASAR MODAL INDONESIA Ketut Agung Ulupui, I Gusti; Utama, Sidharta; Ariyoto Karnen, Kresnohadi
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.578 KB)

Abstract

The purpose of this study was to examine whether family ownership and Directors Commissioner who have close relations with owner has an influence on the compensation of the Board of Directors and Commissioner. This study uses data companies listed in Indonesia Stock Exchange 2004-2006 period, indicating that the higher proportion of families in the company and the lower involvement in the management of the company, the lower the compensation of Directors and Commissioner. This means that if a family is only acting as an owner, but does not have a high involvement in the management of the company, the compensation Board of Directors and commissioner to be more optimal. In other words the family control as the owner of the Commissioner and Directorss compensation is effective. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah apakah kepemilikan keluarga dan direksi komisaris yang memiliki kedekatan dengan pemilik mempunyai pengaruh terhadap kompensasi direksi komisaris. Penelitian ini menggunakan data perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2004-2006. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi keluarga dalam perusahaan dan semakin rendah keterlibatannya dalam pengelolaan perusahaan, semakin rendah kompensasi direksi komisaris. Artinya apabila keluarga hanya bertindak sebagai pemilik namun tidak memiliki keterlibatan yang tinggi dalam pengelolaan perusahaan, maka kompensasi direksi komisaris menjadi lebih optimal. Atau dengan kata lain kontrol keluarga sebagai pemilik terhadap kompensasi direksi komisaris berjalan dengan efektif.
BENARKAH ATMOSPHERIC CUES BERDAMPAK PADA HUBUNGAN KUALITAS LAYANANAN PADA LOYALTY INTENTION? STUDI KASUS PERHOTELAN PADA DAERAH TUJUAN WISATA DI PAPUA Handayani Tammubua, Milcha
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.427 KB)

Abstract

Entering the ASEAN Economic Community in 2015 sparked a number of tourism industry especially in the hospitality sector to improve its performance with the expectations of consumers intend to be loyal. Therefore need to be attentive hospitality managers to examine the variables that affect the intention to be loyal. Several previous studies have explained that the quality of service and customer value is not the only variable that affects loyalty intention, but some research suggests that atmospheric cues influence on loyalty intention. Some research explains that atmospheric cues did not moderate the relationship of service quality on loyalty intention. This study aimed to examine the effect of service quality and customer value on loyalty intention and to test the moderating variable atmospheric cues. The research results that atmospheric cues significant positive effect on loyalty intention. Atmospheric cues also moderate and weaken the impact of service quality relationships and loyalty intention. After the subgroup analysis. The results also explain that the significant positive effect on customer loyalty intention. Memasuki ASEAN Economic Community 2015 memicu sejumlah industri khususnya pariwisata pada sektor perhotelan untuk meningkatkan performanya dengan harapan konsumen menjadi loyal. Oleh sebab itu perlu menjadi perhatian manajer perhotelan untuk mengkaji variabel yang berpengaruh pada niat menjadi loyal. Beberapa penelitian terdahulu memaparkan bahwa kualitas layanan dan nilai pelanggan bukan satu-satunya variabel yang memengaruhi loyalty intention, namun beberapa penelitian mengemukakan bahwa atmospheric cues berpengaruh pada loyalty intention. Beberapa hasil penelitian menjelaskan bahwa atmospheric cues tidak memoderasi hubungan kualitas layanan pada loyalty intention. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas layanan dan nilai pelanggan pada loyalty intention serta menguji variabel pemoderasi atmospheric cues. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atmospheric cues berpengaruh positif signifikan pada loyalty intention. Atmospheric cues juga memoderasi dan berdampak memperlemah hubungan kualitas layanan dan loyalty intention. Setelah dilakukan subgroup analysis. Hasil penelitian juga menjelaskan bahwa nilai pelanggan berpengaruh positif signifikan pada loyalty intention.
PENGELOLAAN RAWA DI INDONESIA: ISU DESENTRALISASI, PARTISIPASI WARGA, DAN INSTRUMEN EKONOMI Yandri, Pitri
Jurnal Organisasi Dan Manajemen Vol 11 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.129 KB)

Abstract

In the Indonesian context, many economic resources are conducted by the wrong actors, and this practice is more common in the activity of natural resource and environmental economic. One of a number of economic resources are swamp. Facts indicate that the regulations associated with swamp is overlap. The indication of the over-lapping of the regulation looks from the unclear whom institutions manage the swamp. This phenomenon then resulted continues decreasing quality of swamp in Indonesia. Seeing the empirical facts, the necessary number of tactical and systematic strategies are required on the spirit of decentralization. This paper elaborates a number of ideas that can be applied in swamp management in Indonesia. The main idea of this paper is needed an economic instrument that the actors (government, private and community) can be proactively pushed in swamp management in Indonesia. Economic instruments that can be applied is the incentive scheme and the formulation of Corporate-Community Resource Responsibility (CCRR) in each region. Dalam konteks Indonesia, banyak sekali sumberdaya ekonomi dijalankan oleh pelaku yang keliru, dan praktik ini banyak terjadi pada aktivitas ekonomi sumberdaya alam dan lingkungan. Satu dari sejumlah sumberdaya ekonomi tersebut adalah situ/rawa. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa regulasi yang terkait dengan situ/rawa sangat tumpang-tindih. Indikasi ketumpang-tindihan itu terlihat dari tidak jelasnya institusi mana yang melakukan pengelolaan situ/rawa. Fenomena inilah yang kemudian mengakibatkan situ/rawa di Indonesia terus mengalami penurunan kualitas. Melihat fakta empirik yang ada, diperlukan sejumlah strategi taktis dan sistematis yang disesuaikan dengan semangat desentralisasi. Artikel ini mengelaborasi sejumlah gagasan yang dapat diterapkan dalam pengelolaan situ/rawa di Indonesia. Gagasan utama dari artikel ini adalah diperlukannya instrumen ekonomi agar pelaku/aktor (pemerintah, swasta dan masyarakat) dapat terdorong secara pro-aktif dalam pengelolaan situ/rawa di Indonesia. Instrumen ekonomi yang dapat diterapkan adalah skema insentif dan formulasi Corporate-Community Resource Responsibility(CCRR) pada setiap daerah yang terdapat situ/rawa di dalamnya.

Page 2 of 2 | Total Record : 14