cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2011): Mei 2011" : 4 Documents clear
PENGENALAN KONSEP SAINS PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN EXPERIMENTAL METHOD (STUDI KASUS PADA TK NEGERI PEMBINA SUMENEP) Lutfiana Fazat Azizah; Habibi Habibi; Siti Mariyam; Anik Anekawati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2011): Mei 2011
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.99

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di TK Negeri Pembina Sumenep dengan judul”Pengenalan Konsep Sains pada Pendidikan Anak Usia Dini menggunakan Experimental Method (Studi Kasuspada TK Negeri Pembina Sumenep). Hasil observasi dari kondisi sekolah menunjukkan bahwa TK ini strategisuntuk pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat karena merupakan TK rujukan dari semua TK seKabupaten Sumenep.. Hasil evaluasi dari 10 kegiatan pengenalan konsep sains sederhana pada PAUDmenunjukkan bahwa 56,7% siswa mengenal dengan baik nama alat peraga, 15,7% siswa mengenal peristiwasains sebelum kegiatan dimulai, 78,2% siswa berani mencoba setiap kegiatan, 75,2% dapat menemukankonsep sains sendiri, dan 62,4% dapat mengkomunikasikan temuannya.
IMPLEMENTASI MODEL TEMATIK UNTUK MENGINTEGRASIKAN KEMAMPUAN SOSIAL DALAM PELAJARAN IPA SMA Habibi Habibi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2011): Mei 2011
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa, kepekaan sosial siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran biologi yang dikembangkan dengan model tematik. Jenis Penelitian ini adalah penelitian campuran, dimana perlakuan yang diberikan berupa pembelajaran Biologi menggunakan model tematik bersama dengan ilmu-ilmu sosial dianalisis secara deskriptif secara kualitatif (untuk mengetahui respon dan faktor-faktor yang mempengaruhinya) dan kuantitatif (perubahan moral reasoning sebagai landasan bagi nilai kepekaan sosial). Temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini antara lain: respon siswa terbagi menjadi kelas produkstif, kelas produktif, dan kelas kontraproduktif, sedangkan nilai kepekaan sosial siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran berorientasi model tematik ini adalah tingkat pemahaman siswa terhadap materi sebelumnya, media pembelajaran dan jumlah jam pelajaran. Berdasarkan beberapa temuan yang didapatkan pada penelitian ini maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa pembelajaran biologi yang diintegrasikan dengan nilai sosial dapat diajarkan menggunakan model tematik.
KAJIAN TENTANG IMPLEMENTASI MODUL BAHAN KIMIA DI RUMAH TANGGA PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SIDOARJO TAHUN PELAJARAN 2005/2006 Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2011): Mei 2011
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan umum: “Apakah modul bahan kimia di rumah tangga yang telah dikembangkan oleh Susilawati (2004) efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di SMP?”, dan menjawab pertanyaan yang lebih operasional: (1) Bagaimanakah kualitas proses pembelajaran dengan menggunakan modul bahan kimia di rumah tangga yang telah dikembangkan?; (2) Bagaimanakah ketuntasan belajar siswa SMP kelas VII dalam mempelajari pokok bahasan bahan kimia di rumah tangga menggunakan modul bahan kimia di rumah tangga yang telah dikembangkan?; (3) Bagaimana persepsi siswa terhadap modul bahan kimia di rumah tangga? Data penelitian berupa data kuantitatif skor tes untuk materi bahan kima di rumah tangga, serta data kuantitatif lembar observasi ranah psikomotorik, dan data kuantitatif berupa skor siswa hasil pengolahan angket yang diinterpretasikan berdasarkan kriteria yang dinyatakan oleh Arikunto, dan data kualitatif hasil pengolahan lembar observasi diskusi dinyatakan dengan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: Secara umum modul bahan kimia di rumah tangga yang dikembangkan oleh Susilawati (2004) adalah efektif untuk diimplentasikan dalam pembelajaran di SMP. Secara operasional diperoleh bahwa: (1) kualitas proses pembelajaran ditinjau dari: (a) aspek afektif yaitu keaktifan siswa pada saat diskusi dengan kategori paling aktif dalam kegiatan menjawab pertanyaan; (b) aspek psikomotorik siswa pada saat praktikum tergolong dalam kategori sangat aktif; (2) ketuntasan belajar siswa dalam mempelajari materi bahan kimia di rumah tangga sebesar 90,0% dengan skor rata-rata kelas sebesar 76,10. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar telah memenuhi kriteria standar ketuntasan belajar mengajar (SKBM); (3) data persepsi siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan modul diperoleh 55,0% (22 orang) menyatakan sangat setuju dan 18 orang siswa (45,0%) menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa siswa menyetujui pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan modul bahan kimia di rumah tangga model learning cycle (LC). Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih strategi belajar ‘baru’ untuk mengaktualisasikan keterampilan proses sains secara maksimal dalam pembelajaran dan dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan modul untuk materi yang lain.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENENTUKAN TOPIK DAN TEMA DALAM SUATU KARANGAN PADA SISWA KELAS IV SDN KEBUNAN I SUMENEP TAHUN PELAJARAN 2010-2011 Sumiyatun Sumiyatun
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2011): Mei 2011
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.137

Abstract

Upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan untuk mengubah paradigma pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered terus menerus dilakukan baik secara konvensional maupun inovatif. Membaca adalah salah satu di antaraempat komponen ketrampilan berbahasa.Pesan atau informasi yang disampaikan penulis melalui kata-kata bermakna dalam bentuk bahasa yang dituliskan dapat diperoleh melalui kegiatan membaca.Selain itu, dalam suatu karangan pasti memiliki topik dan tema tertentu.Cooperative Learning merupakan suatu teknik pembelajaran yang berusaha meningkatkan kemampuan siswa untuk bekerjasama dalam kelompok kecil, guna memaksimalkan kemampuan belajarnya.Model pembelajaran yang cukupefektifdankooperatifadalah model pembelajaran STAD (Student Teams AchivementDevisions). Tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskripsikanperencanaan, pelaksanaan dan hasil penerapan pembelajaran kooperatif model STAD untukmaterimenentukantopikdantemadalamsuatukaranganpadasiswakelas IV SDN Kebunan I Sumenep. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Pelaksanaan siklus II dilaksanakan setelah mempelajari hasil refleksi pada siklus I.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan nilai di atas KKM siswa kelas IV SDN Kebunan I untuk materi pokok menentukan topik atau tema mata pelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan teknik pembelajaran kooperatif STAD (cooperative learning) dari 14 anak menjadi 43 anak.Hasil observasi terhadap performa siswa, baik secara individu maupun kelompok menunjukkan hasil nilai di atas KKM (>60,00). Hal ini ditunjukkan dari rata-rata nilai individu sebesar 73, 15 dan nilai kelompok 86, 11 dari total nilai 100 dengan beberapa indikator yang telah ditentukan. Respon siswa terhadap materi pembelajaran menentukan topik atau tema dalam bahasa Indonesia melalui pendekatan pembelajaran kooperatifteknik STAD menunjukkan para siswa menyukai teknik ini karena memberikan suasana baru dan penghargaan yang memotivasi mereka dalam belajar, namun para siswa menyatakan juga belum terbiasa karena kedua teknik ini masih baru bagi mereka.

Page 1 of 1 | Total Record : 4