cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2020): Mei 2020" : 6 Documents clear
KESULITAN MAHASISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP GAYA DAN GERAK Muhammad Reyza Arief Taqwa; Muhammad Ibnu Shodiqin; Abu Zainuddin
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i1.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep dan mengungkap konsepsi mahasiswa pada topik gaya dan gerak. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan 25 soal pilihan ganda beralasan. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang dilakukan pada 46 mahasiswa (22 mahasiswa S1 fisika dan 24 mahasiswa S1 pendidikan fisika). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep gaya dan gerak masih rendah. Hal ini diindikasi oleh skor rata-rata mahasiswa dalam menyelesaikan kasus terkait gaya dan gerak hanya 30,35. Selain itu, respon yang diberikan oleh siswa juga menunjukkan kesulitan dalam memahami konsep gaya dan gerak, dan beberapa kesulitan yang terjadi di antaranya adalah dalam menggambarkan arah gaya normal. Siswa juga sulit memahami hukum kedua Newton karena salah menentukan arah percepatan. Dalam memahami hukum ketiga Newton, siswa salah menggambarkan diagram bebas benda (Free-Body Diagrams’) dan membandingkan gaya hasil interaksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran perlu dirancang dengan hati-hati karena banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep fisika.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERKARAKTER BERBASIS INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Arman Arman; Muhsinah Annisa; Kartini Kartini
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i1.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran IPA berkarakter berbasis integrasi model pembelajaran problem based learning dan keterampilan proses sains ditinjau dari uji validasi isi, konstruk, dan bahasa serta respon siswa. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan pada model pengembangan 3-D, yaitu Define, Design, Develop. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus dan RPP, Buku Ajar Siswa (BAS) dan Lembar kerja siswa (LKS). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes, kuesioner atau angket dan dokumentasi. Kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan skor rata-rata oleh tim ahli. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkanbahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat layak ditinjau dari hasil validasi isi, konstruk dan bahasa serta respon siswa sangat baik.
RESPON GURU IPA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA BERINTEGRASI ETNOSAINS: STUDI PENDAHULUAN DI KABUPATEN BANGKALAN Wiwin Puspita Hadi; Yunin Hidayati; Irsad Rosidi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i1.92

Abstract

Pengembangan kualitas pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional dan memenuhi tuntutan global yang sangat kompleks membutuhkan guru IPA yang profesional. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas adalah menerapkan pembelajaran IPA berintegrasi etnosains. Tujuan penelitian adalah mengetahui respon guru IPA dalam melaksanakan pembelajaran IPA berintegrasi etnosains Penelitian melibatkan guru IPA di kabupaten Bangkalan. Instrumen pengumpulan data menggunakan data primer yaitu hasil pengisian angket oleh guru IPA. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dipersentasekan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran berintegrasi etnosains merupakan model pembelajaran yang dapat dilaksanakan dengan mudah, semua konsep dapat dilakukan pembelajaran. Metode pembelajaran dilaksanakan dengan observasi, dan sumber belajar dari lingkungan serta penilaian dilakukan secara autentik.
LEARNING COMMUNITY DALAM PERKULIAHAN UNTUK MEMBANGUN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA I Wayan Sukarjita
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Program Studi Pendidikan fisika FKIP Undana dalam perkuliahan yang berbasis Learning Community. Data diambil dengan menggunakan kuisioner kemampuan berpikir kreatif dengan lima indikator kemampuan berpikir kreatif, yaitu: berpikir lancar, berpikir luwes, berpikir orisinil, berpikir elaboratif dan berpikir evaluatif. Sampel penelitian berjumlah 26 mahasiswa yang merupakan peserta kuliah matakuliah Strategi Pembelajaran Fisika pada semester Ganjil 2019/2020. Data kemampuan berpikir kreatif mahasiswa dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Learning Community (LC) merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student Centered Learning) yang menitik beratkan pada konsep belajar dalam kelompok, saling bekerjasama, sharing dan menciptakan suasana belajar untuk saling belajar dalam wadah komunitas belajar sehingga tercipta proses pembelajaran yang lebih bermakna dan berkualitas; (2) Pembelajaran dalam bentuk Learning Community pada perkuliahan Stategi Pembelajaran Fisika efektif untuk membentuk kemampuan mahasiswa dalam berpikir kreatif yang mencakup lima aspek yaitu kemampuan dalam berpikir lancar, luwes, orisinil, elaborasi dan evaluatif dengan ketercapaian rerata sebesar 84,14 persen; (3) Pembelajaran dalam bentuk Learning Community pada perkuliahan Stategi Pembelajaran Fisika efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa perserta kuliah Stategi Pembelajaran Fisika secara umum sebesar 17,24 persen.
KEEFEKTIFAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INVESTIGATION BASED MULTI REPRESENTATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Kurnia Retno Safitri; Budi Jatmiko; Elok Sudibyo
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i1.94

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan perangkat pembelajaran model Investigation Based Multi Representation (IBMR) yang telah dikembangkan dan melalui tahap validasi untuk membantu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Desain yang digunakan adalah one group pre-test post-test, yang diterapkan pada materi Hukum Newton kelas X MIA di SMA Negeri 18 Surabaya. Data penelitian dikumpulkan dari nilai pre-test dan post-test siswa dan hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa. Hasil tes keterampilan pemecahan masalah dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model IBMR adalah efektif untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan kategori sedang. Peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa menggunakan model IBMR didukung berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa dengan kategori baik.
PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PENDEKATAN STEM DALAM MENYONGSONG ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Anggit Grahito Wicaksono
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i1.98

Abstract

Pendidikan berbasis revolusi industri 4.0 memerlukan alternatif solusi yang membuat lembaga pendidikan harus selalu memadukan metode inovatif untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek-aspek penunjang pembelajaran IPA serta cara mengimplementasikannya dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Metode Penelitian ini mengunakan metode library research. Hasil penelitian ini adalah (1) aspek-aspek penunjang dalam pembelajaran IPA yang memenuhi tuntutan revolusi industri 4.0 adalah menggunakan model pembelajaran inovatif berbasis masalah/proyek, menggunakan pendekatan yang melibatkan unsur sains, teknologi, dan masyarakat, serta dapat meningkatkan keterampilan abad 21 antara lain berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas; dan (2) Implementasi pembelajaran IPA berbasis project based learning yang dikombinasikan dengan pendekatan STEM adalah contoh implementasi teknologi ramah lingkungan yang dapat meningkatkan kreativitas peserta didik dalam mengelola limbah sebagai sumber energi baru terbarukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6