cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KERAJINAN TANGAN ECENG GONDOK ‘IYAN HANDICRAFT’ (STUDI DI DUSUN KENTENG, GADINGSARI, SANDEN, BANTUL, YOGYAKARTA) Suswarina Andri Aswari
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.827 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23870

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) proses pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan kerajinan tangan eceng gondok ‘Iyan Handicraft’, 2) faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan kerajinan tangan eceng gondok ‘Iyan Handicraft’, 3) dampak dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan kerajinan tangan eceng gondok ‘Iyan Handicraft’.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah 2 pengelola, 11 tenaga kerja, dan 2 keluarga tenaga kerja ‘Iyan Handicraft’. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metodeHasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pemberdayaan masyarakat melalui a) tahap penyadaran, b) tahap penguatan potensi atau daya, c) tahap pelaksanaan tindakan nyata, dan d) tahap evaluasi. 2) faktor pendukung yaitu (a) bahan baku eceng gondok mudah didapat dan murah, (b) mudah dalam pemasaran poduk, (c) proses pembuatan kerajinan eceng gondok mudah, (d) tersedianya fasilitas yang memadai, (e) adanya motivasi dan minat yang tinggi dari tenaga kerja, (f) adanya waktu luang dan dukungan dari keluarga tenaga kerja. Faktor penghambat yaitu (a) kurangnya tenaga kerja, (b) perubahan cuaca yang mempengaruhi penjemuran eceng gondok. 3) dampak yaitu (a) dari segi ekonomi yaitu pendapatan tenaga kerja semakin meningkat, (b) dari segi sosial yaitu membuka lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran dan hubungan sosial terjalin baik, (c) dari segi lingkungan yaitu mengurangi dampak negatif dari tanaman eceng gondok di daerah perairan, dan (d) dari segi pendidikan yaitu tenaga kerja mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam membuat kerajinan tangan eceng gondok.
PENGARUH PERAN GANDA TERHADAP KINERJA KARYAWAN WANITA DI TEMPAT KERJA DI LPP RRI YOGYAKARTA Atik Dina Nasekhah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.814 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran ganda terhadap kinerja karyawan wanita di LPP RRI Yogyakarta. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian asosiatif kausal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah seluruh pegawai yang berstatus PNS dan dinyatakan sudah atau pernah menikah di LPP RRI Yogyakarta sebanyak 63 pegawai wanita. Validitas menggunakan uji korelasi product moment dan reliabilitas menggunakan rumus cronbach alpha. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif antara peran ganda terhadap kinerja karyawan di LPP RRI Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,0000,05), dan koefisien regresi mempunyai nilai negatif sebesar -0,491. Artinya, semakin tinggi peran ganda maka akan semakin rendah kinerja karyawan wanita di LPP RRI Yogyakarta. Pada variabel peran ganda indikator yang dominan mempengaruhi peran ganda sebagai wanita pekerja di LPP RRI Nusantara II Yogyakarta yaitu indikator kurangnya keterlibatan sebagai istri dengan nilai rata-rata sebesar 15,98. Pada variabel kinerja karyawan indikator yang dominan mempengaruhi kinerja karyawan di LPP RRI Nusantara II Yogyakarta yaitu indikator kualitas keluaran dengan nilai rata-rata sebesar 15,63.
PELAKSANAAN BIMBINGAN ANAK TERLANTAR GUNA MENINGKATKAN LIFE SKILLS DI SASANA PELAYANAN SOSIAL ANAK “KUMUDA PUTRA PUTRI” MAGELANG Hanif Taufiqul Hakim
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.538 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan bimbingan anak terlantar guna meningkatkan life skills di Sasana Pelayanan Sosial Anak “Kumuda Putra Putri” Magelang. (2) Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan bimbingan anak terlantar guna meningkatkat life skills di Sasana Pelayanan Sosial Anak “Kumuda Putra Putri” Magelang. Penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian yaitu (1). Pelaksanaan bimbingan anak terlantar guna meningkatkan life skills di SPSA meliputi 3(tiga) macam bimbingan yaitu : (a) Bimbingan mental spiritual; (b) Bimbingan mengaji; dan (c) Bimbingan karakter (2) Faktor Pendukung dalam pelaksanaan bimbingan anak terlantar guna meningkatkan life skills di SPSA yaitu adanya kerjasama pendamping dengan pihak lura/lembaga, adanya dukungan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, tersedianya sarana prasarana pelaksanaan bimbingan. Faktor penghambat dalam pelaksanaan bimbingan anak terlantar guna meningkatkan life skills di SPSA yaitu adanya latar belakang yang berbeda antara anak satu dengan yang lainnya, adanya anak yang bercanda dengan teman sekitar saat pelaksanaan bimbingan dan keterbatasan waktu yang dimiliki anak asuh dalam mengikuti keseluruhan pembinaan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH GEMAH RIPAH DI DUSUN BADEGAN DESA BANTUL Alfiyan Dimas Prastiyantoro
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.022 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) partisipasi masyarakat dalam pengelolaan bank sampah Gemah Ripah di Dusun Badegan Desa Bantul Kecamatan Bantul Yogyakarta, dan (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan bank sampah Gemah Ripah di Dusun Badegan Desa Bantul Kecamatan Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian adalah pengurus sebanyak 3 orang dan nasabah sebanyak 3 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan atau observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang diperoleh menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian diketahui bahwa (1) partisipasi masyarakat dalam pengelolaan bank sampah Gemah Ripah di Dusun Badegan Desa Bantul Kecamatan Bantul Yogyakarta dilatarbelakangi oleh dorongan yang ada dalam diri pribadi dan  karena ada ajakan dari pihak luar baik dari teman maupun pengurus Bank Sampah Gemah Ripah Bantul itu sendiri. Tingkat partisipasi yang diberikan anggota bank sampah terhadap kegiatan pengelolaan sampah pada saat perencanaan kegiatan sangat terbatas bagi anggota/ nasabah bank sampah. Pada saat implementasi kegiatan, terdapat satu tingkat partisipasi dimana terdapat mekanisme take and give dalam kegiatan pengelolaan sampah antara anggota dengan pihak Bank Sampah Gemah Ripah Bantul yaitu tingkat partnership. Pada saat pelaksanaan kegiatan, anggota bank sampah ikut berpartisipasi dalam bentuk barang, pikiran, tenaga dan keahlian. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan bank sampah Gemah Ripah di Dusun Badegan Desa Bantul Kecamatan Bantul Yogyakarta yaitu faktor pengetahuan mengenai permasalahan dan pengelolaan sampah, faktor keyakinan untuk ikut serta menciptakan perubahan, serta faktor prinsip insentif dan manfaat.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PROGRAM REHABILITASI WANITA RAWAN SOSIAL EKONOMI DI BALAI PERLINDUNGAN DAN REHABILITASI SOSIAL WANITA YOGYAKARTA Donny Dinardo
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.726 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23872

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan : (1)  Pelaksanaan  program rehabilitasi sosial bimbingan, fisik, mental, dan sosial, (2) Peran pekerja sosial dalam program rehabilitasi sosial bimbingan fisik, mental, dan sosial, (3) Faktor pendukung dan penghambat pelayanan rehabilitasi sosial di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah lima pekerja  sosial.  Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan display data, reduksi data, dan kesimpulan dengan menguji keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian: (1) Program rehabilitasi sosial menggunakan sistem top down approach. Pelaksanaan program tersebut sesuai dengan jadwal kegiatan yang telah direncanakan oleh seksi PRS.  Evaluasi akhir pelayanan rehabilitasi sosial dengan mengikutkan klien Praktik Belajar Kerja (2) Pekerja sosial memiliki peran sebagai motivator, pendamping, mediator, dan perantara. (3) Faktor pendukung pelayanan program rehabilitasi sosial, yaitu keikhlasan pekerja sosial dalam memberikan pelayanan, dan sarana prasarana yang memadai.
PERANAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN ANAK USIA DINI PADA LINGKUNGAN KELUARGA (STUDI KASUS DI DUSUN KUKAP DESA PONCOSARI KECAMATAN SRANDAKAN) Obi Faizal Aziz
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.28 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) peranan orang tua dalam menanamkan disiplin anak usia dini, (2) pola asuh orang tua dalam menanamkan disiplin anak usia dini, (3) faktor apa yang menghambat penanaman disiplin anak usia dini pada lingkungan keluarga di Dusun Kukap Desa Poncosari Kecamatan Srandakan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Orang tua merupakan kunci utama dalam penerapan kedisiplinan anak sejak usia dini. Orang tua memiliki peranan dalam lingkungan keluarga, dan tidak dapat diberikan di lembaga pendidikan. (2) pola asuh yang digunakan ke enam subyek penelitian dapat dibedakan menjadi tiga pola asuh, yakni pola asuh otoriter, pola asuh permisif dan pola asuh demokratis. (3) Faktor penghambat dalam penanaman disiplin dibagi menjadi faktor internal yakni kurangnya konsistensi orang tua dalam memberikan keteladanan dan karena kesibukan kerja serta faktor eksternal  yakni kurangnya kesepahaman dengan orang tua (mertua).
PARTISIPASI LANJUT USIA DALAM POSYANDU LANSIA “WIRA WERDHA” DI RW 14 KELURAHAN WIROGUNAN KECAMATAN MERGANGSAN KOTA YOGYAKARTA Deasy Wiji Wulandari
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.72 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan : (1) Partisipasi lanjut usia dalam posyandu lansia (2) Faktor pendukung dan penghambat lanjut usia dalam berpartisipasi pada kegiatan Posyandu Lansia Wira Werdha. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan subjek penelitian dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian adalah kader, lanjut usia, dan tokoh masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Trianggulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data menggunakan sumber data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Partisipasi lanjut usia dalam posyandu  lansia  yaitu partisipasi tenaga, dana dan material. Pada partisipasi tenaga adalah keikutsertaan dalam kehadiran di posyandu lansia, melakukan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan posyandu lansia seperti senam, pemeriksaan kesehatan, dan rekreasi, sedangkan partisipasi dana yaitu keikutsertaan dalam memberikan sumbangan secara sukarela di setiap pertemuan, dan partisipasi material yaitu keikutsertaan dalam bentuk sumbangan yang dipergunakan untuk umum seperti menjenguk orang sakit dan melayat. (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam posyandu lansia, faktor pendukung: a) Faktor internal: lanjut usia banyak yang masih aktif dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini dan adanya keinginan untuk mengetahui kesehatan dan banyak kegiatan positif b) Faktor Eksternal: banyak teman, serta kader-kader juga perhatian dengan lansia, adanya dukungan dari tokoh masyarakat serta kader yang selalu ingin memajukan Posyandu Lansia, teman-temannya yang masih aktif dalam mengikuti kegiatan di posyandu lansia serta pengurus-pengurus di RW maupun RT sangat mendukung dan merespon postif adanya Posyandu Lansia ini, peran dari Puskesmas dalam pelayanan kesehatan dan bantuan dari tokoh masyarakat dalam menyediakan sarana dan prasarana. Faktor penghambat: a) Faktor Internal: Kondisi lansia yang sudah lemah yang terkadang tidak dapat memungkinkan untuk ikuserta dalam Posyandu Lansia dan ada sebagian pihak keluarga yang tidak mendukung lanjut usia untuk ikut serta dalam Posyandu Lansia b) Faktor Eksternal: kondisi cuaca yang kadang tidak menentu seperti ujan dan alat-alat kesehatan di Posyandu Lansia kurang lengkap untuk mengecek kesehatan lanjut usia. 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN NONFORMAL DI DUSUN SAMAN II, BANGUNHARJO, SEWON, BANTUL Tri Astuti
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.448 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) Partisipasi masyarakat (2) faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan nonformal. Penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian partisipasi masyarakat terdiri dari (1) Motivasi partispasi masyarakat terdiri dari motivasi intrinksik dan motivasi ektrinsik, (2) bentuk-bentuk partisipasi terbagi dalam dua bentuk meliputi: (a) partisipasi fisik yaitu keahlian/ penyampaian ilmu pengetahuan, tempat, tenaga, pendanaan dan (b) partisipasi nonfisik yang terdiri dari pengawasan, motivasi, dan penyampaian ide pemikiran. Faktor penghambat partisipasi masyarakat yaitu (a) faktor malas, (b) faktor pekerjaan, (c) faktor pengurus internal, (d) faktor pengurus dusun, dan (e) faktor dana
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK PROGRAM KESEJAHTERAAN KELUARGA SOSROWIJAYAN, KOMPLEK PASAR KEMBANG, YOGYAKARTA Irma Wardhani
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.944 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter anak usia dini di TK PKK Sosrowijayan, komplek Pasar Kembang, 2) mengetahui dampak lingkungan lokalisasi prostitusi dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter anak usia dini di TK PKK Sosrowijayan, komplek Pasar Kembang, 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter anak usia dini di TK PKK Sosrowijayan, komplek Pasar Kembang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) Aspek proses pembelajaran pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter anak usia dini di TK PKK Sosrowijayan, komplek Pasar Kembang mengintegrasikan nilai-nilai pembentuk karakter melalui kegiatan terprogram yang dimulai dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup, saat istirahat anak tidak diizinkan keluar area sekolah dan sebagian waktu istirahat diisi dengan sholat bersama., (2) Dampak lingkungan lokalisasi prostitusi dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter anak usia dini di TK PKK Sosrowijayan seperti peserta didik yang tinggal di daerah lokalisasi cenderung dalam bertutur kata kurang sopan, ada yang terkadang berani membantah, (3) Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan karakter anak usia dini di TK PKK Sosrowijaya antara lain: adanya RPPH yang terintegrasi dengan nilai-nilai karakter yang dilakukan dengan metode dan media yang bervariasi sesuai dengan tema/sub tema yang akan diajarkan, adanya peraturan, dukungan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai karakter, serta kesabaran dan keteladan guru. Faktor penghambat pelaksanaan program dari lingkungan sekolah yang kurang memberikan contoh sesuai visi misi dan tujuan sekolah.
PELAKSANAAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KAYU DI KUB (KELOMPOK USAHA BERSAMA) “PUSAKA DESA” DLINGO, BANTUL Hesti Setyawati
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.31 KB) | DOI: 10.21831/diklus.v1i2.23863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan kewirausahaan dalam pemanfaatan limbah kayu di KUB “Pusaka Desa”, (2) dampak Pelaksanaan kewirausahaan dalam pemanfaatan limbah kayu di KUB “Pusaka Desa”.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pelaksanaan kewirausahaan dilakukan dalam tiga tahap yaitu: perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi. (2) faktor pendukung  pelaksanaan kewirausahaan antara lain, adanya semangat dari anggota. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu tidak semuanya berinovasi dalam anggota (3) dampak sosial antara lain, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selanjutnya  dampak ekonomi yaitu menambah perekonomian Dusun Pakis 1, dampak pendidikan yaitu masih minimnya tingkat pendidikan sehingga anggota KUB “Pusaka Desa” masih membutuhkan banyak bimbingan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10