cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities
ISSN : 25483218     EISSN : 25493884     DOI : -
SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities (GMJH), is a multidisciplinary scientific journal with the primary aim of exchanging, developing, and disseminating of Humanities on Southeast Asia. Articles published in journals are based on research results, fieldwork, and literature studies (development of theory) by first through a peer-reviewed process. The Management of the journal invites academic, and researcher to submit their critical writing to contribute to the development of the humanities sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
LIVING IN THE TIMES OF HIV/AIDS: THE REPRESENTATION OF SPACE IN 120 BATTEMENTS PAR MINUTE Rosidin Ali Syabana
SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities Vol 5, No 2 (2021): Agustus - Januari
Publisher : Unit Penelitian dan Publikasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/sasdayajournal.73307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran platform artistik dalam kontribusinya terhadap produksi ruang terkait sejarah LGBTQ dan HIV/AIDS di Prancis menggunakan film Prancis berjudul 120 Battements par Minute (2017). Film ini menceritakan tentang perjuangan organisasi transnasional, ACT UP Paris, untuk mendorong pembuat kebijakan dan perusahaan farmasi dalam mengembangkan pengobatan dan kebijakan publik yang lebih baik untuk pasien HIV/AIDS. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap, dengan menggunakan konsep representasi ruang Henry Lefebvre. Pertama, data dikumpulkan dalam bentuk gambar tangkapan layar dan narasi terkait tangkapan layar. Data tersebut kemudian diklasifikasikan dan dianalisis dengan menggunakan konsep ruang triadik Lefebvre dan interpretasinya dalam studi queer. Artikel ini menyimpulkan bahwa tubuh memainkan peranan penting sebagai mediator dalam praktik spasial. Praktik spasial yang direpresentasikan dalam film ini erat kaitannya dengan hierarki kekuasaan dan nilai dominan dalam masyarakat. Namun, tubuh queer berusaha mengubah ruang dominan menjadi queer dengan beberapa pendekatan baik di ruang privat maupun publik.
One Dimensional Man and The Future of Indonesian Spirit of “Gotong Royong” Muhammad Rodinal Khair Khasri
SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities Vol 5, No 2 (2021): Agustus - Januari
Publisher : Unit Penelitian dan Publikasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/sasdayajournal.73308

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan signifikansi perkembangan teknologi terhadap pandangan hidup masyarakat modern yang kemudian dispesifikkan pada dinamika penghayatan dan implementasi nilai Gotong Royong. Semangat Gotong-royong di dalam masyarakat Indonesia mulai terkikis oleh dampak yang ditimbulkan oleh modernitas. Tesis Herbert Marcuse tentang “One-Dimensional Man” menjadi perspektif yang digunakan untuk merefleksikan kondisi sosial masyarakat modern. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode analisis deduktif yang mengacu pada model penelitian kualitatif Alan Bryman. Penelitian ini menawarkan sebuah hipotesis yang disandarkan pada teori sosial Herbert Marcuse bahwa masyarakat modern didominasi oleh kesadaran palsu yang kemudian mereduksi manusia ke arah yang kontraproduktif dengan semangat Gotong-royong. Penelitian ini juga berupaya merekonstruksi teori Marcuse yakni dengan meletakkan sosio-epistemologi sebagai basis paradigmatis untuk memperkuat kerangka kerja implementasi nilai Gotong-royong menjadi sebuah praksis sosial. 
SUMUR: Sebuah Cerita Dalam Perspektif Aksiologi Bakdiyatul Mukarromah; Moses Glorino Rumambo Pandin
SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities Vol 5, No 2 (2021): Agustus - Januari
Publisher : Unit Penelitian dan Publikasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/sasdayajournal.73309

Abstract

Buku karya Eka ini mampu mengajak pembaca untuk menyelami cerita dan menebak-nebak alur ceritanya. Latarnya yang merupakan cerita tradisional klasik yang terjadi di masa lampau sangat khas dengan berbagai problematika yang terjadi di Indonesia kala itu, meskipun jenis karyanya sendiri adalah fiksi. Penggambaran yang diberikan juga sangatlah mendetail dan dilengkapi dengan ilustrasi sederhana pada beberapa bagian cerita, sehingga pembaca dapat mengimajinasikan latar cerita dengan cukup baik