Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019"
:
18 Documents
clear
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI
Sillia, Febriyani Hasan;
Yusuf **, Rais D
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.961 KB)
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang selamat, aman, efisien dan produktif. Pada penelitian ini, metode yang digunakan untuk mengolah data adalah Metode Kuantitatif, Analisis Univariat dan Metode Deskriptif Kualitatif. Kuantitatif ialah pengukuran berdasarkan teori-teori yang sudah ada, sedangkan analisis univariat ialah analisis terhadap satu variabel. Kedua metode ini dipakai untuk mengukur tingkat keberhasilan penerapan SMK3 pada proyek pembangunan GIS 150 Kv Ternate berdasarkan hasil penyebaran kuesioner. Sedangkan metode deskriptif kualitatif adalah penggambaran terhadap suatu permasalahan, sedangkan kualitatif ialah cara penyajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan sistem manajamen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada proyek konstruki pembangunan GIS 150 kv Ternate.
BIAYA INVESTASI ALAT MUAT EXCAVATOR HITACHI ZAXIS 200 PADA PENAMBANGAN BIJIH NIKEL DI PT. SINAR KARYA MUSTIKA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH PROVINSI MALUKU UTARA
DJUNAIDI *, MUHAMMAD;
ARIF **, ABDUL KADIR D
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (577.856 KB)
PT. Sinar Karya Mustika adalah salah satu perusahaan kontraktor yang melakukan aktivitasnya di bidang tambang nikel yang memiliki wilayah ijin usaha pertambangan di Desa Elfanun Kecamatan Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dengan luas area kerja 849.79 Ha. Kegiatan penambangan yang dilakukan dengan menggunakan metode open pit mining dengan target produksi ore/nikel sebesar 200.000 Ton/Bulan. Metode yang digunakan yaitu pengamatan secara langsung dilapangan dan pengumpulan biaya-biaya, seperti: biaya kepemilikan, investasi alat, Harga alat, Biaya Operasional. Berdasarkan hasil perhitungan, maka hasil perhitungan biaya investasi (beli - sewa) adalah dimana biaya investasi yang dikeluarkan selama kegiatan penambangan. Maka dari hasil perhitungan cash flow untuk biaya sewa alat dari perusahaan untuk tahun pertama sampai tahun ke-3 adalah sebesar Rp. 2.364.075.672, sedangkan untuk hasil perhitungan biaya cash flow beli alat baru di tahun pertama adalah sebesar Rp. 2.458.411.181 dan untuk di tahun ke 2-3 adalah sebesar Rp 958.411.181. Dan dari hasil perhitungan analisis pemilihan biaya investasi (beli - sewa) Excavator Hitachi Zaxis 200 dimana biaya pengeluaran sewa alat untuk perusahaan pada tahun pertama lebih menguntungkan dibandingkan beli atat, namun ditahun ke 2-3 biaya beli alat baru lebih menguntungkan dibandingkan dengan biaya sewa alat karena pada tahun ke-2 dan tahun ke-3 hanya biaya produksi yang di hitung.
KORELASI PENINGKATAN PENDUDUK TERHADAP KAWASAN TERBANGUN DI DAS TUGURARA GUNUNGAPI GAMALAMA KOTA TERNATE
Rasai, Julhija
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.387 KB)
Sungai Tugurara merupakan salah satu dari sekian banyak Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada dikawasan gunungapi Gamalama di Kota Ternate, yang diapit oleh tiga kelurahan yaitu Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa. Penelitian ini menggunakan metode analisis GIS serta pengujian statistik korelasi product moment dan uji signifikan korelasi product moment. Peningkatan penduduk berkorelasi dengan perubahan luas kawasan terbangun pada Kelurahan Tubo dan Kelurahan Dufa-Dufa yang semakin mengarah ke hulu Sungai Tugurara. Luas kawasan terbangun berubah menjadi lebih luas setiap tahunnya sejak tahun 2008-2016, karena pertumbuhan penduduk dari kelurahan itu sendiri seperti meningkatnya angka perkawinan, kelahiran dan menurunya tingkat kematian serta meningkatnya migrasi menyebabkan kawasan terbangun semakin bertambah dan mengarah ke hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tugurara, gunungapi Gamalam di Kota Ternate. Hasil uji korelasi Product Moment terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara variabel peningkatan penduduk dengan perubahan luas kawasan terbangun di dua kelurahan tersebut. Kata Kunci: Peningkatan Penduduk, Kawasan Terbangun, DAS Tugurara.
INTERPRETASI TAHANAN JENIS BAWAH PERMUKAAN DAERAH MOROTAI MENGGUNAKAN GEOLISTRIK SCHLUMBERGER CONFIGURATION VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING 1D
A.K Conoras *, Wawan;
Rasai **, Julhija;
Salahu ***, Husaen
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (680.323 KB)
Air merupakan salah satu sumber kebutuhan manusia sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterdapatan air tanah pada lapisan batuan atau tanah dibawah permukaan, pada beberapa desa di daerah Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara. Pada penelitian ini menggunakan metoda Geofisika aktif tahanan Jenis / Geolistrik dengan Konfigurasi Schlumberger VES 1D, kemudian dari hasil pengukuran di lakukan perhitungan analisa data tahanan jenis, kemudian mengiterpretasi nilai hasil tahanan jenis sebenanya pada tiap lapisan serta interpretasi atau pendugaan posisi airtanah. Hasil analisa dan interpretasi data tahanan jenis pada penelitian ini menampilkan pada Desa Waya bula, lapisan pembawa air tanah kualitas bagus (akuifer) terdapat pada kedalaman AB/2= 8 m Pasir, pasir kasar, kerikil tidak berlempung dengan nilai tahanan jenis >70 ?m. Pada Desa Buo-buo, lapisan pembawa air tanah kualitas rendah sampai menengah terdapat pada kedalaman AB/2= 3 - 4 m Pasir, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 16.17 - 45.80 ?m. Pada Desa Cendana, lapisan pembawa air tanah terdapat pada kedalaman AB/2= 12 m, hasil interpretasi pada lapisan ini, diduga terdapatnya batugamping dan pasir kasar dengan nilai tahanan jenis 440.03 ?m. Pada Desa Sangowo, lapisan pembawa air tanah (akuifer) kualitas menengah sampai sangat bagus terdapat pada kedalaman AB/2= 4 - 10m dengan jenis lapisan Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 36.02 - 306.87?m. Pada Desa Saleh, lapisan pembawa air tanah kualitas menengah sampai sangat rendah terdapat pada kedalaman AB/2= 8 - 10m. Pada lapisan ini terdapat Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 20.15 - 51.65?m.
EFEKTIVITAS TINGKAT PELAYANAN DALAM PENGELOLAAN AIR BERSIH PADA PERUSAHAN DAERAH AIR MINUM PDAM DESA SAKETA KECAMATAN GANE BARAT
Usamah, Muhammad
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (800.53 KB)
PDAM sebagai satu-satunya instansi yang menjadi tumpuan harapan dalam peningkatan pelayanan air bersih perpipaan bagi masyarakat selaku konsumen air bersih yang antara lain menyangkut jaminan untuk memperoleh pelayanan air bersih dengan kuantitas, kualitas dan kontinuitas yang layak serta harga yang terjangkau. Namun dalam pendistribusian air bersih kepada pelanggan belum dapat memberikan tingkat pelayanan yang merata dan efektif dalam hal kuantitas, kontinuitas dan Kualitas. Bertitik tolak dari uraian diatas maka perlu dikaji melalui suatu penelitian untuk menjelaskan bagaimana efektivitas tingkat pelayanan air bersih PDAM Desa Saketa ditinjau dari indikator kualitas pelayanan yaitu kuantitas aliran air, kontinuitas dan kualitas serta tingkat kehilangan air yang dialami. Kualitas air yang memenuhi syarat atau standar yang berlaku dari parameter fisik, biologis dan kimiawi. Untuk kontinuitas air bersih harus tersedia 24 jam per hari, atau setiap saat diperlukan. Kebutuhan air tersedia dan untuk kuantitas yang dikehendaki adalah yang memenuhi standar kebutuhan air untuk Desa dan Kecamatan. Untuk mengkaji masalah tersebut maka dilakukan dengan menggunakan metode analisa deskriptif dimana peneliti mengungkapkan secara komprehensif kondisi yang ada. Berdasarkan hasil penelitian data kualitas air yang ditinjau dari sifat fisik telah memenuhi syarat naum untuk sifat biologisnya tidak memenuhi standar karena mengandung bakteri caliform melebihi ambang batas yang diperbolehkan dan perlu dilakukan chlorinasi untuk menurunkan pH yang juga akan mengatasi permasalahan parameter bakteriologi. Dari kuantitas air pada PDAM Desa Saketa hanya terdapat 46,84% responden yang menyatakan air yang didistribusikan memenuhi kebutuhan akan air bersih. Sedangkan untuk kontinuitas air yang mengalir secara kontinyu selama 24 jam/hari hanya 77,22% dari total responden yang terlayani selama 24 jam/hari. Maka dikatakan tingkat pelayanan PDAM Desa Saketa masih kurang efektif.
K KAJIAN KARAKTERISTIK BATUAN BEKU ANDESIT SEBAGAI BAHAN BANGUNAN DI DAERAH SULAMADAHA KECAMATAN TERNATE BARAT KOTA TERNATE
Karim, Razak -;
Suriadi, Sahdan
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1145.24 KB)
The potential of andesite igneous rock caused by volcanic activity, makes the City of Ternate has the potential of rock and sand extraction which is very abundant. Therefore this research was conducted to determine the characteristics of andesite rocks based on the results of testing physical and mechanical properties in the Laboratory, and how to determine the feasibility and non-feasibility of the availability of these andesite rocks as building construction raw materials in accordance with Standards. The study was carried out in the Sulamadaha area of ??Ternate City, where testing of rock samples was carried out at the SABO Laboratory, Center of Water Resources Research and Development in Yogyakarta and testing of other rock aggregate samples was carried out in the Laboratory of Structur and Materials in Civil Engineering Department, Khairun University in Ternate. Description of rocks has a fine solid gray color, afanitic textured crystalline subhedral, with mineral compositions contained in them are orthoclase feldspard, plagioclase, and quartz. The average compressive strength of andesite rocks from four samples is 1.357,015 kg/cm², for the test results the maximum shear resistance is 29,85%, while the average test results of water absorption ability in andesite rocks are 3,67 %. So it was concluded that andesite igneous rocks of Sulamadaha area, West Ternate District were feasible and fulfilled the requirements and quality of natural stone for building materials in accordance with Indonesian Industrial Standards (SII-0378-80).
K KAJIAN KARAKTERISTIK BATUAN BEKU ANDESIT SEBAGAI BAHAN BANGUNAN DI DAERAH SULAMADAHA KECAMATAN TERNATE BARAT KOTA TERNATE
Razak - Karim;
Sahdan Suriadi
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1145.24 KB)
The potential of andesite igneous rock caused by volcanic activity, makes the City of Ternate has the potential of rock and sand extraction which is very abundant. Therefore this research was conducted to determine the characteristics of andesite rocks based on the results of testing physical and mechanical properties in the Laboratory, and how to determine the feasibility and non-feasibility of the availability of these andesite rocks as building construction raw materials in accordance with Standards. The study was carried out in the Sulamadaha area of Ternate City, where testing of rock samples was carried out at the SABO Laboratory, Center of Water Resources Research and Development in Yogyakarta and testing of other rock aggregate samples was carried out in the Laboratory of Structur and Materials in Civil Engineering Department, Khairun University in Ternate. Description of rocks has a fine solid gray color, afanitic textured crystalline subhedral, with mineral compositions contained in them are orthoclase feldspard, plagioclase, and quartz. The average compressive strength of andesite rocks from four samples is 1.357,015 kg/cm², for the test results the maximum shear resistance is 29,85%, while the average test results of water absorption ability in andesite rocks are 3,67 %. So it was concluded that andesite igneous rocks of Sulamadaha area, West Ternate District were feasible and fulfilled the requirements and quality of natural stone for building materials in accordance with Indonesian Industrial Standards (SII-0378-80).
BIAYA INVESTASI ALAT MUAT EXCAVATOR HITACHI ZAXIS 200 PADA PENAMBANGAN BIJIH NIKEL DI PT. SINAR KARYA MUSTIKA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH PROVINSI MALUKU UTARA
MUHAMMAD DJUNAIDI *;
ABDUL KADIR D ARIF **
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (577.856 KB)
PT. Sinar Karya Mustika adalah salah satu perusahaan kontraktor yang melakukan aktivitasnya di bidang tambang nikel yang memiliki wilayah ijin usaha pertambangan di Desa Elfanun Kecamatan Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara dengan luas area kerja 849.79 Ha. Kegiatan penambangan yang dilakukan dengan menggunakan metode open pit mining dengan target produksi ore/nikel sebesar 200.000 Ton/Bulan. Metode yang digunakan yaitu pengamatan secara langsung dilapangan dan pengumpulan biaya-biaya, seperti: biaya kepemilikan, investasi alat, Harga alat, Biaya Operasional. Berdasarkan hasil perhitungan, maka hasil perhitungan biaya investasi (beli - sewa) adalah dimana biaya investasi yang dikeluarkan selama kegiatan penambangan. Maka dari hasil perhitungan cash flow untuk biaya sewa alat dari perusahaan untuk tahun pertama sampai tahun ke-3 adalah sebesar Rp. 2.364.075.672, sedangkan untuk hasil perhitungan biaya cash flow beli alat baru di tahun pertama adalah sebesar Rp. 2.458.411.181 dan untuk di tahun ke 2-3 adalah sebesar Rp 958.411.181. Dan dari hasil perhitungan analisis pemilihan biaya investasi (beli - sewa) Excavator Hitachi Zaxis 200 dimana biaya pengeluaran sewa alat untuk perusahaan pada tahun pertama lebih menguntungkan dibandingkan beli atat, namun ditahun ke 2-3 biaya beli alat baru lebih menguntungkan dibandingkan dengan biaya sewa alat karena pada tahun ke-2 dan tahun ke-3 hanya biaya produksi yang di hitung.
KORELASI PENINGKATAN PENDUDUK TERHADAP KAWASAN TERBANGUN DI DAS TUGURARA GUNUNGAPI GAMALAMA KOTA TERNATE
Julhija Rasai
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.387 KB)
Sungai Tugurara merupakan salah satu dari sekian banyak Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada dikawasan gunungapi Gamalama di Kota Ternate, yang diapit oleh tiga kelurahan yaitu Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa. Penelitian ini menggunakan metode analisis GIS serta pengujian statistik korelasi product moment dan uji signifikan korelasi product moment. Peningkatan penduduk berkorelasi dengan perubahan luas kawasan terbangun pada Kelurahan Tubo dan Kelurahan Dufa-Dufa yang semakin mengarah ke hulu Sungai Tugurara. Luas kawasan terbangun berubah menjadi lebih luas setiap tahunnya sejak tahun 2008-2016, karena pertumbuhan penduduk dari kelurahan itu sendiri seperti meningkatnya angka perkawinan, kelahiran dan menurunya tingkat kematian serta meningkatnya migrasi menyebabkan kawasan terbangun semakin bertambah dan mengarah ke hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tugurara, gunungapi Gamalam di Kota Ternate. Hasil uji korelasi Product Moment terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara variabel peningkatan penduduk dengan perubahan luas kawasan terbangun di dua kelurahan tersebut. Kata Kunci: Peningkatan Penduduk, Kawasan Terbangun, DAS Tugurara.
INTERPRETASI TAHANAN JENIS BAWAH PERMUKAAN DAERAH MOROTAI MENGGUNAKAN GEOLISTRIK SCHLUMBERGER CONFIGURATION VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING 1D
Wawan A.K Conoras *;
Julhija Rasai **;
Husaen Salahu ***
DINTEK Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (680.323 KB)
Air merupakan salah satu sumber kebutuhan manusia sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterdapatan air tanah pada lapisan batuan atau tanah dibawah permukaan, pada beberapa desa di daerah Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara. Pada penelitian ini menggunakan metoda Geofisika aktif tahanan Jenis / Geolistrik dengan Konfigurasi Schlumberger VES 1D, kemudian dari hasil pengukuran di lakukan perhitungan analisa data tahanan jenis, kemudian mengiterpretasi nilai hasil tahanan jenis sebenanya pada tiap lapisan serta interpretasi atau pendugaan posisi airtanah. Hasil analisa dan interpretasi data tahanan jenis pada penelitian ini menampilkan pada Desa Waya bula, lapisan pembawa air tanah kualitas bagus (akuifer) terdapat pada kedalaman AB/2= 8 m Pasir, pasir kasar, kerikil tidak berlempung dengan nilai tahanan jenis >70 Ωm. Pada Desa Buo-buo, lapisan pembawa air tanah kualitas rendah sampai menengah terdapat pada kedalaman AB/2= 3 - 4 m Pasir, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 16.17 - 45.80 Ωm. Pada Desa Cendana, lapisan pembawa air tanah terdapat pada kedalaman AB/2= 12 m, hasil interpretasi pada lapisan ini, diduga terdapatnya batugamping dan pasir kasar dengan nilai tahanan jenis 440.03 Ωm. Pada Desa Sangowo, lapisan pembawa air tanah (akuifer) kualitas menengah sampai sangat bagus terdapat pada kedalaman AB/2= 4 - 10m dengan jenis lapisan Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 36.02 - 306.87Ωm. Pada Desa Saleh, lapisan pembawa air tanah kualitas menengah sampai sangat rendah terdapat pada kedalaman AB/2= 8 - 10m. Pada lapisan ini terdapat Pasir kasar, kerikil sedikit lempung dengan nilai tahanan jenis 20.15 - 51.65Ωm.