cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
historis.ummat@gmail.com
Editorial Address
http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah
ISSN : 26224763     EISSN : 26141167     DOI : https://doi.org/10.31764/historis
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Historis merupakan jurnal yang memuat naskah atau hasil penelitian di bidang kependidikan khususnya sejarah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UM Mataram dengan ISSN 2549-7332 (Print) dan ISSN 2614-1167 (Online). Terbit pertama kali Juni 2017. Adapun ruang lingkup Jurnal Historis berupa hasil penelitian pendidikan & pengembangan kependidikan di bidang sejarah, sosial, sosiologi, budaya, adat istiadat, permainan rakyat, lembaga kemasyarakatan yang bergerak di bidang sejarah dan sosial dalam pengembangan pemuda, remaja, dan masyarakat secara berkelanjutan. Artikel yang masuk ke meja tim redaksi akan melalui proses seleksi mitra bestari/editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2022): JUNE" : 10 Documents clear
PENGARUH PENGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POWTOON TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI IPS SMAN 2 PERCUT SEI TUAN Elvansya, Zulfahdilla
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.9465

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran powtoon terhadap hasil belajar siswa di kelas XI IPS di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kulitatif dengan disain kuantir eksperimen. Populasi dalam pnelitian ini merupakan seluruh siswa kelas XI dengan pengambilan sampel dilakukan dengan cara Teknik cluster random sampling. Sampel yang dipilih adalah kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dengan pengunaan media pembelajaran powtoon yang berjumlah 36 orang dan kelas XI IPS-2 sebagai kelas kontrol dengan mengunakan media Gambar yang berjumlah 30 orang. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian adalah tes pilihan berganda. Soal sudah divalidasi oleh tim validator. Analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pre test kelas eksperimen adalah 46,6 dan kelas kontrol adalah 46,4. setelah pembelajaran selesai diberikan post test dengan hasil nilai rata-rata kelas eksperimen 80,43 dan kelas kontrol 71.1. Analisis uji normalitas dan uji homogenitas pada kedua kelas diketahui bahwa data berdistribusi normal dan kedua kelas berasal dari kelompok yang homogen. Hasil uji t satu pihak diperoleh thitung> ttabel yaitu (04,67 > 1,671 ), artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penguatan media pembelajaran powtoon terhadap hasil belajar siswa pada materi kedudukan jepang di Indonesia kelas XI IPS di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan Tahun Pembelajaran 2021/2022.Abstract: This study aims to determine the effect of powtoon learning media on student learning outcomes in class XI IPS at SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan for the academic year 2021/2022. The research method used is a qualitative method with a quantitative experimental design. The population in this research is all students of class XI with the sampling is done by means of cluster random sampling technique. The sample selected was class XI IPS 1 as an experimental class using the Powtoon learning media, amounting to 36 people and class XI IPS-2 as a control class using image media, amounting to 30 people. The test instrument used in the study was a multiple choice test. The questions have been validated by the validator team. Analysis of the data used is by using the t test. The results showed that the average pre-test score for the experimental class was 46.6 and the control class was 46.4. After the learning is complete, a post test is given with the results of the average value of the experimental class being 80.43 and the control class 71.1. Analysis of the normality test and homogeneity test in both classes showed that the data were normally distributed and both classes came from homogeneous groups. The results of the one-party t-test obtained tcount > ttable, namely (04.67 > 1.671), meaning that there is a significant influence in strengthening Powtoon learning media on student learning outcomes on the material of Japanese position in Indonesia in class XI IPS at SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. 2021/2022.
KEARIFAN LOKAL TEKI FE'A DHADHO RADHA DALAM MEMBANGUN SOLIDARITAS SOSIAL PADA MASYARAKAT ADAT RENDU DI KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO Djandon, Maria Goretty
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.9318

Abstract

Kearifan lokal teki fe’a dhadho radha, merupakan salah satu kearifan lokal pada masyarakat adat Rendu yang hidup dan berkembang di Kecamatan Aesesa Selatan  Kabupaten Nagekeo. Kebudayaan lokal ini merupakan warisan dari para leluhur yang harus di laksanakan dan di lestarikan dari generasi ke generasi, yang syarat dengan  nilai-nilai kemanusisaan. Dalam realitanya, kearifan lokal teki fe’a dhadho radha yang berarti (berat sama dipikul, ringan sama dijinjing), ini menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan nilai persatuan yang sampai saat ini masih tetap dilaksanakan. Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah: a. Bagaimana eksistensi kearifan lokal teki fe’a dhadho radha pada  masyarakat adat Rendu di Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo? b. Nilai-nilai solidaritas apa sajakah yang terdapat dalam kearifan lokal teki fe’a dhadho radha pada  masyarakat adat Rendu di Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo?Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal teki fe’a dhadho radha masih tetap dilakukan oleh masyarakat adat Rendu sampai saat ini, karena merupakan warisan leluhur yang harus di rawat dan dilestarikan dari waktu ke waktu oleh generasi penerusnya. Dalam kearifan lokal teki fe’a dhadho radha terdapat berbagai nilai yang menjadi pedoman hidup masyarakat adat Rendu antara lain nilai gotong royong atau to’o jogho waga sama, nilai keharmonisan atau muzi modhe ne’e keka bho’a  sa`o lange, nilai  persaudaraan atau ka’e azi moko doa dan nilai persatuan atau kolo sa toko tali sa tebu. Nilai-nilai inilah yang menjadi pegangan hidup masyarakat adat Rendu sampai saat ini.
POTRET KEHIDUPAN MASYARAKAT BINJAI TAHUN 1930-1933 Sartika, Fuji; Lukitaningsih, Lukitaningsih
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.9523

Abstract

Abstrak: Penelitian ini  memiliki 3 (tiga) tujuan. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kota Binjai saat terjadinya aktivitas perkebunan di Sumatera Timur. Kedua, penelitian ini juga diharapkan dapat menunjukkan aktivitas sosial dan ekonomi kehidupan masyarakat Binjai tahun 1930-1933. Ketiga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang dirasakan oleh kota Binjai pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Hal ini akan mengungkapkan kearifan lokal yang ada di kota Binjai pada masa itu. Sejak 1822 Binjai sudah menjadi suatu Bandar Pelabuhan yang ramai digunakan dari berbagai wilayah. Masyarakat dari Stabat, Tanjung Pura, Selesai dan Kebun Lada melakukan suatu aktivitas perdagangan di kota Binjai yang dikenal dengan Bandar Sinembah. Di Bandar Sinembah ini menjual segala pemenuhan kebutuhan pokok dan rempah yang diperdagangkan. Pada tahun 1970 an kota Binjai adalah kota yang sangat ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan penduduk dari pekerja perkebunan Nusantara. Pada tahun 1982 kota Binjai menjadi kota madya setelah ibukota Langkat dipindahkan ke Stabat berdasarkan peraturan pemerintah no. 5 tahun 1982. Metode yang peneliti gunakan adalah metode sejarah, yang memiliki empat langkah atau tahapan dalam penelitiannya yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiograf. Penulis menganalisis foto-foto mengenai Binjai dengan berbagai referensi yang penulis. Abstract:  This research aimed for three purposes. Firstly, this research aimed to know how Binjai was when the plantation activity happened in East Sumatera. Secondly, this research also aimed to indicate social and economical activity in Binjai in 1930-1933. Thirdly, this research aimed to know the impact perceived by the local residence during the Dutch colonial period. This thing would disclose Binjai's local culture at that time. Since 1882, binjai has become a crowded port city utilized by any regions. People from Stabat, Tanjung Pura, Selesai, and Kebun Lada made some trading activities in Binjai which was known as Bandar Sinembah. Bandar Sinembah provided all of daily needs and spice. In 1970s, Binjai was a place visited by a lot of residence and worker of Plantation Archipelago. In 1982, Binjai was officially become a city right after Langkat was relocated to Stabat based on PP No. 5 1982. The method used by the researcher was historical method, which consists of four steps: heuristic, verification, interpretation, and historiography. The researcher analyzed pictures of Binjai based on various references.
EKSPLORASI WISATA RELIGI DAN PENGARUH SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT (STUDI KASUS MASJID JAMI LUAR BATANG, JAKARTA UTARA) Andi, Andi; Pratama, Cahya Adhitya; Jumardi, Jumardi
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.4946

Abstract

Abstrak: Penelitian yang dibahas ini mengenai adanya wisata religi di Jakarta yang sudah terkenal di Indonesia yang memiliki nilai sejarah yang harus diketahui bersama-sama. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam dengan adanya wisata religi Masjid Jami Luar Batang dari segi aspek sejarah dan dampak adanya wisata religi ini bagi masyarakat lokal yang tinggal di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif interpretatif dengan menafsirkan hasil analisis yang terjadi di Masjid Luar Batang melalui wawancara langsung kepada masyarakat sekitar dan sumber-sumber lainnya.  Kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu mengenalkan sejarah dari Masjid Jami Luar Batang serta Kampung Luar Batang serta dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat lokal maupun sekitarnya.Abstract:  The research discussed is about the existence of religious tourism in Jakarta which is well known in Indonesia which has historical value that must be known together. The purpose of this study is to find out more about the existence of religious tourism at the Jami Luar Batang Mosque in terms of historical aspects and the impact of this religious tourism on the local community living in the vicinity. The research method used is descriptive interpretive by interpreting the results of the analysis that occurred at the Luar Batang Mosque through direct interviews with the surrounding community and other sources. The conclusion of this study is to introduce the history of the Jami Luar Batang Mosque and Luar Batang Village and the socio-economic impact on the local community and surrounding areas.
TRANSPORTASI BECAK DI KOTA MEDAN (1950-1990) Zuliana, Zuliana; Lukitaningsih, Lukitaningsih
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.9528

Abstract

Abstrak: Penelitian dengan judul “Transportasi Becak di Kota Medan (1950-1990).” Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang masuknya becak di Kota Medan, kemudian menjelaskan perkembangan becak di kota Medan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode Heuristik dengan empat tahapan, (1) Heuristik, atau mengumpulkan sumber, (2) Kritik sumber, yaitu kritik eksternal dan internal, (3) Interpretasi, penafsiran sumber dan (4) Histiografi, penulisan sejarah secara eksplanasi. Hasil penelitian menunjukkan beragamnya jenis becak di Medan sejalan dengan kehidupan masyarakat. Becak berdasarkan bentuknya di bedakan menjadi empat; bentuk pertama ialah angkong yang ditarik dengan tenaga manusia, kemudian berganti menjadi becak dayung, kemudian muncul becak brompit dan terakhir ialah becak bermotor. Angkong dalam penelitian ini dianggap sejenis dengan becak dan menjadi transportasi pertama yang dihapuskan pada tahun 1927 secara perlahan sampai benar-benar hilang tahun 1935, karena tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman sehingga diganti dengan becak dayung. Becak dayung berkembang dimulai tahun 1950 menggantikan angkong. Kehadiran becak dayung masih dapat diaraskan hingga skarang. Kemudian becak berompit tahun 1970 keluaran Jerman, (terbagi 3, brompit Rex, Sax, Dkw) menjadi sebuah becak modern dengan mesin, dan terakhir becak bermotor tahun 1990 keluaran Jepang sebagai becak tercanggih yang mampu mengalahkan ke tiga jenis becak sebelumnya. Abstract:  A research titled “Pedicab Transportation in Medan City (1950- 1990).” This research aims to explain the background of the entry of Pedicab into Medan City, then to explain the development of Pedicab in Medan City. The research method which is applied is Heuristic method with four steps, (1) Heuristic, or source collecting, (2) Source Critic, namely external and internal critic, (3) Interpretation, source interpretation and (4) Historiography, history writing in a form of explanation. Result of the research shows that the variety of Pedicab in Medan City gets along with the life of the people. Pedicab in accordance with its kind is differentiated into four: the first is Angkong which is pulled by human strength, then it’s changed into a Becak Dayung (a Pedicab with cycling-pedal), then Brompit Pedicab appears and the last one is a Becak Bermotor (a motor-driven Pedicab). Angkong in this research is considered to be the same as Pedicab and it was the first transportation removed on 1927 gradually until it was completely gone on 1935, because it was not relevant to the development of the age and so it was changed into a Becak Dayung (a Pedicab with cycling-pedal). Becak Dayung has been evolved starting from 1950 replacing Angkong. The presence of Becak Dayung is still able to be experienced until now. Then, Brompit Pedicab on 1970 produced by Germany (divided into three, Brompit Rex, Sax, Dkw) became a modern Pedicab with machine, and the last one is Becak Bermotor (motor-driven Pedicab) on 1990 produced by Japan as the most sophisticated Pedicab which is able to exceed the previous three kinds of Pedicab.
NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME DALAM BERAGAMA MASYARAKAT SUKU TENGGER DI DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO Bahrudin, Babul; Zurohman, Achmad
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.9662

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai multikulturalisme dalam beragama Masyarakat Suku Tengger di Desa Ngadisari Kec. Sukapura Kab. Probolinggo. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang bagaimana nilai-nilai multikulturalisme dalam beragama Masyarakat Suku Tengger di Desa Ngadisari Kec. Sukapura Kab. Probolinggo, Adapun hasil penelitian ini adalah nilai-nilai multikulturalisme dalam beragama diwujudkan melalui sikap toleransi, sikap menerima keberadaan orang lain, ajaran tat twam asi dan konsep desakalapatra.Abstract: The purpose of the study was to identify and describe the values of multiculturalism in the religion of the Tengger Tribe Community in Ngadisari Village, Kec. Sukapura Kab. Probolinggo. This study uses a descriptive qualitative research design. This research aims to describe and explain how the values of multiculturalism in religion in the Tengger Tribe Community in Ngadisari Village, Kec. Sukapura Kab. Probolinggo, The results of this study are the values of multiculturalism in religion are manifested through an attitude of tolerance, an attitude of accepting the existence of others, the teachings of tat twam asi and the concept of desakalapatra.
ISLAM DALAM BINGKAI SEJARAH ASIA TENGGARA: PERSPEKTIF SAIFULLAH DALAM BUKU SKI DI ASIA TENGGARA Mahamid, Mochammad Nginwanun Likullil
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.8725

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas perspektif Saifullah tentang sejarah Islam di Asia Tenggara, dalam buku karyanya, berjudul Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) di Asia Tenggara, yang kini telah menjadi buku ajar komprehensif di kampus UIN dan IAIN seluruh Indonesia, pada mata kuliah yang memiliki nama sama dengan buku tersebut, di samping itu isinya mengandung unsur budaya yang memiliki peran signifikan dalam membangun peradaban Islam di Asia Tenggara, yang begitu kompleks apabila dilihat dari jumlah etnis/suku, agama, dan adat istiadat. Dengan menggunakan metode deskriptif-analisis, artikel ini berusaha memaparkan beberapa temuan penting dalam buku SKI di Asia Tenggara yang menjadi subjek utama penulisan, antara lain: 1) Peran pedagang muslim dalam menumbuhkan ajaran Islam di negara-negara Asia Tenggara, 2) Dukungan Kesultanan Islam yang berdiri di kawasan Asia Tenggara terhadap kemajuan agama Islam, dan 3) Perjuangan masyarakat muslim Asia Tenggara dalam menghadapi kolonialisme bangsa Eropa, yang diharapkan dari hasil pemaparan tersebut bisa menginspirasi pembaca agar lebih mendalami kajian sejarah Islam di Asia Tenggara, kemudian menghasilkan penelitian-penelitian baru yang lebih mutakhir.Abstract: This article discusses Saifullah’s perspective on the history of Islam in Southeast Asia in his book entitled Islamic History and Culture (SKI) in Southeast Asia, which has now become a comprehensive textbook at State Islamic University and State Islamic Institute campuses throughout Indonesia on subjects with the same name as the book. In addition, the contents contain cultural elements that have a significant role in building Islamic civilization in Southeast Asia and are very complex when viewed from the number of ethnicities/tribes, religions, and customs. By using the descriptive-analytical method, this article attempted to describe several important findings in the SKI books in Southeast Asia, including: 1) the role of Muslim traders in growing Islamic teachings in Southeast Asian countries, 2) the support of Islamic Sultanate, which stood in Southeast Asia towards the advancement of Islam, and 3) the struggle of Southeast Asian Muslim community in dealing with European colonialism. Therefore, the results of this presentation are hoped to inspire the readers to explore the study of the history of Islam in Southeast Asia and then produce new, more up-to-date research.
PEMBENTUKAN KARAKTER DAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA PELAKSANAAN MATERI SEJARAH DAN KEBUDAYAAN DALAM KAJIAN IPS SD Faidin, Faidin; Suharti, Suharti
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.9663

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk membentuk karakter dan berfikir kritis mahasiswa tentang konsep dasar sejarah dan kebudayaan Indonesia. Sejarah merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Sedangkan kebudayaan adalah mempelajari segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat yang ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Penelitian ini dilakukan pada tingkat mahasiswa di mata kuliah kajian IPS SD di STKIP Harapan Bima, menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam rangka mendeskripsikan secara ilmiah data penelitian. Adapun hasil penelitian yakni meningkatnya karakter mahasiswa berdasarkan implementasi materi sejarah dan kebudayaan, yang menarik adalah mahasiswa dapat berfikir kritis dengan menggali dan menganalisa informasi apasaja yang berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan dalam pembelajaran kajian IPS SD.  
PEMBUNUHAN KARAKTER DI BALIK SEJARAH: SOEKARNO DAN KOMUNIS Samingan, Samingan
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.8937

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pembunuhan karakter atau perusakan nama baik Soekarno atas tuduhan keterlibatan dalam paham komunis. Adapun metode digunakan pada penelitian menggunakan metode sejarah (historical method). Langkah-langkah digunakan dalam metode sejarah, meliputi: mengumpulkan jejak sumber sejarah (heuristik), kritik sumber, interpretasi (analisa), historiografi atau (penulisan sejarah). Hasil penelitian ini, yaitu dalam kehidupan Soekarno sangat gemar membaca buku dalam hal ini buku yang bernada marxisme. Maka tidak heran jika banyak pemikiran Soekarno terpengaruh dari marxisme sehingga muncul karyanya tentang Nasionalisme, Islam dan marxisme. Suatu alasan mengapa Soekarno tertarik komunisme tidak lain karena alasan rasional perjuangan menentang kapitalisme dan imperalisme di nusantara. Akan tetapi bukanlah sama antara marxisme dengan marxisme Soekarno karena Soekarno lebih pada perjuangan nasional dari pada perjuangan kelas. Kedekatan Soekarno dengan komunisme inilah kemudian disalahartikan bagi sebagian orang untuk menghilangkan kharisma Soekarno. Soekarno bukanlah marxisme Soekarno adalah seorang muslim taat beribadah. Soekarno merangkul paham komunis bagian dari upaya untuk mendukung tujuan politiknya anti imperalisme seperti masalah dalam hubungan segitiga Soekarno, PKI dan konfrontasi Malaysia. Adanya hembusan isu politik Soekarno seorang komunis tulen sebenarnya adalah upaya bagian pembunuhan karakter seiring berdirinya orde baru dibawah Soeharto.Abstract:  This study aimed to determine the character assassination or destruction of Soekarno's good name for alleged involvement in communist understanding. The method used in research uses the historical method. Steps are used in the historical method, including collecting traces of historical sources (heuristics), source criticism, interpretation (analysis), historiography or (writing history). The result of this research, namely in Soekarno's life, was very fond of reading books in this case books with the tone of Marxism. So it is not surprising that many of Soekarno's thoughts were influenced by Marxism so his work on Nationalism, Islam, and Marxism emerged. One reason why Sukarno was interested in communism was none other than the rational reason for the struggle against capitalism and imperialism in the archipelago. However, it was not the same between Marxism and Soekarno's marxism because Soekarno was more of a national struggle than a class struggle. Soekarno's closeness to communism was then misinterpreted for some to dispel Soekarno's charisma. Sukarno is not marxism Soekarno was a devout Muslim worshipper. Sukarno embraced communism as part of an effort to support his political goals of anti-imperialism such as problems in Soekarno's triangular relations, the PKI, and the Malaysian confrontation. The gust of Soekarno's political issue, a pure communist, was an attempted character assassination part of the establishment of the new order under Suharto.
PERSPEKTIF SEJARAH sebagai ILMU dan PENGARUHNYA untuk MASA KINI Masyitah, Putri Maya
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): JUNE
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v7i1.25888

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang apa guna pembelajaran sejarah atau ilmu sejarah dan apa pengaruh belajar sejarah di masa kini. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah dengan pendekatan historical narative dan literatur review. Dari penelitian ini dapat disimpulkan beberpa hal yakni Pertama Sejarah merupakan salah satu yang termaksud dalam ilmu kemanusiaan bersamaan dengan ilmu ekonomi, sosiologi dan antropologi, psikologi, perbandingan agama, dan lain sebagainya. Kedua ilmu ilmu sejarah berguna untuk banyak aspek diantaranya: bidang pendidikan, bidang penelitian, jurnalisme, pegawai negeri seperti pegawai departemen luar negeri, diplomat, konsultan jenderal di luar negeri, dan masih banyak lainnya. This article aims to provide an overview of what the benefits of studying history or historical science are and what the influence of studying history is today. The method used is the historical research method with a historical narrative approach and literature review. From this research, several things can be concluded, namely: Firstly, history is one of the humanities sciences along with economics, sociology and anthropology, psychology, comparative religion, and so on. Both historical sciences are useful for many aspects including: education, research, journalism, civil servants such as foreign department employees, diplomats, general consultants abroad, and many others

Page 1 of 1 | Total Record : 10