cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): April" : 86 Documents clear
IMPLEMENTASI MICROBUBBLE GENERATOR TIPE ORIFICE DENGAN PIPA POROUS DAN PIPA DISTRIBUTOR UNTUK AERASI KOLAM IKAN Sulistyo Sidik Purnomo; Jojo Sumarjo; Iwan Nugraha Gusniar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.149 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4392

Abstract

ABSTRAKIndonesia memiliki potensi produksi akuakultur yang besar. Pada sektor perikanan, budidaya ikan diupayakan untuk memanfaatkan sumber daya air terbatas. Faktor yang memengaruhi kualitas dan pertumbuhan ikan adalah oksigen terlarut (dissolved oxygen). Microbubble generator (MBG) menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah oksigen terlarut (DO) dalam air. Pengabdian ini akan melakukan modifikasi MBG tipe orifice dengan pipa porous dan pipa distributor. Selanjutnya mengkaji tentang pengaruh pipa distributor dengan variasi parameter pengujian terhadap stabilitas harga DO yang seragam pada air di kolam ikan. Pelaksanaannya akan melibatkan proses perancangan alat yang menghasilkan drawing design. Maka akan diteruskan ke proses pembuatan alat, setelah itu diuji fungsinya. Tahap akhir proses pengujian dalam air di kolam tanpa ikan untuk memperoleh harga DO yang stabil dan seragam. Dengan tujuan masyarakat dapat mengetahui, mengoperasikan, merawat, membuat alat secara swadaya (mandiri). Estimasi masyarakat mengetahui dari hasil kegiatan ini berkisar 84%. Hal ini ditinjau dari saat di lapangan dan taha evaluasi/monitoring telah dilakukan. Selain itu masyarakat mendapatkan dampak perekonomian yang positif, khususnya untuk komunitas peternak ikan skala kecil dan menengah yang tidak memiliki fasilitas seadanya. Kata kunci: dissolved oxygen; microbubble generator; orifice type; drawing design. ABSTRACTIndonesia has a large potential aquaculture production. In the fisheries sector, fish farming is sought to utilize limited water resources. Factors that affect the quality and growth of fish are dissolved oxygen (dissolved oxygen). Microbubble Generator (MBG) is the solution to resolve dissolved oxygen problems (DO) in water. This service will modify the ORIFICE type MBG with Porous pipes and distributor pipes. Furthermore, examine the influence of distributor pipes with variations in testing parameters on the stability of the price of DO uniformly on water in the fish pond. The implementation will involve the design process that produces drawing design. Then it will be forwarded to the tool making process, after which it is tested. The final stage of the testing process in water in a pond without fish to get a stable and uniform do price. With the aim of the community can know, operate, care for, make tools in self-help. Community estimates knowing from the results of this activity ranging from 84%. It is reviewed from the moment in the field and the evaluation/monitoring has been done. In addition, the community gets a positive economic impact, especially for small and medium-sized fish farmers who do not have makeshift facilities. Keywords: dissolved oxygen; microbubble generator; orifice type; drawing design.
PELATIHAN GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG MELATIHKAN KESADARAN METAKOGNISI Muhali Muhali; Muhammad Asy'ari; Hunaepi Hunaepi; Taufik Samsuri; Laras Firdaus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.91 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4380

Abstract

ABSTRAKPermasalahan utama yang dihadapi guru MIPA di MAN 3 Lombok Tengah adalah kurang memahami bagaimana merancang dan menyusun perangkat pembelajaran (silabus, RPP, dan alat evaluasi) untuk melatihkan kesadaran metakognisi siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan secara instensif perancangan dan penyusunan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, dan alat evalusi kesadaran metakognisi bagi guru MIPA di MAN 3 Lombok Tengah. Metode pelatihan yang digunakan dalam kegiatan tersebut dilakukan dengan serangkaian kegiatan IST (in service training) dan OST (on service training) serta implementasi untuk memastikan perangkat yang disusun dapat melatihkan kesadaran metakognisi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) pelatihan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui metode IST dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menganalisis perangkat pembelajaran, memahami penyusunan perangkat pembelajaran, dan memahami model-model pembelajaran yang melatihkan kesadaran metakognisi dengan baik; dan (2) pelatihan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang membelajarkan kesadaran metakognisi siswa melalui metode OST dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun dan melaksanakan perangkat (silabus, dan RPP), merancang dan menyusun alat evaluasi, mengevaluasi hasil belajar siswa, dan mengevaluasi proses dan hasil belajar siswa dengan baik. Kata kunci: Perangkat pembelajaaran; metakognisi; kesadaran metakognisi. ABSTRACTThe main problem faced by Mathematics and Natural Sciences teachers in MAN 3 Central Lombok is not understanding how to design and compile learning tools (syllabus, lesson plans, and evaluation tools) to train students' metacognitive. This community service activity aims to provide intensive training on the design and preparation of learning tools consisting of a syllabus, lesson plans, and metacognition awareness evaluation tools for Mathematics and Natural Sciences teachers in MAN 3, Central Lombok. The training method used in these activities is carried out with a series of IST (in service training) and OST (on service training) activities as well as implementation to ensure that the devices arranged can train students' metacognitive awareness. The results of the activity show that (1) teacher training in arranging learning tools through the IST method can improve the teacher's ability to analyze learning tools, understand the preparation of learning tools, and understand learning models that train metacognitive awareness well; and (2) teacher training in compiling learning tools that teach students 'metacognitive awareness through the OST method can improve teachers' abilities in compiling and implementing tools (syllabus and lesson plans), designing and compiling evaluation tools, evaluating student learning outcomes, and evaluating processes and outcomes. students learn well. Keywords: Learning Media; metacognition; metacognitive awareness.
PELATIHAN BUDIDAYA CACING TANAH SEBAGAI USAHA ALTERNATIF DI MASA PANDEMI COVID-19 BAGI PENGURUS LEMBAGA TAHFIDZUL QUR’AN DI DUSUN WATES PRINGGARATA Riana Riana; Malik Ibrahim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.838 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4475

Abstract

ABSTRAKKeadaan latar belakang ekonomi para wali santri rata-rata menengah kebawah sehingga tidak semua santri mampu membayar iuran bulanan yang dibebankan oleh pengurus yayasan. Apalagi pada saat pandemi seperti sekarang, banyak wali santri yang tidak ada pekerjaan sama sekali. Sehingga, pengurus Yayasan Daarul Hufadz Al-Amiin tidak bisa lagi memberikan tunjangan kepada para guru. Berdasarkan kondisi tersebut, kami ingin memberikan pelatihan budidaya cacing tanah kepada pengurus Yayasan Daarul Hufadz Al-Amiin, agar lembaga tahfizdul qur’an ini menjadi lembaga yang mandiri dari segi ekonomi. Di sisi lain, lokasi Yayasan Daarul Hufadz Al-Amiin ini berada tidak jauh dari pasar tradisional kecamatan pringgarata, sehingga banyak limbah sayuran yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk budidaya cacing tanah. Selain itu, kotoran ayam petelur dari pengusaha ayam petelur di sekitar Yayasan Daarul Hufadz Al-Amiin bisa digunakan sebagai bahan pakan cacing tanah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan mulai dari kegiatan pelatihan yang diisi dengan pemberian materi dan praktek, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Adapun peserta pelatihan yaitu semua pengurus Yayasan Daarul Hufadz Al-Amin dan para guru, para peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan karena bagi mereka pelatihan budidaya cacing tanah ini adalah hal yang baru. Adapun beberapa materi pelatihan yaitu mulai dari pembuatan media, pemberian pakan, perawatan, hingga tehnik memanen. Pelatihan ini diakhiri dengan kegiatan pemberian bibit cacing tanah lumbrecus rubelus dari pihak pelaksana PKM kepada pengurus yayasan Daarul Hufadz Al-Amin sebagai modal awal untuk memulai usaha budidaya cacing tanah. Berdasarkan data hasil kegiatan PKM yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa keterampilan berbudidaya cacing tanah sudah dilakukan dan pihak mitra mampu melaksanakan kegiatan tersebut meliputi persiapan media, pembuatan pakan, perawatan. Selain itu, hampir semua pengurus dari pihak mitra menyatakan bahwa pelatihan budidaya cacing tanah ini bermanfaat. Kata kunci: budidaya; cacing tanah; pandemic covid-19; usaha alternatif. ABSTRACTThe state of the economic background of the guardians of the students is on average lower middle so that not all students can afford to pay monthly dues charged by the board of the foundation. No longer at a pandemic time like now, many parents have no job at all. Thus, the board of Daarul Hufadz Al-Amiin Foundation can no longer provide benefits to teachers. therefore, we want to provide training on the cultivation of earthworms to the board of Daarul Hufadz Al-Amiin Foundation, so that this qur'an tahfizdul institution becomes an independent institution in terms of economy. On the other hand, the location of Daarul Hufadz Al-Amiin Foundation is located not far from the traditional market of pringgarata subdistrict, so that a lot of vegetable waste can be used as an ingredient for the cultivation of earthworms. In addition, laying chicken manure from laying hen entrepreneurs around the Daarul Hufadz Al-Amiin Foundation can be used as feed material for earthworms. This devotional activity is carried out starting from training activities filled with materials and practices, mentoring, monitoring and evaluation. The participants of the training are all administrators of Daarul Hufadz Al-Amin Foundation and teachers, the participants are very enthusiastic in participating in the training because for them this earthworm cultivation training is a new thing. The training materials are ranging from media making, feeding, care, to harvesting techniques. This training ended with the activity of giving earthworm seeds lumbrecus rubelus from the implementing party of PKM to the board of the foundation Daarul Hufadz Al-Amin as the initial capital to start a business of earthworm cultivation. Based on the data of pkm activities that have been done can be concluded that the skills of earthworm cultivation has been done and the partners are able to carry out such activities including media preparation, feed making, maintenance. In addition, almost all administrators from the partner side stated that this earthworm cultivation training is useful. Keywords: cultivation; earthworms; pandemic covid-19; alternative business.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN REMAJA PUTRI DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA SISWI KELAS X DI SMK NEGERI 2 KARAWANG TAHUN 2020 Rohani Hani Siregar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.033 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3859

Abstract

ABSTRAK SADARI merupakan salah satu tindakan deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan oleh perempuan sejak usia remaja sampai usia premenopause. Saat ini  banyak ditemukan remaja putri yang berusia empat belas tahun yang menderita tumor payudara, bila tidak terdeteksi lebih awal, maka tumor akan berubah menjadi kanker. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mencegah terjadi nya kanker payudara pada remaja putri di SMK Negeri 2 Karawang. Hasil wawancara dari beberapa siswi mereka tidak mengetahui sama sekali apa itu SADARI bahkan tidak pernah melakukan nya. Manfaat dilakukan penyuluhan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) untuk deteksi dini kanker payudara pada usia remaja dengan menggunakan metode penyuluhan Pre dan Post dalam melakukan praktik SADARI, Hasil pengabdian masyarakat ini remaja putri dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sesuai dengan Langkah-langkah SADARI yang sudah di sosialisaikan secara virtual. Dan ingin melakukan secara rutin pada  hari ke 5 -10 menstruasi guna untuk mencegah terjadinya kanker payudara sedini mungkin. Kata kunci : SADARI; kanker payudara; remaja putri ABSTRACTBreast Self Examination ( SADARI) is one of the act of early detection breast cancer that can be done by women since early adolescence to the age of premenopause. Now many found adolescent girls aged fourteen years who suffered a breast tumor, if not detected early, so tumor will be turned into cancer, The purpose of devotion these communities is to prevent from happening his of breast cancer in adolescent girls in state vocational schools 2.The results of the interviews of several of them do not know at all what is that realized never even doing it .Benefits done counseling on audit of Breast self Examination (SADARI) to early detection of breast cancer in early adolescence . By using the method counseling pre and post in doing practices realized , The results of this community service young women can perform breast self-examination (BSE) in accordance with the BSE steps that have been socialized virtually.  And want to do it regularly on days 5 -10 of menstruation in order to prevent breast cancer as early as possible. Keywords: SADARI; breast cancer; adolescent girls
PELATIHAN PEMBUATAN TEH KELOR SEBAGAI UPAYA MENJAGA IMUNITAS TUBUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Nurhayati Nurhayati; Syirril Ihromi; Asmawati Asmawati; Marianah Marianah; Adi Saputrayadi; Muhammad Jahidin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.078 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4659

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah daun kelor menjadi teh. Metode kegiatan ini dilakukan dengan metode PRA yakni melibatkan masyarakat dalam proses kegiatan. Kegiatan ini telah dilakukan menjadi beberapa tahapan diantaranya : (1) Sosialisasi persiapan kegiatan, (2) Pre test, (3) Penyampaian materi cara pengolahan teh (4) Pelatihan dan demonstrasi pembuatan teh kelor (5) Uji sensoris teh kelor (6) Evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa (1) pengetahuan peserta tentang teh dan bahan baku pembuatan teh meningkat berturut-turut sebesar 73% dan 82%, (2) keterampilan peserta tentang cara membuat teh kelor meningkat sebesar 95%. Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bekal pengetahuan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, sehingga dapat menjaga imunitas tubuh dalam mencegah penyakit covid 19. Kata kunci: teh kelor; imunitas; covid-19; pelatihan ABSTRACTThis service activity aims to increase the knowledge and skills of participants in processing Moringa leaves into tea. The method of this activity is carried out by the PRA method, which involves the community in the activation process. This activity has been carried out into several stages, including (1) Socialization of preparation for activities, (2) Pre test, (3) Delivery of tea processing methods (4) Training and demonstration of Moringa tea making (5) Moringa tea sensory test (6) Evaluation of the success of activities. The results of the community service activities showed that (1) the participants' knowledge of tea and the raw materials for making tea increased by 73% and 82%, respectively, (2) the skills of the participants on how to make Moringa tea increased by 95%. This activity is expected to be used as a provider of knowledge in meetings of the family's nutritional needs so that it can maintain the body's immunity in preventing Covid 19. Keywords: moringa tea; body immunity; covid-19; training
SOSIALISASI APLIKASI KEBERADAAN IKAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DESA MOLOTABU, KECAMATAN KABILA BONE, KABUPATEN BONE BOLANGO, PROVINSI GORONTALO M. Iqbal Liayong Pratama; Ronal Hutagalung; Muhammad Kasim; Noviar Akase
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.403 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3324

Abstract

ABSTRAKWilayah Kabupaten Bone Bolango merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Gorontalo yang terletak dikawasan Teluk Tomini dan juga sebagai satu kesatuan wilayah penangkapan ikan (fishing ground) bagi nelayan. Sebagai daerah fishing ground tentunya wilayah ini tentunya memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar dan strategis, terutama dalam pengembangan usaha perikanan tangkap, usaha budidaya laut, serta potensi wisata bahari. Dalam Peningkatkan efisiensi dan efektivitas nelayan dapat menggunakan aplikasi keberadaan ikan. Aplikasi ini menyediakan beberapa fitur seperti lokasi keberadaan ikan, perhitungan BBM dan harga ikan. Sehingga dengan penggunaan aplikasi ini masyarakat nelayan mampu mengoptimalisasi hasil tangkapan ikan, pengurangan waktu pelayaran (lama trip), dan pengurangan biaya trip. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada hari minggu, 16 Agustus 2020 Pukul 08.00 - selesai di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini dihadari oleh 27 peserta yang terdiri dari Kepala Desa Molotabu dan Kelompok masyarakat nelayan. Evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat dalam penggunaan aplikasi tangkapan ikan melalui pengamatan dan wawancara. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini sebagai langkah awal bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dalam mengoptimalisasi penangkapan ikan dan mengupayakan peningkatan ekonomi masyarakat.  Program ini diharapkan menjadi program unggulan bagi pemerintah untuk dipertimbangkan, disosialisasikan, diberi bantuan pada masyarakat untuk peningkatan hasil dan tingkat kesejahteraan bagi masyarakat nelayan. Kata kunci: wilayah tangkapan ikan; aplikasi tangkapan ikan. ABSTRACTBone Bolango Regency is one of the regencies in Gorontalo Province, which is located in the Tomini Bay area and is also a fishing ground for fisherman. As a fishing ground area, of course, this area has considerable and strategic marine and fisheries potential, especially in the development of capture fisheries, marine cultivation businesses, and marine tourism potential. In increasing the efficiency and effectiveness of fisherman, they can use the fish presence application. This application provides several features such as the location of where the fish are, the calculation of fuel and fish prices. So that with the use of this application the fishing community can optimize fish catches, reduce shipping time (length of trip), and reduce trip costs. Community service activities are carried out on Sunday, August 16, 2020 at 08.00 - finished in Molotabu Village, Kabila Bone District, Bone Bolango Regency. This activity was attended by 27 participants consisting of the Village Head of Molotabu and the fishing community group. The evaluation was carried out to see the level of community knowledge by observation and interview. The implementation of this community service is the first step for the community to increase understanding of optimizing fishing and striving to improve the community's economy.This program is expected to be a superior program for the government to be consider, socialized, and given assistance to the community to increase the yield and level of welfare for fishing communities. Keywords: fishing ground; fishing ground aplication.
EVALUASI KIRCKPATRICK’S PELATIHAN PENGELOLAAN KAMPUNG KB Wartiningsih Wartiningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.84 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4082

Abstract

Salah satu bentuk kegiatan prioritas yang sesuai dengan instruksi Presiden RI adalah Kampung Keluarga Berkualitas (KB). Hal ini sebagai bentuk investasi Program Keluarga Berencana yang kemanfaatannya secara langsung diterima masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Pelatihan Pengelolaan Kampung KB. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah empat tahapan Kirkpatrick. Metode pengumpulan data dengan survey online, wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan pengambilan data pada bulan November 2019. Hasil penelitian adalah: (a) Peserta memiliki reaksi yang positif dengan memberi penilaian pada kategori “cukup puas” terhadap fasilitator dan penyelenggaraan; (b) hasil penilaian learning evaluation yang terdiri dari penilaian post test (pengetahuan), sikap, dan keterampilan mencapai 76,68 dalam kategori “baik”; (c)  Adanya kenaikan pemahaman materi dengan rerata kenaikan 1,22; (d) Pada tahap hasil menunjukkan 64, 79% kegiatan rencana tindak lanjut sudah dapat dilaksanakan, sedangkan 35,21% belum dapat dilaksanakan oleh peserta. Rekomendasi hasil penelitian ini yaitu: (a) Perlunya monitoring evaluasi untuk pembinaan dan keberlangsungan program; (b) Sarana dan prasarana perlu ditingkatkan untuk menjaga kualitas; (c) Anggota pokja lain memerlukan pelatihan pengelolaan Kampung KB; (d) Peserta pelatihan masih membutuhkan dukungan/ pendampingan. 
GAMBARAN PEMBENTUKAN KADER DAN PELAKSANAAN POSYANDU REMAJA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Meda Yuliani; Yufina Yufina; Mamay Maesaroh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.465 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4157

Abstract

ABSTRAKPosyandu remaja merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keterampilan hidup sehat remaja. Pembentukan Posyandu Remaja dan kader kesehatan remaja bertujuan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja dan sebagai wadah untuk memfasilitasi kebutuhan kesehatan remaja. Berdasarkan survey mawas diri yang dilakukan sebelumnya, terdapat beberapa remaja yang tidak mengetahui tentang kesehatan reproduksi seperti tentang menstruai, resiko perilaku seks tidak bertanggung jawab, serta menurut petugas kesehatan setempat kegiatan posyandu remaja belum terlaksana dengan optimal. Oleh karena itu maka dibentuklah Posyandu remaja dan para kader Remaja di Dusun 2 Cibangkonol Desa Cibiru Wetan Kabupaten Bandung. Dalam penyelanggaraanya, pengelola Posyandu Remaja dipilih melalui proses musyawarah. Dari hasil pembentukan posyandu remaja tersebut didapatkan pengelola posyandu dusun 2, yaitu kader remaja berjumlah 7 orang yang nantinya menjadi perpanjangan tugas dibawah pengawasan Puskesmas Cibiru Hilir. Berdasarkan hasil kesepakatan pelaksanaan posyandu dilaksanakan setiap minggu ke-3. Kegiatan tersebut diawali dengan pemeberian penyuluhan mengenai posyandu remaja, serta pada saat kegiatan awal posyandu remaja diberikan materi-materi penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja . Diharapkan dengan Pembentukan Posyandu Remaja ini dapat meningkatkan derajat kesehatan remaja serta meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi bagi para remaja.             Kata kunci: kader remaja; kesehatan reproduksi remaja; posyandu remaja ABSTRACTYouth Integrated Healtcare center is a form of Community-Based Health Efforts (UKBM) which is managed and organized from, by, for and with the community, including youth in the implementation of health development to improve the health status and healthy life skills of adolescents. The establishment of Youth Integrated Healtcare center and youth health cadres aims to improve adolescent reproductive health and as a forum to facilitate adolescent health needs. Based on an introspective survey conducted previously, there were a number of adolescents who did not know about reproductive health, such as menstruation, the risk of irresponsible sexual behavior, and according to local health officials, youth Integrated Healtcare center activities had not been implemented optimally. Therefore, youth Integrated Healtcare center and youth cadres were formed in Dusun 2 Cibangkonol, Cibiru Wetan Village, Bandung Regency. In its implementation, the management of the Youth Integrated Healtcare center is selected through a deliberation process. From the results of the formation of the youth Integrated Healtcare center, it was found that the hamlet 2 posyandu manager, namely 7 youth cadres who later became an extension of their duties under the supervision of the Cibiru Hilir Puskesmas. Based on the agreement, the Integrated Healtcare center will be implemented every 3rd week. The activity began with the provision of counseling on youth Integrated Healtcare center, and during the initial activity, youth Integrated Healtcare center was given counseling materials on adolescent reproductive health. It is hoped that the establishment of this Youth Integrated Healtcare center can improve the health status of adolescents and increase knowledge of reproductive health for adolescents. Keywords: youth cadres; adolescent reproductive health; youth integrated healthcare center
KKN TEMATIK DESA FATUSENE-KECAMATAN MIOMAFO TIMUR KABUPATEN TIMUR TENGAH UTARA Dominggus G.H. Adoe; Jack C.A. Pah; Adi Y. Tobe
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.566 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3949

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian pada masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata bertujuan untuk meningkatkan laju geraknya pembangunan masyarakat dengan menumbuh kembangkan motivasi pada masyarakat Desa Fatusene. Adapun target yang diharapkan dapat tercapai, yaitu : kebutuhan air bersih bagi masyarakat dapat terpenuhi, pembuatan kebun percontohan bagi masyarakat, mencegah hewan ternak terkena penyakit, mengajak anak-anak dan pemuda untuk menabung sejak dini, serta membuka pemahaman kepada masyarakat desa untuk melihat peluang usaha sehingga mereka tidak hanya bekerja sebagai petani tetapi juga mengelola hasil tani mereka menjadi produk jadi melalui usaha kecil maupun menengah. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan dengan melibatkan masyarakat Desa Fatusene secara langsung. Beberapa hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah tersedianya air bersih, hewan ternak yang tidak terkena penyakit, kebun percontohan yang dapat diikuti oleh masyarakat, terutama anak-anak dan remaja pada masyarakat Desa Fatusene, yang mulai menabung dan tumbuhnya jiwa kewirausahaannya. Kata kunci: pengabdian masyarakat, KKN, pelatihan, sosialisasi ABSTRACTCommunity service activities through the Community Service Program aim to increase the pace of community development by fostering and developing motivation in the people of Fatusene Village. The targets are expected to be achieved, namely: the need for clean water for the community can be met, making demonstration gardens for the community, preventing livestock from getting sick, inviting children and youth to save from an early age, and opening understanding to the village community to see business opportunities. So they not only work as farmers but also manage their agricultural products into finished products through small and medium enterprises. The method of implementing this activity is socialization and training by directly involving the Fatusene Village community. Some of the results achieved in this activity are the availability of clean water, livestock that are not affected by disease, demonstration gardens that can be followed by the community, especially children and adolescents in the community of Fatusene Village, who are starting to save and grow an entrepreneurial spirit. Keywords: community service program, KKN, training, outreach
PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI PENYEDIAAN AIR BERSIH PADA ERA NEW NORMAL DI KELURAHAN SUSUNAN BARU Fera Lestari; Try Susanto; Kastamto Kastamto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.698 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4447

Abstract

ABSTRAKSusunan Baru merupakan kelurahan yang berada di kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung. Kelurahan Susunan Baru tidak jarang mendapatkan bantuan air bersih berupa penyaluran air bersih. Hal ini dilakukan dalam rangka merespon sulitnya akses air bersih diwilayah tersebut dikarenakan kondisi tanah berbatu dan berada didataran tinggi. Sudah sejak Kelurahan Susunan Baru kesulitan dalam mendapatkan air bersih apabila musim kering tiba. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai cara mendapatkan alternatif sumber air bersih dari air hujan dan meningkatkan pemahaman pentingnya memanfaatkan air hujan sebagai sumber air bersih untuk kebutuhan mandi dan mencuci serta diharapkan dapat memberikan keterampilan baru bagi masyarakat dalam membuat teknologi pemanenan air hujan yang dapat menjadi sumber air bersih untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di tingkat rumah tangga. Alat panen hujan yang telah dibuat berfungsi dengan baik karena pada saat hujan turun air hujan masuk kedalam alat panen hujan dan ditampung. Dengan perhitungan volume air hujan dengan berbagai asumsi didapatkan air yang dapat ditampung selama seminggu adalah sebanyak 1350 liter.  Jika dalam satu hari air yang digunakan untuk mencuci tangan mencapai 60 Liter.  Maka air yang tertampung mampu memenuhi kebutuhan mencuci tangan selama 22 hari.  Dari hasil Pengabdian yang dilakukan diketahui bahwa Kelurahan dapat menghemat penggunaan air untuk cuci tangan selama 22 hari  dengan terisinya alat panen hujan, terlebih lagi jika hujan yang terjadi lebih dari 3 kali seminggu.  Adanya tampungan dari air hujan menambah sumber air baru yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sehari-hari dan menjadi suatu alternatif  dalam penyediaan air bersih Kata kunci: air hujan; pemanenan air hujan; sumber air bersih. ABSTRACTSusunan Baru is a village located in Tanjung Karang Barat sub-district, Bandar Lampung City, Lampung. Kelurahan Susunan Baru often receives clean water assistance in the form of clean water distribution. This is done in response to the difficulty of access to clean water in the area due to the rocky soil conditions and highlands. Already, Susunan Baru Village has had difficulty getting clean water when the dry season arrives. Community Service Activities are expected to provide knowledge about how to obtain alternative sources of clean water from rainwater and increase understanding of the importance of utilizing rain water as a source of clean water for bathing and washing needs and are expected to provide new skills for the community in making rainwater harvesting technology that can become a source of clean water to meet the needs of clean water at the household level. The rain harvesting tool that has been made functions well because when it rains, the rainwater enters the rain harvesting tool and is collected. By calculating the volume of rainwater with various assumptions, it is found that the water that can be stored for a week is as much as 1350 liters. If in one day the water used to wash hands reaches 60 liters. Then the collected water is able to meet the needs of washing hands for 22 days. From the results of the Community Service, it is known that the Kelurahan can save water use for washing hands for 22 days by filling up rain harvesting tools, especially if it rains more than 3 times a week. The existence of storage from rainwater adds new water sources that can be used for daily activities and becomes an alternative in the provision of clean water Keywords: rain water; rain water harvesting;source of clean water.