cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Communicate
Published by Universitas Jayabaya
ISSN : 24771376     EISSN : 25025538     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Communicate (JC) is published duo-annually in June and December and aimed to provide research articles in order to have a significant implication to the world of communication. The Journal's primary objective is to bridge the gap between theory and practice in communication studies. Every article contains empirical results, research methods, managerial implication and latest references from primary sources. The Journal is highly relevant to all professionals, directors, managers, entrepreneurs, professors, academic researchers and graduate students in the field of communication studies.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2020)" : 4 Documents clear
Analisis Semiotik Roland Barthes Pada Kampanye Pencegahan Penyebaran Covid-19 Eka Wahyu Hidayat
Jurnal Communicate Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Postgraduate of Jayabaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jc.v6i1.198

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna yang terkandung dalam kampanye pencegahan Covid-19 berdasarkan analisis semiotika Roland Barthes. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sesuai analisis Roland Barthes, kampanye pencegahan penyebaran Covid-19 memiliki makna denotasi dan konotasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan
Hubungan Antara Kecenderungan Alexithymia dengan Hubungan Dekat pada Dewasa Awal Sri Mulyani Nasution; Vlanada Andika Prastikasari
Jurnal Communicate Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Postgraduate of Jayabaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jc.v6i1.199

Abstract

Alexithymia menunjukkan adanya defisit kognitif maupun afektif dalam cara mengenali dan mengomunikasikan keadaan emosional individu. Secara kognitif, individu dengan alexithymia menggunakan gaya berpikir yang konkret, praktis dan secara afektif mereka menunjukkan kesadaran emosional yang semakin berkurang dan semakin sulit membedakan. Individu yang mengalami alexithymia menghindari hubungan interpersonal yang intim, seperti hubungan pacaran atau pernikahan. Di dalam hubungan interpersonal diperlukan keterlibatan emosi yang bervariasi, sedangkan bagi individu yang mengalami alexythimia, itu merupakan hal yang sulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara alexithymia dengan hubungan dekat pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional; pengumpulan data menggunakan kuesioner Alexithymia dan kuesioner Hubungan Dekat. Subjek penelitian ini sebanyak 30 subjek dewasa awal dari beberapa lingkungan rumah sakit di Jakarta Timur yang terdiri dari pasien maupun pekerja di rumah sakit. Pengujian dua arah (2-tailed) dengan tingkat signifikansi 0,01 (1%) mendapatkan hasil korelasi -0.199. Artinya ada hubungan yang signifikan yang arahnya negatif, yaitu semakin tinggi kecenderungan alexithymia, semakin rendah hubungan dekat dengan individu lain.
Kekerasan Simbolik terhadap Homoseksual di Lingkungan Kerja Mega Ayu Permatasari
Jurnal Communicate Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Postgraduate of Jayabaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jc.v6i1.200

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kekerasan simbolik yang terjadi di tempat kerja dari heteroseksual menuju homoseksual. Penelitian ini menggunakan studi kasus melalui paradigma ilmu sosial kritis. Penelitian ini mengelaborasi teori modal sosial oleh Pierre Bourdieu dan teori queer oleh Judith Butler. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan simbolik terjadi melalui reproduksi doxa heteronormativitas dan legitimasi doxa di dalam habitus, modal dan lapangan untuk memperkuat dominasi kelompok heteroseksual. Kesenjangan antara pervormitas gender dengan matriks heteroseksual menjadi pemicu simbolik kekerasan terhadap kaum homoseksual
Representasi Film Laskar Pelangi Sebagai Diplomasi Kebudayaan Dalam Meningkatkan Jumlah Wisatawan Di Kepulauan Bangka Belitung Sartika Djajaputri
Jurnal Communicate Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Postgraduate of Jayabaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jc.v6i1.201

Abstract

Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomasi kebudayaan melalui promosi destinasi wisata dan berbagai keaneka ragaman budaya yang ada di Indonesia. Selain promosi, untuk memperkenalkan keindahan dan kebudayaan lokal, film juga dapat digunakan sebagai diplomasi kebudayaan. Salah satu film yang mengangkat mengenai keindahan panorama alam dan budaya Indonesia adalah film Laskar Pelangi dengan menggunakan lokasi syuting di Pulau Belitung yang berada di Provinsi Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan penekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prospek eksplorasi budaya dan keindahan alam di Kepulauan Bangka Belitung semakin diminati wisatawan di seluruh Dunia membawa perubahan yang cukup signifikan di sektor pariwisata Kepualauan Bangka Belitung. Keberhasilan Kepualauan Bangka Belitung tersebut tidak lepas dari peran pemerintah dalam melaksanakan diplomasi kebudayaan. Selain itu, diplomasi kebudayaan lainya adalah dengan menggunakan film Laskar Pelangi dalam memperkenalkan budaya Kepulauan Bangka Belitung diinterpretasikan dengan menggunakan bahasa, latar dan dan berbagai adegan yang memperlihatkan kebiasaan atau adat istiadat yang ada di Pulai Belitung

Page 1 of 1 | Total Record : 4