cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Preventif Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25408283     EISSN : 26203294     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/epj
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal" : 6 Documents clear
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR PADA KAWASAN RAWAN BANJIR DI KECAMATAN PONDIDAHA KABUPATEN KONAWE Nurmaladewi, Nurmaladewi; Sabilu, Yusuf; Saktiansyah, La Ode Ahmad; Afa, Jusniar Rusli; Nirmala, Fifi; Tina, Lymbran; Jumakil, Jumakil
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.22595

Abstract

AbstrakBanjir merupakan salah satu bencana alam yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir berdampak serius pada kesehatan masyarakat seperti terjadinya kontaminasi air minum dan penumpukan limbah domestik, banyaknya bakteri patogen dan vektor penyakit di sekitar perairan yang tergenang. Selain itu, peristiwa banjir dapat menyebabkan potensi wabah penyakit menular peningkatan penyakit yang ditularkan oleh vector (vector-borne diseases) dan penyakit bawaan air (water-borne diseases). Kabupaten Konawe merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang rawan dengan bencana banjir. Pola curah hujan tahunan di Kabupaten Konawe antara 1.500-1.00 mm, hal ini menjadi penyebab terjadinya banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Konawe. Salah satu  wilayah yang rawan bencana banjir di Kabupaten Konawe ialah Kecamatan Pondidaha. Hasil survey awal menunjukkan bahwa salah satu permasalahan yang ditemui di wilayah rawan banjir di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe adalah masalah kualitas air. Sebagian besar kebutuhan air minum masyarakat Kecamatan Pondidaha menggunakan air sumur dan air PDAM. Kondisi sanitasi masyarakat Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe yang masih kurang baik diperkirakan akan berdampak pada kualitas air tanah maupun sungai terutama pada saat banjir. Hasil penelitian menunjukkan kualitas fisika (padatan Terlarut/Total Dissolved Solid (TDS)) masih berada di bawah nilai baku mutu sehingga masih layak digunakan sebagai air bersih yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum dan hasil uji kualitas mikrobiologi (uji bakteri coliform dan Escherichia coli) tanah pada kawasan rawan banjir di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe masih berada di bawah nilai baku mutu sehingga masih layak digunakan sebagai air bersih yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum. Kata kunci: air, banjir, fisik, biologi
DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Pratama, Irza Haicha; Amansyah, Adek; Zai, Zulvan; Sitanggang, Anggi K T
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.23230

Abstract

AbstrakBiji ketumbar (Coriandrum Sativum L) adalah tanaman yang diperkenalkan dari daerah Mediterranean, dan Timur Tengah, di Negara Indonesia biji ketumbar pada umumnya di gunakan sebagai bumbu masakan. Biji ketumbar juga banyak dimanfaatkan untuk penyakit diabetes, anti-inflamasi, antioxidant, anti fungal, antibiotik baik bakteri maupun jamur. Pada penelitian ini ekstraksi biji ketumbar dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ada beberapa tingkatan konsentrasi yang digunakan yaitu 50%, 75%, 100%, dengan control positif gentamicin 10 mcg dan control negatif Aquadest steril. Teknik pengujian dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan dengan metode difusi cakram. Pada hasil skrining fitokimia ekstrak biji ketumbar didapatkan adanya senyawa flavonoid, saponin, tannin, alkaloid, fenolik, glikosida, dan triterpenoid. Dari hasil pengujian ekstrak biji ketumbar dengan konsentrasi 100% didapatkan hasil bahwa ekstrak biji ketumbar sangat berpotensial menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan hasil rata-rata diameter 8,20 mm dengan daya hambat tergolong besar
TEKNOLOGI FITOREMEDIASI BERBASIS BAHAN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA AIR Suandy, Suandy; Tobing, Andrico Napolin Lumban; Luwis, Kevin; Sitompul, Fernandes
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.21931

Abstract

AbstrakAir merupakan salah satu unsur lingkungan yang sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan semua makhluk hidup, termasuk manusia. Karena pertambahan penduduk yang cepat, tidak semua orang di masyarakat memiliki akses ke air bersi. Selain itu, pencemaran air sungai akibat pembuangan limbah rumah tangga dan industri juga menjadi sumber masalah ketersediaan air bersih. Rendahnya ketersediaan air bersih berdampak buruk pada semua sektor, termasuk kesehatan, seperti kolera, kurap, kudis, diare/disentri, tifus, dan penyakit lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, eksperimen, dan observasional dengan rancangan pretest-posttest control group design. Variabel bebas penelitian ini antara lain kangkung, pasir pantai, kerikil, arang sawit, dan ijuk. Sedangkan variabel terikat terdiri dari kadar parameter fisik, parameter kimia, dan parameter mikrobiologi. kangkung air (Ipomoea Aquatica) dapat menurunkan kandungan Parametrik Kimia, Parametrik Fisika dan Parametrik Mikrobiologi. Setelah dilakukan pengujian, berdasarkan parameter fisik, air keruh menjadi lebih jernih sedangkan oksigen terlarut lebih tinggi, menunjukkan kualitas air yang baik pada Hari ke-28. Selain itu, parameter kimia yaitu COD; BOD; Pb; deterjen; lemak dan minyak; dan pemeriksaan bakteriologis pada E. coli menunjukkan penurunan dibandingkan semua unsur pada hari ke-0. Hal ini menunjukkan perubahan kualitas air yang signifikan dari Hari ke-0 hingga Hari ke-28 melalui filtrasi kit fitoremediasi. Manfaat dari penelitian ini adalah: dapat mengurangi air yang keruh, dapat menumbuhkan kangkung air yang mudah digunakan, mura dan bermanfaat. Rekomendasi lebih lanjut dari penelitian ini adalah Kit Fitoremediasi harus dibersihkan setiap minggu untuk mencegah lumut 
KORELASI SANITASI TEMPAT TINGGAL DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI PUSKESMAS MEKAR KOTA KENDARI TAHUN 2019 Yasnani, Yasnani; Nurmaladewi, Nurmaladewi; Agustika, Riman; Karimuna, Siti Rabbani; Hikmawati, Zainab
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.23242

Abstract

AbstrakInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyebab kematian bayi dan anak-anak paling utama di Indonesia. Tingkat morbiditas ISPA di Puskesmas Mekar selalu menduduki urutan pertama pada daftar 10 besar penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi sanitasi tempat tinggal (kondisi ventilasi rumah, kepadatan hunian, jenis bahan bakar memasak, kebiasaan merokok dalam rumah dan penggunaan anti nyamuk bakar) dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Puskesmas Mekar Kota Kendari Tahun 2019. Metode penelitian ini observasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel purposive sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 2.332 anak, besar sampel berjumlah 293 anak. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada korelasi yang bermakna antara ventilasi tempat tinggal dengan kejadian ISPA ( p-value = 0,000< 0,05), ada korelasi yang bermakna antara jenis bahan bakar memasak dengan kejadian ISPA (p-value 0,000<0,05), ada korelasi yang bermakna antara kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA (p-value 0,001<0,05), ada korelasi yang bermakna antara penggunaan anti nyamuk bakar dengan kejadian ISPA (p-value 0,000<0,05). Kata Kunci : Sanitasi, Rumah, ISPA, Balita. 
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) MASKER DENGAN KEJADIAN ISPA PADA PEKERJA PABRIK MEBEL Prawira, Muhammad Iqbal; Putri, Nadya Nazimuddin; Bt.Hasan, Riyani Susan
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.21969

Abstract

AbstrakBagi pekerja yang setiap harinya terpajan debu kayu yang memiliki kandungan bahan toksik bisa menjadi ancaman kesehatan bagi para pekerja. Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah infeksi yang terjadi di saluran pernafasan baik pada bagian atas atau bawah, yang dimulai dari hidung himgga ke alveoli. Infeksi ini dapat menular kepada siapa saja. Hal yang tidak terpisahkan dalam sistem ketenagakerjaan dan sumberdaya manusia adalah keselamatan dan kesehatan kerja atau K3. Tingkat keselamatan kerja sangat dipengaruhi oleh tingkat penggunaan alat pelindung diri. Semakin tinggi frekuensi  penggunaan alat pelindung diri maka semakin kecil kesempatan terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi distribusi penggunaan alat pelindung diri masker, kebiasaan merokok, kejadian ISPA pada pekerja pabrik mebel dan menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA pada pekerja pabrik mebel. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 responden . Penelitian ini menggunakan data primer dan peneliti mengumpulkan data dengan cara wawancara kepada narasumber menggunakan kuesioner. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan pada pekerja yang tidak menggunakan APD (masker)  sebesar 24,2%, yang merokok sebesar 57,6%, mengalami kejadian ISPA sebesar 30,3%. Terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA pada pabrik mebel dengan nilai p = (0,007) dan nilai RP = 2,088. Terdapat hubungan antara penggunaan APD (masker) dengan kejadian ISPA pada pabrik mebel dengan nilai p = (0,000) dan nilai RP = 7,040. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara penggunaan APD(masker) dan merokok terhadap kejadian ISPA. Kata Kunci: apd, debu kayu, ispa, merokok, pabrik mebel   
PENGARUH PENAMBAHAN PREBIOTIK INULIN TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI LACTOBACILLUS CASEI Siregar, Hafiz Hawari; Silaban, Agnes Novica Putri; Sofiyana, Maria; Purba, Rosi Krisdayanti; Intisari, Yayo; Lister, I Nyoman Ehrich; Fachrial, Edy
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.22594

Abstract

AbstrakInulin adalah salah satu prebiotik yang banyak dipergunakan sebagai sumber nutrisi bagi probiotik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efek penambahan prebiotik inulin pada aktivitas antibakteri Lactobacillus casei. Metode antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram. Dalam percobaan terpisah bakteri asam laktat yang telah diuji kemudian diinokulasi ke dalam tabung reaksi yang berisi MRS Broth 10 mL dan MRS Broth 10 mL yang telah ditambahkan dengan 5% tepung inulin. Kemudian diinkubasi dengan suhu 37 °C selama 24 jam.  Kemudian dilakukan kultur Bakteri patogen (Staphylococcus aureus) pada Nutrien Agar dengan cara mencelup kapas steril ke dalam tabung reaksi yang berisi bakteri patogen dan kemudian menyebarkannya secara merata pada Nutrien Agar steril dalam cawan petri. Nutrien Agar dalam cawan petri yang sudah diinokulasi pada suhu 37 °C selama 24 jam dengan bakteri patogen diinkubasikan. Hasil isolasi menunjukkan bahwa probiotik L. casei yang diisolasi dari minuman susu komersil memiliki aktivitas antibakteri spektrum luas. Probiotik L. casei ini efektif menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. Penambahan konsentrasi prebiotik inulin 0,5% (b/v) pada MRSB dapat menambah daya hambat bakteri Lactobacillus casei sebesar 8,4 mm terhadap pertumbuhan bakteri S.aureus. Untuk penelitan selanjutnya, perlu dilakukan pengamatan tentang berat molekul dan golongan bakteriosin yang dihasilkan oleh L. casei. Kata Kunci : Prebiotik, Inulin, Antibakteri, Lactobacillus casei

Page 1 of 1 | Total Record : 6