cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Unika Soegijapranata : G-SMART (Geoteknik, Struktur, Manajemen Konstruksi, Sumber Daya Air, Transfortasi)
ISSN : 26205297     EISSN : 26205297     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal G - SMART : Jurnal Teknik Sipil Unika Soegijapranata yang meliputi Geoteknik, Struktur, Manajemen Konstruksi, Sumber Daya Air dan Transportasi.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1: Juni 2024" : 6 Documents clear
Analisis Perbandingan Nilai Lendutan Pelat Lantai Beton Bertulang Menggunakan Analisa Struktur Berdasarkan SNI 2847:2019 dan Abaqus Cae Lie, Nathanael Amando; Alo, Venchent May
G-SMART Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v8i1.11589

Abstract

Bangunan terdiri dari aspek struktur dan non struktural. Perilaku struktur merupakan salah satu bagian dari konsep struktural pada ilmu teknik sipil. Perilaku yang dapat terjadi pada beberapa elemen struktur adalah lendutan. Standar Nasional Indonesia 2847:2019 merupakan acuan bagi persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung yang mengacu pada American Concrete Institute (ACI 318-14). Abaqus CAE merupakan beberapa aplikasi pendukung yang dapat digunakan untuk melakukan pemodelan dan evaluasi perilaku struktur yang juga didasarkan pada ACI 318-14. Meskipun demikian, penelitian mengenai perbandingan komparasi nilai lendutan terhadap kedua metode yang terjadi pada pelat lantai beton bertulang berdasarkan SNI 2847:2019 dan Abaqus CAE belum pernah dilakukan sehingga tujuan penelitian ini adalah melakukan komparasi nilai lendutan terhadap kedua metode yang terjadi pada pelat lantai beton bertulang berdasarkan SNI 2847:2019 dan Abaqus CAE. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan SAP 2000 dan Abaqus CAE. Hasil analisis struktur pelat lantai tanpa balok anak berdasarkan SNI 2847:2019 dan aplikasi Abaqus CAE memiliki output nilai lendutan yang hampir sama dengan selisih 3,44%. Permodelan menggunakan balok anak arah melintang menunjukkan reduksi nilai lendutan yang signifikan yaitu 197,74 mm. Namun nilai ini belum memenuhi syarat yang diizinkan.
Analisis Pengaruh Penambahan Shear Wall Terhadap Periode Getar Awal dan Akhir Struktur Berdasarkan SNI (Rumah Sakit X) Zakarya, Dodo; Cahyono, Ting Novelyna Henry; Ghewa, Gabriel Jose Posenti; Yuli M, Yohanes
G-SMART Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v8i1.11751

Abstract

Yogyakarta secara struktural merupakan daerah dengan aktivitas seismik yang cukup tinggi yang disebabkan wilayah tersebut berbatasan dengan zona tumbukan lempeng samudera Indonesia. Gaya lateral baik gaya angin maupun gaya gempa sangat berpengaruh pada bangunan tingkat tinggi maka perlu dihitungkan pada proses perencanaan. Penambahan shear wall bertujuan untuk menahan gaya lateral dan gaya gravitasi sebuah bangunan tingkat tinggi karena kekakuannya lebih besar dari elemen struktur lainnya sehingga dimensi struktur lain dapat diperkecil. Dengan adanya penambahan helipad, struktur gedung ini diharapkan harus kuat menahan beban gempa dan beban dari helikopter yang akan mendarat di rooftop rumah sakit tersebut. Adanya aplikasi ETABS dapat membantu merancang gedung sesuai dengan ukuran dan kekuatan yang diinginkan. Hasil analisis pengaruh penambahan shear wall terhadap periode getar awal dan akhir struktur rumah sakit dapat ditarik kesimpulan mengalami penurunan perode getar struktur dan perencanaan Shear wall mampu meningkatkan level kinerja struktur yang semula 81.49% menjadi 86.82% pada arah x dan 81.56% menjadi 86.66% pada arah y. Hasil analisis ini belum mampu memenuhi syarat minimum SNI sebesar 90%. Saran yang dapat diberikan dibedakan pada dimensinya dan dibuat beberapa tipe balok dan kolom, menambah mutu beton dan mutu baja serta diameter baja tulangan dalam pemodelan struktur. Perhitungan beban ditambahkan lebih detail seperti beban angin, hujan, finishing maupun mekanikal elektrikal dan plumbing. Menambah titik shear wall dan menambah jarak antar kolom portal untuk menaikkan level kinerja struktur.
Analisis Potensi Tinggi Genangan Air Rob di Kota Semarang Menggunakan Aplikasi ArcGis Nando, Thira
G-SMART Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v8i1.10596

Abstract

Semarang merupkan salah satu kota besar di Pulau Jawa yang sangat rawan terkena banjir rob. Untuk mengurangi risiko banjir rob, pengelola bancana dan perencanan kota, membutuhkan sistem perencanaan yang baik brdasarkan peta risiko bencana wilayah kota. Untuk mengembangkan peta risiko bencana, terlebih dahulu dilakukan validasi dan prediksi banjir rob untuk menghasilkan peta bahaya banjir rob untuk menghasilkan peta bahya banjir rob di Kota Semarang. Simulasi model digunakan untuk mengetahui konisi genangan rob di tahun 2022 dan tahun 2032. Analisis prediksi pasang surut merupakan metode yang digunakan untuk membuat model tersebut dengan mengunakan data model elevasi digital (DEM) yang diinformasikan menggunakn skenario peramalan. Pemodelan yang dijalankan adalah (1) pemodelan genangan akibat penurunan muka tanah dan pasang surut di tahun 2022 serta (2) pemodelan genangan akibat penurunan muka tanah dan pasang surut di tahun 2032. Pemodelan ini dilakukan dengan amumsi bahwa tidak ada konservasi kawasan pesisir selama 10 tahun ke depan dan tidak ada perubahan penggunaan lahan. Hasil skenario menunjukan bahwa luas genangan dengan pemodelan 2 lebih besar dari pemodelan 1, yaitu 52,52 Ha (2022) 53,53 Ha (2032). Pengoptimalan Pelabuhan dan tanggul di sepanjang pantai di Kota Semarang sebagai penahan banjir merupakan salah satu upaya penanggulangan banjir rob yang cukup efektif
Analisis dan Perencanaan Penyediaan Air Baku Menggunakan Program Epanet 2.2 Di Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang Almaida, Achmad Iqbal; Firdaus, Teezar Muhammad; Santosa, Budi; Mulyanto, Yohanes Yuli
G-SMART Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v8i1.11841

Abstract

Pada tahun 2023, sebagian wilayah Kabupaten Semarang, termasuk Desa Plumutan di Kecamatan Bancak, mengalami dampak dari bencana kekeringan. Kekeringan merupakan bencana yang timbul akibat kurangnya ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan air baku yang dibutuhkan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan ini, direncanakan sistem jaringan distribusi air baku yang dapat memenuhi kebutuhan air di Desa Plumutan dari tahun 2023 hingga 2043. Kebutuhan air baku dihitung berdasarkan proyeksi pertumbuhan jumlah penduduk, dianalisis menggunakan metode eksponensial, serta ketersediaan air di Sungai Tuntang, dianalisis menggunakan metode Mock. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air baku di Desa Plumutan per 5 tahun dari tahun 2023 hingga 2043 bervariasi. Jumlah terendah terjadi pada tahun 2028 sebesar 0,0036 m3/dtk dengan jumlah penduduk 3.496 jiwa, sementara tertinggi mencapai 0,0046 m3/dtk pada tahun 2043 dengan jumlah penduduk 4.393 jiwa. Hasil analisis ketersediaan air menunjukkan nilai terendah pada bulan Oktober, yaitu sebesar 0,398 m3/dtk, dan nilai tertinggi pada bulan Januari, yaitu sebesar 8,890 m3/dtk. Perencanaan jaringan distribusi air baku dilakukan menggunakan program Epanet 2.2 dengan penggunaan jenis pipa HDPE dengan berbagai diameter, termasuk 140 mm, 90 mm, 75 mm, dan 50 mm.
Pengaruh Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) Terhadap Kuat Lentur Beton Putera, Bima Herdiana; prasetyo, purnomo eko; Mulyanto, Yohanes Yuli; Setiyadi, Budi
G-SMART Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v8i1.10751

Abstract

Beton merupakan material struktur bangunan dan memberikan beberapa kelebihan, seperti desain yang bervariasi, tahan api dan biaya yang relatif murah. Namun dari segala aspek kelebihan yang diberikan oleh beton, masih terdapat satu kekurangan yaitu kuat tarik yang relatif rendah. Karena beton hanya mampu menerima tegangan tekan, maka diperlukan suatu material yang mampu menambah kekuatan tarik beton. Dengan kekurangan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menahan tegangan tarik dengan menggunakan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP). Penelitian ini menggunakan benda uji yang berbentuk balok beton yang berukuran 15 cm × 15 cm × 60 cm dengan mutu beton fc´ 25 MPa. Selain itu juga dibuat benda uji balok beton bertulang BjTP 8. Untuk bahan perkuatan digunakan epoxy resin sebagai lem dan GFRP berjenis woven roving. Pengujian kuat tekan menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata 26,80 MPa. Pengujian kuat lentur yang dihasilkan dari penggunaan GFRP pada balok beton tanpa tulangan mengalami kenaikan sebesar 163 %. Penggunaan GFRP pada benda uji balok beton bertulang mengalami peningkatan sebesar 140 %.
Optimalisasi Kinerja Simpang Bersinyal Menggunakan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan Program PTV Vissim (Studi Kasus : Simpang Peterongan dan Simpang Ahmad Yani) Cahya P. P, Aditia; Angelica, Eurene Gracia; Setijowarno, Djoko; Hartanto, Daniel
G-SMART Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v8i1.11477

Abstract

Transportasi merupakan elemen krusial dalam kehidupan kota, pemerintahan, dan masyarakat. Pertumbuhan signifikan kendaraan bermotor di Kota Semarang yang tidak diiringi dengan peningkatan yang sebanding pada prasarana transportasi mengakibatkan masalah seperti antrian panjang pada beberapa simpang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir terjadinya kemacetan dengan melakukan optimalisasi kinerja simpang. Perhitungan kinerja simpang kondisi eksisting dilakukan untuk mendapatkan nilai kinerja pada kondisi eksisting. Selanjutnya, dilakukan optimalisasi untuk mendapatkan nilai kinerja yang lebih baik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan PKJI 2023 dan menggunakan program PTV Vissim untuk mendapatkan nilai kinerja simpang kondisi eksisting dan nilai kinerja simpang setelah dilakukan optimalisasi. Dari hasil analisis menggunakan metode PKJI 2023, Simpang Ahmad Yani mengalami peningkatan kinerja simpang dari kategori LoS F menjadi C, sedangkan Simpang Peterongan dari kategori LoS F menjadi C. Untuk hasil analisis  menggunakan program PTV Vissim, Simpang Ahmad Yani mengalami peningkatan kinerja simpang dari kategori LoS E menjadi B, sedangkan Simpang Peterongan dari kategori LoS D menjadi B.

Page 1 of 1 | Total Record : 6