cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
Published by Universitas Semarang
ISSN : 16939115     EISSN : 2580846X     DOI : 10.26623
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 2 (2022): September" : 5 Documents clear
SIFAT FISIK DAN KIMIA PADA KRUPUK LOBAK (Raphanus Sativus L) DENGAN BERBAGAI TEPUNG KOMPOSIT TERIGU DAN MOCAF Bekti K., Endang; Fitriana, Ika
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 17 No. 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v11i2.763

Abstract

Crackers known as complementary food that is very popular among people unfortunately crackers considered less fiber content because the majority are carbohydrates Empowerment  radish with processing into refined products that crackers are higher in fiber and vitamins can  increase the diversity of crackers therefore how to modificate crackers formulation with radishmixed with wheat-mocaf flour composite can be obtained crispy crackers and have higher levels  of fiber and nutrients better than crackers in general .The study aims to determine the differences  in the composite between wheat mocaf flour with radish can affect the crackers produce ,which has differently in crispness , moisture content , fiber content and vitamin C. Research was  carried out in March 2014 in the Food Engeneering laboratory Agricultural Technology  Department of University Semarang. The experimental design is Completely RandomizedDesign( CRD) with five treatments and repeated 4 times , while the treatment is :  
Karakteristik Bubur Instan Berbasis Jagung Manis dan Pepaya Nasution, Fauzan Alamsyah
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 17 No. 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v17i2.4684

Abstract

Bubur instan adalah bubur yang dalam penyajiannya tidak memerlukan proses pemasakan karena telah melalui proses pengolahan sebelumnya. Khasiat instan yang diharapkan pada bubur adalah memudahkan dalam penyajian dan penyimpanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi jagung manis dan pepaya terbaik terhadap karakteristik dan karakteristik sensorik bubur instan berdasarkan SNI MP-ASI. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah rasio jagung manis dan pepaya, JP1 36.4:9.10, JP2 27.3:18.2, JP3 18.2:27.3 dan JP4 9.1:36.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung manis rasio dan pepaya berpengaruh nyata terhadap sifat fisik, kadar air, protein, lemak, karbohidrat berdasarkan perbedaan dan penilaian sensori terhadap warna, aroma, kelembutan, rasa, dan nilai keseluruhan. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah rasio jagung manis dan pepaya 36.4:9,10 dimana kadar air 2,18%, kadar abu 0,39%, kadar protein 6,41%, kadar lemak 5,46% dan selisih kadar karbohidrat 85,52%. Penilaian hedonik secara keseluruhan disukai oleh panelis.
Total Padatan Terlarut dan Transmitansi Sari Buah Jeruk Manis dengan Penambahan Gelatin Tulang Ikan Bandeng Rahman, Farhan Taufiqul
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 17 No. 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v17i2.4736

Abstract

Sari buah jeruk manis memiliki permasalahan yaitu mudah mengalami penurunan mutu karena adanya pektin menyebabkan terjadinya kekeruhan dan menghambat proses klarifikasi. Gelatin dapat berasal dari jaringan kolagen kulit maupun tulang hewan. Tulang ikan bandeng berpotensi menjadi gelatin karena ikan mengandung kadar kolagen yang tinggi. Mekanisme kerja dari gelatin terhadap sari buah adalah menjernihkan sari buah dengan cara menyerap komponen yang menyebabkan sari buah keruh atau bisa dikatakan gelatin berperan sebagai agen pengklarifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui total padatan terlarut dan transmitansi sari buah jeruk manis dengan penambahan gelatin tulang ikan bandeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil dari penelitian ini adalah diperoleh nilai total padatan terlarut sebesar 11,3 - 12,2  oBrix dan nilai transmitansi sebesar 43,2 - 52,0 %T. Simpulan dari penelitian ini adalah diperoleh perlakuan terbaik yaitu penambahan gelatin tulang ikan bandeng sebesar 0,4% karena menghasilkan nilai total padatan terlarut dan transmitansi sari buah jeruk manis yang baik dan efisien.
Evaluasi Proses Produksi Kecap Manis Berdasarkan Analisis Bahaya dan Analisis CPPB pada Pabrik Kecap X Fauzi, Luthfi Fikri; Rahayu, Wahidah Mahanani
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 17 No. 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v17i2.4939

Abstract

Proses pembuatan kecap pada Pabrik Kecap X masih menggunakan cara semi-tradisional yakni sebagian masih menggunakan tenaga manusia dan lainnya sudah menggunakan mesin (untuk pengemasannya). Oleh karena itu bahaya atau ancaman dapat ditemukan pada proses produksi kecap manis. Metode yang digunakan untuk menganalisi bahaya menggunakan metode HACCP pada   proses produksi. Hasilnya dalam proses produksi yang merupakan titik kritis yaitu formulasi, perebusan kacang kedelai hitam, fermentasi koji, fermentasi moromi, dan proses packing produk.
Potensi Paparan Gelombang Elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Munawaroh, Wahdiyatun
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 17 No. 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v17i2.5096

Abstract

Gelombang electromagnet digunakan dalam banyak hal, salah satunya dalam bidang pangan karena dapat diterapkan untuk menghambat pertumbuhan mikroba yang menyebabkan makanan mudah rusak dan busuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui pengaruh paparan gelombang elektromagnetik ELF dalam meningkatkan ketahanan panga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni review artikel dengan jumlah artikel 20 dengan sumber daya berupa jurnal dan artikel ilmiah yang mendukung. Hasil penelitian ini adalah gelombang elektromagnetik sangat berpotensi untuk meningkatkan ketahanan pangan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan memperhatikan intensitas paparan gelombang elektromagnetik berkirsar antara 0 300Hz dan lama waktu yang dibutuhkan. Dengan memaparkan gelombang elektromagnetik akan berpengaruh pada nilai pH pangan sehingga dapat memperpanjangan umur simpan suatu pangan

Page 1 of 1 | Total Record : 5