cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis
Published by Universitas Semarang
ISSN : 19794800     EISSN : 25808451     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis (JREB) are published three times a year in April, August and December.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017" : 5 Documents clear
DETERMINAN KEPUTUSAN TRANSFER PRICING (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011 S.D. 2014 ) Ja’far Shodiq; Kesi Widjajanti; Endang Rusdianti
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.559 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1131

Abstract

Fenomena globalisasi telah mendorong banyak perubahan pada perusahaan Perusahaan tidak membatasi kegiatan operasinya hanya di negeri sendiri dan menjadi Perusahaan Multinasional.  Perusahaan multinasional seringkali menjalankan praktek transfer pricing. Transfer pricing merupakan kebijakan perusahaan dalam menentukan harga transfer suatu transaksi baik itu barang, jasa, harta tak berwujud, atau pun transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan. Transfer pricing  bisa dilakukan antardivisi dalam satu perusahaan bisa juga antara dua atau lebih perusahaan yang mempunyai hubungan istimewa (berafiliasi). Praktek transfer pricing dulunya dilakukan perusahaan untuk menilai kinerja antar anggota atau divisi perusahaan. Seiring dengan perkembangan  zaman praktek transfer pricing sering dipakai untuk memaksimalkan laba dan manajemen pajakHasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pajak berpengaruh terhadap keputusan transfer pricing  2) Struktur kepemilikan berpengaruh  terhadap keputusan transfer pricing 3) Leverage berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap keputusan transfer pricing. Kemudian, Leverage tidak berfungsi sebagai intervening bagi  pajak dan struktur kepemilikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pajak yang di proksikan dengan Corporate Tax Rate (CTR) terbukti berkaitan erat dengan keputusan hutang jangka pendek perusahaan, demikian juga dengan struktur kepemilikan yang diproksikan dengan kepemilikan institusional berkaitan erat dengan kebijakan hutang perusahaan, dan  keputusan transfer pricing melalui penjualan yang berkaitan erat dengan Debt to Asset Ratio (DAR) yang mencerminkan keberlangsungan usaha perusahaan (going concern).
PENGARUH KUALITAS PELATIHAN TERHADAP KINERJA SDM MELALUI KECERDASAN EMOSI DAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DINAS SOSIAL PROVINSI JAWA TENGAH Nur Chibtiyah; Djoko Santoso
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.348 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1132

Abstract

Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia “Potroyudan” Jepara dan Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia “Turusgede” Rembang Jawa Tengah mempunyai tugas memberikan pelayanan kepada Lanjut Usia terlantar yang mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, untuk itu diperlukan suatu keahlian untuk lebih bisa berkomunikasi lebih aktif. Metode  penelitian yang digunakan dalam thesis ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Variabel dalam penelitian ini terdapat tiga variable bebas dan dua variabel, yaitu: kualitas pelatihan, kecerdasan emosi , komunikasi terapeutik, dan  kinerja pelayanan. Dari hasil penelitian terdapat pengaruh signifikan antara kualitas pelatihan dengan kecerdasan emosi, artinya semakin ditingkatkan kualitas pelayanan maka akan semakin meningkat kecerdasarn emosi seseorang; ada pengaruh signifikan antara kualitas pelatihan dengan komunikasi terapeutik, artinya semakin ditingkatkan kualitas pelayanan, maka akan semakin meningkat pula komunikasi terapeutik seseorang; tidak ada pengaruh signifikan antara kecerdasan emosi dengan komunikasi terapeutik, artinya walaupun kecerdasan emosi ditingkatkan tidak akan mempengaruhi komunikasi terapeutik; pengaruh signifikan antara kualitas pelatihan dengan kinerja pelayanan, artinya jika kualitas pelatihan ditingkatkan akan semakin meningkat pula kinerja pelayanan; ada pengaruh signifikan antara kecerdasan emosi dengan kinerja pelayanan, artinya bila kecerdasan emosi ditingkatkan maka kinerja pelayanan juga akan meningkat; dan ada pengaruh signifikan antara komunikasi terapuetik dengan kinerja pelayanan, artinya jika komunikasi terapeutik ditingkatkan maka kinerja pelayanan juga akan meningkat pula. The Elderly Social Service House "Potroyudan" Jepara and the Aged Social Care Center "Turusgede" Rembang is a Social Service Home of Social Service of Central Java Province. The research method used in this thesis is using quantitative approach with ex post facto design. Variable in this research there are three independent variables and two variables, namely: training quality, emotional intelligence , therapeutic communication , and service performance. From the results of the study there is a significant influence between the quality of training with emotional intelligence, which means the increased quality of service will increase the intelligence of one's emotions; There is a significant influence between the quality of training and therapeutic communication, which means that the higher the quality of service, the more therapeutic communication will increase; There is no significant influence between emotional intelligence and therapeutic communication, meaning that although enhanced emotional intelligence will not affect therapeutic communication; A significant influence between the quality of training and service performance, meaning that if the quality of training is improved, the service performance will increase; There is a significant influence between emotional intelligence and service performance, meaning if the emotional intelligence is improved then the service performance will also increase; And there is significant influence between therapeutic communication with service performance, meaning if therapeutic communication is improved then service performance will also increase also.
PERAN MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Liyandri R. Tarigan; Chatarina Yekti Prawihatmi
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.983 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1133

Abstract

Begitu banyak penelitian terdahulu mengenai pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja keuangan menunjukkan hasil yang bervariasi . Hal ini menarik untuk menguji konsistensi hasil penelitian sebelumnya dan memperoleh bukti empiris ada tidaknya pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Semakin membaiknya sektor perbankan di picu pula dengan munculnya surat edaran Bank Indonesia tahun 2013 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance dapat di asumsikan bahwa penerapan GCG dalam di sektor perbankan juga akan semakin baik, dan dapat disetarakan dengan GCG dalam ASEAN sehingga akan mendukung dalam implementasi MEA. Variabel bebas yang mewakili GCG adalah jumlah dewan direksi, ukuran dewan komisaris, komisaris independen dan ukuran perusahaan.  Penelitian ini memilih periode penelitian 2012-2015 untuk melihat apakah perusahaan khususnya perbankan semakin siap dalam menghadapi MEA 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah Direksi tidak berpengaruh terhadap Kinerja keuangan perbankan. Dewan Komisaris tidak berpengaruh terhadap Kinerja keuangan Perbankan. Sesuai dengan teori, komisaris independen  dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan.Many previous studies regarding the effect of Good Corporate Governance on financial performance have varied results. It is interesting to test the consistency of the results of previous studies and obtain empirical evidence whether or not the influence of Good Corporate Governance on Banking Financial Performance is listed on the Indonesia Stock Exchange. The improvement in the banking sector was also triggered by the emergence of the 2013 Bank Indonesia circular letter regarding the implementation of Good Corporate Governance. It can be assumed that the implementation of GCG in the banking sector will also be better, and can be balanced with GCG in ASEAN so that it will support MEA implementation. The independent variable representing GCG is the number of board of directors, the size of the board of commissioners, independent commissioners and company size. This study chose the 2012-2015 research period to see whether companies, especially banks, were better prepared to face the 2015 MEA. The results of the study showed that the number of Directors did not affect banking financial performance. The Board of Commissioners has no effect on Banking financial performance. In accordance with the theory, independent commissioners and company size influence the financial performance of banks.
KINERJA YANG DIPENGARUHI LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI DAN KOMPENSASI PADA KARYAWAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR Ronny Hardiansyah Wicaksana; Marjam Desma Rahadhini; Alwi Suddin
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.871 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1134

Abstract

Keberhasilan sebuah perusahaan sangat erat berkaitan dengan kinerja dari karyawan yang ada dalam perusahaan. Karyawan mengemban tugas dan fungsi dalam perusahaan. Meningkatnya kinerja perusahaan merupakan indikator dari keberhasilan suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis: 1) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, 2) pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan, 3) pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan, dan 4) variabel yang dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian ini adalah survei pada karyawan CV Panca Putra di Karanganyar. Jenis data menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Populasi target adalah karyawan bagian produksi sebanyak 534 karyawan. Sampel ditentukan 80 karyawan dengan proportional cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja, motivasi dan kompensasi  berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kompensasi merupakan variabel yang dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan, karena nilai koefisien regresinya 0,473; lebih besar daripada lingkungan kerja (0,261), dan motivasi (0,393) The success of a company is closely related to the performance of existing employees within the company. Employees carry out the task and functions within the company. Increased corporate performance is an indicator of the success of a company. The purpose of this study is to analyze: 1) the influence of work environment on employee performance, 2) the influence of motivation on employee performance, 3) the effect of compensation on employee performance, and 4) the dominant variable influence on employee performance. This type of research is a survey on employees of CV Panca Putra in Karanganyar. Types of data use qualitative and quantitative data. Data sources use primary and secondary data sources. Target population is employees of production as much as 534 employees. The sample was determined by 80 employees with proportional cluster random sampling. Data collection using questionnaires. Data analysis using multiple linear regression test. The results showed that the work environment, motivation and compensation effect on employee performance. Compensation is a dominant variable affecting employee performance, because the value of regression coefficient 0.473; greater than the working environment (0.261), and motivation (0.393)
MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) MELALUI PENGELOLAAN KECERDASAN DAN SIKAP ETIS Dicky Adhinurwanto; Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.016 KB) | DOI: 10.26623/jreb.v10i2.1135

Abstract

Faktual problem yang saat ini sedang dihadapi oleh PNS adalah sorotan negatif akibat kemerosotan mental dan moral yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas pelayanan, mengemukanya praktek KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme), menguaknya issue amoral yang telah melibatkan penyelenggara negara, juga terungkap perilaku kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh anggota PNS adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri. Mengacu pada temuan faktual problem yang ada maka masalah penelitian yang dirumuskan adalah “Bagaimana meningkatkan sikap etis dan kinerja PNS di lingkungan kantor Setda Provinsi Jawa Tengah?”.Dengan menggunakan data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden pegawai Biro Umum di Kantor Setda Provinsi Jawa Tengah, penelitian ini menguji pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual terhadap sikap etis dan kinerja. Pengujian pengaruh antar variabel dilakukan dengan menggunakan Uji Regresi Berganda.Hasil pengujian regresi berganda menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap sikap etis. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual serta sikap etis terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Factual problems currently being faced by civil servants is negative spotlight due to mental deterioration and moral demonstrated in carrying out the ministry, collusion, corruption and nepotism, to reveal issue amoral that has involved state officials, also revealed violent behavior in the home the stairs were made by members of civil servants is a fact that can not be denied. Referring to the factual findings of the problems formulated the research problem is "How to improve ethical attitudes and performance of civil servants in the Central Java Provincial Secretariat office?".By using the data obtained through a questionnaire distributed to respondents employee in the Office of General Bureau Secretariat of Central Java province, this study examines the effect of emotional intelligence, intellectual, and spiritual intelligence of the ethical attitude and performance. Testing the influence between variables is done by using multiple regression test.The test results of multiple regression showed that emotional intelligence, intellectual, and spiritual intelligence proved significant positive effect on the ethical attitudes. The results also indicate that emotional intelligence, intellectual, spiritual intelligence and ethical attitude shown to have a significant influence on employee performance.

Page 1 of 1 | Total Record : 5