cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 4 (2022)" : 4 Documents clear
Analisis Rekaman Getaran Time-Domain Menggunakan Digital Accelerometer 3-Axis Dengan Studi Kasus Beban Impak Pada Beton Bertulang Dimas Pustaka Dibiantara; Akhmad Yusuf Zuhdy; Sukobar Sukobar; Triaswati Moeljono; Rizki Robbi R.A; Ragil Purnamasari; Dovi Pratama Dion; Rizqi Amelia
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 4 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1275.018 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i4.12598

Abstract

Identifikasi kerusakan bangunan merupakan kebutuhan dalam mempertahankan kekuatan struktur bangunan. Untuk memperkirakan proses pengurangan kekuatan struktur perlu dicari suatu metode deteksi kerusakan agar pengaruh pengurangan kekuatan struktur dapat diketahui sedini mungkin. Identifikasi kerusakan non-destruktif merupakan penelitian yang sangat luas dan masih terus berkembang, salah satunya pada pembahasan parameter analisis frekuensi natural. Peninjauan dilakukan dengan membuat 10 titik pada pelat beton, lokasi titik perletakan alat accelometer pada setiap titik dapat mempengaruhi hasil frekuensi alami pada strukturnya. Berdasarkan hasil analisi pada penelitian ini, nilai frekuensi natural yang terdekat dengan alat pendeteksi accelometer memiliki nilai terbesar. Titik yang terdekat dengan alat accelometer dapat dijadikan sebagai prediksi dimana kita dapat mengetahui seberapa besar kerusakan dan dimana lokasi kerusakan yang terjadi pada plat. Namun dalam penelitian ini beberapa titik tidak mendapatkan nilai yang terbesar. Hal ini dijadikan sebagai perbaikan penelitian selanjutnya.
Stabilitas Dinding Penahan Tanah Menggunakan Pondasi Strauss Pile dan Soil Nailing pada Proyek Jalan Lintas Selatan LOT 7 Blitar STA 6+570 Mohammad Muntaha; Fitria Wahyuni; Jannatul Firdausi Nuzula; Deris Faisa Ralindra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 4 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.693 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i4.14725

Abstract

Dinding penahan tanah merupakan salah satu alternatif perkuatan tanah pada lereng.  Dinding penahan tanah biasanya digunakan pada lereng dengan konsistensi tanah lunak untuk menambah daya dukung tanah serta mencegah terjadinya kelongsoran. Selain menggunakan dinding penahan tanah, proyek Jalan Lintas Selatan LOT 7 Blitar juga menggunakan pondasi dangkal (strauss pile) sebagai tambahan perkuatan dari lereng jalan tersebut. Pondasi dangkal yang direncanakan akan dipasang sebanyak 144 titik dengan kedalaman rencana 5,5 meter. Akan tetapi, dikarenakan konsistensi tanah pada kedalaman tertentu merupakan tanah keras, maka pondasi dangkal tidak terpasang sesuai dengan perencanaan. Sehingga diperlukan adanya analisis pada kondisi tersebut dan ditemukan nilai SF terbesar adalah 1.16. Oleh karena itu, direncanakan alternatif perkuatan tambahan berupa soil nailing pada dinding penahan tanah dan pada lereng diatas dinding penahan. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa apabila dipasang soil nailing pada lereng diatas dinding penahan sepanjang 10 meter menghasilkan nilai SF sebesar 1.46.
Analisis Rembesan terhadap Bahaya Piping pada Bendungan Way Sekampung Rio Aditomo Mahardika Putra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 4 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2109.512 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i4.11845

Abstract

Piping akibat erosi internal dapat menyebabkan kegagalan struktur pada bendungan urugan. Pembentukan piping yang dimulai pada bagian hilir kaki bendungan dipengaruhi oleh gradien kritis material (Ic) dan gradien hidrolik keluaran (Ie). Nilai perbandingan kedua parameter tersebut apabila melampaui batas tertentu dapat memicu terbentuknya piping. Selain itu, untuk mengurangi risiko terbentuknya piping maka debit rembesan yang diizinkan adalah tidak lebih dari 1% rerata tahunan debit air sungai yang masuk ke bendungan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini mengkaji nilai debit rembesan dan nilai faktor keamanan piping di bagian hilir kaki bendungan pada kondisi fondasi tanpa perbaikan dan dengan perbaikan. Perangkat lunak Geostudio Seep/W digunakan sebagai alat analisis dengan merujuk pada desain Bendungan Way Sekampung. Beberapa skenario yang disimulasikan merupakan kombinasi dari segmen tipikal penampang melintang dan metode perbaikan fondasi yang berbeda (curtain grouting dan upstream blanket). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh skenario telah memenuhi persyaratan debit rembesan dan faktor keamanan piping.
Analisis Biaya Operasional Kapal untuk Penentuan Tarif Transportasi Sungai dan Pesisir di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur Muhammad Hadid; Priyo Wibisono
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 4 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.047 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i4.13250

Abstract

This study aims to obtain river and coastal transportation tariff in Paser Regency, which connects Tanah Grogot (Senaken), Muara Paser, and Tanjung Aru. Determining the tariff for river and coastal transportation is based on the Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 66 of 2019. The tariff is determined based on the Operational Cost (OC) and the distance traveled by river and coastal transportation services. The ship used in this study is a wooden boat weighing 40 GT that can accommodate passengers and motorcycle/two-wheeled vehicles. The tariff determination considers the load factor of 60%. The results show that the BOK per year for river and coastal transportation is Rp. 874,495,665. The river transportation tariff for the Tanah Grogot (Senaken) – Muara Paser route for passengers and two-wheeled vehicles/motorcycles is Rp. 19,101 and Rp. 14,824, respectively. Meanwhile, the tariff for passengers and two-wheeled vehicles/motorcycles for the Senaken – Tanjung Aru route is Rp. 47,752. and Rp. 37,061, respectively. Determination of the load factor in setting tariffs depends on the potential demand that will use transportation and can consider how policy regulators can provide subsidy allocation.

Page 1 of 1 | Total Record : 4