cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Hidroteknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Hidroteknik ini terbit pertama kali pada tahun 2015. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Tujuan utama penerbitan jurnal ini adalah menampung karya tulis mahasiswa dan dosen teknik sipil dengan konsentrasi hidroteknik dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, yang diterbitkan oleh Laboratorium Keairan dan Teknik Pantai ITS.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 6 Documents clear
Analisis Banjir Rancangan dengan Mempertimbangkan Karakteristik Fraktal Daerah Aliran Sungai (Studi Kasus: Bendungan Way Apu di Pulau Buru, Provinsi Maluku) Mohamad Bagus Ansori; I Gede Tunas; Nastasia Festy Margini
Jurnal Hidroteknik Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.131 KB) | DOI: 10.12962/jh.v2i2.4411

Abstract

Penelitian ini menyajikan permodelan matematika untuk mensimulasikan banjir rancangan pada  bendungan Way Apu dengan mempertimbangkan karakteristik fraktal dari DAS. Bendungan Way Apu yang terletak di Sungai Way Apu, Maluku, Indonesia di bangun sebagai bendungan multiguna seperti irigasi, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), air baku, dan  untuk pengendali banjir sebagai tujuan utama. Analisa banjir rancangan pada bendungan ini mendapatkan beberapa kendala karena besarnya curah hujan di wilayah timur Indonesia, terutama di Pulau Buru Provinsi  Maluku. Desain banjir untuk Dam tipe urugan di bawah 40 m di Indonesia mengacu pada SNI-3432-1994, menggunakan kemungkinan banjir maksimum periode ulang 1000 tahun untuk perencanaan risiko besar. Makalah ini akan menganalisis desain banjir Bendungan Way Apu dengan periode ulang 1000 tahun  dengan mempertimbangkan karakteristik fraktal dari DAS menggunakan hidrograf sintetik ITS-2. Hasil perhitungan menggunakan HSS ITS-2 diperoleh nilai banjir rancangan sebesar 2454,15 m3/dt. Perhitungan penelusuran banjir (flood routing) diperoleh penurunan debit outflow sebesar 3,65% dengan Panjang pelimpah (spillway) 60 m, dengan elevasi mercu pada elevasi +134.
Perencanaan Embung Ohoi Marvun Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara Anna A Misdanik; Umboro Lasminto; Edijatno Edijatno
Jurnal Hidroteknik Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.754 KB) | DOI: 10.12962/jh.v2i2.4406

Abstract

Desa Marvun merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara. Daerah tersebut dengan kondisi topografi berbukit di beberapa kawasan sering mengalami kekeringan khususnya pada musim kemarau. Oleh karena itu, di daerah ini perlu dikembangkan sumber daya airnya sebagai upaya peningkatan penyediaan air baku untuk kebutuhan air bersih maupun kebutuhan air irigasi.Dalam Tugas Akhir ini, direncanakan Embung Ohoi Marvun dengan kedudukan as bendung yang telah ditentukan pada analisa sebelumnya. Perencanaan dilakukan dengan menganalisa data-data yang ada sehingga mendapatkan desain Embung Marvun. Analisa yang dilakukan meliputi analisa untuk penentuan, analisa hidrologi, analisa hidrolika, serta kontrol stabilitas seluruh bangunan pada Embung Ohoi Marvun.Dari analisa yang dilakukan, diharapkan didapatkan output desain Embung Ohoi Marvun yang meliputi besar debit rencana Sungai Marvun,kebutuhan air Desa Marvun, mendapatkan dimensi Embung Ohoi Marvun yang meliputi dimensi main dam (termasuk lubang drainase), serta dimensi bangunan pelengkan Embung Ohoi Marvun.Perhitungan yang dipakai dalam perencanaan yaitu meliputi perhitungan curah hujan rencana dengan menggunakan Log Pearson Tipe III, analisa ketersediaan debit menggunakan metode FJ. Mock, debit rencana menggunakan metode hidrograf Nakayasu, analisa tampungan menggunakan lengkung kapasitas waduk, sedangkan untuk penelusuran banjir menggunakan metode tahap demi tahap (step by step), analisa tubuh embung dan kestabilannya, serta analisa pelimpah dan kestabilannya.Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh curah hujan rencana sebesar 264,93 mm, debit rencana periode ulang 100 tahun sebesar 8,09 m3/detik, dengan kapasitas tampungan efektif sebesar 125.451,50 m3 dan dengan debit andalan rata-rata sebesar 0,042 m3/detik. Kebutuhan air baku sebesar 19,53 liter/hari, tampungan embung dapat mengairi daerah irigasi dengan pola tanam palawija-palawija-palawija dengan luas lahan 4 ha. Mercu bangunan pelimpah menggunakan mercu tipe Ogee pada elevasi +23,00 dan elevasi muka air banjir pada elevasi +23,40. Tubuh embung menggunakan urugan tanah dengan ini tegak dengan kemiringan hulu 1:2,5 dan hilir 1:2. Elevasi puncak embung pada elevasi +25,00dengan dasar embung pada elevasi +15,00. Panjang dasar tubuh embung adalah 59 m. perhitungan stabilitas tubuh embung dan pelimpah aman terhadap gaya-gaya yang terjadi baik dalam kondisi muka air banjir maupun kondisi muka air normal.
Studi Alternatif Perencanaan Pola Operasi Dan Alokasi Air Waduk Titab I Putu Aldy Pradana Elsaputra; Nadjadji Anwar
Jurnal Hidroteknik Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.554 KB) | DOI: 10.12962/jh.v2i2.4407

Abstract

Waduk Titab terletak di DAS Sungai Saba, kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Waduk Titab dirancang sebagai penyedia air untuk irigasi, air baku dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Waduk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Buleleng dan sekitarnya sebagai waduk serbaguna sehingga perlu adanya perencanaan operasional waduk yang baik.Waduk yang rampung pada tahun 2015 ini direncanakan akan beroperasi pada tahun 2016. Namun karena terdapat masalah struktur bada bendungan, pengoperasian diundur sampai tahun 2017. Pada awalnya dari pihak pembangun dari waduk ini sudah menyusun perencanaan pola pengoperasian waduk, akan tetapi penyusunan tersebut dilakukan ketika waduk masih belum selesai dibangun. Maka dari itu direncanakan alternatif pola operasi setelah waduk selesai dibangun sebagai pembanding pola operasi yang telah ada (eksisting).Dari hasil analisa yang telah dilakukan, didapatkan beberapa kesimpulan yaitu debit inflow waduk diperoleh dari perhitungan debit aliran rendah dengan metode FJ Mock, kemudian dibangkitkan untuk 30 tahun ke depan dengan metode Thomas Fiering. Hasil dari bangkitan debit inflow, debit maksimal sebesar 23,23 m3/detik dan debit terendah adalah 1,28 m3/detik. Untuk debit outflow maksimal sebesar 6,24 m3/detik dan debit terendah sebesar 3,55 m3/detik. Besar kebutuhan air irigasi maksimum untuk awal masa tanam Nopember I dengan luas daerah irigasi 3589,64 Ha D.I. Saba adalah 3,66 m3/detik dan untuk daerah irigasi puluran kebutuhan maksimum sebesar 1,02 m3/detik. Besar kebutuhan air baku untuk tahun 2017-2046 pada keadaan normal adalah sebesar 583,50 lt/dt. Sedangkan besar kebutuhan air baku pada hari maksimum adalah sebesar 671,02 lt/dt. Untuk jam puncak adalah sebesar 1021,12 lt/dt. Besar debit Andalan 80% yang digunakan adalah  sebesar 1.55 m3/detik untuk perhitungan potensi PLTA dan dapat membangkitkan daya sebesar 0,74 MW, serta energi listrik hingga mencapai 6510,61 MWh. Dan dari hasil perbandingan yang telah dibuat, dapat diketahui bahwa alternatif yang lebih baik adalah perhitungan perencanaan simulasi pola operasi hasil studi. Alasan dari penilaian ini adalah perencanaan hasil studi dilakukan setelah waduk sudah selesai dibangun, sudah dilakukan optimasi kebutuhan air yang diperlukan, dan tingkat keberhasilan waduk dari perencanaan studi yaitu rata–rata sebesar 98,50% yang mana tingkat keberhasilan tersebut lebih besar dari perencanaan pada eksisting.
Pemodelan Aliran 1D pada Bendungan Tugu Menggunakan Software HEC-RAS Sintya Maghfira Ismawati; Umboro Lasminto
Jurnal Hidroteknik Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.747 KB) | DOI: 10.12962/jh.v2i2.4412

Abstract

Dalam perencanaan bangunan air khususnya perencanaan bendungan dilakukan suatu perhitungan aliran untuk mendapatkan profil muka air. Perhitungan aliran tersebut menggunakan konsep steady atau unsteady flow. Perhitungan steady flow dapat dilakukan secara analitis sehingga diperoleh aliran seragam, sementara untuk perhitungan unsteady flow diperlukan suatu program bantu guna untuk mempermudah perhitungan, salah satu program bantu yang dapat digunakan adalah HEC-RAS. Program HEC-RAS merupakan salah satu program pemodelan analisis hidraulika aliran pada saluran/sungai.Pemodelan aliran dengan HEC-RAS pada Bendungan Tugu dapat disimulasikan menjadi 2 cara. Cara 1 yaitu dengan memodelkan waduk sebagai River Station dan bendungan sebagain Inline Structure. Sementara untuk cara ke 2, waduk dimodelkan sebagai Storage Area dan bendungan sebagai Inline Structure. Pemodelan geometri pelimpah dapat disimulasikan ke dalam kedua pemodelan tersebut. Hasil dari beberapa pemodelan tersebut salah satunya yaitu profil permukaan air, hasil inilah yang digunakan untuk membandingkan dengan hasil perhitungan analitis.Dari hasil beberapa pemodelan yang telah dilakukan diperoleh elevasi muka air waduk pada kondisi debit periode ulang 1000 tahun sebesar +256.07(pemodelan cara 1), dengan debit yang sama untuk pemodelan dengan cara 2 diperoleh elevasi muka air sebesar +255.99. Sementara untuk hasil perhitungan analitis tinggi muka air waduk berada pada elevasi +256.65(Q1000), dengan begitu maka selisih antara hasil perhitungan analitis dengan pemodelan menggunakan HEC-RAS tidak jauh berbeda. Salah satu kelebihan perencanaan desain hidraulik bendungan menggunakan software HEC-RAS adalah apabila terdapat alternatif desain baru maka dapat disimulasikan lebih cepat dibandingkan dengan perhitungan analitis. 
Perencanaan Sistem Drainase Apartemen Royal Afather World, Waru-Sidoarjo Safira Nur Afifah; Umboro Lasminto; Edijatno Edijatno
Jurnal Hidroteknik Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.646 KB) | DOI: 10.12962/jh.v2i2.4408

Abstract

Seiring dengan laju pertumbuhan Kota Surabaya, investasi melalui kepemilikan properti menjadi tren saat ini. Apartemen menjadi properti yang perkembangannya cukup pesat, salah satunya yang terbaru adalah Apartemen Royal Afather World. Lokasi superblok apartemen ini sangat strategis, yaitu dekat dengan akses Tol Waru-Juanda di perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Oleh sebab itu, perencanaan drainase apartemen harus dilakukan sebaik mungkin untuk mencegah dampak banjir di kawasan sekitarnya.Namun, diketahui pembangunan apartemen ini menyebabkan alih fungsi lahan yang besar sehingga koefisien pengaliran (C) lahan berubah menjadi 4 kali lipat. Untuk mencapai prinsip Zero Delta Q,, sistem drainase Apartemen Royal Afather World direncanakan dengan cara <50% debit banjir kawasan (Q) boleh dibuang ke saluran kota, sedangkan >50% sisanya ditahan di dalam kawasan sampai hujan berhenti.Berdasarkan analisis dan perhitungan yang telah dilakukan, sistem drainase pada apartemen dibagi menjadi 2 sistem. Q dari sistem drainase jalan langsung dibuang ke saluran Kali Perbatasan, sedangkan Q sistem drainase atas/tower ditahan di kolam tampung. Kolam direncanakan dapat menampung Q dengan durasi hujan (td)=90 menit. Outflow kolam direncanakan menggunakan valve untuk mengatur tinggi muka air kolam (h) <0,9 m.
Perencanaan Embung Ohoinol Di Desa Ohoinol Kabupaten Maluku Tenggara Zakiyatun Nafisah; Umboro Lasminto; Edijatno Edijatno
Jurnal Hidroteknik Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.85 KB) | DOI: 10.12962/jh.v2i2.4410

Abstract

Desa Ohoinol di Maluku Tenggara sering mengalami masalah kekurangan ketersediaan air pada saat musim kemarau. Untuk mengatasi masalah tersebut maka direncanakan untuk dibangun suatu tampungan air  yakni embung yang akan berfungsi menampung air saat musim hujan sehingga air dapat digunakan saat musim kemarau. Untuk merencanakan embung dilakukan beberapa analisis. Analisis tersebut meliputi analisis hujan rencana menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III , analisis banjir rencana menggunakan metode hidrograf Nakayasu, analisis debit andalan menggunakan metode Mock dan analisis kebutuhan air penduduk Desa Ohoinol. Kebutuhan air  terdiri dari kebutuhan air baku domestic dan non dometik dan irigasi. Selain itu dilakukan analisis keseimbangan air menggunakan kapasitas embung untuk melihat apakah tampungan embung mampu memenuhi kebutuhan air, analisis penelusuran banjir menggunakan metode penelusuran waduk dan analisis terhadap keamanan konstruksi bangunan embung.Dari analisis yang telah dilakukan diperoleh besar debit banjir sebesar 10.90 m3/s . Nilai rata-rata debit andalan 0.003 m3/s  untuk Q90% dan 0.015 m3/s untuk Q50%. Kebutuhan air Desa Ohoinol sebesar 30,990 l/hari untuk air domestik dan 6,260 l/hari non domestik. Nilai tampungan mati embung ohoinol sebesar 12,317.19 m3 dan tampungan efektif 69,797.40 m3.  Analisis keseimbangan air yang telah dilakukan menunjukkan embung mampu memenuhi kebutuhan air desa ohoinol. Dari analisis-analisis tersebut maka tubuh embung direncanakan berada padaelevasi  dasar +15.00 m sampai elevasi puncak +25.00 m. Tinggi total tubuh embung adalah 10 dengan kemiringan hulu 2.5 dan kemiringan hilir 2.0. Bangunan pelimpah embung menggunakan mercu tipe ogge, berada pada elevasi +23.00 m dengan lebar mercu 4.0 m.  Dari analisis penelusuran banjir, elevasi muka air banjir pada +23.86 m. Kolam olak untuk meredam energi menggunakan USBR tipe III. Konstruksi tubuh embung dan pelimpah telah dianalisis keamanannya dan dinyatakan aman dalam kondisi muka air normal dan muka air banjir.

Page 1 of 1 | Total Record : 6