cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2021): Dinamika" : 15 Documents clear
MEKANISME PENYUSUNAN DOKUMEN RENCANA PEMBANGUNAN DESA DI WILAYAH KABUPATEN KONAWE Kristian Tandabioh; Sitti Rahmatyah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6379

Abstract

Penelitian ini untuk memberikan gambaran maupun petunjuk tentang mekanisme penyusunan dokumen rencana pembangunan desa dan strategi yang harus dilakukan  dalam rangka keberhasilan pembangunan melalui proses penyusunan dokumen rencana pembangunan desa  berdasarkan  pola  buttum up  selain  itu juga  akan memberikan     rekomendasi     bagi Pemerintah  Daerah  dalam  memberikan panduan tentang perencanaan pembangunan desa.Proses perencanaan yang baik, dan diikuti dengan tata kelola program yang baik pula. Pembangunan (pedesaan) yang efektif tidak hanya karena adanya kesempatan melainkan hasil dari penentuan pilihan-pilihan prioritas kegiatan, sebagai akibat perencanaan yang baik. Proses perencanaan yang baik akan melahirkan pelaksanaan program yang baik, dan pada gilirannya akan menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan desa. Proses merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sendiri kegiatan pembangunan desa merupakan wujud nyata dari kewenangan mengatur dan mengurus pembangunan desa yang berskala lokal desa. Mekanisme penyusunan perencanaan pembangunan desa sebagaimana pada uraian tersebut di atas. Sehingga output atau yang menjadi hakikat dari pembangunan desa tidak berjalan secara efektif dikarenakan tidak terserapnya aspirasi dari yang menjadi harapan atau kehendak masyarakat desa umumnya. Atas dasar fenomena tersebut inilah diindikasikan akan mengakibatkan pelaksanaan pembangunan desa tidak berjalan berdasarkan kehendak masyarakat tetapi hanya akan mengakomodir kepentingan para elit pemerintah desa.Dalam penelitian ini, juga menggunakan penelitian survey guna  memperoleh  data primer  mengenai penyusunan perencanaan pembangunan desa di wilayah  Kabupaten Konawe.  berdasarkan  data yang ada,  penulis  berupaya  mengetahui,  mendiskripsikan, serta menganalisis secara sistematis, factual dan  akurat  mengenai  fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang ada.
URBAN GOVERNANCE DALAM PROGRAM BERSEKA PENANGANAN KAWASAN KUMUH DI KABUPATEN BEKASI Akmal Shidqi Alfian; Cucu Sugiarti; Rachmat Ramdani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6110

Abstract

Pemerintah Kabupaten Bekasi meluncurkan program Bekasi Bersih, Sehat, dan Berkah (Berseka) yang merupakan turunan dari program Kotaku untuk mengatasi permasalahan kawasan kumuh di Kabupaten Bekasi. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa permasalahan yang dialami, diantaranya yaitu ditemukan ketidaksesuaian pembangunan dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi urban governance dalam program Berseka penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Bekasi dengan menggunakan konsep urban governance menurut UN-Habitat yang meliputi prinsip transparansi dan akuntabilitas serta keterlibatan masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian yaitu di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi dan Desa Sumberjaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas telah diterapkan oleh Disperkimtan tetapi keterbukaan informasi masih kurang lengkap kepada masyarakat dan ditemukannya hasil infrastruktur yang tidak sesuai. Keterlibatan masyarakat dalam program Berseka sudah cukup baik, masyarakat dilibatkan dalam semua tahapan pelaksanaan dan sudah berpartisipasi aktif. Namun belum ada kehadiran KPP untuk memelihara hasil penataan lingkungan program Berseka di Desa Sumberjaya.
INOVASI PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA MELALUI KAWASAN UNGGULAN STRATEGIS (STUDI PADA DINAS PEMUDA OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN KONAWE) Basri Kaswan L; Malik Pagala; Mala Mala
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6268

Abstract

Inovasi pengembangan daerah Kabupaten Konawe tentang penetapan kawasan unggulan strategis pariwisatanya dengan tujuan menemukan fakta dan data informasi tentang persepsi hubungannya jumlah wisatawan yang berkunjung serta sekaligus hubungannya pada upaya peningkatan pendapatan asli daerah Kabupaten Konawe. Metode penelitian mengaplikasikan pendekatan kualitatif. Penelitian dan bersifat deskriptif. Data primer diperoleh menggunakan observasi partisipatoris dan wawancara mendalam tidak terstruktur (Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata, akademisi dan pariwisata serta kelompok masyarakat pegiat pariwisata dan Focus Group Discuss. Hasil penelitian menunjukkan Inovasi PengembanganPengembangan Sektor Pariwisata Melalui Kawasan Unggulan Strategis Pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Konawe dilakukan melalui penentuan iSkala iPengembangan idan iSistem iJaringan iFungsional, Peningkatan iKeberagaman iDaya iTarik iWisata, Peningkatan iKualitas iPelayanan idan iPengelolaan idi iDaya iTarik iWisata, Meningkatkan iKapasitas iPara iPihak iDalam iPengembangan iPariwisata. Strategi iPengembangan iPariwisata iDalam iAspek iPengembangan iIndustri iPariwisata dan Pengendalian idan ipemantauan ipelaksanaan iperaturan iterkait iinvestasi idan iindustri ipariwisata. Strategi iPengembanganPariwisata iDalam iAspek iPengembangan iKelembagaan dan Penguatan imanajemen ipariwisata.Kesimpulan penelitian menunjukkan inovasi pengembangan Struktur iPerwilayahan iPariwisataStrategi iuntuk ikonsep iaspek ikewilayahan iadalah imenentukan iKawasan iStrategis iPariwisata iDaerah i(KSPD) dan Kawasan iStrategis iPariwisata iDaerah i ikawasan iyang imemiliki ifungsi iutama ipariwisata iatau imemiliki ipotensi iuntuk ipengembangan ipariwisata iyang imempunyai ipengaruh ipenting idalam isatu iatau ilebih iaspek. iAdapun ikriteria iyang idigunakan idengan imengacu ipada ikriteriai, idiantaranya : memiliki isumber idaya ipariwisata iyang iunik idan idapat idiunggulkan;Kawasan itersebut imemiliki ipotensi isebagai ipenggerak ipengembangan wilayah ipulau, iguna ipemerataan ipeningkatan iperekonomian ilokal;Kawasan itersebut imemiliki ikesiapan idan idukungan idari imasyarakat iuntuk ipengembangan ipariwisata. Keywords: (Inovasi, Pariwisata; Kawasan Unggulan Strategis) Inovasi pengembangan daerah Kabupaten Konawe tentang penetapan kawasan unggulan strategis pariwisatanya dengan tujuan menemukan fakta dan data informasi tentang persepsi hubungannya jumlah wisatawan yang berkunjung serta sekaligus hubungannya pada upaya peningkatan pendapatan asli daerah Kabupaten Konawe. Metode penelitian mengaplikasikan pendekatan kualitatif. Penelitian dan bersifat deskriptif. Data primer diperoleh menggunakan observasi partisipatoris dan wawancara mendalam tidak terstruktur (Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata, akademisi dan pariwisata serta kelompok masyarakat pegiat pariwisata dan Focus Group Discuss. Hasil penelitian menunjukkan Inovasi PengembanganPengembangan Sektor Pariwisata Melalui Kawasan Unggulan Strategis Pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Konawe dilakukan melalui penentuan iSkala iPengembangan idan iSistem iJaringan iFungsional, Peningkatan iKeberagaman iDaya iTarik iWisata, Peningkatan iKualitas iPelayanan idan iPengelolaan idi iDaya iTarik iWisata, Meningkatkan iKapasitas iPara iPihak iDalam iPengembangan iPariwisata. Strategi iPengembangan iPariwisata iDalam iAspek iPengembangan iIndustri iPariwisata dan Pengendalian idan ipemantauan ipelaksanaan iperaturan iterkait iinvestasi idan iindustri ipariwisata. Strategi iPengembanganPariwisata iDalam iAspek iPengembangan iKelembagaan dan Penguatan imanajemen ipariwisata.Kesimpulan penelitian menunjukkan inovasi pengembangan Struktur iPerwilayahan iPariwisataStrategi iuntuk ikonsep iaspek ikewilayahan iadalah imenentukan iKawasan iStrategis iPariwisata iDaerah i(KSPD) dan Kawasan iStrategis iPariwisata iDaerah i ikawasan iyang imemiliki ifungsi iutama ipariwisata iatau imemiliki ipotensi iuntuk ipengembangan ipariwisata iyang imempunyai ipengaruh ipenting idalam isatu iatau ilebih iaspek. iAdapun ikriteria iyang idigunakan idengan imengacu ipada ikriteriai, idiantaranya : memiliki isumber idaya ipariwisata iyang iunik idan idapat idiunggulkan;Kawasan itersebut imemiliki ipotensi isebagai ipenggerak ipengembangan wilayah
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM LAYANAN DAN RUJUKAN TERPADU UNTUK PENANGANAN FAKIR MISKIN DAN ORANG TIDAK MAMPU DI KOTA SERANG Firda Awaliah; Maulana Yusuf; Juliannes Cadith
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6460

Abstract

Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) telah diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 Tahun 2018 tentang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) untuk penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu. Kota Serang merupakan ibu kota Provinsi Banten dengan tingkat kemiskinan tertinggi keempat di Provinsi Banten. Berbagai program penanggulangan kemiskinan diterapkan, salah satunya penerapapan SLRT di Kota Serang sejak tahun 2017. Namun sosialisasi SLRT di Kota Serang belum dilakukan secara optimal, masih banyak pengaduan masyarakat melalui SLRT belum terselesaikan dan tidak adanya kejelasan waktu penyelesaian pengaduan yang dilakukan masyarakat melalui SLRT. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Implementasi SLRT di Kota Serang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan menurut George Edward III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa implementasi SLRT di Kota Serang belum optimal dan masih diperlukannya sosialisasi SLRT yang lebih menyeluruh dengan memanfaatkan berbagai media cetak, pelaksana SLRT harus memperhatikan asas penyelenggaraan SLRT dalam menyelesaikan pengaduan masyarakat dan memberdayakan masyarakat untuk lebih memahami hak-haknya terkait dengan layanan dan program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.Kata Kunci : Implementasi, Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), Perlindungan Sosial 
STRATEGI BUMDES DALAM PENGEMBANGAN UNIT USAHA PARIWISATA (STUDI KASUS BUMDES BANGLAS BESTARI DI DESA BANGLAS KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI muslimah muslimah; Febri Yuliani; Adianto Adianto
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6151

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan masyarakat untuk membangun desa mandiri dan mencari jalan keluar dari permasalahan dampak kerusakan lingkungan melalui pemeliharaan dan pengembangan ekowisata. Kerusakan lingkungan hutan mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti semakin parah, abrasi pantai telah mengikis seluruh wilayah pesisir di Meranti. Tak terkecuali kawasan pesisir di Desa Banglas. Melalui strategi BUMDes Banglas Bestari dalam pengembangan pariwisata, lingkungan hutan mangrove kini menjadi Ekowisata Jembatan Pelangi yang diapresiasi oleh seluruh pengunjung dan masyarakat Meranti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menyusun strategi yang tepat bagi BUMDes Banglas Bestari dalam mengembangkan unit usaha pariwisata di Desa Banglas Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan informan, dan perumusan strategi ditentukan dengan analisis SWOT dari tabel IFAS dan EFAS. Hasil penelitian ini mengidentifikasi dan merumuskan strategi badan usaha yang dimiliki desa Banglas Bestari untuk menghasilkan Strategi SO dimana kekuatan dan peluangnya kuat dan besar. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah strategi progresif, artinya organisasi dalam kondisi prima dan stabil sehingga sangat memungkinkan untuk terus berkembang, meningkatkan pertumbuhan dan mencapai kemajuan yang maksimal. Keadaan ini sangat menguntungkan, karena kekuatan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk peluang yang ada.
STRATEGI PEMERINTAH DALAM PEMULIHAN EKONOMI DAERAH PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) SELAMA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI KOTA PEKANBARU Armelia Maghvira; Zaili Rusli
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6298

Abstract

Kota Pekanbaru merupakan salah satu kota terdampak covid-19 yang menyumbang 7,8 persen angka kematian dan termasuk salah satu yang tertinggi di Indonesia dan berdampak pada semua dimensi, baik itu social, politik maupun ekonomi. Khususnya pada pertumbuhan ekonomi yang dirasakan oleh para pelaku UMKM yang ada di Kota Pekanbaru. Maka perlunya strategi khusus dalam pemulihan ekonomi yang dimana strategi tersebut akan digunakan oleh sumber daya manusia yang menanganinya dalam intansi Dinas Koperasi dan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersidat deskriptif. Berdasarkan hasil analisis SWOT rekomendasi strategi yang diberikan adalah Strategi Progresif dimana situasi ini sangat menguntungkan, karena kekuatan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk peluang yang ada. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi pada UMKM melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru belum berjalan dengan maksimal sehingga strategi yang dihasilkan dapat meningkatkan pelatihan UMKM dalam hal digitalisasi pemasaran usaha, dan penguatan regulasi yang mendukung antusias para pelaku UMKM seperti, izin membuka usaha, perizinan ekspor impor dan titik lokasi pemasaran.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN PARKIR DI KOTA SUKABUMI Muhamad Aruga Rizwan; Yana Fajar FY Basori; Rizki Hegia Sampurna
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.5911

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh kebijakan pengeleloaan parkir di Kota Sukabumi yang telah diatur dalam pasal 16 hingga pasal 28 Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Perhubungan. Peraturan Daerah (Perda) tersebut dijadikan sebagai landasan hukum bagi Dinas Perhubungan Kota Sukabumi dalam melaksanakan pengelolaan parkir di Kota Sukabumi. Dimana berdasarkan penelitian yang dilkakukan oleh peneliti terdapat beberapa masalah dalam implementasi kebijakan terdapat adanya  ketidak sesuaian antara perda yang berlaku dengan realita yang ada di lapangan . dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana implementasi Perda tersebut yang di jalankan oleh Dinas perhubungan dengan menggunakan teori Edward III (1980;10:11) dengan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana di harapkan penelitian ini dapat memberikan dampak positif berupa saran untuk dinas Perhubungan Kota Sukabumi.
URGENSI KERJASAMA INTERNASIONAL DALAM KONSEP SOUND GOVERNANCE Ari Kusumah Wardani; Arie Budiawan
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6695

Abstract

Dalam kurun waktu yang lama Good Governance menjadi sebuah acuan dalam penyelenggaran Pemerintahan yang baik. Namun demikian, perlahan-lahan beberapa aspek dalam pemikiran tersebut dianggap usang dan tidak kompatibel lagi dengan perkembangan dalam keilmuan Administrasi Publik sehingga muncul pemikiran baru sebagai penyempurnaan yang dikenal dengan Sound Government. Konsep ini dianggap lebih komprehensif karena berisi fitur normatif dan rasional dari good governance, memiliki karakteristik kualitas governance yang lebih unggul, bercocokan dengan nilai konsitusi dan responsif kepada norma, aturan dan rezim internasional, memiliki sistem administrasi efektif dan efisien. Ada 1 hal yang sangat menonjol dalam Sound Governance. Hal tersebut adalah kerjasama/kemitraan internasional. Hal ini sangat diperlukan untuk difahami dan diimplementasikan  dalam era globalisasi sekarang ini untuk memerangi penyakit-penyakit birokrasi dan meningkatkan efektivitas penyelenggraan pemerintahan dan administrasi. Kata Kunci: Sound Governance, Kerjasama Internasional
KEMAMPUAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA (STUDI KASUS DESA TRIMULYA KECAMATAN ONEMBUTE) Sukarmin Sukarmin; Muhamad Irfan Rama
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6261

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan dan menganalisis peran pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Trimulya Kec. Onembute Kabupaten Konawe.  Adapun metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif Hal ini dapat dilihat dari pencapaian tujuan pengelolaan Dana Desa (DD), yaitu meningkatnya  penyelenggaraan pemeritahan, pembangunan dan kemasyarakatan, meningkatnya kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam  perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan serta mendorong peningkatan partisipasi swadaya gotong royong masyarakat. Peningkatan kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan. Pencapaian tujuan ini belum berjalan secara optimal, karena lembaga kemasyarakatan hanya dilibatkan dalam penyusunan rencana kegiatan sedangkan dalam pelaksanaandan pengendalian tidak dilibatkan.
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN DESA (Studi di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis) R. Rindu Garvera; Fachmi Syam Arifin; Anisa Nurul Fazrilah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6603

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya tumpang tindih peran antara stakeholder yang terlibat dalam proses Collaborative Governance di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses Collaborative Governance yang dilakukan untuk mewujudkan kemandirian Desa Bojongmengger, mengetahui apa saja faktor pendukung  dalam pelaksanaan Collaborative Governance di Desa Bojongmengger dan mengetahui apa saja faktor penghambat dalam pelaksanaan Collaborative Governance di Desa Bojongmengger. Penelitian ini penting dilakukan karena keberhasilan kerjasama stakeholder dapat merefleksikan kesiapan pemecahan masalah sosial. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Collaborative Governance dalam mewujudkan kemandirian desa belum berjalan optimal, Adapun untuk faktor pendukung dalam pelaksanaan Collaborative Governance di Desa Bojongmengger yaitu dari Sumber Daya (Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Keuangan), serta Otoritas atau Kewenangan. terdapat 3 (tiga) hambatan dalam pelaksanaan Collaborative Governance yaitu kurangnya komitmen, keterbatasan informasi serta struktur organisasi yang masih terlihat hirarki atau lebih mendominasi.Kata Kunci: Collaborative Governance, Kemandirian Desa

Page 1 of 2 | Total Record : 15