cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 24 Documents clear
RESPON TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK NPK PELANGI DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA Bastianus Zaevie
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.7 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon kacang panjang dan interaksinya pada aplikasi pupuk NPK Pelangi dan pupuk organik cair NASA, serta untuk menemukan dosis yang tepat untuk mendapatkan produksi yang lebih baik dari kacang panjang. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret sampai Mei 2013 di Melapeh Baru Desa Linggang Bigung Kecamatan, Kabupaten Kutai Barat. The acak Rancangan dipekerjakan untuk penelitian dengan faktorial 4 x 4 dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK Pelangi (P) terdiri dari 4 sub - faktor : ada aplikasi pupuk NPK Pelangi (p0), 1 kg / plot (p1) , 3 kg/plot (p2) , dan 5 kg/plot (p3). Dan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik cair NASA ( N ) : ada aplikasi Nasa organik cair pupuk (n0), 2 cc/liter-1 air (n1), 4 cc/liter-1 air (n2), dan 6 cc/ liter - 1 air ( n3 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) dosis pupuk NPK Pelangi (P) terpengaruh secara signifikan pada panjang tanaman, usia 80 % bunga tanaman , jumlah buah per tanaman, panjang buah per tanaman . Produksi tertinggi dicapai oleh 5 kg/plot (p3) pengobatan dengan 4,9250 kg, dan setidaknya satu yang didapat oleh ada aplikasi pupuk NPK Pelangi (p0) pengobatan dengan hanya 2,9167 kg ; ( 2 ) Nasa aplikasi pupuk organik cair berpengaruh signifikan terhadap panjang tanaman, usia 80 % bunga tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, panjang buah, dan produksi per tanaman. Produksi tertinggi dicapai oleh 6 cc/liter-1 air (n3) pengobatan dengan 4,4833 kg, dan setidaknya satu yang didapat oleh ada aplikasi pupuk organik cair NASA (p0) pengobatan dengan hanya 2,9167, dan ( 3 ) interaksi antara kedua faktor di atas juga dipengaruhi secara signifikan pada panjang tanaman, usia 80 % bunga tanaman, bobot buah per tanaman, panjang buah per tanaman, produksi per tanaman. Produksi tertinggi dicapai oleh 5 kg/plot dan 6 cc/liter-1 air (p3n3) pengobatan dengan 5,6333 kg, dan setidaknya satu telah dicapai oleh ada aplikasi pupuk NPK Pelangi dan Nasa pupuk organik cair (p0n0) pengobatan dengan hanya 2,4667 kg.
IMPLEMENTASI PENATAAN PEDAGANG KAK LIMA (PKL) OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA SAMARINDA Tantowi, Ibnu
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Penataan Pedagang Kaki Lima oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda dalam melakukan penataan Pedagang kaki lima yang ada di sepanjang jalan sungai Dama. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah jenis Penelitian Deskriptif Kualitatif. yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang deskripsi atau suatu keadaan secara subyektif atau obyektif penelitian seseorang, lembaga, masyarakat, dan lain-lain pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana mestinya. Kesimpulan dari penelitian adalah Implementasi Penataan Pedagang Kaki Lima oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda sudah sesuai aturan yang berlaku diantaranya penyediaan sarana dan prasarana bagi pedagang kaki lima, penertiban (sidak pasar), sumber daya manusia yaitu pembinaan pedagang kaki lima, sosialisasi. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat banyak faktor penghambat yang menjadi kendala dalam implementasi penataan pedagang kaki lima seperti, kurangnya penyediaan sarana dan prasarana untuk para pedagang kaki lima, tindakan penertiban yang dilakukan kurang mendapatkan efek jera kepada pedagang kaki lima, program pembinaan yang hanya bersifat lisan dan tidak memberikan solusi kepada para pedagang kaki lima dan sosialisasi yang kurang dipahami oleh para pedagang kaki lima. Dengan demikian rumusan masalah didalam penelitian terjawab dengan baik. 
EFEKTIVITAS PROGRAM RASKIN DI DESA BENUA BARU KECAMATAN MUARA BENGKAL KABUPATEN KUTAI TIMUR Eva Susanti
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.818 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui Efektivitas Program Raskin di Desa Benua Baru Kecamatan Muara Bemgkal Kabupaten Kutai Timur. Waktu pelaksanaan penelitian di laksanakan pada bulan Maret 2017 samapai Juli 2017 selama 5 (lima) bulan.            Metode penelitian pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang meneliti tentang Efektivitas Program Raskin di Desa Benua BaruKecamatan Muara Bemgkal Kabupaten Kutai Timur. Pengumpulan data dengan wawamcara dan obervasi.            Hasil penelitian menyatakan bahwa Program Raskin sangat di perlukan untuk masyarakat di Desa Benua Baru Kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur, Program Raskin berfungsi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, kelancaran dalam melaksanakan program raskin harus di capai
TRANSPARANSI INFORMASI PELAYANAN IZIN USAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPM-PTSP) KABUPATEN KUTAI BARAT Firto Aryadi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.971 KB)

Abstract

FIRTO ARYADI,Transparansi Informasi Pelayanan Izin Usaha di Dinas Penanamanan Modal  dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Terpadu (DPM-PTSP) Kabupaten Kutai Barat (Pengurusan Izin Usaha). Secaraumumpenelitianinibertujuanuntukmenganalisistransparansi informasi pelayananpengurusansurat izinusahayang diselenggarakan olehTransparansi Informasi Pelayanan di Dinas Penanamanan Modal  dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Terpadu (DPM-PTSP) Kabupaten Kutai Barat. Metodepenelitianyang digunakandalampenelitianini adalahpendekatan kualitatifdimanadalam penelitianyang dilakukanbersifatdesksriptifyaituuntukmengetahui atau menggambarkankenyataandari kejadianyangditeliti.Prosesanalisisdata dilakukansecaraterus menerusdimulaidengan menelaahseluruhdatayang tersediadari berbagai sumber,yaitudariwawancara,pengamatanyang sudah dituliskandalamcatatanlapangan,dokumen dansebagainyasampai dengan penarikankesimpulan. Transparansi pelayananpublikadalahketerbukaanpemerintahdalam memberikaninformasi yangterkaitdenganaktivitaspengelolaansumberdaya publikkepadapihak-pihakyang membutuhkaninformasi. Dalampenelitianini, yangmenjadi fokuspenelitiandibagiatassembilan(9)dimensi yaitumanajemen danpenyelenggaraanpelayananpublik,prosedur pelayanan,persyaratanteknis danadministrasi,perincianbiayapelayanan,jangkawaktupenyelesaianlayanan, pejabatyangberwenangdan bertanggungjawab, janji pelayanan,standar pelayanandanlokasipelayanan.HasilpenelitianTransparansi Informasi Pelayanan di Dinas Penanamanan Modal  dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Kutai Barat, menunjukkanbahwatransparansiinformasi pelayanan pengurusan surat izinusahadi Kabupaten Kutai Timur yangdiselenggarakan olehDinas Penanaman Modal dan Pelayanan TerpaduSatu Pintu(DPM-PTSP) belumsepenuhnya transparandalammemberikanpelayanan kepadamasyarakat.Halini dilihatdari perincianbiayapelayanan,waktupenyelesaianlayanandanjanjipelayananyang masihbelumterpublikasikandenganbaiksertalokasi pelayananyangkurang strategistentunyaakan berimbaspadaprosespenyelesaianlayanan surat izin usahayangdibutuhkan.
ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA KANTOR DESA WALANGA KECAMATAN PENRANG KABUPATEN WAJO Andi Eka Resmi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.054 KB)

Abstract

Analisis Implementasi Sistem Pengelolaan Administrasi Kepegawaian Pada Kantor Desa Walanga Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo dibawah oleh bimbingan Ibu Dra. Hj. Nanik Pujiastuti, M.Si sebagai Pembimbing I dan Bapak Drs. Jamil Bazarah, M.Si sebagai Pembimbing II.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan administrasi kepegawaian yang dilakukan pada kantor Desa Walanga Kecmatan Penrang Kabupaten Wajo, (2) faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan administrasi kepegawaian pada kantor Desa Walanga Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo, (3) faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan Administrasi Kpoegawaian Pada Kantor Desa Walanga Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo, (4) Cara yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan Administrasi Kpegawaian.            Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah semua pihak yang dapat memberikan informasi lengkap mengenai latar belakang dan keadaan sebenarnya dari Administrasi Kepegawaian pada Kantor Desa Walanga Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo yaitu pegawai pada bagaian perencanaan dan pengadaan pegawai teknik pengumpulan data menggunkan teknik wawancara,observasi dan dokumentasi.
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. BINA SARANA SUKSES KALIMANTAN TIMUR Huyanjatni, Nani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.168 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh pengawasan terhadap efektivitas kerja karyawan PT. Bina Sarana Sukses Kalimantan Timur. Analisa data menggunakan instrument analisis koefisiensi korelasi product moment (pearson), perhitungan analisa menggunakan program SPSS 17,0 for windows.           Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan PT. Bina Sarana Sukses site Batuah Energi Prima Kalimantan Timur sebanyak 30 (tiga puluh) orang karyawan terdiri dari operator alat-alat berat (A2B), peralatan Checker dan Dummin. Karena populasinya tidak terlalu besar, maka penulis tidak mengambil sampel melainkan seluruh populasi dijadikan responden penelitian dengan menggunakan metode sensus.           Berdasarkan hasil perhitungan program SPSS for windows versi. 17,  perhitungan korelasi diperoleh  rhit = 0,712, jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis dari koefisien korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 30 pada tingkat signifikasi 5%, yaitu 0,361. atau dapat dikatakan pula bahwa rhit = 0,712 > rtab = 0,361. hal ini bermakna bahwa terdapat ada pengaruh atau hubungan yang positif antara variabel  pengawasan dengan variabel efektivitas kerja karyawan pada  PT. Bina Sarana Sukses Kalimantan Timur.           Berdasarkan hasil perhitungan interpretasi terhadap koefisien korelasi Product Moment, berada pada interval 0,60 – 0,799, yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara variabel pengawasan dengan variabel efektivitas kerja karyawan.           Berdasarkan hasil perhitungan hasil uji-t sebesar 4,623. Hasil ini jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 4,623 > ttab = 1,701 pada tingkat signifikasi 0,05 untuk n – 2 = 28 (30 – 2 = 28).  Ini berarti bahwa rumusan masalah di dalam penelitian ini telah terjawab dan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat dibuktikan kebenarannya, bahwa pengawasan berpengaruh positif terhadap efektivitas kerja karyawan pada  PT. Bina Sarana Sukses Kalimantan Timur. 
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT DAN PENDUKUNG KUALIITAS PELAYANAN E-KTP DI KANTOR KECAMATAN SAMARINDA ULU Therssa Syafruddin
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.784 KB)

Abstract

Masalah terkait pelayanan publik tersebut yaitu mengenai jangka waktu pelayanan, ketiadaan petugas di loket pelayanan, keramahan pegawai, filing cabinet penataannya kurang rapi dan masih kurang petugas bagian pelayanan umum.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kualitas pelayanan e-KTP di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu dan Apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pelayanan e-KTP di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu?Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan e-KTP di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu dan Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pelayanan e-KTP di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu.Metode penelitian ini berupa penelitian kualitatif dengan menggunakan pedoman wawancara. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling. Adapun informan yang dijadikan subjek penelitian sebanyak dua orang yang berkaitan masalah e-KTP.Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa kualitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu dari dimensi Tangibel (Bukti Fisik) mengenai kenyamanan tempat pelayanan. Dimensi Reliability (Kehandalan) mengenai keahlian pegawai dalam menggunakan alat bantu pelayanan. Dimensi Responsiviness (Ketanggapan) tidak ada keluhan dari pengguna layanan. Dimensi Assurance (Jaminan) kepastian biaya sudah diterapkan sesuai dengan keinginan masyarakat. Dimensi Emphaty (Empati) mengenai ketidakramahan pegawai layanan dalam melayani pengguna layanan. Faktor penghambat : kurangnya sumber daya pegawai, kurangnya sarana prasarana. Sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya fasilitas berupa alat bantu untuk memudahkan proses pelayanan.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN PEDAPATAN DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT F. Dedy Sumantri
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.209 KB)

Abstract

F. Dedi Sumantri.  Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Barat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja mempunyai pengaruh yang positif terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Motivasi Kerja dengan variabel Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah  Kabupaten Kutai Barat  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,649 yang berarti terdapat hubungan yang kuat diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  4,605.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,725.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan dari variabel Motivasi Kerja terhadap variabel Produktivitas Kerja Pegawai.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KETAHANAN PANGAN KABUPATEN KUTAI TIMUR Suryani Suryani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.344 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk mengetahui Pengaruh Antara Variable Budaya Organisasi dengan variable kinerja pada Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur, Untuk memecahkan masalah yang telah penulis kemukakan sebelumnya, dan alat untuk menguji kebenaran hipotesis apakah dapat diterima atau ditolak.Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil pengolahan data kuisioner dan data sekunder yang diperoleh dari hasil pengolahan data observasi. Teknis analisis data dimulai penyebaran kuisioner kepada responden, kemudian pengolahan data  dengan Uji Korelasi Rank Spearman, kemudian Uji Hipotesis/Uji T dan terakhir menarik kesimpulan.Berdasarkan Uji Korelasi antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai, terbukti ada hubungan yang signifikan antara Budaya Organisasi dengan Kinerja Pegawai. Hal ini dapat dibuktikan pada Uji Korelasi Rank Spearman yaitu r =     dimana pedoman untuk memberikan interprestasi yang dikemukakan olehberada pada interval           yang termasuk kategori korelasi cukup berarti.
PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (PNPM -MP) (Studi Tentang Program Simpan Perempuan di Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kertanegara ) Faridah Faridah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.675 KB)

Abstract

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (StudiTentang Program Simpan Pinjam Perempuan di Kecamatan Tenggarong SeberangKabupaten Kutai Kertanegara) PNPM Mandiri Perdesaan merupakan programpemerintah Indonesia dalam upaya menanggulangi persoalan mendasar yangdihadapi bangsa ini yaitu kemiskinan dan pengangguran melalui pendekatanCommunity Development (pemberdayaan masyarakat) Pemberdayaan adalahupaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh suatumasyarakat sehingga mereka dapat mengaktualisasikan jati diri, harkat danmartabatnya secara maksimal untuk bertahan dan mengembangkan diri secaramandiri.Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui tentang penerapan ProgramNasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan pada kegiatanSimpan Pinjam Perempuan di Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten KutaiKertanegara.Dari hasil penelitian ini dapat dijelaskan sebagai bahwa: (1) ImplementasiProgram Simpan Pinjam Perempuan sudah berjalan secara efektif. Hal tersebutdikarenakan telah terpenuhinya prasyarat-rasyarat implementasi, yang antara lainyaitu adanya kebijakan turunan (derivasi) yang operasional yang sering disebutPetunjuk Teknis Operasional (PTO). (2) Pelaksanaan/ penerapan Program SimpanPinjam Perempuan di Kecamatan Tenggarong Seberang belum terlaksana denganoptimal, hal tersebut dikarenakan antara kenyataan tidak sesuai dengan harapandari program. Berdasarkan kepada Petunjuk Teknis Operasional ProgramNasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan pada tahap perencanaanketerlibatan unsur Rumah Tangga Miskin belum ada. (3) Faktor pendukung dariinternalinstitusi/organisasi Program Simpan Pinjam Perempuan yang berupakekuatan (strenght) relatif kecil sehingga kurang mampu untuk mengatasihambatan dari dalam atau kelemahan (weakness) dan hambatan dari eksternal atauancaman (threats) maupun kurang mampu untuk menangkap peluang(opportunities).

Page 1 of 3 | Total Record : 24