cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DHARMA EKONOMI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 37 (2013)" : 7 Documents clear
PROSPEK LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DALAM MENDUKUNG PEMBIAYAAN USAHA BERSKALA MIKRO UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA Lasmiatun -
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.266 KB)

Abstract

Syariah microfinance institution for micro enterprises, especially Baitul Maal wat Tamwil (BMT) have the good future prospect in Indonesia because its potential. This form of microfinance institution have two functiona, social function and bussiness function. Elaboration of this, must be supported by government so that its role be more strong at public society, and be able to help government for increasing the level of society welfare.Keyword : Baitul Maal wat Tamwil (BMT), prospek, potensi, kesejahteraan, Indonesia
MENGENALI KESALAHAN FONDAMENTAL DALAM LAPORAN PENELITIAN sutopo -; M Taufiq
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.724 KB)

Abstract

Sering terjadi dalam suatu karya penelitian  terdapat kesalahan yang fondamental, yaitu kesalahan  yang tidak dapat diperbaiki lagi kecuali hanya dengan penelitian ulang. Kesalahan ini biasanya berupa  kesalahan  dalam membangun proksi dari suatu variabel konstruk. Kesalahan menentukan proksi / indikator akan menghasilkan kesalahan dalam membuat instrumen, instrumen yang salah akan menghasilkan data yang salah / tidak valid, dan selanjutnya analisis dengan data yang salah  akan menghasilkan ouput yang salah pula. Dalam artikel ini diuraikan metoda bagaimana menentukan indikator – indikator dari suatu variabel konstruk  dan bagaimana pula menguji kesesuaian indikator – indikator tersebut dengan variabel yang dibangunnya.Kata kunci : Proksi. variabel konstruk, kesalahan, uji indikasi, uji kausalitas
MODEL HOWARD & SHETH SEBAGAI ALTERNATIF MEMAHAMI PERILAKU KONSUMEN DALAM MANAJEMEN PEMASARAN sb handayani
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.186 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pendekatan  perilaku konsumen dalam sebuah model proses pengambilan keputusan pembelian ,dimana pendekatan ini akan   memungkinkan pemasar dalam  mempengaruhi keputusan pembelian konsumen,  hingga  mereka akan mau membeli apa yang ditawarkan dan  tercapai kepuasan konsumen     . Model Howard & Sheth menjadi salah satu alat untuk memahami perilaku konsumen sejak memberikan stimulus ,proses ,persepsi ,proses belajar sampai pengambilan keputusan pembelian   bahkan terjadinya  pengulangan pembelian. Model ini akan memberi masukan bagi pemasar dalam mengambil kebijakan pemasaran dalam jangka panjang .           Kata Kunci : Perilaku Konsumen, Model Howard - Sheth , Kebijakan Pemasaran
MOMENTUM PENERAPAN STANDAR PELAPORAN KEUANGAN INTERNATIONAL Sodikin Manaf
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.408 KB)

Abstract

-
PENERAPAN AKUNTANSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM LAPORAN KEUANGAN Agus Hariyanto
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.494 KB)

Abstract

Akuntansi kovensional memperlakukan biaya sumber daya manusia yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai biaya atau beban pada periode dikelurakannya.Mestinyasumber daya manusia menjadi bagian dari aktiva, sebab sumber daya manusia diperoleh dengan pengorbanan yang cukup besar, mempunyai masa manfaat jangka panjang dan dapat memberi kontribusi (sumbangan secara langsung) terhadap nilai maupun kinerja perusahaan.Terdapat dua cara yang dapat digunakan untuk mengukur nilai  sumber daya manusia, yaitu berdasarkan biaya (cost based) yang dapat dilakukan dengan cara menghitung biaya historis yang telah dikeluarkan atau menghitung biaya pengganti dari sumber daya manusia, di satu sisi pengukuran nilai sumber daya manusia juga dimungkinkan  berdasarkan nilai (value based).Kedua metode tersebut  mempunyai kelemahan masing-masing, sehingga pengukuran nilai sumber daya manusia belum bisa diterapkan di system akuntansi kita.Mengingat pentingnya sumber daya manusia dalam mencapai tujuan perusahaan, yang berarti bahwa sumber daya manusia merupakan asset utama perusahaan.Pencatatan sumber daya manusia sebagai asset yang harus dicantumkan dalam neraca,makaperlumelakukanlangkah- langkahriil agar akuntansi sumber daya manusia benar-benar dapat diterapkan.Seperti misalnya, karyawan harus benar-benar berperan sebagai subjek perusahaan, sehingga karyawan benar-benar dapat memposisikan diri sebagai asset perusahaan yang sangat dibutuhkan (mempunyai nilai tawar dalam perusahaan); di satu sisi perusahaan harus benar-benar memanusiakan karyawan, karyawan jangan dianggap sebagai obyek sapi perah perusahaan.Di pihak ikatan akuntan Indonesa, perlu adanya pertemuan yang membahas tentang akuntansi sumber daya manusia, sebab mestinya keahlian, kecakapan dan keilmuan yang dimiliki oleh manusia sebagai sumber daya di perusahaan harus benar-benar dicatat sebagai asset, paling tidak intangible asset. Kata Kunci :Akuntansi Sumber daya Manusia, Biaya Historis (historical Cost) dan Nilai Pengganti  (Replacement Value)
Dampak perubahan lingkungan bisnis terhadap perusahaan, organisasi , manajemen strategi dan akuntansi manajemen. Hedy Kuswanto
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.739 KB)

Abstract

Dalam memasuki abad 21 telah terjadi perubahan besar yang bersamaan dalam lingkungan bisnis yaitu era globalisasi dalam bisnis, pasar, teknologi dan informasi serta manajemen mutu yang  berdampak pada munculnya perusahaan digital yang menguasai dunia sehingga organisasi dan manajemen perusahaan banyak mengalami perubahan karena masing-masing berebut dalam keunggulan bersaing. Untuk itu tehnik-tehnik baru dalam akuntansi manajemen bermunculan untuk menemukan cost paling rendah dan hasil produk dan jasa yang berkualitas.                                Kata Kunci: Lingkungan bisnis, keunggulan bersaing,akuntansi manajemen.
PENINGKATAN LOYALITAS PELANGGAN DALAM KONTEKS BIAYA BERPINDAH Ken Sudarti
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 37 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.658 KB)

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang peran biaya berpindah dalam memoderasi variabel kualitas pelayanan, persepsi nilai dan citra corporat terhadap loyalitas pelanggan. Kualitas pelayanan, persepsi nilai dan citra corporat tidak selalu berhubungan positif dengan loyalitas, ada variabel biaya berpindah yang memediasi variabel-variabel tersebut. Jika biaya berpindah dipersepsikan tinggi, maka konsumen cenderung lebih bersedia untuk tetap menjalin hubungan dengan perusahaan tanpa memperhatikan persepsi nilai,kualitas pelayanan dan citra. Kebalikanya, jika biaya berpindah rendah, maka persepsi nilai yang rendah, kualitas pelayanan yang buruk dan citra yang tidak baik dapat menyebabkan konsumen berpindah ke perusahaan lain. Keyword: kualitas pelayanan, persepsi nilai, biaya berpindah, loyalitas

Page 1 of 1 | Total Record : 7