cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
nizhamiyah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Jl. Williem Iskandar Psr. V Medan Estate – Medan 20731 Telp. 061- 6622925 – Fax. 061 – 661568
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Nizhamiyah
ISSN : 20864205     EISSN : 28302826     DOI : -
Core Subject : Education,
1. Profesionalisme guru dalam Pendidikan Dasar Islam 2. Pengembangan dan Desain Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 3. Penerapan dan Pengembangan bidang studi atau mater Pelajaran Pendidikan Dasar Islam 4. Model, Strategi, dan Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 5. Manajemen pendidikan dasar dalam Pendidikan Dasar Islam 6. Penggunaan Media dan teknologi pada Pendidikan Dasar Islam 7. Integrasi berbasis Wahdatul Ulum dalam Pendidikan Dasar Islam 8. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Dasar Islam 9. Filsafat Pendidikan Dasar Islam 10. Kebijakan dalam Pendidikan Dasar Islam
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH" : 8 Documents clear
EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI DENGAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Rabbiani, Hafni
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3240

Abstract

Abstrak:Permasalahan terkait kemandirian belajar siswa sering terjadi pada siswa salah satunya adalah siswa SMA. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan perbedaan skor dalam mengembankan kemandirian belajar siswa pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan layanan informasi dengan menggunakan metode problem solving. Dengan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan layanan informasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian ekperimen dan kontrol. Objek dari penelitian ini adalah siswa kelas X IIS Amir Hamzah dan kelas X IIS Adam Malik SMA Swasta Budi Agung Medan. Dengan menggunakan angket kemandirian belajar dan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Kolmogorov Smirnov 2 Independen Sampels. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan tentang kemandirian belajar siswa pada kelompok eksperimen, sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan layanan informasi menggunakan metode problem solving. 2) Terdapat perbedaan yang signifikan tentang kemandirian belajar siswa pada kelompok konrol, sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan layanan informasi. 3) Terdapat perbedaan kemandirian belajar pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang diberikan layanan informasi dengan menggunakan metode problem solving.  Maka penerapan layanan inforamsi dengan menggunakan metode problem solving berjalan dengan baik.Kata kunci: Layanan Informasi, Kemandirian Belajar, Metode Problem Solving.ABSTRACT: Problems related to student learning independence often occur among students, one of whom is high school students. The aim of this research is to describe the difference in scores in developing student learning independence in the experimental group before and after being given information service treatment using the problem solving method. With the control group before and after being given information service treatment. This research is quantitative research with experimental and control research types. The objects of this research were class X IIS students Amir Hamzah and class X IIS Adam Malik Budi Agung Medan Private High School. By using a learning independence questionnaire and using the Wilcoxon Signed Ranks Test and the Kolmogorov Smirnov 2 Independent Samples test. Based on the results of the research conducted, there are: 1) There are significant differences regarding student learning independence in the experimental group, before (pretest) and after (posttest) with information services using problem solving methods. 2) There is a significant difference in student learning independence in the control group, before (pretest) and after (posttest) with information services. 3) There are differences in learning independence in the experimental group and the control group who were provided with information services using problem solving methods. So the implementation of information services using problem solving methods is going well.Keywords: Information Services, Learning Independence, Problem Solving Method.
EFEKTIVITAS PENERAPAN ICE BREAKING DALAM PEMBELAJARAN BENDA DISEKITARKU PADA SISWA KELAS III MIS AL-HASANAH KOTA PADANGSIDIMPUAN Siregar, Parulian; Simangunsong, Nurzakiah; Siregar, Pirdaus
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3838

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis :(1) penerapan ice breaking dalam pembelajaran benda disekitarku pada siswa kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan, (2) pengaruh metode  ice breaking terhadap efektivitas pembelajaran   benda disekitarku dan, (3) faktor pendukung dan kendala penggunaan ice breaking dalam pembelajaran benda disekitarku pada siswa kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif  yang menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil  penelitian menunjukkan bahwa : (1)  Penerapan Ice breaking di MIS Al- Hasanah  sebagai berikut (a) membuka pembelajaran dengan baik (b) melaksanakan ice breaking pembuka pembelajaran,  (c) siswa membaca lancar teks yang berhubungan dengan benda – benda di sekitarku , (d) Siswa mengamati gambar yang bukan termasuk benda , (e) mengamati berbagai bentuk benda-benda  di sekitar,(f) melaksanakan ice breaking dipertengahan pembelajaran , (g) membuat  benda dari bermacam-macam bahan dan menghasilkan bunyi yang khas ketika diketuk. (h) mengikuti pola irama ,(i) menyanyikan lagu teka-teki ,(j) menutup pembelajaran dengan baik. (2) metode ice breaking  berpengaruh positif terhadap efektivitas pembelajaran pada Benda di sekitarku, (3) Faktor pendukung penggunaan Ice breaking di Kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan  sebagai berikut (a) lingkungan sosial siswa yang memberikan semangat satu sama lain (b) Rasa senang siswa dengan kegiatan bermain  (4) faktor penghambat penggunaan ice breaking di Kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan adalah Fasilitas sekolah yang kurang memadaiKata Kunci; Penerapan ice breaking, benda disekitarku, 2023
INOVASI GURU DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG KREATIF DAN MENYENANGKAN Nisa, Khairun; Sumantri, M. Syarif; Kurniawan, M. Billy
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3661

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas inovasi yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi inovatif yang diterapkan oleh guru, mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran yang digunakan, serta menganalisis tantangan dan solusi yang dihadapi dalam proses pengajaran. Pada penelitian ini peneliti menggunakan kajian pustaka (library research), peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara mengeksplorasi data yang sesuai pembahasan mengenai Inovasi Guru dalam Menciptakan Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Kreatif dan Menyenangkan, demikian nanti data yang diperoleh melaui bentuk informasi dari media cetak dan juga berupa buku, jurnal, literatur, dokumen, serta berbagai artikel yang demikian relevan dengan masalah yang diteliti oleh peneliti. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi dalam metode pengajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Artikel ini menyarankan agar guru terus berinovasi dengan memanfaatkan berbagai sumber daya dan teknologi yang ada, serta mengembangkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi lebih dinamis dan berdaya guna.Kata Kunci: Inovasi Pendidikan, Metode, Pembelajaran Bahasa Indonesia. Abstract: This article discusses innovations made by teachers in learning Indonesian to create a creative and enjoyable learning atmosphere. This research aims to identify innovative strategies implemented by teachers, show the effectiveness of the learning methods used, and analyze the challenges and solutions faced in the teaching process. In this research the researcher used library research, the researcher used data collection techniques by exploring data that was appropriate to the discussion regarding Teacher Innovation in Creating Creative and Enjoyable Indonesian Language Learning, so that later the data obtained would be in the form of information from print media and also in the form of books, journals, literature, documents, and various articles that are relevant to the problems studied by researchers. These findings show that innovations in teaching methods not only improve students' understanding of the material, but also make the learning process more enjoyable. This article suggests that teachers continue to innovate by utilizing various existing resources and technology, as well as developing approaches that suit student needs and characteristics. In this way, it is hoped that Indonesian language learning can become more dynamic and effective.Keywords: Educational Innovation, Methods, Indonesian Language Learning
ANALISIS PENGGUNAAN MODEL PEMBEKALAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Purba, Wenny Susanti; Lestari, Nila
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3242

Abstract

ABSTRAK:  Penelitian ini merupakan deskripsi kualitatif yang mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran discovery learning terhadap motivasi belajar siswa dengan tema merawat makhluk hidup di kelas 5 SD dan seterusnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery ini dapat meningkat dibuktikan dengan hasil observasi belajar siswa mengenai motivasi belajar dengan hasil 80% dengan kategori sangat baik serta aktivitas keterampilan belajar guru menggunakan pembelajaran discovery dan didukung oleh hasil belajar 86,36%Kata kunci: Motivasi Belajar, Discovery Learning Model.ABSTRACT: This research is a qualitative description that describes the use of discovery learning learning models on student learning motivation on the theme of caring for living things in grade 5 elementary school and beyond. The results of this study are shown that the use of this discovery learning learning model can improve as evidenced by the observation of student learning activities regarding learning motivation with 80% results with very good categories as well as teacher learning skills activities using discovery learning and supported by 86.36% learning outcomesKeywords: Learning Motivation, Discovery Learning Model.
MENGKAJI KEUNGGULAN KURIKULUM IPA FINLANDIA UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN SAINS DI INDONESIA Nasution, Asrin Asrin
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3551

Abstract

The issues in education in Indonesia, particularly in the field of Natural Sciences, are very concerning. According to the Programme for International Student Assessment (PISA) survey by the OECD, Indonesian students' abilities in science rank low globally, with a ranking of 71 out of 77 countries in 2018 and 68 out of 81 countries in 2023. The science scores also declined from 396 to 383, far below the RPJMN target of 402. Data from the Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) shows that Indonesian 4th and 8th-grade students also rank low internationally. The research methodology uses a qualitative approach through a literature study. Data analysis indicates that the content and competency-based science curriculum in Finland provides a good model by integrating theoretical knowledge and practical skills. Science education in Finland, which is interactive and student-centered, can serve as a reference for improving the curriculum in Indonesia. A comprehensive and context-based science learning approach is needed to enhance the quality of science education in Indonesia. The PISA and TIMSS survey results emphasize the need for improvements in science learning in Indonesia. Science, as systematic knowledge and a scientific process, requires a holistic and integrated learning approach. An integrated science approach that connects science to everyday life is crucial for developing scientific processes in students. Science teachers are expected to have interdisciplinary abilities and knowledge integration. However, often the curriculum and the quality of teachers do not support this goal. This study compares the 2013 Curriculum in Indonesia with the Finnish Curriculum to see the similarities, differences, and obstacles in science learning.
PROBLEMATIKA PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH Purba, Arta Wida Anastasia; Situmeang, Nisa Teresia Four Nigerls; Fitriani, Dini; Febry, Khoirani; Sihombing, Fatimah; Siregar, Yunita Rahma
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3239

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Problematika Pembiayaan Pendidikan di Sekolah.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Untuk dapat tercapai tujuan pendidikan yang optimal, maka salah satunya hal paling penting adalah mengelola biaya dengan baik sesuai dengan kebutuhan dana yang diperlukan. Administrasi pembiayaan minimal mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Penyaluran anggaran perlu dilakukan secara strategis dan intergratif antara stakeholder agar mewujutkan kondisi ini, perlu dibangun rasa saling percaya, baik internal pemerintah maupun antara pemerintah dengan masyarakat dan masyarakat dengan masyarakat itu sendiri dapat ditumbuhkan. Keterbukaan, partisipasi, akuntabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan menjadi kata- kata kunci untuk mewujutkan efektifitas pembiayaan pendidikan.Kata Kunci : Problematika, Pembiayaan Pendidikan, Sekolah. ABSTRACT: This research aims to determine the problems of financing education in schools. The research method used is a qualitative method. In order to achieve optimal educational goals, one of the most important things is to manage costs well in accordance with the required funds. Minimum financing administration includes planning, implementation and supervision. Budget distribution needs to be carried out strategically and integratively between stakeholders in order to realize this condition. A sense of mutual trust needs to be built, both internally to the government and between the government and the community and the community and the community itself. Openness, participation, accountability in the implementation of education starting from planning, implementation and supervision are key words for realizing the effectiveness of education financing.Keyword: Problems, Education Financing, Schools.
PERKEMBANGAN DAN PENGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA ERA GLOBALISASI Shafitri, Fadilah; Amalia, Nur
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.1283

Abstract

Bahasa merupakan sarana atau alat komunikasi pada manusia untuk memahami apa yang di sekitar nya dan memiliki banyak fungsi.dalam menjalani kehidupan pada zaman era globalisasi seperti sekarang ini masyarakat perlu mengetahui betapa pentingnya bahasa terutama bahasa indonesia karena banyak masyarkat zaman era globaisasi ini menggunakan bahasa indonesia tanpa mereka sadari dalam berbicara dan tulis salah,dan itu terkadang menjadi suatu kebiaasan yang buruk.tidak hanya bahasa saja yang harus di perhatikan nilai kebudayaan juga harus diperhatikan seperti:menghormati orang yang lebih tua dari kita,silaturahmi,gotong royong,dan ramah tamah merupakan cara untuk meningkatkan nilai kebudayaan.
PENGEMBANGAN PROFESIONALITAS GURU MELALUI PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN INDONESIA. Nika, Sakila Safa; Rahayu, Nina
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.1630

Abstract

The Indonesia state continues to strive to imporove the quality of education and so far the government has taken various strategies in an effort to improve the quality of educator, both in the form of education and training programs. Teachers professional teacher are produced through academic education (S1) and teacher professional education (PPG) government teacher professional development programs are seen as an important way to improve the quality of educators, through curriculum research, infrastructure, human resources and field experience programs, to produce quality teachers wuth the competence and certification of educator. The PPG program pursued by the government will produce professional teachers who have high graduate competencies and are able to be competitive.  Key words: Teacher Professionalism, Teacher Professional Education (PPG).

Page 1 of 1 | Total Record : 8