cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Berkala Bioteknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4, No. 2, November 2021" : 5 Documents clear
Deteksi Gen tlh dan tdh pada Bakteri Vibrio parahaemolyticus dari Air Tambak Udang Vanname (Litopenaeus vannamei) di Kabupaten Rembang Hasrimi, Adila Nawan; Budiharjo, Anto; Jannah, Siti Nur
Berkala Bioteknologi Vol. 4, No. 2, November 2021
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vibrio parahaemolyticus merupakan bakteri halofilik gram negatif pada lingkungan aquatik. Semua strain Vibrio parahaemolyticus memiliki thermolabile hemolysin yang diregulasi oleh gen tlh. Thermostable direct hemolysin yang diregulasi oleh gen tdh adalah salah satu faktor virulensi utama pada Vibrio parhaemolyticus yaitu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan gen tlh dan tdh pada bakteri Vibrio parahaemolyticus dari air tambak udang vanname di Kabupaten Rembang. Isolasi bakteri dari air tambak udang vanname pada media CD-VP menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri berwarna hijau-kebiruan yang teridentifikasi spesifik sebagai bakteri Vibrio parahaemolyticus. Isolat bakteri teridentifikasi sebagai bakteri spesies Vibrio parahaemolyticus berdasarkan penyandi gen tlh. Analisis molekuler menunjukkan hasil tdh negatif, yang mengindikasikan bahwa bakteri tidak memiliki gen tdh untuk menyandi thermostable direct hemolysin yang menentukan faktor virulensi. Uji konfirmasi gen tdh pada isolat bakteri Vibrio parahaemolyticus dengan media agar wagatsuma menunjukkan hasil Kanagawa negatif yang mengindikasikan bahwa bakteri tidak menghasilkan thermostable direct hemolysin. Isolat Vibrio parahaemolyticus tidak mempunyai faktor virulensi untuk memulai kolonisasi pada organisme inang di lingkungan aquatik ini.
Potensi Rhizobakteri dari Tanaman Kubis (Brassica oleracea var. capitata L.) Daerah Getasan Semarang sebagai Agen Biobakterisida Terhadap Patogen Xanthomonas campestris Fahmi, Maya Fitriana Ilul; Budiharjo, Anto; Suprihadi, Agung
Berkala Bioteknologi Vol. 4, No. 2, November 2021
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rhizobakteri merupakan bakteri yang hidup di sekitar perakaran tanaman, tidak menimbulkan efek negatif pada tanaman inangnya, dan diketahui dapat berperan sebagai agen biobakterisida. Penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan patogen tanaman dapat digantikan dengan memanfaatkan rhizobakteri. Tujuan penelitian ini ialah mengisolasi rhizobakteri dari tanaman kubis di daerah Getasan, Semarang serta menguji kemampuan isolat tersebut untuk menghambat pertumbuhan koloni patogen Xanthomonas campestris penyebab penyakit busuk hitam pada kubis secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan isolasi rhizobakteri, karakterisasi isolat bakteri secara morfologi, uji antibakteri, identifikasi secara molekuler dengan 16S rRNA, dan uji konfirmasi biokimia. Hasil isolasi diperoleh tujuh belas isolat rhizobakteri dan terdapat empat isolat yang memiliki potensi sebagai agen biobakterisida terhadap patogen X. campestris. Isolat tersebut adalah K.1, K.3, K.9 dan K.12. Isolat K.9 memiliki daya hambat terbesar terhadap X. campestris yaitu 12,6 mm. Isolat ini diidentifikasi secara molekuler sebagai Bacillus cereus strain BF15. Hasil uji konfirmasi morfologi dan biokimia menunjukkan bahwa isolat K.9 merupakan bakteri gram positif berbentuk basil, dapat membentuk endospora, positif terhadap hidrolisis pati, fermentasi glukosa, bersifat motil serta hidup pada kondisi aerob dan negatif terhadap fermentasi arabinosa dan manitol.
Cloning of A Gene Encoding Protease from Bacillus halodurans CM1 into Escherichia coli DH5α Furgeva, Natasha; Helianti, Is; Ferniah, Rejeki Siti; K, Hermin Pancasakti
Berkala Bioteknologi Vol. 4, No. 2, November 2021
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bacillus halodurans strain CM1 was an Indonesia alkalothermophilic bacteria isolated from Cimanggu Hot Spring, Bandung, West Java. The activity of alkalo thermophilic protease enzyme from B. halodurans CM1 was detected. Nowadays, alkalothermophilic protease enzyme was applied for the eco-friendly industrial purpose, for example, as additive substance in detergent product. For the production and application of protease in the future, the cloning of protease gene from B. halodurans CM1 into E. coli was conducted. The protease gene was isolated from B. halodurans by PCR approach using primers designed based on the GenBank database. The PCR product then ligated into pGEM-T Easy vector, transformed into Escherichia coli DH5α, verified, and analyzed using DNA sequencing and bioinformatic tools BLAST. The results showed that 1086 bp protease gene was obtained and had 99% similarity with that of alkalostable protease from B. halodurans C-125. When the culture of this positive recombinant E. coli DH5α containing the protease gene spotted onto calcium caseinate agar, the clear zone appeared after incubation at 50 °C. It showed that the protease gene was expressed in this recombinant E.coli DH5α.
Eksplorasi Rhizobakteri Indigenous Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens Linn.) dari Pertanian Semi Organik Desa Batur Kabupaten Semarang Sebagai Agen Hayati Pengendali Pertumbuhan Jamur Fusarium oxysporum f.sp capsici Eka, Prastya Muhammad; Suprihadi, Agung; Kusdiyantini, Endang
Berkala Bioteknologi Vol. 4, No. 2, November 2021
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rhizobakteri merupakan kelompok bakteri yang hidup di sekitar daerah perakaran tanaman. Jenis bakteri ini diketahui memiliki kemampuan untuk memacu pertumbuhan tanaman dengan memproduksi hormon pemacu tumbuh, serta mampu menghambat pertumbuhan patogen tanaman dengan mensintesis senyawa antibiotik atau enzim ekstraseluler. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh dan mendeskripsikan secara morfologi, biokimia dan genetik isolat rhizobakteri dari lahan pertanian semi organik Desa Batur Kabupaten Semarang yang memiliki kemampuan sebagai agen hayati pengendali pertumbuhan patogen jamur Fusarium oxysporum f.sp capsici. Hasil isolasi diperoleh lima belas isolat rhizobakteri yang mayoritas berbentuk bacilus dan tergolong gram positif. Kemampuan uji penghambatan rhizobakteri terhadap jamur patogen dilakukan menggunakan uji kultur ganda dan uji biomassa. Hasil uji kultur ganda menunjukkan bahwa isolat E1 memiliki daya hambat 3,77%, isolat E3 1,88% dan isolat E15 22%. Uji biomassa menunjukkan isolat E15 mampu menghambat pertumbuhan jamur patogen terbaik dengan berat biomassa jamur terkecil yakni 0,0386 gram. Hasil karakterisasi molekuler berdasarkan sekuen gen 16S rRNA diketahui isolat E15 identik dengan spesies Bacillus cereus strain ATCC 14579 dengan kemiripan sebesar 97%. Hasil karakterisasi biokimia isolat E15 memiliki kemiripan dengan spesies B. cereus yakni katalase positif, motil, memiliki endospora, mampu menghidrolisis pati dan memfermentasikan glukosa.
Analisis SNP (Single Nucleotide Polymorphism) Promotor GEN IL-10 pada Penderita Filariasis Maria, Atina; Budiharjo, Anto; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti
Berkala Bioteknologi Vol. 4, No. 2, November 2021
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filariasis limfatik merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh nematoda dari jenis Wuchereria bancrofti dan Brugia malayi dewasa yang menghuni jaringan limfatik. Filariasis limfatik ini disebarkan oleh empat genus nyamuk, yaitu, Anopheles, Culex, Aedes dan Mansonia. Respon imun terhadap parasit filaria terdiri dari Thelper2 (Th2) dan melibatkan produksi cytokin –IL-4, IL-5, IL-9, IL-10, dan IL-13, isotype antibody—IgG1, IgG4 and IgE, dan meningkatnya populasi eosinophils dan makrofag yang aktif. Polimorfisme pada daerah promotor gen IL-10 diidentifikasi berhubungan dengan tinggi rendahnya produksi IL-10 pada sel darah perifer pada stimulasi in vitro dengan lipopolysacharide (LPS). Sampel diambil dari penderita filariasis, kemudian diekstraksi dan diamplifikasi pada posisi -1082, -819, -592. Hasil amplifikasi kemudian di restriksi dan di sekuensing. Hasil penelitian dari sampel penderita filariasis yang diteliti menunjukan memiliki haplotip ACA pada analisis RFLP. Analisis hasil sekuensing menggunakan dua aplikasi, yaitu DNA baser dan Bioedit. Analisis menggunakan DNA baser dan Bioedit serta dibandingkan dengan tag SNP didapatkan satu SNP. Perbandingan antara sekuens DNA yang didapatkan dengan tag SNP mandapatkan haplotip CC.

Page 1 of 1 | Total Record : 5