cover
Contact Name
Mochammad Farid Afandi
Contact Email
Mochammad Farid Afandi
Phone
-
Journal Mail Official
m_faridafandi@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
J-MKLI (Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia)
ISSN : 25795791     EISSN : 25500856     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2017)" : 5 Documents clear
Semiotika dalam Bidang Manajemen Pemasaran Rini Astuti
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.908 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.13

Abstract

Semiotika adalah ilmu yang mengkaji tanda dalam kehidupan manusia karena manusia memiliki kemampuan untuk memberikan makna pada berbagai gejala sosial budaya dan alam. Karena tanda adalah bagian dari kebudayaan manusia semiotika dapat digunakan untuk mengkaji kehidupan manusia. Semiotika mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan disiplin ilmu yang lainnya, demikian juga dalam aplikasinya. Dalam manajemen pemasaran semiotika diaplikasikan pada periklanan, makna merek, dan makna sebuah produk. Dewasa ini, konsumen membeli suatu merek produk tidak lagi memperhatikan manfaat inti produk tersebut. Pusat perhatian konsumen adalah kemampuan produk tersebut untuk membantu mengekspresikan nilai-nilai yang diinginkan. Makna konotasi atau makna sekunder dari sebuah produk lebih diutamakan daripada makna denotasi atau makna primernya.
Pengaruh Mediasi Sikap Generasi Y Terhadap Niat Beli Rumah Ramah Lingkungan Maranatha Wijayaningtyas
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.784 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.7

Abstract

Konsumen merupakan elemen fundamental yang menunjang pertumbuhan pasar rumah ramah lingkungan. Pembeli rumah golongan generasi Y memiliki faktor internal dan eksternal sebagai dasar dalam memutuskan untuk membeli rumah ramah lingkungan. Temuan empiris dari penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pengetahuan lingkungan dan sikap mempengaruhi niat perilaku konsumen dalam melakukan pembelian produk ramah lingkungan. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengetahuan lingkungan generasi Y mempengaruhi niat pembelian mereka yang dimediasi dengan sikap terhadap rumah ramah lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain survei dengan menyebarkan kuesioner, responden untuk penelitian ini adalah 200 calon pembeli rumah generasi Y yang berdomisil di Surabaya dan Jakarta. Studi ini menemukan bahwa pengetahuan lingkungan secara positif mempengaruhi niat beli rumah ramah lingkungan serta sikap terhadap rumah tersebut. Selanjutnya, hasil analisa menunjukkan bahwa sikap merupakan faktor mediasi parsial pengetahuan lingkungan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa sikap terhadap rumah ramah lingkungan sedikit mempengaruhi hubungan antara pengetahuan lingkungan dan niat membeli rumah ramah lingkungan.
Penggunaan Pesan Nonverbal Mahasiswa Asing dalam Beradaptasi di Lingkungan Belajar Yanuarita kusuma permata sari
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.288 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.8

Abstract

Tulisan ini menggambarkan tentang penggunaan pesan nonverbal oleh mahasiswa asing dalam beradaptasi di lingkungan belajar Universitas Airlangga. Dari tulisan ini menunjukkan bahwa ada tiga bentuk pesan non verbal yang digunakan untuk berkomunikasi. Pertama adalah ekspresi wajah, kedua adalah senyuman dan ketiga adalah sikap diam. Pesan non verbal dilakukan untuk dapat beradaptasi di lingkungan belajar yang secara sosial budaya berbeda. Penggunaan pesan non verbal yang digunakan oleh mahasiswa asing menunjukkan fungsi regulasi, interpersonal serta adaptasi. Sementara itu, perilaku non verbal diadaptasi secara konvergensi dan divergensi. Dengan menggunakan pesan non verbal sebagai alat untuk beradaptasi, mahasiswa asing dapat meredam konflik atas perbedaan sosial budaya.
Benarkah Niat Beralih Dipengaruhi oleh Kewajaran Harga, Inconvenience, dan Atribut Produk Baru dengan Biaya Beralih Sebagai Moderasi Dwi Hastjarja Kustijana; Ivan Christianto Boenawan
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.369 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kewajaran harga, inconvenience, dan atribut produk baru terhadap niat beralih dengan biaya beralih sebagai pemoderasi. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Surakarta yang memiliki niat beralih dari rokok tembakau ke rokok elektrik. Data penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner yang diberikan kepada responden. Sampel terdiri dari 150 responden dengan pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling. Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Model (SEM). Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kewajaran harga, inconvenience, dan atribut produk baru berpengaruh terhadap niat beralih. Biaya beralih memoderasi pengaruh kewajaran harga dan atribut produk baru terhadap niat beralih, sedangkan pengaruh inconvenience tidak dimoderasi biaya beralih. Saran yang diberikan untuk mendorong masyarakat agar beralih ke produk baru, maka pemasar harus memperhatikan perbedaan kewajaran harga, inconvenience dalam memperoleh produk dan nilai inovasi atribut produk dari produk lama dengan produk yang baru.
Faktor Pendorong Keberhasilan Wanita Pedesaan dalam Berwirausaha Riesta Devi Kumalasari
Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Peneliti Manajemen Adat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.2 KB) | DOI: 10.26805/jmkli.v1i2.12

Abstract

Pesatnya perkembangan entrepreneurship bisa menjadi salah satu alternatif karir wanita di pedesaan untuk bisa mendapatkan penghasilan sendiri. Secara kultural masyarakat masih menganggap aneh atau tabu jika seorang wanita berwirausaha. Fakta dilapangan saat ini menunjukkan hal berbeda, banyak wanita di pedesaan yang berhasil berwirausaha mandiri, bahkan menjadi tulang punggung keluarga. Penelitian ini mengangkat fenomena dimasyarakat yang berbeda dengan anggapan diatas, justru sekarang ini banyak wanita pedesaaan sukses berwirausaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi wanita di pedesaan dalam mengambil keputusan untuk berwirausaha. Kesimpulan yang bisa diambil menunjukkan adanya faktor internal dan eksternal yang mendorong wanita pedesaan berwirausaha. Dorongan untuk meningkatkan kebutuhan hidup, berkarir dengan waktu yang fleksibel, mengisi waktu luang dengan produktif adalah pendorong wanita pedesaan berwirausaha. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebuah referensi untuk dapat mendorong peningkatan jumlah entrepreneur wanita di Indonesia khususnya di daerah pedesaan, juga dapat dijadikan acuan untuk memotivasi para wanita agar mau menjadi seorang entrepreneur.

Page 1 of 1 | Total Record : 5