cover
Contact Name
Yurni Suasti
Contact Email
Yurni Suasti
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20867042     EISSN : 26146525     DOI : -
Journal of Geography adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Geografi Fakuktas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Journal of Geography menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas tentang keilmuan keilmuan Geografi, Kependidikan Geografi serta hasil penelitian Ilmiah para Geografer di Jurusan Geografi FIS UNP. Semua artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review dari pakar di bidang masing-masing. Journal of Geography terbit dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2019)" : 6 Documents clear
MENGIDENTIFIKASI PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI PADA KOTA SEMARANG Arief Muhamad Farhan
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.39 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/848

Abstract

Dari tahun ke tahun suatu kota pasti akan mengalami sebuah perkembangan, Kegiatan sehari hari dan pelayanan penduduk lah yang menyebabkan suatu kota mengalami perkembangan pesat, namun perubahan pengunaan lahan pasti akan berubah setiap waktu nya, tidak sedikit juga lahan yang beralih fungsi di karenakan suatu kepentingan dalam perencanaan bangunan di perkotaan yang dapat menurunya kualitas lingkungan, Kualitas lingkungan yang menurun itu di sebabkan karena sedikitnya ketersediaan ruang atau area vegetasi di suatu perkotaan [1]. Penelitian ini menganalisis perubahan kerapatan vegetasi yang terjadi di kota semarang dari tahun 1989, 2000, Dan tahun 2012, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbandingan nilai normalized difference vegetation index (NDVI) dengan kanal merah (red) dan infra merah dekat (NIR) yang sudah dikonversi ke nilai reflektan. Teknik analisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh dengan menentukan kerapatan vegetasi dan diklasifikasikan menjadi kelas 5 kerapatan, antara lain Kelas sangat rapat, Kelas Rapat, Kelas Cukup Rapat, Kelas Tidak rapat, dan Kelas Tidak Bervegetasi.
INVENTARISASI POTENSI NAGARI GUNUANG RAJO BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT MENUJU NAGARI EKOWISATA Di Kenagarian Gunuang Rajo Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar Rusdinal Rusdinal; Hendry Frananda; Bayu Ramadhani Fajri
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.922 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/887

Abstract

Sektor pariwisata merupakan sumber perekonomian yang sangat penting, menempati urutan ketiga penerimaan devisa nagara setelah komoditi minyak bumi serta minyak kelapa sawit. Nagari wisata adalah suatu daerah wisata yang menyajikan keseluruhan suasana yang mencerminkan keaslian pedesaan baik dari sisi kehidupan sosial, ekonomi, budaya, keseharian, adat istiadat, memiliki arsitektur dan tata ruang yang khas dan unik, atau kegiatan perekonomian yang unik dan menarik serta memiliki potensi untuk dikembangkannya komponen kepariwisataan. Nagari Gunuang Rajo adalah salah satu nagari di Sumatera Barat yang memiliki objek wisata alam, wisata sejarah dan budaya, dan wisata industri kerajinan tangan dan layak untuk di kembangkan. Terletak di kaki Gunuang Marapi yang membujur dari arah Timur ke Barat diapit oleh dua buah sungai yaitu Batang Lubuk Punago dan batang Gadih. Potensi Alam berupa Kawasan Puncak Tanah Sirah dan aliran Sungai Batang Gading menjadi Potensi Utama untuk pengembangan Wisata alam di Nagari Gunuang Rajo Yaitu menjadikan Batang Gadih sebagai Arena Olahraga Air Arung Jeram, Tubbing, dan Pemandian Alami. Masterplan Nagari Ekowisata Pada Nagari Gunuang Rajo Akan disusun pada tahun berikutnya berdasarkan Potensi SDA dan daya dukung nagari lainnya yang telah dipetakan melalui kegiatan tahun 1 (satu) ini berupa kegiatan Inventarisasi Potensi Nagari munuju Nagari Ekowisata nagari Gunuang Rajo.
KONSERVASI ELANG BONDOL DI PULAU KOTOK, KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Inggrid Asyifa Ramadya; Aulia Hanif Dewartono; Yunisa Jasmine
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.817 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/349

Abstract

Pembuatan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji pengelolaan perawatan elang, mengidentifikasi dan mengkaji rehabilitasi yang dilakukan terhadap satwa tangkapan, baik hasil sitaan, penyerahan sukarela oleh masyarakat, atau penyelamatan dari alam termasuk satwa yang lahir di kandang, serta tahap perlakuan selanjutnya terhadap elang. Upaya pelestarian elang bondol di Pulau kotok, Kepulausan Seribu dilakukan dalam rangka untuk menyelamatkan dan merehabilitasi elang bondol yang pada awalnya merupakan elang yang akan diselundupkan pada tahun 2004 dengan jumlah delapan ekor. Hasil selundupan tersebut kemudian dikelola oleh Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur (PPSTA) yang bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu (BTNKpS) yang diresmikan Menteri Kehutanan MS Kaban pada 8 Agustus 2005. Kemudian pengelolaan berpindah tangan pada suatu LSM yang bergerak dalam konservasi dan rehabilitasi berbagai hewan yang terancam kepunahan yang bernama Jakarta Animal Aid Network (JAAN). Selain merehabilitasi satwa elang bondol, merehabilitasi habitatnya sedemikian rupa seperti habitat aslinya untuk mengembalikan insting sebagai predator agar dapat dilepas kembali kealam liar. Dalam mempermudah pengamatan setelah dilepas, elang – elang ini dipasangi cincin dengan microchip didalamnya untuk mempermudah memonitoring pergerakannya. Semua ini dilakukan dengan harapan mengembalikan populasi dan perkembanga elang bondol yang hampir punah.
PELAYANAN SANITASI KABUPATEN-KABUPATEN DI PROVINSI SUMATERA BARAT Azwirda Aziz
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.729 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/1111

Abstract

Menurut World Health Organisation (WHO), tahun 2017 Indonesia menempati peringkat ketiga negara yang memiliki sanitasi terburuk/tidak di bawah India dan Tiongkok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan sanitasi kabupaten di Sumatera Barat dan mengetahui kecenderungan pelayanan sanitasi dengan IPM kabupaten di Sumatera Barat. Data diperoleh dari Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum [Satker PKPAM ] Sumatera Barat 2016 dan dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota [SSK] Sumatera Barat 2016 serta Badan Pusat Statistik [BPS] 2018. Metoda analisis data mengunakan deskriptif kuantitatif, sidik gerombol (cluster analisis) dan korelasi Pearson. Hasil analisis data menunjukan lima kabupaten memiliki persentase kepala keluarga yang mendapat akses air minum aman dibawah rata-rata kabupaten (71.04%), enam kabupaten memiliki persentase kepala keluarga yang buang air besar sembarangan (BABS) di atas rata-rata kabupaten (42.52%), tiga kabupaten memiliki persentase kepala keluarga mendapat pelayanan sampah di atas rata-rata kabupaten (5.63 %), Analysis cluster menghasilkan 3 kelompok kabupaten. Hanya korelasi antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan persentase kepala keluarga yang mendapat akses air minum aman, dengan persentase area beresiko sangat tinggi drainase, dan area beresiko tinggi drainase yang signifikan masing –masing sebesar 0.707, -559 dan -0.614.
INOVASI MASYARAKAT LOKAL TERHADAP PEMANFAATAN HUTAN MANGROVE DI TANJUNG API – API KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN mega kusuma putri; Hendra imam basuki
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.031 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/585

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana inovasi masyarakat setempat terhadap pemanfaatan hutan bakau di Tanjung Api-Api, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi masyarakat lokal dalam pemanfaatan hutan bakau di Tanjung Api-Api, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi wilayah Sungsang dalam memanfaatkan hutan mangrove digunakan sebagai sumber makanan bagi masyarakat, penggunaan daun nipah untuk kebutuhan masyarakat sekitar, buah mangrove yang diolah digunakan untuk jus mangrove, sabun mangrove dan pemanfaatannya. buah mangrove juga memiliki nilai ekonomi dan nilai strategis yang dapat mendukung perekonomian masyarakat. Kata kunci: Hutan Mangrove, Pemanfaatan Hutan Mangrove
ANALISIS KERAPATAN VEGETASI UNTUK AREA PEMUKIMAN DENGAN MEMANFAATAN CITRA SATELIT LANDSAT DI KOTA TASIKMALAYA miftah Kurnia Hayu; Riki Ridwana
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.937 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/845

Abstract

Global warming is an important issue to discuss because it is very impactful to human life, one of the factors influencing increase global warming is decreasing the green vegetation continuously that exist in both urban and rural areas. Especially in urban areas because it is the center of human activity. The high level of human activity centered in the city leads to an increase in the need for land use which will lead to reduced vegetation density levels. Utilization of remote sensing images can be used to determine the density of vegetation in an area. Vegetation density analysis can be done by means of digital imagery intrepetation using the transformation of NDVI (Normalized Different Vegetation Index). The purpose of this research is to know the land use through the calculation of vegetation index of residential area in Tasikmalaya city.

Page 1 of 1 | Total Record : 6