cover
Contact Name
sulistyo budiarto
Contact Email
st.budiarto@ustjogja.ac.id
Phone
+628112507600
Journal Mail Official
st.budiarto@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiwa Jl. Kusumanegara 157, Kelurahan Muja-Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta 55165
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Spirits
ISSN : 20877641     EISSN : 26223236     DOI : http://dx.doi.org/10.30738/spirits.v10i1
Journal of Spirits is a scientific journal run by Faculty of Psychology Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. The Spirits journal aims to create a space for exchange of information on psychology. The Spirits journal aims to support the growth of new ideas and ideas about psychological knowledge in both contemporary psychology and selfbased psychology. Spirits journal is also expected to be a space for the development of Ki Hajar Dewantara ideas on psychology in Indonesia. Spirits Journal has a focus of study results with qualitative, quantitative and mix methods on the field of psychology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2018): Well-Being " : 6 Documents clear
Peran Persepsi Gaya Kepemimpinan & Quality Of Work Life Terhadap Organizational Citizenship Behavior Ignatius Romouldus Shorinji Ganggut
JURNAL SPIRITS Vol 9 No 1 (2018): Well-Being & Konteksnya
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.943 KB) | DOI: 10.30738/spirits.v9i1.6340

Abstract

Abstrak. Penelitan ini bertujuan untuk menguji secara empirik peran kepemimpinan dan quality of worklife terhadap Organizational citizenship behavior pada karyawan. Dewasa ini, agar mampu bersaing, setiap perusahaan harus beroperasi seefektif dan seefisien mungkin. Penelitian ini dilakukan pada 75 orang karyawan divisi HRD & GA PT. Dok Pantai Lamongan. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka ditariklah kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ini diterima, yang berarti persepsi gaya kepemimpinan dan Quality of Work Life berperan sigifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior pada karyawan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai F sebesar 37,620, dengan p<0,01 yang berarti bahwa persepsi gaya kepemimpinan dan Quality of Work Life secara simultan berperan positif signifikan terhadap OCB. Sumbangan efektif dari gaya  kepemimpinan  dan quality of work life (R2) secara bersamasama adalah 0,511 atau sebesar 51,1%. Sedangkan secara sendiri-sendiri, sumbangan efektif kepemimpinan terhadap OCB adalah sebesar 16,21%, dan sumbangan efektif  quality of worklife terhadap OCB adalah sebesar 34,88%. Sebanyak 48,9% adalah sumbangan dari faktor-faktor lain yang  masih harus diteliti lebih lanjut.Kata kunci: organizational citizenship behavior, kepemimpinan, teori kepemimpinan  path goal, quality of worklife
Kepuasan Kerja dan Work Engagement pada Pegawai Universitas “X” Robert Philip Bertolomeus; Flora Grace Putrianti
JURNAL SPIRITS Vol 9 No 1 (2018): Well-Being & Konteksnya
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.952 KB) | DOI: 10.30738/spirits.v9i1.6345

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empirik hubungan antara kepuasan kerja dengan work engagement pada pegawai Universitas “X” di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja berkorelasi positif terhadap work engagement pada pegawai Universitas “X” di Yogyakarta. Semakin tinggi kepuasan kerja maka semakin tinggi pula work engagement pada pegawai yang bekerja di Universitas “X”. Sebaliknya semakin rendah kepuasan kerja maka semakin rendah pula work engagement pada pegawai yang bekerja di Universitas “X”. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai Universitas “X” yang berjumlah 81 orang, meliputi dosen dan karyawan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala kepuasan kerja dan work engagement. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Disproportionate Stratified Random Sampling.  Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Product Moment dengan bantuan program Statistical Package for Sciencess (SPSS) versi 16.0 for windows. Analisis data pada penelitian ini menghasilkan koefisien korelasi r=0,642 dan p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan ada hubungan yang positif antara kepuasan kerja dengan work engagement sehingga hipotesis penelitian yang diajukan diterima.Kata Kunci: kepuasan kerja, pegawai, work engagement.
Subjective Well-Being Ditinjau Dari Forgiveness Dan Proactive Coping Pada Ibu Tunggal Karena Perceraian Yang Bekerja Sebagai PNS Annissa Fitriasri; M. Noor Rahman Hadjam
JURNAL SPIRITS Vol 9 No 1 (2018): Well-Being & Konteksnya
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.41 KB) | DOI: 10.30738/spirits.v9i1.6341

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan kajian psikologi positif yang bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan subjektif ditinjau dari pemaafan dan coping proaktif pada ibu tunggal karena perceraian yang bekerja sebagai PNS pada Pemerintah Provinsi Jateng. Subjek penelitian ini berjumlah 34 orang yang dipilih teknik purposive sampling, dengan karakteristik berusia 25 s.d 45 tahun, pendidikan terakhir minimal setingkat SMU, memiliki anak yang diasuhnya, lamanya menjadi ibu tunggal adalah lebih dari 1 sampai dengan 4 tahun. Alat pengumpul data yang digunakan adalah adaptasi dari Satisfaction With Life Scale (SWLS) oleh Diener, Emmons, Larsen dan Griffin, Positive Affect and Negative Affect Scales (PANAS) oleh Watson, Clark dan Tellegen, Heartland Forgiveness Scale (HFS) oleh Thompson dan Snyder serta Proactive Coping Inventory oleh Greenglass, Schwarzer dan Taubret. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis regresi dengan menggunakan program SPSS for windows versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemaafan dan coping berperan positif dan 2signifikan terhadap kesejahteraan subjektif (F= 19,515; p < 0.00; R=0.747 and R 2= 0.557), (2) sumbangan prediktor (R) pemaafan dan coping proaktif adalah 55,7 %, (3) pemaafan memiliki peran positif dan signifikan terhadap kesejahteraan subjektif (B = 1,320, p < 0.05, dan sumbangan efektif = 31,4 %), (4) coping proaktif memiliki peran positif dan signifikan terhadap kesejahteraan subjektif (B = 0,288, p < 0.05, dan sumbangan efektif= 24,3 %).Kata kunci: coping proaktif, kesejahteraan subjektif, ibu tunggal karena perceraian, pemaafan. 
Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Organisasi Pada Karyawan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tiffany Daryanto; Isaac Jogues Kiyok Sito Meiyanto
JURNAL SPIRITS Vol 9 No 1 (2018): Well-Being & Konteksnya
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.592 KB) | DOI: 10.30738/spirits.v9i1.6342

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap efektivitas organisasi. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang seiring dengan perkembangan zaman berpengaruh terhadap tatanan dan nilai kehidupan individu maupun organisasi khususnya di lingkungan dunia industri yang di tuntut untuk selalu dapat beradaptasi dan berkembang sesuai dengan tantangan yang di hadapi. Salah satu yang harus dipertimbangkan dalam usaha memajukan organisasi adalah efektivitas organisasi dalam mencapai tujuan. Efektivitas organisasi adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh individu dan organisasi untuk memenuhi tuntutan dalam lingkungan organisasi sehingga mampu mencapai tujuan dari organisasi. Hasil penelitian terhadap 50 karyawan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap efektivitas organisasi secara signifikan dengan nilai F=7,595 dan p<0,01 dengan sumbangan 2efek tif nila R sebesar 0,244 yang berarti gaya kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersama-sama memberikan sumbangan efektif sebesar 24,4% kepada efektivitas organisasi. Pengujian secara parsial, menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan hubungan positif terhadap efektivitas organisasi (t=2,526, p<0,01) dengan sumbangan efektif sebesar 13,1% dan budaya organisasi hubungan positif terhadap efektivitas organisasi (t=2,297, p<0,01) dengan sumbangan efektif sebesar 11,3% terhadap efektivitas organisasi.Kata Kunci: Efektivitas Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi
Spiritualitas dan Kesejahteraan Psikologis Pada Abdi Dalem Punokawan Ngayogyakarta Hadiningrat Nulat Anggung Wasesa; Indriyati Eko Purwaningsih
JURNAL SPIRITS Vol 9 No 1 (2018): Well-Being & Konteksnya
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.283 KB) | DOI: 10.30738/spirits.v9i1.6343

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara spiritualitas dengan kesejahteraan psikologis pada Abdi Dalem Punokawan Karaton Ngayogyakarto.Subjek penelitian ini adalah Abdi Dalem Punokawan Karaton Ngayogyakarto.Keseluruhan subjek yang terlibat berjumlah 150 abdi dalem. Teknik Pengambilan sampel adalah cluster random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala spiritualitas dan kesejahteraan psikologis.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Product Moment. Hasil analisis data diketahui besarnya koefisien korelasi spiritualitas dengan kesejahteraan psikologis pada Abdi Dalem Punokawan menunjukkan nilai r = 0.822 dengan p = 0.000 (p<0.05). Berdasarkan hasil korelasi tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara spiritualitas dengan kesejahteraan psikologis pada Abdi Dalem Punokawan.Artinya semakin tinggi spiritualitas maka semakin tinggi kesejahteraan psikologisnya, Spiritualitas memberikan sumbangan sebesar 67.56% sedangkan 32.44% berasal dari variable lain diluar variable yang diteliti.Kata kunci: Abdi dalem, kesejahteraan psikologis, spiritualitas
Workplace Bullying Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja Pada Pegawai BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Yogyakarta Flora Grace Putrianti; Sulistyo Budiarto
JURNAL SPIRITS Vol 9 No 1 (2018): Well-Being & Konteksnya
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.436 KB) | DOI: 10.30738/spirits.v9i1.6344

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara workplace bullying dan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja dan sejauhmana sumbangan efektif workplace bullying dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja pada pegawai BPDB (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi berganda yang komputasinya menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 16.0 for Windows. Penelitian ini dilakukan di BPDB  Kota Yogyakarta dengan subjek penelitian pegawai BPBD sebanyak 50 orang. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala workplace bullying, skala komunikasi interpersonal dan skala kepuasan kerja. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara workplace bullying dan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja pada pegawai BPDB Kota Yogyakarta. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = -0,197 dengan signifikansi 0,170. Artinya, secara statistik workplace bullying tidak signifikan berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil analisis regresi antara workplace bullying dan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja yang menghasilkan nilai F = 7,701 dengan p = 0,001 (p<0,05). Selain itu terdapat hubungan positif antara komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja yang ditunjukkan dengan hasil analisis korelasi yang menunjukkan nilai r = 0,449 dengan signifikansi 0,001. Sumbangan efektif workplace bullying dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 24,7%, dan sumbangan komunikasi interpersonal sendiri terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 20,16%.Kata kunci : komunikasi interpersonal, kepuasan kerja, workplace bullying

Page 1 of 1 | Total Record : 6