cover
Contact Name
Ridam Dwi Laksono
Contact Email
ridam83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info@stkipngawi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
JANGKA
Published by STKIP PGRI Ngawi
ISSN : 23563184     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
MERUPAKAN WAHANA PUBLIKASI ILMIAH BAGI CIVITAS AKADEMI PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PGRI NGAWI. MEMUAT HASIL RISET, GAGASAN DAN IDE APLIKATIF MATEMATIKA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 3 (2016): JANGKA" : 6 Documents clear
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN THINK PAIR SHARE (TPS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI Kristiani, Novita
JANGKA Vol 3 (2016): JANGKA
Publisher : STKIP PGRI NGAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.203 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui perbedaan pembelajaran matematika metode Numbered Heads Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi belajar siswa. 2) Untuk mengetahui pengaruh kemampuan memori siswa terhadap prestasi belajar. 3) Untuk mengetahui interaksi antara metode Numbered Heads Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan memori belajar siswa. Penelitian ini bersifat Eksperimen, Dengan sempel kelas eksperimen I sebanyak 34 siswa dan eksperimen II sebanyak 32 siswa. Kelas eksperimen I menggunakan Metode NHT dan eksperimen II menggunkan metode TPS. Pokok bahasan yang digunakan Eksponen Bentuk Pangkat Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data melalui tes prestasi kognitif, angket prestasi afektif dan tes kemampuan memori. Hipotesis diuji dengan anava dua jalan.          Dari analisis varians dua jalan dengan taraf signifikan α=5% untuk hipotesis pertama diperoleh Fhitung < Ftabel di mana Fhitung=1,2375 dan Ftabel= 3,9959 sehingga H0 diterima. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan pembelajaran matematika metode Numbered Heads Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi belajar siswa.Untuk hipotesis kedua diperoleh Fhitung > Ftabel di mana Fhitung=14,8905 dan Ftabel= 3,9959 sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh kemampuan memori siswa terhadap prestasi belajar. Dan untuk hipotesis ketiga diperoleh Fhitung > Ftabel di mana Fhitung=4,7075 dan Ftabel= 3,9959 sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat interaksi antara metode Numbered Heads Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan memori belajar siswa.          Hasil penelitian ini menunjukkan, pembelajaran Matematika dapat diajarakan menggunakan metode pembelajaran NHT dan TPS. Karena kemampuan memori memiliki pengaruh dalam pembelajaran Matematika. Sehingga ada interaksi antara metode Numbered Heads Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan memori belajar siswa, terutama pada siswa kelompok metode pembelajaran NHT. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika, Numbered Heads Together (NHT), Think Pair Share (TPS), Kemampuan Memori, Eksponen Bentuk Pangkat.
PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KREATIVITAS SISWA nuryanti, siti
JANGKA Vol 3 (2016): JANGKA
Publisher : STKIP PGRI NGAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.888 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan Contexstual Teaching and Learning (CTL)terhadap prestasi belajar bsiswa. 2)  Untuk mengetahui pengaruh kreativitas siswa terhadap prestasi belajar siswa. 3) untuk mengetahui interaksi antara metode Problem Based Learning (PBL) dan Contexstual Teaching and Learning (CTL) terhadap kreativitas siswa. Penelitian ini bersifat Eksperimen. Populasi  peneltian ini adalah siswa kelas X Akutansi, dengan sampel kelas Akutansi A berjumlah 40 siswa dan Akutansi B berjumlah 40 siswa. Kelas X Akutansi A menggunakan metode (PBL) dan X Akutansi B menggunakan meode Contexstual Teaching and Learning (CTL). Pokok bahasan yang digunakan adalah Akar da LogaritmaTahun ajaran 2016/2017. Pengumpulan data melalui tes prestasi kognitif dan tes kreativitas, Hipotesis diuji dengan anava dua jalan.Dari analisis varian dua jalan dengan taraf signifikan ɑ = 5% untuk hipotesis pertama diperoleh Fhitung < Ftabel dimana Fhitung = 1,4617 dan Ftabel = 3,9668 sehingga H0 diterima. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan antara pembelajaran matematika menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan Contexstual Teaching and Learning (CTL) terhadap prestasi belajar siswa. Untuk hipotesi kedua diperoleh Fhitung > Ftabel dimana Fhitung = 32, 2404 dan Ftabel = 3,9668 sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh kreativitas siswa terhadap prestasi belajar. Dan untuk Hipotesis ketiga diperoleh Fhitung > Ftabel dimana Fhitung = 10,9389 dan Ftabel = 3,9668 sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat interaksi antara metode Problem Based Learning (PBL) dan Contexstual Teaching and Learning (CTL) terhadap kreativitas siswa. Hasil penelitian ini menunjukan, (1) Tidak teradpat pengaruh pembelajaran matematika dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dan Contexstual Teaching and Learning (CTL) terhadap prestasi siswa. (2) Ada interaksi antara kreativitas terhadap prestasi belajar siswa. (3) Ada interaksi antara metode Problem Based Learning (PBL) dan Contexstual Teaching and Learning (CTL) terhadap kreativitas siswa pada prestasi belajar siswa. prestasi beajar siswa dengan kreativitas tinggi lebh baik dari pada prestasi belajar siswa dengan kreativitas rendah. Karena kreativitas berpengaruh terhadap pembelajaran matematika. Guru hendaknya melibatkan siswa aktif dalam pemeblajaran agar siswa dapat memahami materi dengan caranya sendiri, agar siswa juga mampu menerapkan pembelajaran matematika dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga tidak hanya materi saja yang diterima siswa, tetapi juga proses pembelajaran yang menyenangkan.Kata Kunci : Pembelajaran Matematika, Problem Based Learning (PBL), contextual Teaching and Learning (CTL), Kreativitas, Akar dan Logaritma.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN SNOWBALL THROWING DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA kasanah, Anis lutfiyatul
JANGKA Vol 3 (2016): JANGKA
Publisher : STKIP PGRI NGAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.577 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui perbedaan pembelajaran matematika menggunakan metode Make a Match dan Snowball Throwing terhadap prestasi belajar, 2) untuk mengetahui pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar siswa, 3) untuk mengetahui interaksi antara metode pembelajaran Make a Match dan Snowball Throwing dengan kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bersifat eksperimen. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas X dengan sampel kelas X MIA V dan X MIA IV tahun ajaran 2016/2017. Kelas X MIA V menggunakan metode pembelajaran Make a Match dan kelas X MIA IV menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing. Pengumpulan data melalui tes prestasi kognitif, tes kreativitas dan angket afektif. Hipotesis diuji dengan analisis varians dua jalan dengan taraf signifikan  untuk hipotesis pertama diperoleh Fhitung > Ftabel di mana Fhitung=6,9006 dan Ftabel=3,9909 sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan pembelajaran Matematika menggunakan metode Make a Match dengan metode Snowball Throwing terhadap prestasi belajar siswa. Untuk hipotesis kedua diperoleh Fhitung > Ftabel di mana Fhitung=23,2241dan Ftabel=3,9909 sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh kreativitas dalam pembelajaran Matematika terhadap prestasi belajar siswa. Dan untuk hipotesis ketiga diperoleh Fhitung < Ftabel dimana Fhitung=1,7089 dan Ftabel=3,9909 sehingga H0 diterima. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada interaksi antara metode pembelajaran Make a Match dan Snowball Throwing dengan kreativitas dalam pembelajaran Matematika terhadap prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan, pembelajaran Matematika dapat diajarakan menggunakan metode pembelajaran Make a Match dan Snowball Throwing. Karena Kreativitas tinggi memilik pengaruh dalam pembelajaran matematika, guru hendaknya melibatkan siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran agar siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Selain itu, agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan.Kata Kunci :  Pembelajaran Matematika, Pembelajaran kooperatif, Make a Match, Snowball Throwing, Kreativitas.
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DAN THINK PAIR AND SHARE DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA Linawati, Mai
JANGKA Vol 3 (2016): JANGKA
Publisher : STKIP PGRI NGAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.133 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa pada pelajaran matematika yang menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing dan metode pembelajaran Think Pair and Share ( TPS ). 2) Untuk mengetahui pakah terdapat pengaruh kemampuan memori siswa terhadap prestasi belajar siswa. 3) Untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dan metode pembelajaran tipe Think Pair and Share terhadap kemampuan memori siswa terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bersikap eksperimen. Populasi penelitian ini siswa kelas X SMA. Dengan sampel kelas XIPA1 sebanyak 32 siswa dan XIPA2 sebanyak 32 siswa. Kelas XIPA1 menggunakan metode ST dan XIPA2 menggunakan metode TPS. Pokok bahasan yang digunakan Persamaan dan Pertidaksamaan Linier Tahun Ajaran 2016/2017. Pengumpulan data melalui tes prestasi kognitif, angket afektif dan tes kemampuan memori. Hipotesis diuji dengan anava dua jalan.Dari analisis varians dua jalan dengan taraf signifikan α = 5% untuk hipotesis pertama diperoleh Fhitung < Ftabel dimana Fhitung = 0,1682 dan Ftabel = 3,9959 sehingga H0 diterima. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan pembelajaran matematika metode ST dan TPS terhadap prestasi belajar siswa. Untuk hipotesis kedua diperoleh Fhitung > Ftabel dimana Fhitung = 178,0423 dan Ftabel =  3,9959 sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh kemampuan memori terhadap prestasi belajar siswa. Dan untuk hipotesis ketiga diperoleh Fhitung < Ftabel dimana Fhitung = 0,9173 dan Ftabel = 3,9959 sehingga H0 diterima. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara metode ST dan TPS terhadap kemampuan memori belajar siswa.Hasil penelitian ini menunjukan kemampuan memori memiliki pengaruh dalam pembelajaran matematika. Guru hendaknya dapat menerapkan kemampuan memori untuk menjadi salah satu sumber informasi dan bahan pertimbangan untuk mengkaji materi-materi yang berhubungan dengan pemikiran kritis siswa, sehingga akan didapatkan hasil yang optimal dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika, Snowball Throwing (ST), Think Pair and Share (TPS), Kemampuan Memori, Persamaan dan Pertidaksamaan Linier.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) DAN MODEL NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERFIKIR Chamdan, Umar
JANGKA Vol 3 (2016): JANGKA
Publisher : STKIP PGRI NGAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.021 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah terdapat perbedaan pengaruh pembelajaran matematika yang menggunakan model TGT dan model NHT terhadap prestasi belajar siswa, (2) apakah terdapat perbedaan pengaruh kemampuan berfikir kreatif siswa terhadap prestasi belajar siswa, (3) apakah terdapat  interaksi antara model TGT dan model NHT terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa dengan prestasi beajar siswa. Penelitian ini bersifat eksperimen. Populasi yang diambil pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII. Sampel yang diambil adalah siswa kelas VIIIA menggunakan metode TGT dan kelas VIIID menggunakan metode NHT. Pengumpulan data melalui tes prestasi kognitif, tes kemampuan berfikir kreatif dan angket afektif. Hipotesis diuji dengan anava dua jalan. Berdasarkan hasil dari rangkuman analisis varian dua jalan untuk hipotesis pertama diperoleh  dan . Ini berarti  sehingga H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh pembelajaran matematika yang menggunakan model TGT dan model NHT terhadap prestasi belajar siswa. Untuk hipotesis kedua diperoleh  dan . Ini berarti  sehingga H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berfikir kreatif terhadap prestasi belajar siswa. Dan untuk hipotesis ketiga diperoleh dan . Ini berarti  sehingga H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada interaksi antara model TGT dan model NHT terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa dengan prestasi beajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat diajarkan dengan pembelajaran kooperatif. Karena kemampuan berfikir kreatif siswa mempunyai pengaruh dalam pembelajaran Matematika hendaknya melibatkan siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran agar siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Selain itu, agar suasana pembelajaran menyenangkan maka perlu diterapkan metode belajar yang bervariasi seperti metode belajar TGT dan metode belajar NHT.Kata Kunci:  Pembelajaran Matematika, Pembelajaran Kooperatif, Metode TGT, Metode NHT, Kemampuan Berfikir Kreatif, Operasi Bentuk Aljabar.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR KOOPERATIF JIGSAW I DAN JIGSAW II DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA Fitroh, Binti Awalul
JANGKA Vol 3 (2016): JANGKA
Publisher : STKIP PGRI NGAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.141 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) mengetahui perbedaan  pembelajaran Matematika menggunakan strategi belajar kooperatif Jigsaw I dan Jigsaw II terhadap prestasi belajar siswa, 2) mengetahui pengaruh kreativitas siswa dalam pembelajaran Matematika terhadap prestasi belajar siswa, 3) mengetahui interaksi antara metode pembelajaran dan kreativitas siswa dalam pembelajaran Matematika terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bersifat eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA 1 dengan menggunakan strategi belajar kooperatif Jigsaw II dan kelas X MIA 2 dengan menggunakan strategi belajar kooperatif Jigsaw I. Pengumpulan data melalui tes prestasi kognitif, tes kreativitas dan angket afektif. Hipotesis diuji dengan anava dua jalan. Dari analisis varians dua jalan dengan taraf signifikan  untuk hipotesis pertama diperoleh Fhitung=5,3485 dan Ftabel=4,0162. Ini berarti Fhitung > Ftabel sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa ada perbedaan  pembelajaran Matematika menggunakan strategi belajar kooperatif Jigsaw I dan Jigsaw II terhadap prestasi belajar siswa. Untuk hipotesis kedua diperoleh Fhitung=5,4835dan Ftabel=4,0162. Ini berarti Fhitung > Ftabel  sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh kreativitas siswa dalam pembelajaran Matematika terhadap prestasi belajar siswa. Dan untuk hipotesis ketiga diperoleh Fhitung=0,8795 dan Ftabel=4,0162. Ini berarti Fhitung < Ftabel  sehingga H0 diterima. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada interaksi antara strategi belajar dan kreativitas siswa dalam pembelajaran Matematika terhadap prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Matematika dapat diajarakan menggunakan strategi belajar kooperatif. Karena kreativitas siswa memiliki pengaruh dalam pembelajaran Matematika, maka guru hendaknya melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran agar siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Selain itu, agar suasana pembelajaran menyenangkan maka perlu diterapkan strategi belajar yang bervariasi seperti strategi Jigsaw I dan Jigsaw II.Kata Kunci :  Pembelajaran Matematika, Strategi Belajar Kooperatif, Jigsaw I, Jigsaw II, Kreativitas 

Page 1 of 1 | Total Record : 6