cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25982370     DOI : -
BIOMA (ISSN 1410-8801) adalah Majalah Ilmiah Biologi yang bertujuan mewadahi semua informasi hasil penelitian, telaah pustaka, makalah teknis, dan kajian buku, dari berbagai cabang ilmu Biologi. Diharapkan penerbitan ini dapat berkontribusi dalam penyampaian informasi ilmiah yang merupakan mata rantai proses kegiatan ilmiah. Terbit sejak tahun 1999.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 26 No 2, Tahun 2024" : 8 Documents clear
Mekanisme Penyakit Kardiovaskular terkait Penuaan Nuriliani, Ardaning; Apriliyani, Tia; Pusparini, Nur Ainun Oktavia; Karmilah, Karmilah; Rohmah, Zuliyati; Tunjung, Woro Anindito Sri
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.59115

Abstract

Penuaan merupakan proses patofisiologis ditandai dengan penurunan fungsi sel dan jaringan yang menyebabkan peningkatan risiko penyakit terkait penuaan, salah satunya penyakit kardiovaskular. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mempelajari mekanisme beberapa penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, aritmia, dan stroke. Data kajian berupa data sekunder yang berasal dari jurnal dan artikel tanpa batasan tahun terbit. Basis data yang digunakan yaitu Science direct, google scholar, NCBI, scopus, dan web. Kata kunci yang digunakan untuk pencarian buku, jurnal, dan artikel adalah hipertensi, hypertension mechanism, hypertension factor, stroke diseases, stroke mechanisms, risk factor causes stroke, stroke molecular mechanisms, arrhythmia, arrhythmia disease, arrhythmia mechanism, risk factor of arrhythmia, risk factor of arrhythmia. Hipertensi disebabkan oleh ROS  yang mengikat nitrat oksida (NO) menghasilkan peroksinitrit (ONOO2) sehingga terjadi disfungsi endotel. Aritmia terjadi akibat kondisi inflamasi yang mengaktivasi oksidase NADPH menyebabkan perkembangan fibrilasi atrium kronis. Stroke terjadi akibat penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan akumulasi sel senesen dan menginduksi peradangan serta penuaan endotel. Penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, aritmia, dan stroke dapat disebabkan oleh mekanisme yang berkaitan dengan penuaan.
Perbedaan Kerentanan dan Pertumbuhan Berbagai Jenis Biji Kacang Terhadap Serangan Kumbang Callosobruchus maculatus (F.) (Coleoptera: Bruchidae) Yang Dilakukan Di Laboratorium Hidayatullah, Noval Tauhid; Sutajaya, I Made; Dewi, Ni Putu Sri Ratna; Widayanti, Sri; Widinni, Trijanti A.
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.61555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serangan hama kumbang Callosobruchus maculatus (F.) (Coleoptera: Bruchidae) yang mengakibatkan perbedaan kerentanan berdasarkan persentase biji kerusakan, persentase penurunan berat biji, indeks kerentanan, dan pertumbuhan berdasarkan berat basah seluruh bagian tanaman pada berbagai kacang yang ditumbuhkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen lingkungan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada penelitian ini terdapat 10 perlakuan yaitu 5 perlakuan pemberian kacang tunggak (A), kacang hijau (B), kacang bogor (C), kacang adzuki (D), dan kacang hitam (E) tanpa infestasi dan 5 perlakuan dengan infestasi kumbang Callosobruchus maculatus (F.), dengan jumlah ulangan masing-masing sebanyak 3 kali. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji hipotesis One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05) antara parameter yang diteliti yaitu: (1) persentase kerusakan biji, tertinggi pada kacang bogor sebesar 43,60 ± 6,48% dan rerata terendah pada kacang hitam sebesar 6,70 ± 2,53%, (2) persentase penurunan berat biji, tertinggi pada kacang bogor sebesar 6,51 ± 1,27% dan terendah pada kacang hitam sebesar 1,09 ± 0,57%, (3) indeks kerentanan biji, tertinggi pada kacang hijau sebesar 16,01 dengan kategori sangat rentan dan terendah pada kacang hitam sebesar 7,23 dengan kategori cukup tahan, (4) berat basah seluruh bagian tanaman, tertinggi pada kacang tunggak sebesar 0,49 ± 0,80 gram dan terendah terletak pada kacang hijau sebesar 0,02 ± 0,01 gram.
Pengaruh Pemberian Salep Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Mencit (Mus musculus) Kayla, Nabila; Fadhilah, Rifda Zaiza; Pandiangan, Tantri Ayu; Napitupulu, Debora Chalista; Hamidah, Afreni; Mursyd, Danial
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.60325

Abstract

Luka bakar adalah luka yang terjadi dijaringan kulit yang disebabkan oleh panas atau terkena radiasi,radioaktivitas, listrik, sentuhan atau kontak dengan bahan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperiment, dimana penelitian ini menguji pengaruh dari pemberian salep ekstrak daun sirih merah terhadap kecepatan penyembuhan luka bakar pada hewan mamalia mencit. Penelitian ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakukan yang diberi salep ekstrak daun sirih merah dan kelompok kontrol yang diberi dengan salep bioplacenton. Data dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif, adapun hasil penelitian yang dilakukan selama delapan hari didapatkan bahwa adanya pengaruh pemberian salep ekstrak daun sirih merah terhadap kecepatan penyembuhan luka, dimana luka pada mencit kelompok perlakuan terlihat mengering dan mulaiterbentuknya jaringan kulit yang baru sedangkan untuk luka pada kelompok kontrol yang diberi bioplacenton luka terlihat masih belum kering secara sempurna dibandingkan dengan kelompok salep ekstrak daun sirih merah.
Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol, Aseton Dan Kloroform Buah Cabai Merah (Capsicum annuum L.) terhadap Fusarium oxysporum Sari, Rachel Dewita; Lunggani, Arina Tri; Purwantisari, Susiana
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.64714

Abstract

Red chili (Capsicum annuum L.) is a plant that is widely used for food needs, medicine, and also has the potential as an antimicrobial agent. Fusarium oxysporum is known as a soil-borne phytopathogen that causes fusarium wilt disease that infects many plants, causing major losses in infected plants. This research aims to determine the antifungal potential of ethanol, acetone and chloroform extracts from red chili fruit (Capsicum annuum L.) against Fusarium oxysporum mold which infects potato plants. Red chilies (Capsicum annuum L.) were extracted using the maceration method. The yields of ethanol, acetone and chloroform extracts were respectively 15.3%, 13.43% and 14.56%. Based on antifungal tests on Potato Dextrose Agar (PDA) media, the three extracts in the same concentration, namely 100%, were unable to inhibit Fusarium oxysporum. This is possibly because Capsicum annuum L. is known to have antimicrobial abilities in a narrow spectrum, while Fusarium oxysporum is generally a stress-adaptive pathogen. Controlling Fusarium oxysporum by using red chili extract cannot be an alternative for controlling fusarium wilt disease.
Fitoanatomi Porang di Lahan Pasca Tambang Timah dengan Perlakuan Dosis Pupuk Organik Robika, Robika; Irwanto, Riko; Sanputra, Andre
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.62887

Abstract

Tanaman porang memiliki nilai ekonomis yang banyak dibudidayakan dengan pemanfaatan tailing pasir pasca tambang timah di Bangka melalui penggunaan pupuk organik. Struktur anatomi daun tanaman porang dapat digunakan untuk mengindikasikan efektifitas pertumbuhan porang di pasir tailing pasca tambang. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik anatomi daun porang dan pengaruh dosis pupuk organik di pasir tailing pasca tambang. Penanaman porang dilakukan di kebun percobaan pada media tanah tailing dengan perlakuan dosis pupuk organik yaitu D05 = 5 ton kompos kotoran sapi per ha (45 g/tanaman), D15 = 15 ton kompos kotoran sapi per ha (135 g/tanaman), D25 = 25 ton kompos kotoran sapi per ha (225 g/tanaman) dan kontrol. Pengamatan dilakukan secara laboratorik kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA taraf signifikansi 95% dan Uji Duncan (DMRT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk 45 g/tanaman beda nyata pada indeks stomata sebesar 16,31%, dosis pupuk 225 g/tanaman adanya beda nyata pada kerapatan stomata sebesar 110,49 mm2 dan lebar pembuluh angkut 40,66 µm, sedangkan perlakuan 135 g/tanaman tidak ditemukan beda nyata. Peningkatan dosis pupuk mempengaruhi perubahan anatomi daun porang yaitu kerapatan stomata, indeks stomata, lebar epidermis atas dan pembuluh angkut. Pengaplikasian dosis optimal sesuai karakteristik anatomi pada tanaman yaitu 135 g/tanaman & 225 g/tanaman.
Supporting Environmental Resilience through Biological Approach: Initial Step for Building Robusta Coffee Germplasm Database Rustiati, Elly Lestari; Priyambodo, Priyambodo; Pratiwi, Dian Neli; Srihanto, Eko Agus; Lestari, Septi Wahyu; Sandra, Shifa; Winarno, Winarno; Thesalonika, Natasya
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.65548

Abstract

In response to environmental challenges and the critical imperative for sustainable progress, rural regions including agriculture practices are important in ecological robustness. It can be achieved through a synergistic relationship between rural development sustainability and the biological sciences. Concurrently, research in stewardship approaches are underway to amass data on robusta coffee, Coffea canephora, species. In collaboration with Lampung Disease Investigation Centre and local coffee farmers in Pesawaran, Lampung, and under DIPA BLU Universitas Lampung year 2024, initial ongoing work on coffee germ plasm data is done. Robusta coffee leaves were sampled from 2 blocks of traditional coffee plantations, Wiyono and Bogorejo, Pesawaran, Lampung.  Of 18 robusta leaves’ samples DNA extraction, electrophoresis showed 14 samples with good results. The optimum temperature for amplification is 62 °C and 63 °C.  The results will be sequenced for its species confirmation.  This project is expected to contribute bottom up towards inclusive and sustainable rural futures at the local level.
Identifikasi Adaptasi Kamuflase Hewan pada Tiga Jenis Batang Pohon di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda, Bandung, Jawa Barat Apriliani, Nurul Ilma; Sakinah, Rinrin; Nururrahmani, Azmah; Alfaris, Razib Ikbal; Saefudin, Saefudin; Suwandi, Tri
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.55842

Abstract

Kamuflase merupakan salah satu bentuk adaptasi morfologis makhluk hidup agar tidak dapat dikenali oleh pemangsa dengan mengatur warna tubuhnya sesuai dengan latar belakang objek di lingkungannya. Keragaman hewan yang memiliki kemampuan kamuflase salah satunya dapat diamati pada batang pohon. Jenis pohon dengan warna dan struktur berbeda dapat menjadi tempat hidup bagi spesies dan tingkat kamuflase yang berbeda pula. Salah satu tempat dengan keragaman flora dan fauna yang tinggi dan masih terlindungi adalah di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk adaptasi kamuflase dan kesesuaian morfologi hewan yang hidup pada dua jenis batang pohon yaitu Pterygota horsfieldii dan Khaya anthotheca pada tiga plot berbeda di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda, Bandung. Data diambil dengan metode VES (Visual Encounter Survey) dengan mengambil gambar menggunakan kamera HP Xiaomi Redmi Note 10s. Hasil dokumentasi yang diperoleh kemudian dianalisis rata-rata nilai RGB (Red, Green, Blue) menggunakan perangkat lunak ImageJ untuk mengetahui nilai Euclidean Distance. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa famili hewan yang diidentifikasi dengan nilai rata-rata RGB yang paling mendekati rata-rata RGB pohon pada plot 1, 2, dan 3 secara berturut-turut adalah famili Gryllidae, Araneidae, dan Formicidae. Selain itu, nilai Euclidean Distance terkecil ada pada plot 3 yang menunjukkan tingkat kamuflase hewan yang paling baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbandingan nilai rata-rata RGB hewan dan rata-rata RGB pohon tidak berbeda jauh pada ketiga plot. Hal itu menunjukkan bahwa seluruh hewan pada ketiga plot memiliki kemampuan kamuflase yang baik. 
Keanekaragaman Anggota Famili Araceae di Kawasan UNDIP, Tembalang, Semarang Fitri, Karmila Nur; Jumari, Jumari; Murningsih, Murningsih
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26 No 2, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.64728

Abstract

Tumbuhan Araceae merupakan tumbuhan herba yang memiliki bentuk daun bervariasi, sebagian besar berumbi, memiliki bunga majemuk tipe tongkol yang diselubungi seludang, tipe perbungaan uniseksual atau biseksual, serta dapat tumbuh sepanjang tahun. Araceae memiliki manfaat sebagai tanaman hias, sumber pangan hingga tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kultivar dari Famili Araceae di Kawasan kampus UNDIP Tembalang, Semarang beserta peta persebarannya. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode jelajah di kawasan kampus UNDIP Tembalang. Hasil penelitian didapatkan 18 genus yang terdiri dari 26 jenis dan 8 cultivar anggota famili Araceae. Genus yang ditemukan yaitu genus Aglaonema, Alocasia, Amorphophallus, Anthurium, Caladium, Colocasia, Dieffenbachia, Epipremnum, Homalomena, Monstera, Philodendron, Rhaphidophora, Spathiphyllum, Syngonium, Scindapsus, Typhonium, Xanthosoma, dan Zamioculcas.  Persebaran Araceae di kawasan kampus UNDIP di beberapa tempat yaitu ICT, Waduk Diponegoro, Bukit Diponegoro, Jl. Banyu Putih, Jl. Gubernur Mochtar, FISIP, FH, FPIK, FKM, Widya Puraya, Sekolah Vokasi, Masjid Kampus, Parkir Bersama, FIB, Jogging Track, Hutan Edukasi, Gedung Prof. Sudarto, Dekanat Teknik, Teknik Sipil, Teknik Komputer, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Geologi, PWK, SMWA, Fakultas Psikologi, FPP, LP2MP, FSM, dan FEB.Keanekaragaman araceae, Persebaran Tumbuhan, Flora kampus, Undip Tembalang

Page 1 of 1 | Total Record : 8