cover
Contact Name
Yudha Adi Kusuma
Contact Email
yudhakusuma@unipma.ac.id
Phone
+6285736114479
Journal Mail Official
kaizen@unipma.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Madiun Lt.3 Kampus 3 Universitas PGRI Madiun Jl. Auri no 14-16 Kecamatan Kartoharjo 63117 Kota Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Kaizen : Management Systems and Industrial Engineering Journal
ISSN : 26205602     EISSN : 26205610     DOI : http://doi.org/10.25273/kaizen
Core Subject : Engineering,
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal is scientific journal that publishes articles in the field of Management Systems, Manufacturing System, Time & Motion Study, Ergonomics or Human Factors Engineering, Production Planning & Inventory Control, Supply Chain Management and Logictis, Operation Research & Optimization Techniques, Engineering Economy, Modelling Systems & Manufacturing Simulation, Facilities Design & Work Space Design, Quality Engineering (SPC/TQM), Operation Management & Productivity Improvement, Product Design & Development, and Decision Planning & Analysis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018)" : 5 Documents clear
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN DI PT.XYZ DENGAN PENDEKATAN MULTI ATTRIBUTE DECISION MAKING (MADM) Dian Eko Hari Purnomo; Risang Pujianto
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v1i1.2573

Abstract

Salah satu komponen penting dalam suatu proses produksi adalah karyawan. Industri yang maju dengan pesat tidak lain dan tidak bukan berkat adanya kinerja yang baik dari setiap elemen yang ada dalam suatu industri tersebut. Salah satu contoh kinerja dari karyawan yang baik akan berakibat baik pula bagi suatu perusahaan. Kinerja karyawan bagi PT. XYZ merupakan suatu elemen yang penting bagi perusahaan, karena dengan adanya karywan PT. XYZ dapat melakukan proses proses produksi. Saat ini, di perusahaan dalam melakukan penilaian kinerja karyawan masih mengalami kesulitan. Kesulitan terebut terjadi karena belum adanya kriteria yang secara rinci dapat dipergunakan untuk penilaian kinerja karyawan. Sehingga pada penelitian ini akan berusahaan menemukan kriteria-kriteria yang berpengaruh dalam penilaian kinerja karyawan. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode Weighted Prodct  (WP). Selain itu, model yang telah dibuat akan diimplementasikan menjadi suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Kriteria yang dapat mempengeruhi kinerja karyawan adalah kedisiplinan, tanggung jawab, ketrampilan, dan komunilasi. Di samping itu, berdasarkan hasil pengujian Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang telah dibuat diperoleh kesimpulan bahwa sistem yang telah dibuat dapat dipergunakan nantinya oleh PT. XYZ untuk melakukan penilaian kinerja karyawan khususnya pada bagian produksi.
ANALISIS KECELAKAAN KERJA DIVISI PRODUKSI PT X DI KABUPATEN MADIUN Aan Zainal Muttaqin; Emylia Arghawaty
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v1i1.2566

Abstract

PT X adalah salah satu perusahaan manufaktur yang ada di Kabupaten Madiun dan bergerak di bidang industri mainan anak. PT X telah beroperasi sejak tahun 2000 dan banyak menghasilkan mainan untuk anak-anak. Penelitian ini diawali dari identifikasi kecelakaan kerja kemudian dilanjutkan dengan mencari sumber potensinya. Penggunaan metode Hazard and Operability Study dipergunakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di industri. Hasil dari identifikasi bahaya PT X adalah pekerja tidak menggunakan masker, earplug, helmet, safety gloves dan sikap pekerja.
OPTIMASI PENJADWALAN PRODUKSI DI IKM ED ALUMINIUM YOGYAKARTA Wildanul Isnaini
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v1i1.2569

Abstract

Guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas, perencanaan produksi bagi industri kecil dan menengah menjadi sesuatu yang penting karena industri tersebut memiliki lebih banyak keterbatasan dalam berbagai hal, baik material, mesin, maupun SDM. Dengan menggunakan sistem perencanaan produksi yang lebih baik, diharapkan IKM dapat meminimalisir kerugian yang mungkin akan didapatkan, tak terkecuali untuk IKM ED Aluminium. Kerugian yang mungkin didapatkan dari sistem perencanaan produksi yang kurang optimal adalah terjadinya overstock ataupun stockout yang tentu saja berimbas pada naiknya biaya atau hilangnya opportunity cost. Belum adanya sistem penjadwalan produksi yang eksak melatarbelakangi perlunya dilakukan optimasi perencanaan produksi di IKM ED Aluminium. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi penjadwalan produksi guna menghasilkan makespan minimal dan lebih baik daripada sistem penjadwalan sebelumnya. Optimasi penjadwalan produksi dilakukan dengan metodePalmer, Algoritma Dannenbring, serta Algoritma Campbell Dudek Smith (CDS).Ketiga metode ini dipilih karena sesuai dengan proses produksi IKM ED Aluminium, yaitu flowshop. Terdapat 5 kelompok produk yang menjadi objek penelitian yaitu WB, WSD, DE, PE, dan PT. Pada penelitian ini dihasilkan metode dengan mayoritas urutan penjadwalan terbaik yaitu Algoritma CDS karena menghasilkan makespan paling minimum dengan rata-rata minimasi sebesar 33,21%.
DESAIN PEKERJAAN PADA INDUSTRI SEPATU MAGETAN DENGAN METODE MOST DAN SIMULASI MANUFAKTUR Aloysius Tommy Hendrawan; Lilis Karlina Riyadi
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v1i1.2571

Abstract

Magetan adalah sebuah kota terkenal di Jawa Timur yang merupakan perintis industri sepatu dan pada saat ini tengah mengalami kesulitan dalam upaya mengajarkan generasi muda di kota tersebut untuk mencintai dan melanjutkan industri sepatu yang menjadi ikon kota ini. Kebanyakan dari anak-anak muda ini setelah mereka lulus sekolah akan cenderung memilih bekerja di luar kota daripada memilih memiliki usaha sendiri dalam bidang kerajinan kulit. Faktor penyebabnya adalah pola pikir, tradisi, ekonomi, motivasi dan minat. Di samping itu, ada peluang pekerjaan lain yang lebih baik, lebih menjanjikan dan lebih prestise. Riset ini adalah sebuah usaha untuk mendisain ulang proses pembuatan sepatu yang efektif dan efisien pada industri sepatu di Magetan sehingga diperoleh standarisasi pekerjaan. Metode yang dipakai dalam riset ini adalah dengan meneliti sampel instrumen pekerjaan pembuatan sepatu pada beberapa industri sepatu di Kota Magetan, menotasikan rangkaian elemen pekerjaan tersebut dengan dengan indeks MOST (Maynard Operation Sequence Technique) dan mengujinya lewat simulasi. Dengan adanya standarisasi proses pembuatan sepatu, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, alat yang digunakan, stasiun kerja dan output optimal yang dihasilkan, maka akan memudahkan bagi siapapun, termasuk anak-anak muda di kota Magetan untuk belajar dan meminati industri sepatu sebagai pilihan pekerjaan mereka.
PENGELOLAAN PERSEDIAAN PADA PT. X DENGAN PERMINTAAN STOKASTIK DAN VARIABEL LEAD TIME Silvi Rushanti Widodo; Heribertus Budi Santoso
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v1i1.2590

Abstract

PT. X (pemasok) merupakan suatu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang furniture rotan sintetik. PT. X memiliki permasalahan mengenai pengelolaan persediaan dengan distributornya (pembeli). PT. X tidak menggunakan pendekatan sistem apapun untuk mengelola persediaannya saat ini, begitu pula yang dilakukan oleh distributornya. Hal ini tentunya akan menimbulkan permasalahan pada jaringan supply chain karena setiap pelaku bisnis tersebut hanya memikirkan sistem pengelolaan persediaan yang paling menguntungkan bagi dirinya sendiri. Hal ini sangat penting karena dalam suatu jaringan supply chain, keoptimalan pasokan produk pada salah satu pihak belum tentu menjadi optimal bagi pihak yang lain. Hal ini tentunya dapat menimbulkan masalah pada biaya produksi, penentuan jumlah cadangan produk (stock), dan waktu pasokan produk dari jaringan supply chain tersebut sehingga solusi terbaik demi keuntungan bersama akan sulit tercapai. Model Joint Economic Lot Size (JELS) mengintegrasikan pengelolaan persediaan dalam supply chain, Pada model ini pemasok atau produsen akan memproduksi sesuai dengan permintaan pembeli atau konsumen dari permintaannya yang tidak menentu dan hanya berupa kisaran jumlah atau stokastik dengan mempertimbangkan variabel lead time. Perusahaan melakukan pengiriman barang sesuai dengan permintaan konsumen sehingga biaya persediaan hanya optimal bagi salah satu pihak. Besarnya penghematan yang dapat dihasilkan dari metode JELS adalah sebesar 0,51% per tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 5